Ini Dia, Cara Sehat Berpuasa Untuk Pengidap Diabetes

439
cara sehat berpuasa untuk diabetes
sumber : pinterest

Diedit:

Tidak mudah untuk berpuasa bagi mereka yang memiliki masalah diabetes. dibutuhkan cara sehat berpuasa yang tepat untuk tetap dapat menjalankan ibadah puasa tanpa mengorban kesehatan.

Sementara itu, bulan puasa Ramadhan sudah di depan mata. Tinggal menghitung hari dan kita akan menyambut hari-hari Ramadhan. Dan untuk itu, kita akan mencoba membagi sejumlah tips puasa bagi Anda penderita masalah diabetes untuk tetap sehat dan fit selama menjalankan ibadah puasa.

Pandangan Pakar Puasa Bagi Pasien Diabetes

Sebenarnya sejumlah pakar memang melihat adanya resiko yang mungkin terjadi ketika seorang pasien diabetes menjalankan puasa. Termasuk tentu saja menjalankan puasa di bulan Ramadhan.

Sama sekali tidak makan selama lebih dari 10 jam bagi sebagian pakar dianggap terlalu riskan untuk memicu terjadinya hipoglikemia atau masalah kadar gula terlalu rendah.

Sementara bagi pasien diabetes masalah ketidak stabilan kadar gula darah adalah hal yang kerap terjadi. Pasien dengan mudah mengalami hiperglikemia dan hipoglikemia. Meski pada kasus diabetes tipe 2 fluktuasi berlebihan memang cenderung lebih jarang terjadi.

Puasa akan mengurangi asupan kalori bagi pasien dalam periode yang cukup panjang. Pada masa ini pasien hanya mengandalkan suplai kalori dari asupan yang dikonsumsi pada masa sahur dan berbuka.

cara sehat berpuasa untuk diabetes
sumber : gettyimages

Periode puasa sendiri dijalankan di jam aktif dimana kemungkinan besar Anda menjalankan aktivitas harian. Artinya di saat Anda membutuhkan lebih banyak energi. Ini artinya justru diwaktu aktif, Anda mengurangi asupan kalori ke dalam tubuh Anda.

Ini sangat rentan memicu efek hipoglikemia, apalagi bila di saat yang sama Anda juga menjalani terapi pengobatan menurunkan kadar gula darah. Yang bila tidak segera diatasi akan mendorong tubuh menarik energi dari cadangan lemak.

Baca juga:  Hati-Hati, Banyak Orang Tidak Sadar dengan 5 Gejala Awal Diabetes Ini!

Dalam batasan tertentu kondisi ini dianggap aman, bahkan baik. Tetapi bila berlebihan akan memicu efek ketosidosis atau keracunan senyawa keton yang dihasilka oleh proses metabolisme lemak.

Sisi Positif Puasa Bagi Penderita Diabetes

Meski demikian sejumlah pakar tetap melihat adanya manfaat dari puasa untuk kesehatan pasien diabetes. karena puasa terbukti membantu menurunkan level insulin dalam tubuh serta meningkatkan sensitivitas sel terhadap insulin. Hal ini dijelaskan dalam Translational Research tahun 2014.

Dalam ulasan lain pada Journal of Autophagy tahun 2017 juga menjelaskan bahwa puasa akan mendorong aktivasi ulang sel-sel rusak dalam pankreas yang akan menstimulasi ulang kemampuan pankreas memproduksi insulin.

Puasa juga terbukti membantu meningkatkan kinerja metabolisme tubuh. Tubuh akan terstimulasi untuk membentuk energi dan memanfaatkan energi dengan lebih efektif.

Dan ini membantu menormalkan kadar gula dalam darah sekaligus membantu meningkatkan pemanfaatan cadangan lemak dan gula dalam tubuh sebagai energi baru.

Meski demikian, diperlukan cara sehat berpuasa yang aman untuk bisa dijalankan oleh pasien diabetes. pasien perlu mengatur menu buka puasa, terapi yang tepat hingga aktivitas fisik yang lebih tepat untuk memastikan puasa tidak memberi efek buruk bagi kesehatan pasien diabetes.

Tips Puasa Bagi Pasien Diabetes

Lalu, bagaimana seharusnya cara sehat berpuasa yang tepat untuk dijalankan oleh pasien diabetes? berikut adalah sejumlah tips puasa yang sebaiknya Anda jalankan.

Konsultasikan dengan dokter

Ini adalah langkah awal dan menjadi langkah paling penting untuk memastikan puasa yang pasien diabetes akan jalankan memang aman untuk tubuh pasien. Dokter akan melakukan pemeriksaan lengkap untuk memastikan kesiapan pasien untuk menjalankan puasa.

Pada umumnya dokter juga akan membantu mendukung niat pasien untuk berpuasa dengan merubah kombinasi obat yang diasup harian, mulai dari dosis hingga waktu minum.

Perubahan kombinasi dan modifikasi ini akan membantu menjaga kestabilan kadar gula darah selama berpuasa dengan seoptimal mungkin. karena pada dasarnya konsumsi obat-obatan yang bekerja menurunkan kadar gula akan sangat mempengaruhi ketahanan pasien dalam menjalankan puasa.

Konsumsi obat dalam dosis dan waktu yang tidak tepat akan menyebabkan pasien lebih rentan mengalami efek hipoglikemia pada masa-masa siang hari.

Catatan penting di sini, pastikan Anda jujur dengan kondisi Anda pada dokter Anda. dan pastikan pula Anda mengikuti saran yang diberikan. Kadang memang pasien diabetes dalam level tertentu akan sangat tidak disarankan untuk berpuasa.

Sahur dengan menu yang sehat

Jangan pernah melewatkan masa sahur karena ini adalah titik awal dari aktivitas Anda seharian selama berpuasa. Sahur dengan menu yang sehat akan menjadi bagian penting cara sehat berpuasa untuk pasien diabetes.

Perhatikan keseimbangan antara porsi serat, sayuran, karbohidrat, gula dan protein dalam menu Anda. karena Anda akan berpuasa seharian, makanlah dalam porsi moderat dengan komponen karbohidrat kompleks dan gula yang terukur.

Akhirkan waktu sahur untuk membantu Anda mempertahankan rasa kenyang lebih lama. Konsumsi makanan dengan kadar kepuasan yang baik tetapi kalori relatif sedang supaya Anda tidak cepat merasa lapar dan mulai mengalami masalah dengan kadar glukosa darah.

Pastikan pula untuk tidak tertidur pasca sahur, karena tidur akan mengganggu sistem metabolisme tubuh Anda pasca sahur. Kondisi yang bisa menyebabkan reaksi naiknya kadar gula darah dengan drastis.

Atur aktivitas harian

Sebenarnya, tanpa menjalankan puasa sekalipun pasien diabetes akan sangat disarankan untuk mengatur aktivitas harian dengan moderat. Hindari efek kelelahan berlebihan karena akan menyebabkan dorongan makan berlebihan dan akhirnya mendongkrak gula darah.

Hal ini juga perlu diterapkan dalam tips puasa. Ketika Anda terlalu lelah, energi yang sudah tubuh Anda bentuk dari asupan saat sahur bisa jadi tak mencukupi. Tubuh Anda akan mudah merasa lesu dan lemas.

Dalam kondisi inilah pasien akan sangat rentan mengalami efek hipoglikemia. Dan bilapun kemudian tubuh berhasil terstimulasi untuk membentuk energi dari cadangan lemak, dorongan untuk menghasilkan terlalu banyak energi akan memicu efek ketoacidosis.

Lakukan tes darah secara rutin tiap hari

Untuk memastikan kondisi tubuh Anda cukup aman untuk menjalankan puasa, sebaiknya selalu lakukan pemeriksaan rutin terhadap kadar gula darah. Anda bisa melakukannya dengan terjadwal setidaknya 3 – 5 kali dalam sehari. Lakukan pengujian darah di saat puasa dan di saat berbuka.

Pengujian kadar gula darah ini akan membantu Anda memantau perkembangan kadar gula sehari-hari selama menjalankan puasa. Pemantauan akan sangat bermanfaat untuk mencegah terjadinya hipoglikemia dan hiperglikemia.

Anda bisa memahami apakah pola makan, menu buka puasa serta menu sahur yang Anda asup cukup aman untuk tubuh. Apakah ada perubahan menu yang perlu Anda lakukan untuk demi membantu tubuh Anda lebih fit selama puasa.

Peka dengan sinyal tubuh Anda

Terlepas dari pemeriksaan rutin, pasien diabetes perlu untuk memahami dengan baik sinyal-sinyal yang diberikan oleh tubuh. Sejumlah gejala akan muncul ketika tubuh mengalami masalah hiperglikemia atau justru masalah hipoglikemia.

Setiap orang memiliki gejala yang sifat personal, berbeda dari satu pasien dengan pasien yang lain. Kenali dengan baik sejumlah gejala dan sinyal yang muncul untuk segera Anda tindak lanjuti.

Siapkan permen atau glukosa setiap hari di kantung Anda

Menjalankan puasa bagi pasien diabetes sudah tentu penuh resiko. Dan salah satunya adalah tingginya resiko hipoglikemia selama masa puasa. Karena itu, Anda harus siap untuk segera menyediakan penanggulangan darurat untuk mengatasi masalah ini, kapanpun dan dimanapun.

Serangan hipoglikemia bisa menjadi sangat berbahaya bila tidak segera teratasi. Bahkan tidak sedikit kasus hipoglikemia yang berujung kematian. Dropnya kadar gula darah akan menyebabkan sejumlah sel tubuh kehilangan asupan energi. Dan dalam kondisi yang serius akan menyebabkan berhentinya sejumlah fungsi tubuh. Inilah yang menjadikan hipoglikemia mematikan.

