Sakit Pinggang Saat Hamil: Penyebab dan Cara Mengatasinya


By Cindy Wijaya

Bagi banyak ibu hamil, salah satu masalah paling sering yang mereka alami adalah sakit pinggang. Bahkan diperkirakan bahwa setengah sampai tiga-perempat dari semua ibu mengalami sakit pinggang saat hamil. Bukan hanya dialami pada saat kehamilan memasuki tahap akhir saat perut sudah sangat besar, tetapi juga saat hamil muda.

Apa saja penyebab sakit pinggang saat hamil? Bagaimana cara mengatasi sakit pinggang saat hamil? Dalam artikel ini akan dikupas mengenai dua pertanyaan tersebut. Agar memberikan informasi yang akurat, kami mengambil sumber dari situs web kesehatan yang dapat dipercaya. Silakan lihat sumber referensinya di akhir artikel.

Apa Penyebab Sakit Pinggang Saat Hamil?

Sakit pinggang saat hamil biasanya terjadi di sendi sakroiliaka yang menghubungkan tulang belakang bagian bawah dengan panggul. