Share:

Terakhir Diedit:

Kanker hati stadium 3 dapat berarti kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain. Namun didiagnosis stadium kanker hati ini bukan selalu berarti kanker sudah menyebar. Karena itu mari kita kenali lebih jauh apa yang dihadapi oleh pasien ketika divonis dokter menderita kanker hati pada stadium ini.

Stadium kanker hati menggambarkan seberapa luas penyebaran dari penyakit ini ketika terdiagnosis. Penentuan stadium kanker merupakan salah satu hal utama dalam menentukan pilihan perawatan yang tepat serta membantu memprediksi harapan hidup penderitanya.

Bila Anda Didiagnosis Kanker Hati Stadium 3

Pada kanker hati, stadiumnya dicari tahu berdasarkan atas hasil-hasil dari pemeriksaan fisik, tes pencitraan (ultrasound, CT atau MRI scan, dsb) dan tes-tes lainnya, juga berdasarkan hasil dari operasi jika sudah dilakukan. Untuk kanker hati stadium 3, terdapat tiga kategori berbeda, yaitu:

Kanker Hati Stadium 3 A

T3a, N0, M0—Ada lebih dari satu tumor, dan setidaknya salah satunya berukuran lebih dari 5 cm. Kanker belum menyebar ke kelenjar-kelenjar getah bening terdekat maupun lokasi-lokasi yang jauh.

Kanker Hati Stadium 3 B

T3b, N0, M0—Setidaknya salah satu tumor telah bertumbuh ke dalam sebuah cabang dari pembuluh darah utama di hati (vena portal atau vena hepatik). Kanker belum menyebar ke kelenjar-kelenjar getah bening terdekat maupun lokasi-lokasi jauh.

Kanker Hati Stadium 3 C

T4, N0, M0—Sebuah tumor telah bertumbuh ke organ terdekat (selain kantong empedu), ATAU tumor telah tumbuh ke dalam selubung luar hati. Kanker belum menyebar ke kelenjar-kelenjar getah bening terdekat maupun lokasi-lokasi jauh.

Stadium kanker hati ini menggunakan sistem TNM yang merupakan singkatan dari Tumor, Node, dan Metastasis: T menggambarkan ukuran dari tumor, N menggambarkan apakah sel-sel kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening (node), dan M menggambarkan apakah kanker telah menyebar ke bagian tubuh lain (metastasis).

Mendeteksi Kanker Hati Stadium 3

Tanda dan gejala kanker hati sering kali tidak akan dirasakan kecuali jika stadiumnya sudah cukup parah, tapi adakalanya gejala-gejalanya muncul lebih awal. Kalau Anda periksa ke dokter begitu melihat gejala-gejala awal tersebut, penyakit Anda bisa dideteksi lebih awal sehingga pengobatan dapat lebih bermanfaat. Beberapa ciri-ciri kanker hati yang perlu diwaspadai adalah:

  • Berat badan turun tanpa sebab
  • Hilang nafsu makan
  • Merasa kenyang meski baru makan sedikit
  • Mual atau muntah
  • Hati membengkak, seperti ada sesuatu di bawah tulang rusuk sisi kanan
  • Limpa membengkak, seperti ada sesuatu di bawah tulang rusuk sisi kiri
  • Rasa sakit di perut atau di dekat tulang belikat kanan
  • Bengkak atau tumpukan cairan di perut
  • Gatal-gatal
  • Warna kulit dan mata menguning (jaundice)

Beberapa gejala lain mungkin juga termasuk demam, pembuluh darah di perut membesa sehingga bisa terlihat di kulit, dan memar atau pendarahan yang tidak biasa.

Baca juga  Cara Mencegah Kanker Hati

Para penderita hepatitis kronis atau sirosis juga mungkin merasa lebih buruk daripada biasanya atau terlihat perubahan-perubahan pada saat pemeriksaan medis, misalnya perubahan pada kadar alpha-fetoprotein (AFP).

Gejala atau keluhan di atas lebih mungkin disebabkan oleh penyakit selain kanker hati, misalnya karena gangguan di hati. Tetapi jika Anda mengalami tanda-tanda di atas, ada baiknya pastikan lebih dulu apa penyebabnya dengan segera periksa ke dokter.

Perawatan untuk Pasien Kanker Hati Stadium 3

Informasi mengenai stadium kanker hati dibutuhkan oleh dokter guna menentukan pilihan perawatan mana yang dibutuhkan pasien. Selain itu, pengobatan juga disesuaikan bergantung pada jenis kankernya (jenis sel-sel kanker asal), lokasi munculnya kanker, serta kondisi kesehatan pasien.

Dokter yang menangani Anda mungkin akan mempertimbangkan semua faktor di atas sebelum memberikan saran perawatan yang dianggap terbaik untuk kanker hati stadium 3. Anda mungkin akan disarankan:

Kemoembolisasi (Kemoterapi Langsung ke Hati)

Kemoembolisasi juga disebut trans arterial chemoembolisation (TACE). Artinya obat kanker hati kimiawi diarahkan langsung ke area hati yang mengandung kanker kemudian menghambat suplai darah ke tumornya. Biasanya perawatan ini disarankan jika pasien tidak dapat dioperasi, atau untuk membantu menekan perkembangan kanker selagi menunggu mendapat donor hati.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin diberikan perawatan ini dengan tujuan mengecilkan ukuran tumor sehingga bisa lebih mudah diangkat sewaktu operasi.

Radiofrequency Ablation (RFA)

Pengobatan kanker hati ini menggunakan suhu panas dari gelombang radio untuk membunuh sel-sel kanker. Radiofrekuensi merupakan sejenis energi elektrik yang memanaskan tumor kemudian membunuh sel-sel kanker di hati.

Microwave Ablation

Metode pengobatan ini merupakan jenis baru. Mirip dengan radiofrequency ablation, tetapi menggunakan gelombang energi yang agak berbeda—microwave—untuk menghancurkan kanker hati. Microwave memanaskan lalu membunuh sel-sel kanker. Anda mungkin disarankan pengobatan ini jika memiliki lebih dari satu tumor pada kanker hati.

Kemoterapi

Anda mungkin disarankan menjalani kemoterapi sebagai bagian dari perawatan uji coba.

Terapi Biologis

Terapi biologis adalah perawatan yang bekerja pada proses-proses dalam sel-sel atau mengubah caranya sel-sel saling memberi sinyal ke satu sama lain. Metode ini mampu merangsang tubuh untuk menyerang atau mengendalikan pertumbuhan sel-sel kanker. Anda mungkin disarankan menjalani terapi biologis bernama sorafenib untuk membantu menekan pertumbuhan kanker hati.

Baca juga  Apa yang Terjadi Bila Anda Mengalami Kanker Hati Stadium 4?

Dalam menentukan pilihan perawatan untuk stadium kanker hati ini, sangatlah penting untuk mempertimbangkannya baik-baik bersama tim dokter dan keluarga Anda. Dengan begitu mereka bisa membantu Anda meninjau risiko dan manfaat dari perawatan tersebut.

Pola Hidup yang Disarankan untuk Pasien Kanker Hati Stadium 3

Bagaimana Anda bisa memperbaiki kualitas kehidupan Anda setelah didiagnosis kanker hati stadium 3? Anda bisa mengupayakan dua tips pola hidup berikut untuk mendukung perawatan kanker yang dijalani maupun untuk menjaga kesehatan sesudah menyelesaikan pengobatan.

Pilih Makanan yang Lebih Sehat

Banyak orang merasa sulit untuk makan dengan benar, dan ini bahkan lebih sulit lagi selama dan setelah menjalani pengobatan kanker. Sebagian besar pasien mengakui bahwa selera makan mereka jauh berubah akibat pengobatan kanker. Karena itu, cobalah mulai membiasakan pola makan yang sehat.

Ingatlah untuk menyertakan makanan-makanan sehat, termasuk yang mengandung vitamin C, vitamin E, karotenoid, serta kandungan-kandungan bernutrisi lainnya. Disamping itu, makanan yang rendah lemak juga dapat memperbaiki kondisi kesehatan serta mengurangi kemungkinan penyebaran kanker.

Berhenti Merokok dan Minum Alkohol

Salah satu upaya terbaik yang bisa Anda lakukan setelah diagnosis kanker hati adalah berhenti merokok dan minum alkohol. Dua hal ini mungkin terdengar sangat sederhana, tetapi dampaknya sangat besar bagi tubuh Anda bahkan untuk seumur hidup.

Kedua upaya tersebut bukan hanya membantu mendukung pengobatan kanker hati, mencegah kekambuhan, atau penyebaran kanker, tetapi juga memberikan manfaat kesehatan lain seperti mencegah terjadinya kanker paru-paru.

Kedua tips pola hidup ini dapat diupayakan agar Anda bisa merasa lebih baik meski mengidap kanker hati stadium 3. Jika Anda merasa tidak yakin mengenai perubahan pola hidup apa saja yang harus dilakukan, konsultasikanlah dengan dokter yang menangani Anda.

Demikianlah gambaran umum dari kondisi-kondisi yang kemungkinan dialami oleh penderita stadium kanker hati ini. Semoga setelah membaca informasi ini, Anda bisa semakin memahami bagaimana keadaan yang dihadapi seseorang ketika didiagnosis kanker hati stadium 3.

Namun bagaimana jika Anda divonis mengidap kanker hati stadium 1, 2, atau bahkan 4? Bacalah artikel-artikel berikut yang memuat informasi penting tersebut:

Cindy Wijaya

Penulis beragam artikel kesehatan berpengalaman. Senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Saat ini bekerja sebagai penulis dan editor untuk Deherba.com. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.


Artikel di-posting oleh Cindy Wijaya dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.