Segera ambil obat glukosa atau permen untuk segera mencegah terjadinya hipoglikemia serius tepat ketika hasil pemeriksaan uji darah harian Anda menunjukan level gula darah pada tubuh Anda berada di bawah 70mg/dl.

Lakukan hal yang sama bila Anda merasakan sejumlah gejala seperti gemetar, rasa lesu dan lemas yang hebat, keringat dingin, lapar, mengantuk, pening dan sedikit berkunang-kunang dan kadang disertai detak jantung yang tidak beraturan.

Berbuka dengan bertahap

Kesalahan yang paling sering dilakukan oleh orang yang berpuasa adalah makan dalam porsi banyak ketika berbuka puasa. Ini sebenarnya cara sehat berpuasa yang disarankan. Karena ini akan menyebabkan kadar gula darah naik dengan cepat.

Tips puasa yang sehat adalah dengan berbuka secara bertahap. bagi porsi makan Anda dalam ukuran kecil-kecil. Ini akan membantu mencegah tubuh Anda mendapatkan asupan gula dalam jumlah besar bersamaan.

Beri jeda setidaknya ½ jam sampai 1 jam untuk setiap porsi makanan sehingga proses kenaikan kadar gula darah tidak terlalu berlebihan dan berjalan dengan lebih stabil. Cara ini sangat efektif mencegah efek hiperglikemia di saat berbuka puasa.

Jangan tidur terlalu awal

Hindari pula tidur terlalu awal, pastikan Anda tidur 2 jam setelah waktu makan terakhir. Ini mencegah makanan yang Anda asup tidak diserap oleh sel karena ketika kita tidur, otomatis pankreas akan menurunkan kapasitas produksi insulin.

Di saat yang sama sel-sel tubuh juga menurunkan intensitas kebutuhan akan energi. Sehingga sebagian besar gula yang masuk dalam tubuh tidak tersalurkan menuju sel tubuh. Ini akan mendorong peningkatan kadar gula darah.

Pada saat tidur tubuh juga membentuk sistem untuk mengubah gula dan lemak dalam tubuh sebagai cadangan lemak dan gula. Ini akan menyebabkan Anda semakin gemuk. Tentu saja Anda tau obesitas memiliki efek buruk cukup kuat terhadap masalah diabetes.

Menu buka puasa yang sehat

Menu buka puasa adalah bagian terpenting di sini. puasa Anda akan berhasil bergantung pada pilihan menu buka puasa. Menu buka puasa yang tepat akan membantu tubuh Anda lebih tahan terhadap efek hiperglikemia dan hipoglikemia.

Mulai menu buka puasa Anda dengan pilihan hidangan ringan yang mengandung gula tetapi juga kaya serat. Pilihan 2 – 3 butih buah kurma sebenarnya lebih baik dan lebih sehat dari kolak pisang.

Minum segera dengan air yang tidak manis untuk membantu menghidrasi tubuh Anda dengan maksimal. Karena masalah dehidrasi juga kerap menjadi isu penting pada saat berpuasa. Dan dehidrasi dapat memperburuk kondisi hipoglikemia.

Beri jeda untuk Anda kembali mengonsumsi makanan utama. Biarkan tubuh Anda beradaptasi dulu asupan gula yang Anda asup dan menstabilkan kembali kadar gula darah dalam tubuh.

Dan pilih menu buka puasa yang padat nutrisi untuk makanan utama. Pastikan menu buka puasa kali ini mengandung komponen karbohidrat kompleks, serat dan sayur dan asupan protein.

Jangan memaksakan diri

Tips puasa berikutnya adalah selalu memperhatikan batasan tubuh Anda. Pada dasarnya, secara agamis, tidak ada keharusan bagi mereka yang sakit untuk memaksakan diri berpuasa. Dan secara medis, penderita diabetes hanya diperbolehkan berpuasa ketika kondisi tubuhnya menunjang.

Perhatikan bila tubuh Anda sulit bertoleransi dengan kondisi puasa dan pada akhirnya justru mengalami sejumlah masalah akibat puasa, seperti efek hipoglikemia pada saat puasa dan efek hiperglikemia saat berbuka.

Pada kondisi seperti ini, jangan lagi memaksakan diri, bagaimanapun memang ada keterbatasan dari pasien diabetes sekalipun sudah menjalankan cara sehat berpuasa yang paling tepat.

Apabila dirasa puasa tidak sehat untuk Anda jalankan, Anda sangat disarankan untuk berhenti berpuasa. Justru ini adalah tips puasa paling penting dalam daftar ini.

Baca juga:  Manfaat Buah Noni sebagai Obat Diabetes Alami

Karena kebanyakan pasien mengalami masalah justru karena tidak cukup peka dengan batasan yang dimiliki tubuh mereka dan tidak memperhatikan dengan baik cara sehat berpuasa yang tepat untuk tubuh mereka.

Advertisement
Alinesia