Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

PROMO 12-12, DISKON 10% UNTUK SEMUA PAKET PRODUK, BERLAKU 12-15 DES 2017. HUBUNGI CS KAMI SEKARANG!
Ilustrasi Kanker Getah Bening Ilustrasi Kanker Getah Bening

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Getah Bening

Tahukah Anda? Kanker getah bening merupakan jenis kanker yang tumbuh pada jaringan limfosit atau pada kelenjar getah bening. Kelenjar ini berlokasi pada area-area tertentu di dalam tubuh manusia, seperti; pada area leher tak jauh dibawah telinga, pada selangkangan, dan pada area ketiak, masing-masing pada sisi kanan dan kiri.

Selain itu, kelenjar getah bening merupakan satu bagian dari sistem limfatik. Di dalam sistem ini terdapat beberapa organ pendukung lain seperti limfa itu sendiri, kelenjar thymus dan sumsum tulang belakang sebagai produsen leukosit atau cairan sel darah putih. Ketika kelenjar getah bening terserang kanker, maka dengan cepat ketiga organ lain akan tertular atau setidaknya mengalami penurunan fungsi yang serius.

Penyebab Kanker Getah Bening

Penyebab kanker getah bening cukup beragam sesuai dengan jenis kanker yang berkembang pada area kelenjar getah bening dan sistem limfatik. Untuk mengenali penyebab kanker getah bening, Anda perlu mengenali dua jenis kanker getah bening. Keduanya terjadi dengan penyebab dan kondisi yang berbeda. Adapun kedua jenis kanker getah bening tersebut adalah sebagai berikut:

Kanker Limfoma Hodgins

Kanker ini merupakan jenis kanker kelenjar getah bening primer, dimana serangan kanker berasal dari kerusakan cairan imun yang ada di dalam kelenjar getah bening. Kerusakan sel darah putih dan limfosit ini biasanya berasal dari infeksi akut pada jaringan kelenjar getah bening karena virus atau bakteri ganas.

Kerusakan sel limfosit dan sel darah putih sebagai bagian dari cairan imunitas akhirnya menyebabkan infeksi mengembangkan tipe mutasi dari DNA awal jaringan kelenjar getah bening. Kondisi ini menyebabkan sel-sel khusus pada kelenjar ini membelah diri lebih cepat, dan hidup lebih panjang terlepas dari siklus normal sel limfatik. Kasus kanker getah bening satu ini cenderung kecil hanya sekitar 10% di seluruh dunia.

Kanker Limfoma Non-Hodgins

Penyebab kanker getah bening yang satu ini biasanya berasal dari proses metastasis jaringan kanker dari organ di dekat kelenjar getah bening atau pembentukan kanker pada organ dalam sistem limfatik.

Ketika terjadi serangan kanker pada satu organ yang berlokasi di dekat satu jaringan kelenjar getah bening, maka dengan sendirinya efek disfungsi organ yang terjadi memicu kelenjar memproduksi lebih banyak limfosit atau cairan getah bening. Kadang cairan ini menjadi terlalu banyak dan membuat kelenjar menjadi terbuka terhadap sel kanker yang tertular dari organ lain yang sudah terpapar kanker.

Sifatnya sebagai kanker sekunder menyebabkan jenis kanker satu ini cukup populer di dunia medis. Bahkan dikatakan setidaknya 20% kasus kanker di dunia akhirnya memicu kanker getah bening jenis ini. Dan karena kanker sudah bersifat metastasis, maka proses penularan kanker jenis ini ke organ lain bisa menjadi dua kali lebih cepat dari jenis Limfoma Hodgins.

Dari kedua jenis kanker getah bening di atas, sebenarnya terdapat beberapa kesamaan faktor penyebab kanker getah bening bisa muncul pada seorang pasien. Beberapa penyebab umum tersebut antara lain:

  • Unsur keturunan

    Kebanyakan pasien memiliki riwayat keluarga yang mengalami kanker atau justru terserang kanker getah bening. Beberapa kasus kanker getah bening juga bisa disebabkan oleh faktor genetik dimana pasien cenderung mudah mengalami mutasi gen.

  • Efek dari toksin dan radikal bebas

    Mereka yang terbiasa merokok, meminum alkohol, pola makan kaya karsinogen, atau bekerja dalam lingkungan yang selalu terkena senyawa-senyawa kimiawi berbahaya juga gelombang radio berlebihan cenderung rentan mengalami kanker getah bening.

