Stadium Kanker Getah Bening

565
Kanker Getah Bening: fase, level, tahap, tingkat, atau stadium kanker getah bening
Sumber Gambar: shutterstock

Diedit:

Stadium kanker getah bening dicari tahu setelah dokter mendiagnosis penyakit ini. Penentuan stadium adalah proses untuk melihat bagian mana dari tubuh Anda yang memiliki limfoma (kanker getah bening). Dalam menentukannya, dilakukan tes-tes dan pemindaian untuk membantu dokter meninjau stadiumnya.

Para dokter mengelompokkan limfoma menjadi beberapa stadium berbeda karena ini membantu mereka untuk merencanakan pengobatan dan obat kanker getah bening yang tepat. Telah dilakukan penelitian selama bertahun-tahun untuk melihat jenis dan kombinasi pengobatan mana yang bekerja bagi masing-masing stadium.

Penentuan stadium kanker getah bening Hodgkin dan Non-Hodgkin pada orang dewasa menggunakan sistem yang sama. Tetapi ada beberapa pengecualian, yaitu stadium untuk limfoma yang berawal di kulit; dan limfoma pada anak-anak.

Apa Saja Stadium Kanker Getah Bening?

Stadium untuk kanker getah bening Hodgkin maupun Non-Hodgkin sama saja. Terdapat 4 jenis stadium limfoma yang utama. Angkanya dari 1 sampai 4, kadang juga ditulis dalam angka Romawi yaitu I sampai IV. Bisa juga diikuti huruf-huruf tertentu setelah angka-angka tersebut.

Kanker Getah Bening Stadium 1

Pada stadium ini hanya ada limfoma di 1 kelompok kelenjar getah bening. Kelenjar-kelenjar getah bening tersebut mungkin berada di leher atau ketiak, atau di bagian mana pun dari tubuh, entah di atas atau di bawah diafragma (batas antara rongga dada dan rongga perut).

Stadium limfoma 1 E berarti limfoma berawal di satu organ tubuh di luar sistem limfatik dan limfoma hanya ada di organ tersebut. Ini disebut limfoma ekstranodal.

Kanker Getah Bening Stadium 2

Pada stadium ini limfoma ada di 2 kelompok kelenjar getah bening atau lebih. Mereka bisa berada di bagian mana pun pada tubuh, tapi untuk bisa didiagnosis sebagai limfoma stadium 2, mereka semuanya harus ada di sisi yang sama dengan diafragma.

Anda mungkin mendapati ada angka yang ditulis lebih kecil di depan kata stadium, misalnya stadium 23. Angka kecil ini memberitahukan seberapa banyak kelompok kelenjar getah bening yang mengandung limfoma.

Baca juga:  7 Ciri-Ciri Kanker Getah Bening yang Mudah Dikenali

Kanker Getah Bening Stadium 3

Pada stadium kanker getah bening ini, ada kelenjar-kelenjar getah bening yang mengandung limfoma di kedua sisi dari diafragma (di atas maupun bawahnya).

Kanker Getah Bening Stadium 4

Ini adalah stadium kanker getah bening yang paling lanjut. Sel-sel limfoma telah menyebar ke setidaknya 1 organ tubuh di luar sistem limfatik, misalnya di paru-paru, hati, sumsum tulang, atau tulang padat.

Limpa dan timus adalah bagian dari sistem limfatik, jadi limfoma di organ tersebut tidak tergolong sebagai kanker getah bening stadium 4.

Huruf-Huruf pada Nama Stadium Kanker

Anda mungkin melihat huruf ‘A’ atau ‘B’ setelah angka stadium. ‘A’ artinya Anda tidak mengalami gejala-gejala umum apa pun. ‘B’ artinya Anda mengalami 1 atau lebih dari gejala-gejala kanker getah bening yang umum berikut:

  • Berat badan turun tanpa sebab (lebih dari 10% dari berat badan semula dalam waktu 6 bulan sebelum didiagnosis)
  • Berkeringat di malam hari
  • Demam (temperatur di atas 38 derajat C)

Para dokter kadang menyebutnya sebagai ‘gejala-gejala B’.

Sebagai contoh, jika stadium kanker getah bening Anda adalah 2 A, itu artinya Anda punya limfoma di 2 kelompok kelenjar getah bening atau lebih di satu sisi diafragma yang sama, dan Anda tidak mengalami gejala-gejala B apa pun.

Jika stadium Anda ditulis sebagai 1 B, itu artinya Anda punya limfoma di 1 kelompok kelenjar getah bening atau lebih, dan Anda setidaknya mengalami salah satu gejala-gejala B.

Limfoma Ekstrnodal dan Limfoma di Limpa

Dokter juga kadang menggunakan huruf ‘E’, yang merupakan singkatan dari ‘ekstranodal’. Itu artinya limfoma bermula di organ tubuh yang bukan bagian dari sistem limfatik, contohnya di sistem pencernaan atau kelenjar air liur. Itu tidak termasuk limfoma yang telah menyebar ke organ tubuh.

