Kanker Getah Bening: Serangan Kanker Pada Sel Limfatik

574
Penyakit Kanker Getah Bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan)
Sumber Gambar: Shutterstock

Diedit:

Kanker getah bening juga disebut sebagai lymphoma. Kanker ini bermula di sel-sel yang adalah bagian dari sistem kekebalan tubuh. Penting untuk mengetahui jenis kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan). Karena itu memengaruhi pilihan pengobatan yang tersedia serta prognosis (harapan hidup) Anda.

Kesadaran akan penyebab, ciri-ciri, juga pengobatan kanker adalah kunci untuk mengurangi angka kejadian penyakit ini serta kematian yang diakibatkannya. Artikel ini dapat membantu Anda memahami apa saja penyebab kanker yang harus diantisipasi, ciri-ciri yang mesti diwaspadai, dan pilihan pengobatan yang umumnya tersedia.

Kanker Getah Bening

Seberapa kenal Anda dengan setiap organ yang berada dalam tubuh Anda? Sebenarnya tubuh kita terdiri dari jaringan pembuluh getah bening serta kelenjar getah bening yang menjadi bagian penting dari sistem pertahanan tubuh.

Jaringan getah bening ini berfungsi dalam mengumpulkan cairan, sisa pembuangan, dan partikel lain (seperti virus dan bakteri) yang berada di jaringan-jaringan tubuh lainnya. Sama seperti bagian tubuh lainnya, kelenjar getah bening juga tidak lepas dari ancaman penyakit kanker. Ya, salah satu jenis penyakit yang ganas dan memengaruhi seluruh fungsi tubuh.

Sebelumnya mari kita mengenal terlebih dahulu apa itu sistem limfatik? Sistem limfatik terdiri dari jaringan pembuluh getah bening dan kelenjar getah bening. Pembuluh getah bening memiliki kemiripan dengan pembuluh darah dalam hal cara kerjanya, bedanya pembuluh getah bening membawa cairan bening yang disebut limfa, sedangkan pembuluh darah membawa darah.

Cairan limfa mengandung sel darah putih yang berguna dalam melawan infeksi. Cairan ini keluar dari dinding kapilar menuju jaringan atau sel tubuh lainnya, ia juga membawa oksigen beserta nutrisi yang dibutuhkan tubuh.

Saat proses keluarnya cairan limfa, ia juga berfungsi sebagai pembersih yang menyingkirkan zat-zat yang tidak dibutuhkan tubuh, seperti karbondioksida dan membawanya keluar dari sel. Namun, tiba saatnya sewaktu cairan limpa menumpuk, sehingga timbul pembengkakan pada kelenjar getah bening dan area sekitarnya.

Saat sel kanker mulai menyebar itu dapat melalui 2 cara, yaitu; melalui sistem peredaran darah atau melalui sistem getah bening. Bila ini terjadi pada getah bening, biasanya akan berakhir di kelenjar getah bening. Apabila sel kanker tidak mati, ia akan menjadi sel kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan).

Jenis Kanker Getah Bening

Tahukah Anda, kanker getah bening sendiri terbagi dalam dua kategori. Ini berdasarkan tingkat keganasan serangan sel kanker. Kedua jenis kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) ini ialah:

Hodgkin’s Lymphoma , juga dikenal sebagai penyakit Hodgkin, adalah jenis kanker pada sistem limfatik. Penyakit Hodgkin paling umum terjadi pada dua kelompok umur yang berbeda: dewasa (usia 15 hingga 35) dan lansia (di atas usia 50). Penyakit ini lebih umum dialami oleh pria daripada wanita.

Non-Hodgkin’s Lymphoma , diklasifikasikan ke dalam berbagai subtipe berdasarkan pada sel asalnya yaitu; sel B atau sel T. Risiko mengembangkan non-Hodgkin lymphoma meningkat seiring bertambahnya usia dan lebih sering terjadi pada laki-laki daripada perempuan.

Dua jenis utama kanker getah bening adalah limfoma Hodgkin dan non-Hodgkin. Perbedaan kedua jenis kanker ini adalah karakteristik unik tertentu dari sel kanker yang berbeda. Lalu apa sebenarnya yang menyebabkan terjadinya serangan kanker tersebut?

Baca juga:  Pengobatan Kanker Getah Bening

Obat Kanker Getah Bening

Dalam mempertimbangkan pengobatan kanker, Anda perlu mempertimbangkan semua pilihan yang ada, termasuk alternatif alaminya. Salah satu pilihan obat kanker getah bening alami yang terbaik adalah herbal Sarang Semut Papua.

Sarang Semut adalah herbal asli Papua yang sudah teruji khasiatnya sebagai obat berbagai jenis kanker. Berkat kandungan senyawa aktif seperti tokoferol dan berbagai mineral bermanfaat di dalamnya sehingga ampuh dimanfaatkan dalam pengobatan kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan).

Sarang Semut Papua

Salah satu kandungan bermanfaatnya adalah tokoferol yang sampai sekitar 313 ppm. Penelitian memperlihatkan bahwa tokoferol sebanyak 12 ppm saja sudah sanggup meredam radikal bebas sampai 96%. Sedangkan Sarang Semut dengan kandungan setinggi 313 ppm tentunya memiliki kemampuan yang jauh lebih tinggi.

Kemungkinan berkat kandungan tokoferol yang tinggi inilah yang menjadikan Sarang Semut bekerja relatif cepat sebagai obat kanker. Jika dibandingkan dengan herbal-herbal untuk kanker lainnya. Dari pengalaman para penggunanya, mereka rata-rata sudah merasakan perbaikan positif sejak 1 – 3 bulan pertama pemakaian.

Jika Anda sedang mempertimbangkan untuk mencoba pengobatan alami. Dianjurkan untuk konsultasikan dulu dengan dokter yang menangani dan tanyakan juga pendapat dari keluarga Anda. Mereka mungkin bisa membantu Anda untuk mendapatkan informasi lebih lengkap mengenai pengobatan tersebut, dan membantu Anda untuk memutuskan dengan bijak.

Indikasi Kanker Getah Bening

Indikasi kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) bisa berbeda, bergantung pada jenis serta lokasi dimana tumbuhnya. Di bawah ini akan dijelaskan sejumlah gejala kanker yang paling umum.

Berat Badan Turun

Berat badan turun tanpa sebab meskipun Anda tidak sedang diet atau rajin olahraga.

Berkeringat

Kanker bisa menyebabkan penderitanya berkeringat di malam hari sehingga baju dan seprai jadi basah. Keluhan ini bisa menjadi ciri-ciri kanker jenis apa pun dan juga dapat dialami di siang hari.

Gatal-Gatal

Gatal-gatal dengan kemunculan ruam atau tidak bisa menjadi gejala kanker. Gejala ini mungkin sangat mengganggu, khususnya di saat cuaca sedang panas.

Keletihan

Keletihan bisa menjadi tanda adanya kanker. Ini adalah perasaan tidak enak karena merasa lelah. Itu berarti Anda merasa kelelahan tanpa sebab yang jelas atau merasa kehabisan tenaga setelah melakukan hal-hal kecil.

Pembengkakan Kelenjar Getah Bening

Tanda kanker yang paling umum adalah munculnya satu atau beberapa benjolan. Ini adalah kelenjar getah bening yang membesar (bengkak) dan biasanya tidak terasa sakit. Mereka sering kali terlihat di leher, ketiak, atau pangkal paha.

Tetapi ada pembengkakan kelenjar getah bening yang ada di area yang tidak dapat dirasakan. Di area-area ini bisa saja muncul gejala lain, misalnya batuk-batuk jika ada di dada, atau ketidaknyamanan di perut jika ada di perut.

Memiliki satu gejala atau lebih tidak secara otomatis membuat Anda menjadi penderita kanker. Ada banyak penyebab lain yang bisa menimbulkan gejala-gejala ini. Tetapi ada baiknya Anda periksa ke dokter jika muncul benjolan di tubuh yang tidak menghilang setelah 3 – 4 minggu.

Penyebab Kanker Getah Bening

Penyebab kanker getah bening terutama adalah karena terjadi perubahan (mutasi) pada gen-gen dari limfosit (jenis sel darah putih). Perubahan-perubahan tersebut mengubah caranya sel bertumbuh dan membelah diri atau mungkin mencegahnya untuk mati pada jadwalnya. Sering kali ada lebih dari satu perubahan yang terjadi di gen-gen sebelum itu mengembangkan kanker.

Baca juga:  Obat Kanker Getah Bening Alami Khas Indonesia

Kita kini telah tahu lebih banyak tentang perubahan gen pada berbagai jenis kanker. Tetapi, dalam kebanyakan kasus, tidak cukup banyak yang diketahui dari apa yang membuat perubahan tersebut terjadi. Ini mungkin karena kanker disebabkan oleh beragam hal berbeda yang masing-masing sedikit memengaruhi gen-gen. Faktor-faktor risiko yang dikaitkan dengan penyebab kanker antara lain:

  • Gangguan pada sistem kekebalan
  • Infeksi-infeksi tertentu
  • Ada kerabat dekat yang menderita kanker getah bening
  • Pernah mendapatkan perawatan untuk kanker
  • Usia tua
  • Bahan-bahan kimia tertentu, dan pekerjaan yang mengharuskan pekerjanya menggunakan bahan-bahan kimia tersebut
  • Gaya hidup, termasuk merokok, pola makan, serta obesitas

Banyak peneliti dan dokter terus mempelajari apa sebenarnya penyebab kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan). Semoga ke depannya kita bisa mendapat informasi lebih terperinci dan jelas mengenai hal ini. Beberapa limfoma disebabkan oleh perawatan atas jenis kanker lain menggunakan radiasi dan kemoterapi. Atau menggunakan obat-obatan penekan kekebalan untuk menghindari penolakan tubuh atas transplantasi organ.

