Apa Saja Ciri-Ciri Terkena Virus Penyakit COVID-19?


By Cindy Wijaya

Berita mengenai kasus positif COVID-19 pertama di Indonesia tentunya dapat membuat masyarakat khawatir, sebab virus corona penyebabnya telah mengakibatkan wabah di sejumlah negeri. Untuk bisa mengantisipasi penyebaran virus ini, orang-orang tidak boleh panik dan perlu tahu ciri-ciri terinfeksi atau terjangkit virus corona supaya bisa cepat bertindak saat terkena penyakit ini. Apa saja tanda dan gejala virus corona yang perlu diwaspadai?

Artikel ini akan menjelaskan bagaimana ciri-ciri dari orang yang sudah terinfeksi virus corona penyebab penyakit COVID-19. Dibahas juga apa yang perlu dilakukan apabila mengalami tanda dan gejala virus corona agar tidak menularkannya ke orang lain.

Supaya informasi dalam artikel ini akurat, kami mengambil sumber dari situs-situs web kesehatan yang bisa dipercaya. Anda bisa melihatnya di bagian “sumber referensi” pada akhir artikel.

Bagaimana Ciri-Ciri Terinfeksi Virus Penyakit Corona COVID-19?

Dari kasus-kasus penyakit COVID-19 yang telah terjadi selama ini, dilaporkan bahwa ciri-ciri terinfeksi atau terjangkit virus corona dapat bervariasi. Ciri-ciri yang timbul bisa ringan, sedang, atau parah hingga mengakibatkan kematian.

Berikut adalah tanda dan gejala terinfeksi virus penyakit corona COVID-19 yang perlu Anda waspadai:

  • Demam
  • Batuk
  • Sesak napas

Ciri-ciri di atas dapat muncul dalam waktu 2 – 14 hari setelah orang terkena paparan virus corona. Ini adalah perkiraan masa inkubasi dari yang telah diamati sebelumnya pada virus corona MERS-CoV.

Masa inkubasi adalah jangka waktu dari saat penyebab penyakit masuk ke dalam tubuh (saat penularan) sampai ke saat timbulnya gejala-gejala penyakit itu.

Ilustrasi Ciri-Ciri Orang Terkena Virus Corona
Credit Photo: Team Static / Getty Images

Penjelasan WHO tentang Tanda & Gejala Virus Corona COVID-19


Ciri-ciri yang paling umum muncul pada orang yang terkena virus corona COVID-19 ialah demam, kelelahan, dan batuk kering. Beberapa orang mungkin mengalami sakit dan nyeri, hidung tersumbat, sakit tenggorokan, atau diare. Tanda dan gejala virus corona ini biasanya ringan dan bertambah parah secara bertahap.

Beberapa orang yang sudah terinfeksi tidak mengalami gejala-gejala apa pun dan merasa baik-baik saja. Kebanyakan pasien (sekitar 80%) pulih dari penyakit COVID-19 tanpa perlu perawatan khusus.

Sekitar 1 dari setiap 6 orang yang terjangkit virus corona COVID-19 mengalami ciri-ciri penyakit yang parah dan mengalami sesak napas atau kesulitan bernapas.

Orang yang lebih tua, dan mereka yang punya masalah kesehatan (seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung, atau diabetes) lebih riskan untuk mengalami penyakit yang serius. Sekitar 2% orang yang terjangkit COVID-19 telah meninggal.

WHO menyarankan agar siapa pun yang merasakan gejala demam, batuk, dan sesak napas untuk segera memeriksakan diri ke dokter.

Apa yang Harus Dilakukan Jika Mengalami Ciri-Ciri Terkena Virus Penyakit Corona?

Segera temui dokter jika Anda mengalami demam dan gejala penyakit pernapasan, seperti batuk atau sesak napas, dan telah melakukan kontak atau interaksi dengan orang yang diketahui positif COVID-19, atau jika Anda tinggal di atau baru saja bepergian ke daerah yang terjadi penyebaran virus corona.

Beri tahu petugas medis yang menangani Anda tentang perjalanan atau kontak terakhir Anda. Petugas medis akan bekerja sama dengan departemen kesehatan serta badan pengendalian dan pencegahan penyakit di Indonesia untuk menentukan apakah Anda perlu dites untuk COVID-19.

Langkah-Langkah untuk Mencegah Penyebaran COVID-19


Jika Anda mengalami ciri-ciri terinfeksi virus penyakit corona, ikutilah langkah-langkah di bawah ini untuk membantu mencegah penyebaran penyakit ke orang-orang di sekitar Anda.

Diam di Rumah, Kecuali untuk Mendapat Perawatan Medis

Orang-orang yang mengalami ciri-ciri terkena virus corona yang ringan mungkin diperbolehkan untuk mengisolasi diri di rumah mereka sendiri. Jika Anda diperbolehkan pulang ke rumah, Anda perlu membatasi kegiatan di luar rumah, kecuali untuk mendapat perawatan medis.

Jangan pergi ke tempat kerja, sekolah, atau ke tempat-tempat umum lainnya. Jangan pergi dengan transportasi umum, dengan mobil yang dipakai bersama orang lain, atau dengan taksi.

Pisahkan Diri dari Orang Lain dan Binatang Peliharaan di Rumah

Orang lain: Sebisa mungkin, Anda harus tinggal di ruangan sendiri dan terpisah dari orang lain di rumah Anda. Anda juga harus menggunakan kamar mandi yang terpisah, jika ada.

Binatang: Anda harus membatasi interaksi dengan hewan peliharaan dan hewan lain saat mengalami ciri-ciri virus penyakit corona, sama seperti yang Anda lakukan pada orang. Jika memungkinkan, mintalah keluarga Anda untuk merawat hewan peliharaan saat Anda sakit.

Jika Anda mengidap COVID-19, hindari kontak dengan hewan peliharaan Anda, termasuk mengelus, meringkuk, dicium atau dijilat, dan berbagi makanan. Jika Anda harus merawatnya atau berada di dekatnya saat sedang sakit, cucilah tangan sebelum dan setelah berinteraksi dengannya dan pakai masker wajah.

Telepon Dulu Sebelum Menemui Dokter

Kalau Anda punya janji bertemu dokter, hubungi dulu dokter tersebut dan beri tahu bahwa Anda memiliki ciri-ciri terjangkit virus corona. Ini akan membantu dokter dan petugas medis yang membantunya untuk mengambil langkah-langkah pencegahan agar orang lain tidak terinfeksi atau terpapar.

Pakai Masker Wajah

Anda harus memakai masker wajah ketika berada di sekitar orang lain (misalnya saat berbagi kamar atau kendaraan) atau hewan peliharaan sebelum Anda masuk ke ruang pemeriksaan di rumah sakit. Jika Anda tidak dapat memakai masker (misalnya karena membuat sulit untuk bernapas), maka orang yang tinggal bersama Anda tidak boleh berada di ruangan yang sama dengan Anda, atau mereka harus memakai masker wajah jika mereka masuk ke ruangan Anda.

Tutupi Mulut Saat Batuk dan Bersin

Tutupi mulut dan hidung menggunakan tisu saat batuk atau bersin. Langsung buang tisu ke tempat sampah. Segera cuci tangan Anda dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik atau, jika sabun dan air tidak tersedia, dengan hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60%.

Rajin Bersihkan Tangan

Sering-sering lah cuci tangan dengan sabun dan air mengalir setidaknya selama 20 detik; terutama setelah membuang ingus, batuk, atau bersin; sehabis menggunakan toilet; dan sebelum makan atau menyiapkan makanan. Jika sabun dan air tidak tersedia, gunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol setidaknya 60% untuk membersihkan semua permukaan tangan Anda dan gosokkan sampai kering.

Jika tangan terlihat kotor, cara terbaik untuk membersihkannya adalah dengan mencucinya menggunakan sabun dan air mengalir. Hindari menyentuh mata, hidung, dan mulut dengan tangan kotor.

Cuci tangan untuk mencegah penyebaran tanda dan gejala virus corona
Credit Photo: wavebreakmedia / Shutterstock

Jangan Berbagi Barang-Barang Pribadi

Anda tidak boleh berbagi piring, gelas, peralatan makan, handuk, atau tempat tidur dengan orang lain atau dengan hewan peliharaan di rumah. Setelah menggunakan benda-benda ini, mereka harus dicuci dengan sabun dan air mengalir.

Setiap Hari Bersihkan Semua Permukaan yang Sering Disentuh

Permukaan yang sering disentuh termasuk meja, gagang pintu, perlengkapan kamar mandi, toilet, telepon, HP, keyboard, tablet, dan meja samping tempat tidur. Juga, bersihkan semua permukaan yang mungkin mengandung bercak darah, tinja, atau cairan tubuh. Gunakan semprotan atau lap khusus pembersih rumah, ikuti sesuai petunjuk labelnya.