Limpa dan timus adalah organ-organ tubuh yang merupakan bagian dari sistem limfatik. Sebab itu limfoma yang ada di kedua organ ini tidak dianggap sebagai ekstranodal. Jika Anda memiliki limfoma di limpa, dokter mungkin menuliskan ‘S’ setelah nama stadium; dimana 1 S berarti kanker getah bening stadium 1 yang hanya ada di limpa.

Apa Artinya Stadium Kanker Getah Bening ‘Awal’ dan ‘Lanjut’?

Anda mungkin mendengar dokter mengatakan bahwa limfoma Anda berada pada stadium ‘awal’ atau ‘lanjut’. Ini adalah versi sederhana dari sistem penentuan stadium di atas.

Baca juga:  Kanker Getah Bening: Serangan Kanker Pada Sel Limfatik

Stadium ‘awal’ artinya Anda berada pada kanker getah bening stadium 1 atau 2. Kelenjar getah bening yang mengandung sel-sel limfoma semuanya ada pada satu sisi yang sama dari diafragma Anda.

Stadium ‘lanjut’ artinya Anda berada pada kanker getah bening stadium 3 atau 4. Kelenjar getah bening yang mengandung sel-sel limfoma ada pada kedua sisi dari diafragma Anda, atau ada limfoma yang sudah menyebar ke organ tubuh di luar sistem limfatik, seperti sumsum tulang, hati, atau paru-paru.

Sistem limfatik ada di seluruh tubuh anda, jadi bukan hal yang aneh jika mendapati limfoma telah menyebar luas ketika pertama didiagnosis. Tidak seperti jenis kanker lainnya, stadium kanker getah bening tahap lanjut masih dapat diobati dengan sukses.

Bergantung pada jenis limfomanya, kanker ini mungkin akan diobati atau terus dipantau perkembangannya dalam jangka panjang. Ini penting bagi dokter untuk menentukan stadium kanker getah bening Anda secara akurat.

Mengidentifikasi stadium limfoma dengan benar akan membantu mereka untuk menentukan jenis pengobatan yang paling cocok, dan memberikan dasar untuk memantau seberapa baik pengobatannya akan bekerja.

Apa Artinya ‘Tingkat’ pada Kanker Getah Bening?

Anda mungkin mendengar dokter memberitahukan tentang ‘tingkat’ dari limfoma Anda. Tingkat ini menggambarkan seperti apa sel-sel limfoma terlihat ketika diperiksa dengan mikroskop. Tingkat dari limfoma juga membantu dokter untuk menentukan jenis pengobatan kanker getah bening yang terbaik bagi Anda.

Limfoma Non-Hodgkin biasanya dikategorikan sebagai ‘tingkat-tinggi’ atau ‘tingkat-rendah’. Limfoma tingkat-tinggi artinya sel-sel terlihat membelah diri dengan cukup cepat. Ini berarti limfoma mungkin bisa berkembang dengan relatif cepat.

Pada limfoma tingkat-rendah, sel-sel terlihat membelah diri dengan lebih lambat. Ini berarti limfoma mungkin berkembang dengan lebih lambat. Limfoma folikular adalah jenis limfoma tingkat-rendah yang paling umum.

Menentukan Tingkat dari Limfoma Folikular

Penderita limfoma folikular mungkin juga diberikan tingkatan, yaitu: 1, 2, dan 3. Ini berkaitan dengan jumlah dari sel-sel limfoma folikular yang besar yang dapat terlihat di bawah mikroskop:

  • Tingkat 1 artinya ada sekitar 0 – 5 sel-sel besar.
  • Tingkat 2 artinya ada sekitar 6 – 15 sel-sel besar.
  • Tingkat 3 artinya ada lebih dari 15 sel-sel besar.

Tingkat 3 juga bisa dibagi menjadi 2 subkategori: 3 A dan 3 B. Pada 3 A ada lebih dari 15 sel-sel limfoma besar. Pada 3B, jaringannya hampir seluruhnya terdiri dari sel-sel limfoma besar ini.

Tingkatan kanker getah bening folikular tidak banyak berpengaruh pada jenis pengobatan yang ditentukan dan hasil akhirnya, kecuali tingkat 3 B—dimana ada perkembangan yang lebih cepat dari tingkatan lain. Limfoma folikular 3 B biasanya ditangani mirip seperti cara penanganan limfoma sel B yang perkembangannya cepat.

Stadium kanker getah bening bisa jadi rumit untuk dibaca dan dimengerti. Karena itu jangan segan-segan bertanya kepada dokter yang menangani Anda jika Anda punya pertanyaan seputar stadium kanker getah bening, mereka dapat menjelaskannya kepada Anda dengan cara yang lebih sederhana.