Cara Mencegah Cedera Terkilir Saat Berolahraga

637

Diedit:

Bagi Anda yang suka menonton pertandingan olahraga, tentu sudah pernah melihat atlit yang terjatuh kesakitan akibat terkilir. Hal ini sangat dibenci oleh semua atlit, apalagi pertandingan tersebut sangat menentukan. Anda yang bukan atlit pun pasti sangat menghindari terkilir saat berolahraga dengan melakukan tindakan pencegahan.

Terkilir terjadi akibat adanya peregangan berlebih atau robekan di salah satu ligamen. Ligamen berbentuk pita elastis liat yang menjadi penghubung antar tulang dan menahan persendian Anda tetap di tempatnya.

Jika ada gerakan sendi yang berlebihan, misalnya akibat terpelintir dengan keras, ligamen dapat robek sebagian atau bahkan seluruhnya. Bagian tubuh yang paling sering terkilir adalah pergelangan kaki dan lutut sehingga menyebabkan nyeri menusuk serta pembengkakan yang cepat.

Tips untuk Mencegah Cedera Terkilir Saat Berolahraga

Untuk mencegah resiko terkilir dan cedera lain ketika Anda sedang asyik berolahraga, ikutilah langkah-langkah berikut ini.

  • Pemanasan. Kendurkan dan regangkan otot-otot Anda sebelum berolahraga. Ketika sedang berolahraga, jangan langsung yang berat, tetapi mulai dulu dari yang ringan lalu secara bertahap tingkatkan aktivitas olahraga Anda. Pemanasan khususnya penting jika Anda rentan mengalami terkilir atau cedera lain.
  • Pendinginan. Seusai berolahraga, lakukan peregangan otot sehingga otot-otot akan secara bertahap mengendurkan diri. Pendinginan dapat membantu Anda mengurangi kekakuan otot dan mencegah terkilir.
  • Mulai secara bertahap. Jika Anda baru saja mencoba jenis olahraga tertentu, jangan terburu-buru melakukannya. Tapi lakukan peningkatan aktivitas olahraga tersebut secara bertahap selama beberapa minggu sampai Anda menguasainya.
  • Variasikan latihan olahraga. Dengan mencoba jenis olahraga yang berbeda, tekanan berulang pada otot pun bisa dikurangi. Lakukanlah gerakan yang berbeda-beda selama berolahraga atau setiap hari lakukan jenis olahraga yang berbeda.
  • Ketahui batasnya. Hentikan aktivitas segera jika Anda merasa nyeri di dada, detak jantung tidak beraturan, pusing atau ingin pingsan, sesak napas, keletihan, serta nyeri di sendi atau otot. Apapun yang berlebihan, termasuk olahraga, tidak baik bagi kesehatan Anda.

Meskipun Anda sudah melakukan langkah pencegahan, kemungkinan terkilir tetap ada. Lalu, bagaimana cara mengobatinya? Untuk mengobati cedera akibat terkilir, Anda bisa melakukan langkah-langkah berikut.

Baca juga:  Tips untuk Olahraga Jalan Cepat

Istirahat. Hindari aktivitas berat apapun yang dapat memperparah nyeri, pembengkakan, atau ketidaknyamanan. Namun jangan sampai tidak melakukan aktivitas fisik apapun.

Es. Segera tempelkan es batu di area yang terkilir dan tahan sampai 15-20 menit. Ulangi beberapa kali sehari selama beberapa hari. Jika kulit berubah menjadi putih, jangan tempelkan es lagi.

Kompres. Untuk menghentikan pembengkakan, kompres area yang terkilir dengan balutan kompres elastis sampai pembengkakan mereda. Jangan balut terlalu ketat karena dapat menghambat sirkulasi darah. Mulai kompres dari area yang paling jauh dengan jantung dan longgarkan balutan jika nyeri bertambah, terasa kebas, atau pembengkakan bertambah.

Elevasi. Untuk mengurangi pembengkakan, tinggikan posisi tubuh yang terkilir di atas posisi jantung terutama malam hari, misalnya dengan menggunakan bantal.

Dengan mengetahui cara mencegah dan mengobati terkilir, Anda diharapkan bisa siap jika sewaktu-waktu terjadi hal yang tidak diinginkan. Apalagi jika Anda sering melakukan olahraga berat yang memberi tekanan pada otot dan sendi.