Pencegahan Kanker Getah Bening

Ada sejumlah hal yang diketahui mampu meningkatkan risiko untuk mengembangkan kanker (sering disebut ‘faktor risiko’). Faktor-faktor ini dikaitkan dengan jenis kanker tertentu atau terlihat lebih sering dimiliki oleh penderita kanker. Tetapi faktor-faktor ini bukanlah penyebab kanker itu sendiri. Tindakan pencegahan kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan)dilakukan dengan menghindari faktor-faktor tersebut.

Para dokter sedang mencari cara-cara terbaik untuk menangani pasien kanker dan transplantasi organ tanpa memperbesar risiko kanker. Tetapi untuk sekarang, manfaat dari perawatan tersebut biasanya masih lebih besar jika dibandingkan dengan risiko yang ditimbulkannya.

Pemeriksaan Kanker Getah Bening

Saat dokter melihat adanya tanda-tanda kanker pada pemeriksaan awal yang Anda lakukan, atau jika keluhan-keluhan yang Anda rasakan dikhawatirkan sebagai gejala kanker. Dokter akan menyarankan Anda untuk melakukan sejumlah pemeriksaan kanker getah bening tambahan sebelum memberikan diagnosis.

Stadium Kanker Getah Bening

Informasi tentang stadium menunjukkan apakah kanker masih berada di lokasi asalnya atau sudah menyebar ke bagian tubuh lain. Terdapat 4 stadium kanker payudara, yaitu stadium 1 sampai 4. Untuk menentukan stadium kanker yang diderita pasien, dokter akan meminta pasien untuk menjalankan beragam jenis tes dan pemindaian. Agar Anda bisa memahami bagaimana kondisi yang dialami oleh pasien kanker ketika divonis kanker pada stadium tertentu, bacalah artikel berikut: Stadium Kanker Getah Bening.

Pengobatan Kanker Getah Bening

Jenis pengobatan kanker getah bening yang paling banyak digunakan adalah kombinasi antara kemoterapi dengan terapi radiasi (radioterapi). Metode pengobatan lain yang juga banyak digunakan belakangan ini adalah terapi obat tertarget yang langsung membidik fitur-fitur kunci dari sel-sel kanker.

Standar medis untuk langkah awal pengobatan ialah terapi radiasi untuk mengobati kanker stadium awal. Atau kombinasi antara kemoterapi dan radiasi.

Untuk kanker  stadium lanjut, pengobatan yang paling sering digunakan adalah kemoterapi. Dengan tambahan terapi radiasi untuk mengendalikan penyebaran sel kanker yang sudah sedemikian cepat. Bersamaan dengan kemoterapi, mungkin juga digunakan terapi obat tertarget secara rutin.

Tujuan utama dari terapi medis tersebut adalah menekan pertumbuhan sel-sel kanker. Sampai pada titik tidak lagi berkembang atau disebut sebagai kondisi remisi. Remisi tidak sama dengan sembuh. Pada kondisi remisi, seorang pasien masih memiliki sel-sel kanker dalam tubuhnya. Tetapi tidak terdeteksi serta tidak menimbulkan gejala lagi.

Namun, berbagai pengobatan medis tersebut menyebabkan sejumlah efek samping. Seperti kerontokan pada rambut, demam, mual dan muntah, timbulnya keringat di malam hari, sering merasa lelah, dan terjadinya penurunan berat badan.

Demikianlah informasi seputar kanker getah bening pada anak (bayi), lansia (orang tua), pria (laki-laki), serta wanita (perempuan) secara garis besar. Semoga dengan mengetahui apa saja penyebab kanker getah bening, ciri-ciri yang harus diwaspadai, serta pilihan pengobatan yang umumnya tersedia. Ini akan membuat Anda menjadi semakin sadar dengan kesehatan diri sendiri maupun keluarga tercinta Anda.


American Cancer Society. Lymph Nodes and Cancer. April 14, 2015. URL: https://www.cancer.org/cancer/cancer-basics/lymph-nodes-and-cancer.html.


Advertisement
Alinesia