  • Pelemahan imunitas

    Bila imunitas menurun karena kondisi atau genetik tertentu, maka daya tahan cairan limfosit dan sel darah putih menjadi lemah dan akhirnya mudah rusak serta mudah mengalami penyimpangan DNA. 

    Cairan imunitas dari kelenjar getah bening ini kemudian berkeliling di seluruh tubuh sebagai sistem daya tahan tubuh. Melawan setiap serangan infeksi yang masuk di seluruh tubuh. Di seluruh tubuh tersebar pembuluh darah limfa yang bersandingan dengan jaringan pembuluh darah biasa. Pembuluh darah limfa ini tempat dimana sel-sel darah putih dan cairan getah bening atau limfosit, yakni cairan hasil produksi sistem imun ini berpatroli di seluruh tubuh.

    Keberadaan kanker pada kelenjar getah bening sangat berbahaya dan bisa menjadi sangat mematikan. Bahkan banyak pasien yang tak bisa diselamatkan meski sudah terdeteksi sejak stadium awal. Fungsi kelenjar sebagai produsen cairan getah bening dan pengelola aliran cairan imunitas mengelilingi tubuh menyebabkan cairan yang diproduksi terpajan sel kanker dan bibit kanker. Ketika cairan ini mengelilingi tubuh, sel-sel kanker turut terbawa dalam cairan. Disaat itulah sebenarnya cairan juga menularkan bibit kankernya ke berbagai organ lain dalam tubuh. Itu sebabnya dengan mudah kanker getah bening menyebar dan mencapai stadium akhir.

  • Infeksi

    Banyak infeksi berat yang terbentuk pada kelenjar getah bening menyebabkan kondisi pra kanker dan bila diabaikan akan menyebabkan kanker getah bening. Pada dasarnya faktor penyebab kanker getah bening adalah cairan imunitas yang berfungsi melawan infeksi.

  • Kadar lemak tinggi dalam tubuh

    Mereka yang memiliki masalah dengan obesitas biasanya memiliki masalah dalam metabolisme. Hal ini membuat tubuh tidak bisa menjalankan sistem limfatiknya dengan optimal. Kondisi ini menurunkan imunitas dan membuat cairan dalam kelenjar menjadi rentan. Mereka yang gemar berolahraga cenderung dapat meningkatkan kembali fungsi limfatik sehingga mencegah munculnya kanker getah bening.

Dengan mengetahui faktor penyebab kanker getah bening maka Anda dapat memahami cara kerja kanker yang seringkali menyerang saat pasien mengalami penurunan kondisi tubuh secara drastis. Itu sebabnya pasien kanker getah bening sulit diatasi, karena kondisi pasien cenderung menurun drastis dengan cepat.

Bahkan dikatakan kanker ini termasuk salah satu dari 7 jenis kanker yang paling mematikan di dunia. Lalu, apa gejala kanker getah bening yang perlu Anda waspadai?

Gejala Kanker Getah Bening

Gejala kanker getah bening secara medis dibagi dalam dua kategori sesuai dengan jenis kanker yang menyerang, yakni Limfoma Hodgins dan Limfoma Non Hodgins. Namun sebenarnya gejala kanker getah bening dari kedua jenis tersebut secara umum hampir serupa. Dan gejala kanker getah bening yang bersifat umum tersebut bisa Anda kenali pada beberapa kondisi sebagai berikut.

  • Pembengkakan

    Terjadi pembengkakan pada titik lokasi kelenjar getah bening seperti pada ketiak, pangkal paha atau pada titik di leher antara bawah rahang dan telinga. Pembengkakan kadang cukup terasa tetapi samar untuk dilihat, sehingga perlu untuk Anda raba. Tidak memberi efek nyeri tetapi terasa linu ketika Anda tekan.

  • Demam

    Khusus untuk gejala kanker getah bening, pasien akan mengalami keluhan demam dan kadang disertai efek menggigil. Demam bisa sangat tinggi tergantung kondisi pasien, demam ini berasal dari sistem imunitas tubuh yang mengalami gangguan. Fungsi alarm tubuh terhadap infeksi muncul begitu sistem mulai terganggu.

  • Keringat dingin di malam hari

    Masalah keringat ini masih berkaitan erat dengan sistem imunitas yang terganggu sehingga seolah membangun alarm untuk tubuh berperilaku selayaknya terserang infeksi atau peradangan.

  • Kehilangan selera makan

    Ketika Anda mengalami infeksi, kerap kali Anda juga akan mengalami masalah dengan selera makan, seolah lidah terasa pahit dan tidak nyaman untuk mencicipi makanan. Hal serupa terjadi ketika pasien mengalami kanker getah bening, alarm infeksi yang muncul karena serangan kanker membuat pasien kehilangan selera makan.

  • Menurunnya berat badan

    Bersamaan dengan hilangnya selera makan, pasien juga mengalami kendala terhadap fungsi tubuh dalam menyerap sari makanan. Itu sebabnya pasien kanker getah bening akan mengalami penurunan berat badan. Tercatat setidaknya penurunan berat badan bisa mencapai 10% tiap bulannya selama mengidap kanker getah bening.

  • Mudah letih

    Fungsi sistem limfatik memang sebagai kendali sistem daya tahan tubuh. Namun peran ini juga berkaitan dengan kemampuan tubuh dalam menjaga kualitas metabolisme. Ketika pasien mengalami serangan kanker getah bening, metabolisme lama kelamaan akan menurun seiring berkembangnya penyakit dan menurunnya sistem imunitas. Ketika metabolisme turun, maka suplai energi turut menurun dan akhirnya menyebabkan pasien mudah lelah serta letih.

  • Muncul rasa tak nyaman

    Kanker getah bening biasanya disertai pembengkakan kelenjar. Pembengkakan selalu menyebabkan sumbatan atau desakan yang mengganggu sistem normal. Salah satunya kanker pada kelenjar getah bening di leher kerap kali membuat pasien sulit menelan dan bernafas. Sedang pertumbuhan kanker pada area selangkangan kerap kali membuat pasien tak nyaman berjalan, begah karena sulit buang air dan kadang mengganggu kenyaman dalam aktivitas seksual.

Sementara itu, beberapa gejala khusus juga muncul sesuai dengan jenis kanker getah bening yang terjadi. Beberapa gejala khusus tersebut antara lain :

    • Kanker Limfoma Hodgins

      Kerap kali diawali dengan rasa gatal pada beberapa bagian permukaan kulit terutama di dekat lokasi kelenjar getah bening yang terserang. Pembengkakan pada kanker jenis ini bisa sangat besar, karena sebelumnya bisa jadi sudah terjadi pembengkakan karena infeksi.

    • Kanker Limfoma Non–Hodgins

      Biasanya sudah terjadi kanker yang berlokasi pada titik organ lain. Lokasinya tak jauh dari lokasi kelenjar getah bening yang sudah terinfeksi. Meski hal ini tidak mutlak, karena ketika sel kanker sudah bermetastasis, sel kanker bisa terbawa oleh aliran darah dan aliran sel darah putih pada jaringan limfatik di seluruh tubuh menuju kelenjar getah bening secara random. Kondisi pasien menurun drastis karena pada umumnya kondisi ini menandakan pasien mengalami kanker stadium lanjut.

Ya, memahami gejala kanker getah bening secara khusus memudahkan dalam memilih jenis pengobatan kanker getah bening mana yang cocok bagi Anda. Mengingat, kelenjar getah bening di dalam tubuh bisa mencapai 600 buah yang berbentuk gumpalan di 6 posisi tersebut diatas secara berpasangan maka perlu pengobatan yang benar-benar terarah.

Perlu diketahui bahwa kelenjar getah bening juga berfungsi sebagai salah satu benteng pertahanan tubuh manusia. Disana terdapat pusat sistem imunitas, sebagai tempat diproduksinya zat imun alami untuk melawan serangan bakteri, mikroba, virus, jamur, dan beberapa nutriprotein yang bersifat antigen dan berfungsi untuk mengendalikan pertumbuhan sel serta melawan sifat penyebab kanker. Lalu apa saja pilihan pengobatan kanker getah bening secara medis yang tersedia?

Pengobatan Kanker Getah Bening Secara Medis

Pengobatan kanker getah bening secara medis dijalankan dengan prosedur sebagaimana halnya langkah penanganan kanker lain. Hanya saja dalam mengatasi kanker getah bening Anda tidak bisa menjalankan prosedur pengangkatan jaringan karena kompleksitas fungsi dari kelenjar getah bening ini terhadap mekanisme tubuh secara menyeluruh.

