Ternyata, Tidur Siang Bisa Menekan Resiko Terkena Penyakit Jantung


By Fery Irawan

Di zaman modern yang menuntut mobilitas tinggi, rehat sejenak untuk tidur siang bisa dibilang sudah hampir mustahil. Perhatikan saja fenomena di kantor-kantor, di pertokoan, kantor pemerintahan dan tempat-tempat sibuk lainnya.

Para pekerja nampak begitu terlena dengan berbagai aktifitasnya. Jangankan berpikir untuk tidur siang, jam makan siang saja sering dilanggar karena beban pekerjaan yang menumpuk.

Memang kenapa mesti tidur siang? Tidur siang sangat mungkin dianggap enteng oleh mayoritas orang. Namun, tahukah Anda bahwa dengan mengistirahatkan sejenak pikiran dan fisik Anda di siang hari, di tengah segala aktifitas kerja Anda, sangat bermanfaat dalam menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Begitulah faktanya, bahwa tidur siang yang dilakukan secara konsisten akan berefek dalam membantu kadar stres seseorang dan yang terpenting mampu menurunkan resiko terkena penyakit jantung.

Penelitian Seputar Tidur Siang

Klaim di atas tentu bukan sebatas bualan semata. Namun, kesimpulan yang berdasarkan hasil kerja ilmiah secara valid. Sebagaimana disimpulkan dalam sebuah penelitian yang pernah dilakukan oleh Sarah Conklin dan Ryan Brindle dari Allegheny University di Pennsylvania, tidur siang memberikan efek positif yang sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia.

Efek positif tersebut sangat mempengaruhi kondisi saluran kardiovaskular yang membantu dalam menjaga tekanan darah tetap seimbang. Beban kerja yang berat dan tingkat stres yang tinggi akan berimplikasi pada kelelahan fisik dan psikis yang selanjutnya akan menyebabkan tekanan darah menjadi tidak seimbang.

Kondisi demikian dalam jangka panjang akan memaksa kinerja jantung semakin berat dan lama-kelamaan jantung akan mengalami kelelahan. Dalam penelitian yang dilakukan oleh Cronklin dan Brindle di atas melibatkan setidaknya 85 orang yang kemudian dibagi menjadi dua kelompok, yakni kelompok pertama melakukan tidur secara rutin minimal 1 jam sehari dan kelompok lainnya tidak melakukan tidur siang.

Pasca kuesioner dibagikan, yang kemudian diikuti dengan pemeriksaan tekanan darah dan interval denyut nadi, maka diperoleh kesimpulan bahwa memang tingkat stres kedua kelompok diatas tak terpaut signifikan.

Begitu juga bahwa aktifitas tidur siang tidak membantu menurunkan kadar stres secara drastis. Namun, apabila dibandingkan, kelompok yang melakukan tidur siang paling tidak satu jam dalam seharinya memiliki interval nadi dan tekanan darah yang cenderung stabil.

Begitu juga dengan hasil penelitian lainnya yang dilakukan oleh ilmuwan Yunani selama enam tahun lamanya yang menyimpulkan bahwa orang yang senantiasa tidur siang selama paling tidak 30 menit dalam setiap harinya memiliki resiko 37% lebih rendah terhadap gangguan penyakit jantung.

Hasil di atas semakin dilegitimasi dengan pendapat para ahli bahwa tidur siang sangat berperan dalam membuat orang untuk rileks dan bisa juga mengurangi tingkat stres.

Bahkan, persentase penyakit jantung lebih kecil ditemukan di negara-negara yang penduduknya rutin melakukan tidur siang dibandingkan negara yang penduduknya tidak pernah tidur siang.

Urgensi Tidur Siang bagi Pekerja

Tahukah Anda bahwa tidur siang telah membantu menurunkan resiko gangguan jantung pada para pekerja sebanyak 64%. Sedangkan pada pria pengangguran, hasilnya hanya sekitar 36% saja.

June Davison dari British Heart Foundation menyatakan bahwa tidur siang yang dilakukan di tengah-tengah jam kerja dapat membantu dalam mengurangi resiko penyakit jantung, terutama bagi kalangan pekerja. Maka, jadwal pekerjaan dengan waktu istirahat harus diseimbangkan.

Mengingat pentingnya tidur siang bagi para pekerja, sebuah perusahaan alumunium dan besi di Southington Connecticut, Yarde Metals memiliki ruangan khusus bagi para pekerjanya untuk tidur siang.

Fasilitas yang diberikan di ruangan khusus untuk tidur siang itupun terbilang lengkap dimana ada bantal yang lembut, sofa kulit, penerangan yang remang-remang untuk memaksimalkan tidur siang karyawannya.

Perusahaan tersebut sadar bahwa tidur siang banyak memberikan manfaat kepada setiap pekerjanya, bahkan tingkat produktifitas kalangan pekerja juga meningkat.

Mengingat betapa pentingnya tidur siang terutama untuk tingkat kesehatan organ vital manusia-jantung-maka, sebaiknya mulai saat ini Anda mengupayakan untuk tidur siang sekalipun sedang diburu oleh deadline pekerjaan.

Percayalah bahwa kalau Anda secara konsisten menyeimbangkan antara jam bekerja dan beristirahat maka kualitas hidup akan meningkat. Tidur siang memiliki banyak sekali manfaat, terutama untuk kesehatan jantung dan penurunan tingkat stres.

Oleh karena itu, melakukannya secara konsisten merupakan langkah yang tepat untuk menjaga kesehatan dan juga produktifitas kerja. Perusahaan-perusahaan di Amerika Serikat saja yang selama ini terkenal memiliki penduduk yang “gila kerja”, menyadari pentingnya tidur siang, kini sudah mulai memberikan waktu kepada para pekerjanya untuk beristirahat. Jadi, tidak ada alasan untuk kita tidak mengistirahatkan sejenak tubuh kita pasca makan siang.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}