Kenali Gejala Kanker Ginjal dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya


By Fery Irawan

Kanker ginjal terjadi apabila sel-sel di ginjal menjadi ganas dan bertumbuh tak terkendali sehingga membentuk tumor/kanker. Hampir semua jenis kanker ginjal awalnya muncul pada lapisan tubulus di ginjal. Kabar baiknya, ada gejala-gejala kanker ginjal yang dapat Anda amati pada awal perkembangannya agar dapat segera ditangani sebelum terlambat.

Sebagian besar kasus kanker ginjal dideteksi sebelum kanker sempat menyebar (bermestastasis) ke organ lain. Hal ini memungkinkan kanker diatasi sejak dini sehingga pengobatan dapat lebih efektif. Mari kita cermati apa saja ciri-ciri kanker ginjal di awal kemunculannya.

Gejala-Gejala Kanker Ginjal yang Mesti Diwaspadai

Meskipun adakalanya penderitanya mungkin tidak mengalami ciri-ciri kanker ginjal sewaktu kanker masih dalam stadium awal, namun gejala-gejala juga dapat muncul jika kanker berukuran cukup besar. Beberapa gejala yang perlu diamati antara lain:

  • Darah dalam urin—urin mungkin terlihat lebih gelap atau berwarna kemerahan.
  • Terus-menerus merasa sakit di punggung bagian bawah atau samping, tepat di bawah tulang rusuk.
  • Benjolan atau pembengkakan di sisi samping tubuh.
  • Kelelahan yang ekstrim.
  • Kehilangan selera makan sehingga berat badan turun.
  • Tekanan darah tinggi.
  • Demam dengan suhu 38 derajat C atau lebih.
  • Berkeringat di malam hari
  • Pembengkakan pembuluh darah di testis (pada pria).
  • Pembengkakan kelenjar di leher.
  • Nyeri pada tulang.
  • Batuk berdarah.

Beberapa dari tanda-tanda kanker ginjal di atas hanya akan terjadi sewaktu kanker sudah berkembang dan telah menyebar ke bagian lain dari tubuh, misalnya tulang atau paru-paru.

Penting: Segera periksa ke dokter jika Anda merasakan gejala-gejala kanker ginjal seperti di artikel ini, misalnya terus merasa sakit di bagian samping tubuh, penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya, atau kelelahan yang ekstrim.

Satu-satunya cara untuk mengetahui secara pasti apa penyebab dari keluhan-keluhan yang Anda rasakan adalah melalui pemeriksaan medis. Saat dokter memeriksa tanda-tanda kanker ginjal, beliau mungkin akan melakukan beberapa prosedur medis. Bagian berikut ini akan membantu Anda memahami bagaiman caranya dokter melakukan pemeriksaan.

Caranya Dokter Mendeteksi Gejala-Gejala Kanker Ginjal

Untuk memastikan apakah keluhan-keluhan yang Anda rasakan memang benar ciri-ciri kanker ginjal atau bukan, dokter perlu melakukan pemeriksaan fisik yang menyeluruh, mengetahui riwayat kesehatan Anda, serta menjalankan berbagai pemeriksaan medis yang dibutuhkan untuk mendeteksi kanker.

Saat memeriksa, dokter akan meraba bagian perut dan sisi sampingnya untuk merasakan apakah ada benjolan di area tersebut, kemudian memeriksa hal-hal lain seperti suhu tubuh serta tekanan darah Anda. Beliau juga mungkin menanyakan kebiasaan kesehatan, riwayat penyakit, dan jenis pengobatan yang pernah Anda jalani. Untuk membuat diagnosis kanker ginjal, dokter juga akan memerintahkan salah satu atau beberapa tes berikut:

  • Tes urin untuk mengecek apakah ada kandungan darah di dalam urin Anda atau tanda-tanda kanker ginjal lainnya.
  • Tes darah untuk menunjukkan seberapa baik kinerja dari ginjal Anda.
  • Intravenous pyelogram (IVP) menggunakan X-ray pada ginjal setelah dokter menyuntikkan zat pewarna ke dalam tubuh yang kemudian mengalir ke saluran kemih untuk mendeteksi keberadaan kanker disana.
  • USG menggunakan gelombang suara untuk menciptakan gambaran di dalam organ ginjal. Pemeriksaan ini membantu dokter melihat apakah tumor/kanker yang terbentuk padat atau berisi cairan.
  • CT Scan menggunakan X-ray dan komputer untuk membuat serangkaian gambar mendetail dari ginjal. Mungkin juga dibutuhkan penyuntikan zat pewarna ke dalam tubuh seperti dalam tes IVP.
  • MRI menggunakan magnet serta gelombang radio yang kuat untuk menciptakan gambaran rinci dari jaringan lunak dalam tubuh Anda.
  • Renal arteriogram digunakan untuk mengevaluasi pasokan darah menuju kanker. Tes ini jarang dilakukan, tetapi dapat membantu mendiagnosa jenis kanker/tumor yang berukuran kecil.

Kunci untuk keberhasilan pengobatan kanker ginjal adalah mendeteksi ciri-ciri kanker ginjal sedini mungkin, sebelum kanker mempunyai kesempatan untuk berkembang dan menyebar. Jika Anda sudah benar-benar mencurigai keberadaan kanker, maka sangat disarankan untuk melakukan tindakan penanganan.

Beberapa orang memilih langkah cepat untuk menghambat perkembangan kanker dengan memanfaatkan herbal. Mereka mengonsumsi herbal sambil menunggu hasil pemeriksaan agar gejala-gejala kanker ginjal yang sudah mereka rasakan tidak bertambah parah. Jika Anda juga tertarik menggunakan herbal, maka bagian berikut ini akan sangat membantu.

Pilihan Herbal Terbaik Untuk Pengobatan Kanker Ginjal

Bila Anda memilih untuk menempuh jalan pengobatan alternatif guna menumpas pertumbuhan kanker ginjal sesegera mungkin, berikut adalah informasi 3 pilihan herbal asli Indonesia yang layak dipertimbangkan. Herbal tersebut adalah Sarang Semut, Noni Juice, serta Temu Putih.

Sarang Semut

Ini adalah salah satu herbal yang paling sering direkomendasikan untuk pengobatan kanker. Dan memang herbal ini sudah terbukti secara empiris (berdasarkan pengalaman) bermanfaat untuk membantu menumpas pertumbuhan sel-sel kanker.

Riset ilmiah menunjukkan bahwa Sarang Semut mengandung senyawa-senyawa semacam flavonoid, polifenol, dan tokoferol yang diduga kuat berperan dalam penyembuhan kanker. Diungkapkan bahwa flavonoid memiliki mekanisme kerja antiproliferasi; yang berguna dalam mendeteksi dan menghambat pertumbuhan sel kanker yang sangat cepat. Mekanisme lainnya ialah induksi apoptosis yang mendorong sel-sel kanker melakukan bunuh diri.

Senyawa polifenol bertindak sebagai penangkal radikal bebas dengan cara melindungi DNA yang berpotensi menjadi pemicu kanker. Sedangkan senyawa tokoferol berperan sebagai peredam radikal bebas yang sangat ampuh. Diketahui bahwa Sarang Semut mengandung tokoferol yang mampu meredam radikal bebas hampir mencapai 100%.

Bila Anda ingin mencari tahu lebih lanjut mengenai khasiat Sarang Semut dalam menyembuhkan kanker, silakan buka artikel: Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

Noni Juice

Penelitian oleh Dr. Judah Folkman dari Harvard University mengungkapkan bahwa Noni bekerja secara sinergis bersama mikonutrien lain dalam menghambat aliran darah menuju sel-sel kanker sehingga sel-sel tersebut tidak mendapat asupan makanan untuk tetap hidup.

Di samping itu, peneliti lain membuktikan bahwa Noni Juice berguna merangsang tubuh untuk memproduksi elemen-elemen tubuh pelawa kanker, semacam nitrit oksida, interferon, interleukin, lipopolisakarida, dan sel-sel pembunuh kanker lainnya.

Bila ingin membaca lebih jauh mengenai manfaat Noni Juice dalam membantu penyembuhan ciri-ciri kanker ginjal, silakan buka artikel: Noni Juice—Herbal Teruji Taklukan Darah Tinggi, Diabetes, Gangguan Jantung, dan Penyakit Lainnya!

Temu Putih

Herbal Temu Putih, yang juga dikenal sebagai Kunyit Putih, mengandung zat Ribosome Inactivating Protein (RIP) yang dapat menempel ke dalam sel-sel kanker. Zat RIP lalu membuat sel tersebut tidak mampu berkembang biak alias mandul. Sel-sel memiliki batasan umur sehingga sel tersebut tidak mampu bertambah banyak sebelum mereka mati.

Memang Temu Putih tidak membunuh sel-sel kanker, namun herbal ini bekerja dengan cara membuatnya menjadi mandul sehingga dapat secara efektif menekan perkembangan ciri-ciri ginjal.

Untuk melihat lebih lengkap mengenai khasiat Temu Putih sebagai herbal anti kanker, silakan buka artikel: Kunyit Putih—Herbal Pengusir Kanker dan Tumor.

Walaupun ketiga jenis herbal diatas semuanya memiliki khasiat anti kanker, namun bila dinilai dari segi empiris (pengalaman pengguna), yang dibuktikan lebih efektif untuk penyembuhan tanda-tanda kanker ginjal adalah herbal Sarang Semut.

Selain efektif, herbal ini juga unggul dari segi kecepatan dibandingkan banyak herbal lain. Umumya dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut, seorang penderita kanker sudah mendapat tanda-tanda kesembuhan, bahkan ada yang sudah merasa sembuh dalam tiga bulan pertama tersebut.

Apabila Anda sedang khawatir karena merasa sudah mengalami tanda-tanda kanker ginjal, atau mungkin Anda sudah divonis terkena kanker, wajar jika Anda merasa bingung dan takut menghadapinya. Namun ingatlah bahwa diagnosa kanker bukanlah akhir, justru ini adalah awal perjuangan Anda mengalahkan kanker!

Langkah terbaik yang perlu dilakukan adalah berusaha tetap tenang dan pantang menyerah. Baru setelah itu Anda bisa dengan kepala dingin mencari pengobatan kanker ginjal yang paling sesuai dengan kondisi yang dihadapi. Bagi Anda yang belum didiagnosa dan masih baru merasakan gejala-gejala kanker ginjal, jauh lebih besar kemungkinannya untuk terbebas dari kanker bila ditangani sedini mungkin, misalnya dengan menggunakan herbal anti kanker.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}