Sejarah Rokok: Ritual, Gaya Hidup, dan Politik!

497
Google Image

Diedit:

Tahukah Anda bahwa rokok yang Anda hisap sebenarnya disukai roh–demikianlah sejarah awal mula rokok. Ada begitu banyak sejarah rokok yang beredar hampir di seluruh dunia, namun memiliki satu kesamaan yaitu sebagai ritual dalam memuja roh yang mereka dewakan.

Anda tidak percaya? Silahkan buktikan sendiri dalam beragam situs yang membahas seputar sejarah merokok. Tapi, bagi Anda yang tidak ingin repot dapat membaca ulasannya dalam artikel ini!

Misalnya dalam ritual Indian di Woodland, rokok sering digunakan untuk mengadakan upacara memanggil arwah yang memiliki kekuatan supranatural. Saat itu rokok dipercaya sebagai satu-satunya sarana komunikasi dengan roh tersebut (manido/manidog).

Orang Indian biasa menempatkan rokok dalam bentuk tembakau kering dalam sebuah wadah yang di tempatkan pada tempat tertentu, misalnya di bawah pohon untuk bersyukur atas obat-obatan yang diberikan.

Adapula tembakau yang dilemparkan ke dalam air sebelum musim panen untuk menjamin cuaca yang baik dan menjamin keselamatan selama berlayar. Beberapa orang yang sedang bertualang dan berburu juga meninggalkan sejumput tembakau yang mereka hisap saat melihat air terjun, danau, pulau, batu atau pohon yang bentuknya aneh, untuk menghormati roh yang ada disekitarnya.

Tak jarang mereka memohon bantuan dari para roh ketika melihat badai yang mendekati tempat tinggal mereka, sejumlah kecil tembakau juga sering diletakkan di atas kuburan keluarga untuk mengantar kepergian roh mereka.

Selain digunakan dalam ritual, tembakau kering juga digunakan untuk membuat sebuah persetujuan dan upacara. Tembakau akan diberikan sebagai hadiah bagi para dukun untuk memulai upacara tertentu, ia akan mengambil tembakau jika setuju untuk mengadakan upacara itu. Tembakau juga digunakan untuk mengadakan perjanjian atau mengakhiri permusuhan.

Fakta yang mengejutkan!

Bagaimana bisa merokok menjadi gaya hidup di era modern? Dalam sebuah jurnal perjalanan Cristopher Columbus tertanggal 6 November 1492 mengatakan, “Ditengah perjalanan orang-orang Spanyol mereka melihat sekumpulan orang baik itu pria ataupun wanita yang memegang obor dan rempah-rempah untuk dihisap setelah upacara adat mereka”.

Setelah Columbus menemukan tanaman “tobacco”, tepatnya 150 tahun kemudian merokok menjadi gaya hidup bagi semua orang yang ada di dunia. Perdagangan rokok juga mulai berkembang ke berbagai pelosok dunia.

Awalnya rokok hanya beredar sebagai gaya hidup di kalangan para bangsawan dan menjadi barang ekslusif atau langka. Tak semua orang dapat menikmatinya hingga ditemukannya mesin rokok otomatis (Automated Cigarette Machine) pada tahun 1881, akhirnya banyak orang lebih mudah menikmati rokok walau harganya masih sangat mahal.

Kebutuhan rokok yang tinggi dikalangan masyarakat tak luput dari perhatian para politikus di wilayah eropa, ini menjadi sasaran mereka untuk mendongkrak perekonomian negara tanpa mempertimbangkan dampak maut dibalik kenikmatan dan popularitas rokok.

Baca juga:  Dampak Rokok Elektrik, Amankah bagi Tubuh?
Advertisement
Alinesia