10 Manfaat Strawberry bagi Penderita Darah Tinggi, Jantung, Diabetes, dll

542
Shutterstock

Diedit:

Nikmat rasanya sewaktu kita memakan buah strawberry yang masih segar. Rasanya yang manis-asam dan teksturnya yang lembut membuat banyak orang jatuh cinta dengan buah merah ini. Uniknya, strawberry adalah satu-satunya buah yang bijinya ada di luar, bukannya di dalam. Tapi yang paling menarik, Anda bisa mendapat banyak manfaat strawberry untuk kesehatan Anda.

Penampilan strawberry (stroberi) dan rasanya yang unik telah membuatnya menjadi salah satu buah paling populer di segala kalangan usia. Banyak orang lebih suka makan buah ini langsung, tapi banyak juga yang suka memakannya bersama es krim, jeli, selai, sirup, roti, cokelat, dan lain-lain.

Entah masih segar atau sudah didinginkan dan dibekukan, buah beri ini memiliki manfaat kesehatan yang cukup mengagumkan. Anda mungkin kaget saat tahu apa saja khasiat strawberry bagi kesehatan.

Kandungan Buah Strawberry

Strawberry adalah sumber yang baik untuk mendapatkan vitamin C dan K, juga asam folat, magnesium, mangan, dan potasium. Hanya mengandung 49 kalori setiap mangkuknya, buah beri ini relatif rendah gula dan adalah sumber yang baik untuk memperoleh serat makanan.

Strawberry juga mengandung cukup banyak fitonutrien serta flavonoid. Ada lebih dari 600 varietas strawberry, dan mereka adalah salah satu buah yang kaya akan antioksidan.

Mengingat ada beragam kandungan nutrisi dalam buah stroberi, tak heran jika buah merah mungil ini memberikan efek positif bagi kesehatan kita. Sekarang mari kita simak apa saja manfaat stroberi tersebut.

Menstabilkan Tekanan Darah

Stroberi sangat dianjurkan bagi para penderita darah tinggi. Sebenarnya, rutin makan stroberi bahkan mampu mencegah hipertensi. Juga dapat menjaga kadar oksigen yang sehat dengan cara mendukung kelancaran aliran darah di seluruh tubuh.

Karena mengandung potasium, stroberi membantu mengendalikan tekanan darah, karena potasium menurunkan efek dari sodium/natrium. Sebenarnya asupan potasium yang rendah adalah salah satu faktor pemicu darah tinggi.

Sebuah penelitian tahun 1998 pada Hypertension menyoroti pentingnya potasium untuk pengaturan tekanan darah dan melaporkan bahwa suplemen potasium memiliki efek penurunan tekanan darah pada orang-orang yang kurang mengasup potasium dari makanan.

Disamping itu, kandungan magnesium di dalamnya turut mengurangi tekanan darah serta memperbaiki peredaran darah dan oksigen.

Bukan hanya itu, vitamin C pada stroberi membantu menjaga tekanan darah tetap stabil, terutama sewaktu kita sedang menghadapi stres. Sebuah penelitian tahun 2011 di Brazil memperlihatkan bahwa vitamin C membantu menurunkan rata-rata tekanan darah selama masa-masa penuh tekanan pada anak-anak yang obesitas.

Mengurangi Risiko Penyakit Kardiovaskular

Sejumlah besar serat, antioksidan, fitokimia, dan vitamin pada strawberry membantu menyeimbangkan kadar kolesterol dalam tubuh sekaligus memperkuat otot jantung.

Sebuah penelitian tahun 2004 yang diterbitkan di Critical Reviews in Food Science and Nutrition melaporkan bahwa antioksidan pada strawberry membantu menurunkan risiko gangguan kardiovaskular dengan menghambat oksidasi kolesterol LDL, memperbaiki stabilitas plak, memperbaiki fungsi endotel vaskular, dan menekan kecenderungan trombosis.

Penelitian lain yang diterbitkan di Metabolisme tahun 2008 mendapati bahwa konsumsi strawberry mengurangi kerusakan oksidatif pada LDL sambil mempertahankan penurunan lipid darah dan memperkuat palatabilitas diet.

Tahun 2009, penelitian yang dimuat di Nutrition Journal  mendapati bahwa konsumsi strawberry yang dibekukan tampaknya memicu efek hipokolesterolemik dan mengurangi peroksidasi lipid pada wanita penderita sindrom metabolik.

Penelitian tahun 20014 yang dimuat di The Journal of Nutritional Biochemistry juga meneguhkan manfaat strawberry untuk memperbaiki profil lipid plasma, biomarker status antioksidan, pertahanan antihemolitik, dan fungsi trombosit pada orang-orang sehat.

Dengan menurunkan kolesterol ‘jahat’ dalam darah, yang menyebabkan penumpukan plak pada pembuluh arteri, strawberry memainkan peranan penting untuk mengurangi risiko penyakit kardiovaskular (jantung dan pembuluh darah) juga stroke.

Penelitian tahun 2013 yang diterbitkan oleh Circulation menunjukkan bahwa wanita yang makan 3 porsi atau lebih strawberry dalam seminggu berhasil menurunkan risiko serangan jantung mereka hingga 32 persen.

Di sisi lain, ada juga khasiat strawberry untuk mengurangi respon inflamasi di dalam tubuh, yang merupakan salah satu penyebab utama penyakit jantung.

Menjaga Kesehatan Kulit

Beberapa kandungan antioksidan pada stroberi, termasuk vitamin C, membantu mencegah kerusakan pada kulit dan tubuh akibat radikal bebas. Vitamin C turut berperan dalam memproduksi kolagen kulit, yang dibutuhkan untuk mempertahankan kelenturan dan kekenyalan kulit.

Penelitian tahun 2005 yang diterbitkan Dermatological Surgery menyorot manfaat salep vitamin C untuk mengatasi penuaan dini dan masalah kulit lainnya. Vitamin C dapat bermanfaat untuk mendukung sintesis kolagen, melindungi dari sinar UV A dan B, mencerahkan hiperpigmentasi, dan memperbaiki berbagai inflamasi kulit.

Juga, ada manfaat stroberi untuk melindungi kulit Anda dari kerusakan akibat sinar UV B. Antosianin, kandungan antioksidan kuat pada stroberi, melindungi kulit dari efek merusak lingkungan, terutama dari matahari. Kekuatan antioksidan dari antosianin dapat bertahan hingga 24 jam setelah dikonsumsi.

Selain itu, ada kandungan likopen dalam stroberi yang membantu melawan tanda-tanda penuaan pada kulit. Konsumsi stroberi secara teratur akan membuat kulit Anda tampak lebih muda dan sehat, tanpa tanda-tanda penuaan seperti kerutan dan bintik-bintik. Anda bahkan bisa membuat masker dari stroberi, berikut caranya:

  • Campurkan ½ mangkuk stroberi yang sudah ditumbuk, 1 sendok teh madu, dan 2 sendok teh krim susu.
  • Campurkan semua bahan tadi secara menyeluruh sampai membentuk salep.
  • Oleskan salep ini ke seluruh wajah dan leher.
  • Biarkan sampai 20 – 25 menit, lalu bilas dengan air dingin dan tepuk-tepuk dengan handuk.
  • Gunakan masker stroberi ini sekali seminggu.

Membantu Melawan Kanker

Konsumsi strawberry juga dikaitkan dengan rendahnya risiko menderita kanker esofagus, payudara, usus besar, prostat, dan kanker kulit.

Kandungan tinggi vitamin C (antioksidan) pada stroberi dapat membantu pencegahan kanker, kaerna sistem kekebalan tubuh yang sehat adalah pertahanan tubuh yang terbaik. Antioksidan adalah pembasmi radikal bebas dan menetralkan efek-efek negatif yang bisa memengaruhi sel-sel.

Juga, kandungan fitokimia, seperti quertecin dan asam ellagic, di dalam strawberry mempunyai sifat anti kanker yang mampu menekan perkembangan sel kanker.

Berdasarkan penelitian tahun 2006 di Journal of Agricultural and Food Chemistry, buah strawberry yang tumbuh organik memiliki aktivitas antiproliferatif tinggi serta kemampuan antikarsinogenik.

Sedangkan penelitian tahun 2012 di Cancer Prevention Research menyoroti potensi bubuk strawberry yang dibekukan untuk mencegah kanker esofagus, sehingga para peneliti melanjutkan uji klinis untuk potensinya ini.

Meningkatkan Kekebalan

Stroberi mengandung vitamin C, yang berperan penting untuk menguatkan kekebalan tubuh Anda. Sebenarnya, hanya 1 porsi stroberi saja mengandung 51.5 mg vitamin C, yang mencakup sekitar setengah dari kebutuhan harian Anda.

Vitamin C, antioksidan kuat, membantu sel-sel darah putih untuk berfungsi dengan baik agar mereka sanggup cepat merespon berbagai infeksi. Juga memungkinkan tubuh untuk mengatasi racun dan benda-benda asing.

Selain itu, vitamin C membantu melawan radikal bebas, yang dapat menyebabkan kerusakan pada DNA atau sel-sel sehat, yang jika dibiarkan akan memicu beragam masalah kesehatan seperti jantung atau kanker.

Penelitian tahun 2011 yang diterbtikan di Central European Journal of Medicine menyoroti peran vitamin C pada sel-sel terpilih dari sistem kekebalan dan potensi mekanisme molekular terkait. Penelitian ini menunjukkan bahwa vitamin C memiliki efek positif bagi sistem kekebalan.

Konsumsi stroberi secara teratur bisa membantu mengatasi masalah-masalah kesehatan umum misalnya batuk, pilek, dan infeksi-infeksi lain.

Mengatasi Artritis dan Asam Urat

Radikal bebas berbahaya dalam tubuh memicu penumpukan racun dan asam, yang merupakan penyebab dibalik degenerasi otot dan jaringan, juga keringnya cairan dalam tubuh. Hal ini meningkatkan risiko artritis dan asam urat.

Karena kaya akan antioksidan, terdapat manfaat strawberry untuk membantu mengurangi inflamasi pada persendian, yang dapat mengurangi nyeri dan bengkak, dua gejala umum dari artritis. Sebenarnya, konsumsi strawberry mencegah kenaikan kadar protein C-reaktif (CRP), yang adalah tanda adanya inflamasi pada tubuh.

Juga, ada khasiat strawberry untuk membantu melindungi tubuh dari molekul-molekul pro-inflamasi yang disebut sitokin. Selain itu, strawberry merupakan sumber untuk asam folat. Orang-orang yang menderita artritis kemungkinan juga kekurangan asam folat.

Meningkatkan Fungsi Kognitif

Stroberi mengandung kadar tinggi antioksidan yang melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas. Juga, terdapat senyawa-senyawa pada buah beri ini yang mengubah cara komunikasi neuron pada otak. Perubahan ini mencegah inflamasi pada otak yang memicu kerusakan neuron serta memperbaiki kendali motorik dan kognisi.

Karena kemampuannya untuk melindungi dari stres oksidatif dan inflamasi pada otak, terdapat manfaat stroberi untuk mencegah gangguan hilang ingatan dan penyakit seperti Alzheimer atau demensia.

Penelitian tahun 2004 pada Critical Reviews in Food Science and Nutrition memperlihatkan bahwa penelitian pada hewan percobaan menunjukkan bahwa pola makan yang menyertakan stroberi memiliki potensi untuk memberi manfaat pada otak yang sudah menua.

Penelitian tahun 2014 pada Annals of Neurology menyimpulkan bahwa asupan flavonoid dari makanan, terutama dari buah beri, tampaknya mengurangi tingkat penurunan kognitif pada lansia.

Penelitian lain yang diterbitkan pada Journal of Agricultural and Food Chemistry di tahun 2012 melaporkan bahwa makan blueberry, blackberry, strawberry dan buah beri lainnya memberikan manfaat bagi otak serta dapat mencegah hilang ingatan dan gejala-gejala lain terkait penuaan.

Membantu Pengobatan Diabetes

Strawberry adalah pilihan buah yang bagus bagi penderita diabetes. Karena mengandung indeks glikemik yang rendah dan tinggi serat, buah ini membantu mengendalikan kadar gula darah dan menjaganya tetap stabil dengan mencegahnya menjadi terlalu tinggi atau rendah. Juga, serat membantu memperlambat penyerapan gula di dalam darah.

Penelitian tahun 2010 yang diterbitkan di Journal of Medicinal Food menunjukkan bahwa ellagitanin dan asam ellagic pada strawberry mempunyai potensi bagus untuk mengendalikan hiperglikemia dan hipertensi terkait diabetes tipe 2. Namun dibutuhkan penelitian lebih lanjut pada manusia untuk membuktikannya.

Penelitian tahun 2011 yang diterbitkan PLOS ONE melaporkan bahwa konsumsi sekitar 37 strawberry sehari dapat secara signifikan mengurangi risiko komplikasi diabetes, seperti penyakit ginjal dan neuropati. Penelitian ini memperlihatkan bahwa fisetin, flavonoid dalam strawberry, membantu mencegah komplikasi ginjal dan otak pada hewan percobaan.

Disamping itu, terdapat khasiat strawberry untuk mempertahankan berat badan idel, yang adalah salah satu perlindungan terbaik dari diabetes tipe 2. Bagi penderita diabetes, disarankan untuk mengonsumsi ¾ mangkuk porsi strawberry setiap hari.

Menyehatkan Penglihatan

Stroberi bagus untuk kesehatan mata, terutama karena mengandung banyak vitamin C. Berdasarkan American Optometric Association, asupan vitamin C penting untuk kesehatan mata. Antioksidan ini menurunkan risiko katarak dengan membantu tubuh melawan kerusakan radikal bebas. Juga memberikan perlindungan terhadap penyakit mata, seperti glaukoma.

Vitamin C juga penting untuk memperkuat kornea dan retina mata. Jika diasup bersama nutrisi penting lain, vitamin C melambatkan perkembangan degenerasi makula terkait penuaan dan penurunan ketajaman penglihatan. Degenerasi makula adalah penyebab utama kebutaan pada lansia.

Nutrisi penting lain dari stroberi adalah potasium. Tanpa potasium, kadar air pada tubuh bisa kehilangan keseimbangan dan memicu mata kering. Selain itu, potasium membantu menyeimbangkan tekanan okular di mata. Gangguan apa pun pada tekanan ini bisa sangat berbahaya bagi mata.

Mendukung Kehamilan yang Sehat

Bagi ibu-ibu hamil atau yang sedang berusaha untuk hamil, masukkanlah strawberry dalam menu sehari-hari. Ini terutama karena buah strawberry mengandung banyak asam folat, yang penting bagi pembentukan dan perkembangan otak janin di tahap awal kehamilan. Selain itu, asupan folat yang cukup selama kehamilan membantu menurunkan risiko cacat kelahiran.

Penelitian tahun 1999 pada Pediatrics melaporkan bahwa asupan folat yang cukup oleh ibu hamil sangat dibutuhkan untuk mencegah cacat bayi saat lahir. Penelitian lain di tahun 2007 yang diterbitkan American Journal of Clinical Nutrition melaporkan bahwa kekurangan folat dikaitkan dengan cacat tabung saraf.

Selain folat, strawberry juga mengandung iodin, yang dibutuhkan untuk perkembangan otak. Sedikit kekurangan iodin saja dapat membahayakan perkembangan otak bayi Anda.

Di saat bersamaan, konsumsi strawberry juga memberikan Anda kalsium, magnesium, vitamin C, dan nutrisi vital lain yang diperlukan untuk kesehatan Anda maupun bayi di perut Anda.

Jadi sekarang kita sudah mengerti bahwa keunggulan stoberi bukan hanya penampilan uniknya dan rasanya yang khas, tapi juga beragam manfaat stroberi yang cukup mengagumkan bagi kesehatan.

Mulai dari menurunkan darah tinggi, mengatasi artritis dan asam urat, mencegah penyakit jantung, atau mengendalikan diabetes—manfaat strawberry yang mana kah yang Anda inginkan?

Advertisement
Alinesia