Tangan Sering Gemetar, Gejala Penyakit Apa?


By Cindy Wijaya

Akhir-akhir ini Anda merasa tangan jadi sering gemetaran. Atau mungkin gejala ini sudah lama dirasakan, cuman belakangan ini terasa semakin parah. Mungkin gejala ini berangsur-angsur kian terasa. Atau bisa juga hanya terjadi sewaktu sedang stres atau marah. Tetapi lebih berbahaya lagi jika penyebab tangan sering gemetar adalah suatu penyakit.

Apa pun penyebabnya, gejala tangan (atau kadang-kadang kaki dan bagian tubuh lain) yang bergetar sendiri ini disebut dengan istilah ‘tremor’. Gejala ini sering dialami orang-orang lebih daripada yang Anda kira, dan penyebab serta dampaknya cukup bervariasi. Di bawah ini dijelaskan beberapa penyebab tangan sering gemetar.

Tremor Esensial

Dari semua hal lain, tremor esensial (TE) adalah yang paling sering menyebabkan tremor. Ini adalah jenis penyakit yang paling tersebar luas pada sistem saraf. TE biasanya dimulai di tangan, lalu dapat berpindah ke lengan, kepala, organ suara, atau bagian tubuh lainnya.

TE punya gejala yang berbeda dari jenis tremor lainnya, karena penyakit ini membuat tangan bergetar sewaktu sedang bergerak. Sedangkan kebanyakan tremor lain terjadi pada saat tangan sedang diam.

Penyakit TE bisa diakibatkan oleh perubahan pada gen (mutasi). Itu berarti jika salah satu orang tua Anda mengalami tremor, maka Anda jadi lebih rentang untuk merasakannya juga. Selain itu, toksin dari lingkungan juga dapat menjadi penyebabnya, tetapi hal ini masih perlu diteliti lebih jauh. Sering kali penyakit ini dimiliki oleh orang-orang di atas usia 40 tahun, walaupun orang dari usia mana pun bisa juga mengalaminya.

Beruntung TE tidaklah berakibat fatal, namun gejalanya bisa kian bertambah seraya waktu berlalu. Dan akan semakin buruk jika diperparah oleh stres, kelelahan, dan kebanyakan minum kafein. Jika itu yang Anda alami, bisa saja suatu saat Anda akan kesulitan sewaktu makan, minum, menulis, dan melakukan berbagai kegiatan lain akibat tremor.

Walaupun tersedia pengobatan-pengobatan untuk menangani TE, namun belum ada yang sanggup menuntaskannya. Dokter mungkin akan memberikan pilihan pengobatan dengan jalan operasi atau terapi stimulasi otak—dokter menanamkan perangkat di otak yang membantu mengontrol tremor.

Penyakit Parkinson

Tremor adalah salah satu gejala awal Parkinson—penyakit yang telah diderita oleh sekitar 10 juta orang di seluruh dunia. Memang tidak semua penderitanya mengalami gejala tangan sering gemetar, namun kebanyakan orang yang mulai terkena Parkinson akan merasakan sedikit pergerakan pada tangan, kaki, atau bahkan di salah satu jarinya.

Dalam sebagian besar kasus, termor hanya memengaruhi satu sisi tubuh saja, dan paling sering terjadi ketika Anda sedang mengendurkan otot. Itu sebabnya gejala ini disebut resting tremor (tremor saat istirahat).

Ketika sedang bergerak, getaran akan berhenti. Bahkan sedikit menggerakkan jari-jari pun dapat membantu menghentikan tremor. Sama seperti dengan jenis tremor lainnya, gemetar akan semakin parah bila Anda stres atau merasakan luapan emosi.

Seraya waktu berlalu, penyakit Parkinson mungkin akan semakin memburuk sehingga dapat menyebar dari satu sisi tubuh ke sisi yang sebelahnya.

Multiple Sklerosis (MS)

Penyebab tangan sering gemetar ini adalah penyakit yang menyerang sistem imun tubuh, otak, saraf, serta sumsum tulang belakang. Jika tremor disebabkan oleh penyakit MS, kemungkinan besar Anda akan merasakan getaran pada tangan atau kaki. MS dapat menyebabkan gejala tremor sewaktu Anda sedang diam maupun saat bergerak.

Penderita MS mungkin akan merasakan tremor yang lebih parah sewaktu sedang mencoba menggapai atau memegang sesuatu, atau saat ingin mengarahkan tangan atau kakinya ke arah tertentu. Tremor akibat MS juga dapat terjadi pada bola mata yang menghasilkan gerakan mata gelisah.

Pada kasus penyakit ini, tremor disebabkan karena ada plak—area yang rusak—di sepanjang jalur saraf kompleks yang bertanggung jawab untuk koordinasi gerakan. Gejala ini bisa juga disertai dengan keluhan sulit berbicara (disartria) atau sulit menelan (disfagia)—dua kegiatan yang banyak diatur oleh jalur-jalur saraf kompleks yang sama.

Penyebab Tremor yang Bukan Penyakit

Tangan sering gemetar belum tentu tanda-tanda adanya penyakit. Adakalanya tremor adalah pertanda tubuh Anda sedang merespon sesuatu, misalnya:

  • Obat:
    Penyebab tremor yang tersering adalah obat-obatan yang menghambat zat kimia otak bernama dopamin. Zat kimia ini dapat sangat memengaruhi mood seseorang. Jadi kadang-kadang digunakan obat-obatan untuk menstabilkan mood, tetapi mengakibatkan efek samping seperti tremor. Oleh sebab itu, gejala tremor akan hilang bila konsumsi obat dihentikan.
  • Kekurangan B12:
    Tanpa kecukupan vitamin B12, sistem saraf tidak sanggup berfungsi sebagaimana mestinya. Anda bisa mendapatkannya dari daging, ikan, daging unggas, telur, dan susu. Salah satu tanda kekurangan asupan vitamin B12 adalah tangan jadi gemetaran.
  • Stres:
    Stres akibat problem ekonomi, tekanan di tempat kerja, keretakan perkawinan, problem kesehatan, atau problem kehidupan lainnya, semuanya dapat memperburuk tremor. Amarah, kelaparan, atau kurang tidur juga bisa memicu getaran pada tangan Anda. Jika penyebab tangan sering gemetar adalah hal-hal tadi, maka ini disebut sebagai tremor fisiologis.
  • Gula darah rendah:
    Secara medis, masalah ini disebut sebagai hipoglikemia. Kadar gula darah apabila terlalu rendah dapat memicu respon stres alami tubuh Anda sehingga tangan jadi bergetar.
  • Tiroid terlalu aktif:
    Kelenjar tiroid berada di leher, tepatnya di atas tulang selangka. Jika kelenjar itu terlampau aktif bekerja, seluruh tubuh pun akan terpengaruh. Anda mungkin akan jadi susah tidur, jantung berdebar-debar, dan tangan jadi gemetaran.
  • Kerusakan saraf:
    Kecelakaan, penyakit, atau masalah pada sistem saraf pusat dapat menjadi penyebab tremor. Istilah medis untuk masalah ini adalah neuropati perifer. Problem kesehatan ini dapat memengaruhi tangan maupun kaki.
  • Gejala penarikan alkohol:
    Absen minum alkohol bisa jadi penyebab tremor yang Anda alami akhir-akhir ini. Bila sebelumnya Anda hanya minum alkohol sewaktu-waktu, mungkin tremor hanya akan berlangsung selama beberapa hari. Tetapi jika Anda sebelumnya adalah peminum berat dalam waktu yang lama, kemungkinan tremor baru akan hilang setelah satu tahun absen minum alkohol, atau bahkan lebih lama.

Jika tremor yang Anda rasakan masih ringan dan jarang-jarang, untuk sementara waktu Anda bisa mencoba mengatasinya dengan mengurangi minum kafein (kopi atau teh), hindari alkohol, perbanyak istirahat, dan konsumsi makanan bervitamin untuk saraf (misalnya vitamin B12). Tetapi apabila keluhannya tidak juga membaik, atau malah semakin bertambah buruk, mungkin Anda perlu mendapat pengobatan medis untuk mengatasinya.

Karena ada bermacam-macam penyebab tangan sering gemetar, maka pengobatannya juga berbeda-beda tergantung pada penyebab dibaliknya. Jadi sebelum mulai mencoba jenis pengobatan apa pun, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter untuk memastikan apa penyebab tremor yang Anda alami.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}