Cara Merawat Gigi Lunak Sang Buah Hati


By Fery Irawan

“Nak, jangan lupa gosok gigi sebelum tidur ya!”—kurang lebih demikianlah percakapan yang biasanya disampaikan para orang tua kepada buah hati mereka menjelang waktu istirahat malam.

Ya, membiasakan anak untuk merawat kesehatan gigi memang tidak mudah. Namun, mengajarkan cara merawat gigi sebenarnya tidak sesulit yang Anda bayangkan.

Faktor penentunya ada pada orang tua, apakah Anda membiasakan merawat gigi anak Anda bahkan sewaktu mereka masih berusia 6 bulan—manakala gigi pertama mereka mulai tumbuh?

Beberapa orang tua mungkin berpikir “giginya–kan baru tumbuh dua, jadi tidak apalah!”

Namun, kerusakan atau lepasnya gigi sang buah hati bisa saja terjadi sebelum waktunya. Beberapa juga merasa “saya rajin membersihkan gigi mereka, jadi ini tidak beresiko bagi anak saya!”—Benarkah demikian?

Fakta yang mengejutkan!

Menurut pakar kesehatan anak, kebiasaan memberikan susu botol hingga mereka terlelap dapat merusak kesehatan gigi lunak mereka. Kerusakan berawal dari gigi depan pada rahang bagian atas. Bagaimana ini dapat terjadi?

  • Beberapa orang tua biasanya tidak hanya memberikan susu, terkadang orang tua juga memberikan sari buah dan air gula sebagai asupan gizi mereka dalam botol. Namun bahaya timbul saat sisa cairan ini menginap dalam mulut sang buah hati.
  • Cairan tersebut mengandung karbohidrat yang dapat berfermentasi sehingga menjadi sarang yang cocok bagi pertumbuhan bakteri penghasil asam yang dapat merusak gigi lunak mereka.
  • Jika ingin membiarkan sang buah hati terlelap dengan botol kesayangannya lebih baik memberikan air putih saja dan jangan memberikan botol sebagai mainan—botol hanya digunakan untuk memberi makan mereka.
  • Selain itu, asupan gizi mutlak diperlukan bagi pertumbuhan bayi, namun sekali lagi masalah timbul jika Anda membiarkan mereka “mengedot” hingga tertidur tanpa membersihkan sisa-sisa cairan yang ada di dalam mulut mereka.
  • Jangan pernah berpikir bahwa ini hanya gigi susu, karena kebiasaan tersebut dapat memengaruhi pertumbuhan gigi mereka saat dewasa.

Pemberian ASI masih menjadi yang terbaik bagi sang bunda guna memenuhi gizi mereka, selain itu ASI cukup steril dan diperkaya dengan antibodi.

Sebagai pengingat, jika Anda menggunakan botol bayi saat memberikan ASI ada baiknya ini di hentikan saat anak berusia 18 bulan.

  • Untuk membersihkan sisa makanan, Anda dapat menggunakan kain bersih dengan tekstur yang lembut. Basahi kain tersebut, lalu mulai dengan memijat lembut gusi mereka dan mengelap gigi mereka.
  • Namun, jika mereka berusia 1 hingga 2 tahun dan ingin mengurangi rasa sakit tersebut, dapat mencoba ramuan herbal dengan Noni Juice—kandungan xeronine didalamnya mampu menormalkan kembali protein pada sel yang tidak normal khususnya sel saraf yang memberikan sinyal rasa sakit yang berpusat di otak.

Mengetahui cara merawat gigi memang penting, sama seperti syair yang mengatakan “lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi”—ini melukiskan seberapa menderitanya mereka yang mengalami hal tersebut.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}