Label itu berisi petunjuk penggunaan yang aman dan efektif dari produk pembersih itu, termasuk tindakan pencegahan yang harus dilakukan ketika menggunakan produk, misalnya memakai sarung tangan dan memastikan ada sirkulasi udara yang baik selama menggunakan produk.

Pantau Ciri-Ciri Virus Penyakit Corona Anda

Segera cari bantuan medis jika tanda dan gejala corona Anda memburuk (misalnya sesak napas). Sebelum mencari perawatan, hubungi dokter Anda dan beri tahu bahwa Anda telah, atau sedang dipantau, untuk COVID-19. Pakai masker wajah sebelum Anda memasuki fasilitas medis.

Langkah-langkah ini akan membantu mencegah agar orang-orang lain di fasilitas itu atau di ruang tunggu tidak ikut terinfeksi atau terkena virus corona. Mintalah dokter untuk menghubungi departemen kesehatan setempat. Orang-orang yang ditempatkan di bawah pengawasan aktif atau pemantauan sendiri yang difasilitasi harus mengikuti instruksi yang diberikan oleh departemen kesehatan setempat atau penyedia layanan kesehatan mereka, sebagaimana diperlukan.

Jika Anda memiliki keadaan darurat medis dan perlu menelepon nomor darurat 112, beri tahu petugas bahwa Anda memiliki, atau sedang dipantau untuk COVID-19. Jika memungkinkan, pakailah masker wajar sebelum petugas darurat medis tiba.

Untuk Mengakhiri Isolasi Rumah

Pasien yang sudah positif COVID-19 harus tetap di bawah kewaspadaan isolasi di rumah sampai risiko penularan sekunder kepada orang lain dianggap rendah. Keputusan untuk mengakhiri tindakan pencegahan isolasi rumah harus dibuat berdasarkan kasus per kasus, dalam konsultasi dengan penyedia layanan kesehatan dan departemen kesehatan setempat.

Kesimpulan tentang Ciri-Ciri Virus Penyakit Corona COVID-19

Apa saja ciri-ciri sudah terjangkit virus corona? Yang perlu diwaspadai yaitu demam, kelelahan, batuk, dan sesak napas. Tanda dan gejala tersebt dapat muncul dalam waktu 2 – 14 hari setelah orang terkena paparan virus corona.

Anda disarankan untuk segera memeriksakan diri ke dokter apabila merasakan demam dan cir-ciri penyakit pernapasan, seperti batuk atau sesak napas, dan telah melakukan interaksi dekat dengan orang yang diketahui positif COVID-19, atau jika Anda tinggal di atau baru saja bepergian ke daerah yang terkena penyebaran virus corona.

Apa yang harus dilakukan jika mengalami ciri-ciri terinfeksi virus corona? Selain segera periksa ke dokter, Anda juga harus melakukan tindakan pencegahan agar tidak menularkan penyakit ke orang lain.

Anda harus: tetap tinggal di rumah; hindari interaksi dekat dengan orang lain dan hewan peliharaan; tutupi mulut dan hidung dengan tisu ketika batuk, bersin, atau membuang ingus dan langsung buang tisunya; cuci tangan setelah batuk, bersin, atau membuang ingus; bersihkan dan sterilkan benda-benda dan permukaan di sekitar Anda; dan memakai masker wajah.

Demikianlah artikel ini yang mengulas tentang ciri-ciri virus penyakit corona dan apa yang harus dilakukan jika mengalaminya. Mari kita berharap penyakit COVID-19 dapat cepat ditemukan obat dan vaksinnya, dan agar tidak berlanjut menjadi wabah di negeri ini.

Baca juga tentang pencegahan penularan virus corona oleh WHO dan Kemenkes Indonesia di artikel ini: “Pencegahan Penularan Virus Corona Menurut WHO & Kemenkes

Sumber

Sumber Referensi:

WHO. Q&A on coronaviruses (COVID-19). Published: 2020-02-23. URL: https://www.who.int/news-room/q-a-detail/q-a-coronaviruses

Mayo Clinic. Coronavirus disease 2019 (COVID-19). Published: 2020-02-29. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/coronavirus/symptoms-causes/syc-20479963

Centers for Disease Control and Prevention. What to Do If You Are Sick With Coronavirus Disease 2019 (COVID-19). Reviewed: 2020-03-01. URL: https://www.cdc.gov/coronavirus/2019-ncov/about/steps-when-sick.html

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}