Share:

Terakhir Diedit:

Bagi sejumlah besar orang, biaya yang harus dikeluarkan untuk pengobatan kanker dirasakan sangat besar. Itulah sebabnya pencegahan primer dengan menghindari faktor resiko adalah yang paling mungkin untuk dilakukan.

Di antara jenis penyakit kanker, kanker serviks adalah yang paling banyak diderita dan menimbulkan banyak kematian. Kalau begitu, apa saja faktor resiko kanker serviks? Ada beberapa faktor resiko yang menjadi penyebab kanker serviks. Berikut adalah penjelasan mengenai faktor resiko kanker serviks.

Faktor Reproduksi dan Seksual

Faktor reproduksi dan seksual untuk terjangkit kanker serviks meliputi penyakit menular seksual akibat Human Papiloma Virus, terutama tipe 16 dan 18 dan  Virus Herpes Simpleks (VHS), Human Immunodeficiency Virus (HIV); Usia pada saat berhubungan seksual yang pertama kali (di bawah umur 18 tahun), usia pada saat kehamilan pertama (di bawah 20 tahun), jumlah kehamilan (Jumlah kehamilan yang tinggi-lebih dari 5-terbukti meningkatkan faktor resiko kanker serviks), berhubungan dengan pria beresiko tinggi.

Etnis Minoritas

Di USA, ras negro, hispanik, dan wanita Asia memiliki insiden kanker serviks yang lebih tinggi daripada wanita ras kulit putih. Perbedaan ini mungkin mencerminkan pengaruh dari sosio-ekonomi.

Paparan Tembakau (Perokok)

Terdapat data yang mendukung rokok sebagai penyebab kanker serviks dan hubungannya dengan kanker sel skuamosa pada serviks. Mekanisme kerjanya bisa secara langsung melalui aktivitas mutasi mukus serviks (cairan pada permukaan mulut rahim) pada perokok atau melalui efek imunosupresif (mengurangi daya tahan tubuh) yang muncul dari kebiasaan merokok.

Tembakau pada rokok juga mengandung bahan-bahan karsinogenik (penyebab kanker) baik yang dihisap sebagai rokok maupun sigaret yang dikunyah. Asap rokok sendiri menghasilkan polycyclic aromatic hydrocarbons heterocyclic amine yang sangat karsinogen (penyebab kanker) dan mutagen (penyebab mutasi).

Baca juga  Mengenal Lebih Jauh Vaksinasi Kanker Serviks

Bahan yang berasal dari tembakau yang dihisap terdapat pada mukus serviks wanita perokok dan dapat menjadi kokarsinogen infeksi virus. Bahan-bahan tersebut juga terbukti dapat menyebabkan kerusakan DNA epitel serviks sehingga dapat menyebabkan neoplasma serviks.

Diet Rendah Karotenoid dan Defisiensi Asam Folat

Banyak sayur dan buah yang mengandung bahan-bahan antioksidan dan berkhasiat mencegah kanker. Dari beberapa penelitian ternyata defisiensi terhadap asam folat, vitamin C, E, beta karotin/retinol berhubungan dengan peningkatan resiko kanker serviks.

Selain faktor resiko di atas, faktor lain seperti usia haid pertama kali dan menopause terbukti tidak menjadi faktor resiko terjadinya kanker serviks. Yang terbukti dapat meningkatkan resikonya, yaitu kehamilan di usia muda (kurang dari usia 20 tahun), jumlah kehamilan yang tinggi (lebih dari 5) serta manajemen persalinan yang tidak tepat (kurang memperhatikan kesterilan alat-alat dan tempat).

Setelah mengetahui faktor resiko kanker serviks, mari kita simak bagaimana cara melakukan Pencegahan Kanker Serviks. Kunjungi juga halaman Sekilas Sarang Semut untuk mendapatkan keterangan yang Anda butuhkan dalam mengatasi kanker serviks.

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.