Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

PROMO 12-12, DISKON 10% UNTUK SEMUA PAKET PRODUK, BERLAKU 12-15 DES 2017. HUBUNGI CS KAMI SEKARANG!
Kedelai untuk PCOS Kedelai untuk PCOS Shutterstock

Bolehkah Penderita PCOS Mengonsumsi Kedelai?

Dalam banyak ulasan kami terdahulu sudah kami ulas mengenai apa itu penyakit PCOS dan bagaimana resiko-resiko dari penyakit ini. Juga apa yang menjadi penyebab munculnya penyakit PCOS ini.

PCOS memiliki kaitan erat dengan gangguan pada sistem endokrin yang memicu produksi hormon pembawa unsur maskulin yakni hormon androgen dalam jumlah berlebihan. Juga berkaitan dengan masalah resistensi insulin.

Diduga insulin yang berlebihan dan tidak mendapat respon baik dari sel dan liver memberi efek buruk pada sistem endokrin dan memicu produksi abnormal dari hormon-hormon lain, termasuk androgen.

Diet untuk PCOS

Menarik untuk diikui bahwa rupanya pasien PCOS memang harus mengatasi kondisi tubuhnya dengan terapi alami. Pengobatan kimiawi akan efektif hanya bila pasien juga menjalankan sejumlah pola hidup sehat. Karena pada dasarnya ada kaitan PCOS dengan masalah metabolisme.

Dan salah satu yang kerap menjadi perhatian pasien PCOS adalah konsumsi kedelai. Sejumlah sumber mengatakan bahwa kedelai bermanfaat untuk pasien PCOS, tetapi sumber yang lain justru melarang pasien PCOS mengonsumsi kedelai.

Perbedaan pendapat ini pula yang mendorong kami mencoba mengangkat pembahasan ini. Kita akan mencoba melihat apakah kedelai aman dan bermanfaat untuk pasien PCOS?

PCOS dan Kedelai

Salah satu komponen dalam kedelai yang cukup banyak berperan terhadap kesehatan tubuh adalah senyawa isoflavon. Ini semacam fitonutrient yang memiliki sejumlah manfaat, salah satunya menjadi mimik estrogen atau biasa disebut dengan fitoestrogen dalam tubuh.

Isoflavon memiliki sejumlah karakter menyerupai estrogen dan dapat bekerja sebagai pengganti hormon estrogen. Dikatakan bahwa fitoestrogen dalam kedelai bisa mempengaruhi kondisi pasien PCOS, menurut sumber Official Journal of Isfahan University of Medical Sciences tahun 2011.

Dijelaskan dalam jurnal bahwa terapi dengan fitoestrogen membantu mengembalikan regulasi rasio antara estrogen dan androgen dalam tubuh. Juga berperan terhadap perbaikan sensitivitas sel terhadap insulin.

Dalam jangka tertentu, terapi PCOS dengan fitoestrogen yang diekstraksi dari kedelai akan membantu memulihkan gangguan reproduksi pada wanita dengan PCOS.

Tetapi pandangan lain justru melihat bahwa terapi kedelai bukan jawaban bagi PCOS, bahkan bisa saja menyebabkan kondisi memburuk. Ini karena adanya kemungkinan konsumsi kedelai berkepanjangan memicu efek hipotiroidisme.

Hal ini dijelaskan dalam Official Journal of the American Thyroid Association tahun 2006. Diperkirakan adanya pengaruh konsumsi kedelai jangka panjang terhadap fungsi kelenjar tiroid dan fungsi hormon tiroid. Meski penambahan asupan yodium membantu menekan resiko pada level lebih aman.

Sejumlah pakar juga melihat terapi yang lebih baik untuk PCOS bukan dengan menandingi androgen menggunakan estrogen, melainkan dengan meningkatkan produksi progesteron. Hormon ini banyak berperan dalam fungsi kesuburan dan siklus haid, juga akan membantu meregulasi rasio estrogen dan androgen secara natural.

Selain itu ada beberapa kondisi yang perlu menjadi perhatian pasien PCOS ketika memilih terapi dengan kedelai. Catatan penting yang perlu Anda ingat kembali ada perilaku isoflavon dalam kedelai akan menjadi fitoestrogen dalam tubuh.

Sementara tubuh memiliki mekanisme unik ketika kadar androgen dalam tubuh meningkat. Dijelaskan dalam MedicineNet.com, tubuh akan memproduksi enzim aromatase ketika tubuh mengalami kenaikan androgen signifikan.

Enzim aromatase ini bekerja mensintesis androgen atau testosteron menjadi estradiol atau salah satu formula dari estrogen. Kenaikan jumlah androgen akan memicu enzim aromatase diproduksi dan mendorong proses perubahan sebagian hormon androgen menjadi hormon estradiol atau estrogen.

Di saat yang sama Anda justru mengonsumsi makanan yang kaya estrogen. Situasi kontradiktif yang pada akhirnya bukan membantu mengembalikan keseimbangan hormonal dalam tubuh tetapi mendorong peningkatan kadar estrogen dalam tubuh pada titik tidak aman.

Hiperestrogen sendiri merupakan salah satu sumber penyebab kasus-kasus kanker payudara, endomtriosis, adenomyiosis, kanker ovarium dan beberapa kasus sejenis lain.

Jadi, apakah kedelai tidak aman untuk dikonsumsi pengidap PCOS? Rasanya pandangan ini akan menjadi terlalu ekstrim. Karena ternyata kekuatan dari isoflavon sebagai fitoestrogen tidak lebih dari 1/1000 dari kekuatan estrogen murni. Anda perlu mengonsumsi sangat banyak kedelai untuk bisa mengalami masalah hiperestrogen.

Dan ternyata peran kedelai terhadap pasien PCOS tak seharusnya hanya dinilai dari peran isoflavon. Riset kebanyakan memang terfokus pada bagaimana isoflavon mempengaruhi kasus PCOS. Tetapi ada banyak elemen nutrisi lain dalam kedelai yang memberi manfaat bagi pasien PCOS. Sebut saja saponin, leucetin, vitamin B6 dan banyak lagi.

Komponen nutrisi dari kedelai memiliki peran dalam memperbaiki sensitivitas sel terhadap insulin dan meningkatkan kadar HDL kolesterol. Dua aspek yang memberi manfaat dalam penyembuhan kasus PCOS.

Kedelai juga bekerja menekan kandungan oksidan seperti BPA dalam tubuh. Sejumlah kasus PCOS ditemukan memiliki kadar Bisphenol – A dalam kadar tinggi. Ini adalah sejenis senyawa kimia non organik yang lazim ditemukan pada produk plastik, biasanya masuk ke dalam tubuh karena makan dengan wadah plastik kualitas rendah.

Riset pada Harvard School of Public Health tahun 2016 membuktikan bahwa pemberian asupan kedelai memberi manfaat efektif menurunkan kadar BPA dan sejumlah unsur toksin lain dari dalam tubuh. Ini memberi imbas langsung secara positif terhadap kesehatan reproduksi.

BPA sendiri menurut riset bersangkutan memiliki korelasi kuat dengan infertilitas pada wanita. Sementara saat ini temuan tingginya kadar BPA pada wanita cenderung semakin tinggi.

Kesimpulan Manfaat Kedelai untuk PCOS

Kelihatannya memang fakta seputar sebaik apa kedelai untuk dikonsumsi oleh pasien PCOS masih dalam zona abu-abu. Sulit untuk memastikan apakah kedelai sepenuhnya aman, mengingat adanya sejumlah fakta yang perlu menjadi perhatian.

Tetapi kebanyakan pakar sepakat, dalam kadar moderat atau tidak berlebihan kedelai memiliki manfaat untuk pasien PCOS. Kadar moderat yang disarankan untuk kedelai secara umum untuk pasien PCOS adalah maksimal 3 – 4 porsi dalam sepekan atau sekitar 9 gram rata-rata konsumsi harian.  Ini sama dengan kadar isoflavon harian sekitar 36 miligram.

Untuk mendapatkan hasil lebih aman dan optimal, pilihan kedelai fermentasi seperti tempe, natto dan miso. Proses fermentasi membantu kedelai memiliki komponen nutrisi lebih baik tetapi lebih sehat dan aman untuk tubuh.

Kedelai yang telah difermentasi memiliki komponen asam amino yang lebih lengkap dan juga lebih mudah dicerna. Ini memberi manfaat ganda bagi tubuh, apalagi dengan adanya komponen serat yang lebih tinggi.

Selain itu proses fermentasi pada kedelai ini memberi input kadar zink yang cukup besar dari ragi. Ragi dan jamur membantu meningkatkan kadar zink. Sementara ada peran besar zink dalam meregulasi keseimbangan hormonal pada pasien PCOS.

Tetapi mengonsumsi kedelai yang telah diolah sebagai minyak kedelai, keju kedelai, susu kedelai dan tahu susu bukan jenis yang disarankan karena tingginya kadar asam phytic dalam makanan tersebut. Diduga kadar asam phytic yang terlalu tinggi kurang baik untuk pasien PCOS.

Pada dasarnya mengimbangi androgen berlebihan pada kasus PCOS dengan fitoestrogen dalam kedelai bukan keputusan yang buruk. Tetapi lakukan dalam dosis yang tepat dan tidak berlebihan.

Konsumsi kedelai dalam kadar moderat sama sekali tidak memberi efek buruk pada pasien PCOS. Dan pilih sajian kedelai dengan tepat. Justru ini akan membantu pasien untuk mengembalikan kondisi normal pada tubuh mereka. 

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Noni Juice Teruji Untuk Darah Tinggi, Diabetes, Asam Urat, Gangguan Jantung

noni fruit 10
Noni juice telah membantu banyak orang untuk bebas dari darah tinggi, diabetes tipe 1 & 2, asam urat, gangguan jantung. Noni juga efektif untuk penderita kolesterol, stroke, sulit tidur, stress […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram