Tips Agar Cepat Pulih Setelah Operasi

501

Diedit:

Jika Anda baru saja selesai menjalani suatu operasi dan hasilnya sukses, maka Anda boleh bernapas lega karena sudah berhasil melewati tahap yang sulit. Dan sekarang Anda sedang dalam proses pemulihan yang kata dokter bisa memakan waktu lama. Sebenarnya, Anda tidak perlu berlama-lama dalam proses ini. Inilah tips agar cepat pulih setelah operasi.

Ikutilah Petunjuk dokter

Mungkin tips ini kelihatannya sangat gampang, tetapi kenyataannya tidak demikian. Mengikuti petunjuk dokter berarti mengikuti semua petunjuk sampai yang terkecil sekalipun itu kelihatannya tidak penting atau konyol.

Jika dokter menganjurkan agar tidak mengangkat benda apapun selama 1 minggu setelah operasi, pasti ada alasannya. Jika dokter melarang Anda mengendarai kendaraan, ini pasti untuk keselamatan Anda—dokter tahu Anda tidak sanggup mengendarai dengan baik beberapa waktu setelah operasi. Bahkan meskipun Anda merasa fisik sudah cukup kuat, belum tentu organ internal Anda sudah benar-benar pulih.

Mengabaikan petunjuk dokter bisa berakibat masalah yang berkepanjangan, misalnya infeksi, luka, atau perdarahan yang berlebihan.

Makan Makanan yang Benar Setelah Pulih

Setelah operasi, Anda mungkin merasa mual atau sembelit. Tapi meskipun Anda mungkin tidak lapar atau tidak ingin makan, penting untuk makan makanan sehat yang mempercepat penyembuhan.

Jenis makanan tertentu dapat membantu mengatasi rasa kelelahan dan juga membantu proses pemulihan tubuh. Makanan yang Anda butuhkan setelah operasi antara lain:

Protein—Protein sangat penting untuk menyembuhkan luka operasi, jadi usahakan untuk mendapatkan banyak makanan berprotein tinggi seperti ayam dan telur.

Vitamin C—Beberapa riset menunjukkan bahwa vitamin C dan Zink dapat membantu pemulihan, jadi makanlah banyak buah-buahan yang mengandung Vitamin C.

B12 dan Besi—Keduanya membantu fungsi tulang sumsum dalam membentuk sel-sel darha baru, jadi upayakan banyak makan ikan, telur, dan makanan yang mengandung B12 dan zat besi.

Baca juga:  Mengenal Jenis IOL: Intraocular Lens!

Serat dan probiotik—Ini merupakan kombinasi yang membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan juga menjaga saluran pencernaan tetap lancar. Makanlah yogurt dan produk gandum utuh sebagai cara mudah untuk mendapatkan cukup banyak serat serta probiotik.

Makanan yang harus dihindari, antara lain:

Minuman energi—Memang penting untuk tetap terhidrasi, tetapi kandungan sodium di minuman energi menyebabkan tubuh kehilangan cairan.

Makanan manis—Batasi konsumsi gula karena ini bisa meningkatkan kelelahan karena fluktuasi kadar gula darah.

Jangan Bolos Jadwal Check Up

Meskipun Anda sudah merasa lebih baik, tetaplah penting untuk mengikuti jadwal check up ke dokter untuk memeriksa hal-hal yang tidak bisa Anda lihat, terutama apabila yang dioperasi adalah organ bagian dalam. Dan mungkin akan ada penyesuaian obat-obatan yang diresepkan.

Mintalah Bantuan

Jika Anda merasa kesakitan saat melakukan tugas tertentu, jangan ragu-ragu untuk minta bantuan. Rasa sakit yang hebat bisa meningkatan risiko pembekuan darah dan pneumonia. Minta bantuan dapat berarti minta anggota keluarga atau teman untuk membantu tugas sehari-hari.

Berjalanlah (Tapi Pelan-Pelan)

Segera setelah Anda sanggup berjalan, kemungkinan dokter akan menganjurkan Anda banyak berjalan untuk mencegah pembekuan darah. Berjalanlah pelan-pelan untuk membantu mencegah berbagai komplikasi akibat kurang gerak, seperti pneumonia dan trombosis vena dalam. Berjalan setiap 1 atau 2 jam akan membantu mengurangi risiko komplikasi ini.

Berhenti Merokok

Tidak soal dalam situasi apapun, termasuk setelah operasi, semuanya merupakan saat yang tepat untuk berhenti merokok. Efek merokok bagi perederan darah sangat bertentangan dengan apa yang tubuh lakukan untuk menyembuhkan luka operasi.

Apabila Anda baru saja selesai menjalani suatu prosedur pembedahan, maka yang paling baik ialah menaati semua petunjuk dokter. Artikel ini dibuat agar Anda bisa cepat pulih setelah operasi, dengan begitu Anda bisa kembali menikmati kenikmatan hidup seperti biasanya.

Baca juga:  Biopsi: Jenis, Prosedur, dan Hasilnya
Advertisement
Alinesia