Karenanya, pengobatan medis untuk kanker getah bening hanya difokuskan dengan rangkaian terapi. Terapi-terapi tersebut antara lain:

  • Terapi Antigen

    Seharusnya kelenjar getah bening secara alami membentuk beberapa senyawa antigen yang sifatnya melawan sel kanker. Namun ketika fungsi pertahanan tubuh sudah terganggu, maka fungsi ini juga bisa saja terganggu. Karenanya beberapa pakar menerapkan terapi antigen ini terutama bila kondisi pasien masih dalam tahap awal. Secara umum terapi ini rendah efek samping namun dengan tingkat keberhasilan yang tidak terlalu tinggi.

  • Radioterapi

    Radioterapi merupakan prosedur terapi dengan memanfaatkan kemampuan gelombang radio untuk merusak sel, termasuk pula sel kanker. Di sini gelombang radio ditembakan langsung ke organ kelenjar getah bening dari luar untuk mematikan sel-sel kanker di dalamnya. Ada efek pembakaran sel pasca terapi ini pada seluruh bagian sel yang terpapar gelombang, namun karena sifatnya terfokus, tingkat kerusakan bisa ditekan seminimal mungkin.

  • Kemoterapi

    Terapi ini memanfaatkan senyawa-senyawa kimia tertentu yang diinfuskan kepada pasien. Senyawa kimiawi ini memiliki kemampuan mematikan sel, sehingga efektif mematikan sel kanker. Sangat cocok untuk jenis kanker non Hodgins karena biasanya telah terjadi penyebaran sel kanker yang meluas, sehingga sulit untuk diterapkan radioterapi. Hanya saja efek sampingnya terbilang berat, pasien akan mengalami keluhan terkait kerusakan sel yang menyebabkan kerusakan kulit, kerontokan, penurunan fungsi indera sampai masalah refleks macam konstipasi dan fungsi seksual.

  • Transplantasi

    Kerusakan pada kelenjar getah bening akan menyebabkan kerusakan pada sistem limfatik lain, termasuk sumsum tulang belakang, Kadang dengan melakukan tindakan transplantasi, sel darah putih akan dipulihkan kembali sehingga mampu mengatasi bibit-bibit kanker yang tersimpan di dalamnya dan membantu menurunkan intensitas pertumbuhan kanker getah bening. Namun prosedur ini juga sangat beresiko mengingat tak semudah itu menemukan sumsum tulang belakang yang cocok untuk seorang pasien. Ancaman efek alergi selalu saja menjadi ancaman terbesar, yang bahkan bisa mematikan.

Kanker getah bening memang layak disebut sebagai salah satu kanker paling mematikan di dunia. Bagaimana tidak, bahkan penyakit ini tak bisa disingkirkan begitu saja dari tubuh Anda dengan pengangkatan jaringan. Dan setiap terapi yang dijalankan akan menyisakan efek samping dan resiko besar yang bahkan bisa menyebabkan pertaruhan nyawa.

Karena sulit untuk dihilangkan secara medis, maka  Anda dapat mencoba salah satu alternatif pengobatan kanker getah bening secara herbal guna membantu pembersihan tubuh terhadap jaringan sel yang tertinggal guna meminimalisasi kerusakan yang terjadi.

Pengobatan Kanker Getah Bening Secara Herbal

Untuk itu alangkah baiknya bila Anda mencoba menjajal solusi alternatif dalam mengatasi kanker getah bening dengan obat herbal kanker getah bening. Solusi pengobatan kanker getah bening dengan cara herbal ternyata tetap bisa menghasilkan penyembuhan dengan cepat, efektif dengan efek samping yang bisa dikendalikan bahkan relatif sangat minimal. Beberapa herbal tersebut antara lain:

  • Sarang Semut

    Sarang semut adalah sejenis herbal berbentuk umbi yang berasal dari tanaman epifit yang tumbuh di pedalaman hutan Papua. Bentuk umbi ini berongga menyerupai balon dengan sisi dalam menyerupai labirin sehingga kerap dimanfaatkan serangga sebagai sarang.

    Menurut beberapa pakar, diperkirakan perpaduan dari senyawa alami sarang semut dengan senyawa yang dilepas oleh semut hutan membentuk senyawa unik yang terbukti berkhasiat mengatasi kanker, termasuk kanker getah bening.

    Salah satu senyawa dengan terbesar dalam sarang semut adalah flavonoid. Ditemukan bahwa sarang semut memiliki kandungan flavonoid dalam jumlah dan jenis terbanyak. Kandungan flavonoid dalam sarang semut menjadikannya memiliki beberapa khasiat khas.

    Salah satunya adalah anti karsinogen yakni kemampuan menyingkirkan kelebhan toksin dan oksidan yang menyebabkan tubuh tak lagi menjadi tempat nyaman untuk sel kanker. Juga kemampuan anti proliferasi yang menghambat pertumbuhan, regenerasi dan pembelahan sel kanker. Terdapat pula kemampuan inhibisi angiogenesis yang menghambar suplai darah menuju sel kanker sehingga lama kelamaan sel kanker akan mati karena tidak dapat suplai darah.

    Selain itu, dalam sarang semut ditemukan sejumlah besar tannin yang mencegah mutasi gen, tokoferol, dan polifenol yang bekerja efektif hingga 96% sebagai antioksidan serta mencegah terjadinya pertumbuhan kanker dengan meningkatkan kualitas dan kuantitas antigen dalam tubuh.

    Pada kasus kanker getah bening, terbukti terdapat penurunan fungsi produksi antigen sehingga daya lawan terhadap sel kanker melemah. Di sini fitonutrien akan ditambahkan pada tubuh manusia, sehingga daya lawan kanker meningkat. Banyak pasien mengakui bahwa tanda-tanda kesembuhan bisa terlihat dalam 1-3 bulan pengobatan rutin.

    Untuk keterangan lebih lengkap tentang Sarang Semut dan bukti lebih meyakinkan mengenai keampuhannya sebagai herbal untuk pengobatan kanker getah bening, silakan baca di halaman artikel "Obat Kanker Getah Bening".

  • Noni Juice

    Satu lagi obat herbal kanker getah bening yang terbukti efektif mengatasi pertumbuhan sel kanker pada kelenjar getah bening dan sudah banyak direkomendasikan adalah noni juice. Rupanya dari juice yang berasal dari buah tropis ini tersimpan komposisi senyawa handal yang terbukti efektif mengatasi pertumbuhan sel kanker.

    Dalam buah noni juga terdapat sejumlah besar flavonoid. Namun tak hanya itu, ditemukan pula kandungan terpenoid, scolopetin dan damnachantal yang terbukti klinis efektif mengatasi sumbatan pembuluh darah, mengatasi peradangan yang bisa memicu kerusakan sel dan mutasi gen serta efektif menekan kecenderungan tubuh mengalami mutasi gen.

    Tak hanya itu, dalam buah noni juga terdapat vitonutrien yang efektif meningkatkan produksi beberapa antigen khas yang efektif melawan pertumbuhan sel kanker seperti nitrit oksidan, interleukin dan interferon.

Dua obat herbal kanker getah bening di atas merupakan jenis herbal yang sudah banyak direkomendasikan. Banyak sudah bukti nyata dari pasien-pasien kanker yang terbukti berhasil mencapai kesembuhan pasca menjalankan terapi herbal dengan kedua jenis herbal di atas. Juga sudah banyak fakta yang terungkap mengenai khasiat kedua herbal di atas melalui beberapa riset yang sudah dikembangkan.

Dan itulah beberapa informasi mendetil seputar kanker getah bening, termasuk penyebab kanker getah bening, gejala kanker getah bening dan pengobatan kanker getah bening. Meski penyakit kanker getah bening termasuk jenis kanker mematikan dan termasuk mesin pembunuh yang ganas dari dunia kesehatan, tak lantas penyakit ini mustahil diatasi. Dengan deteksi dini dan penanganan yang tepat, kaner getah bening tetap mungkin disembukan.

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Sarang Semut Papua Tumpas Kanker dan Tumor dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

sarang semut papua 3
Berkat herbal ini banyak penderita kanker, tumor dan benjolan abnormal bisa kembali menjalani hidup mereka seperti semula tanpa harus menghadapi biopsi, pembedahan, dan kemoterapi […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram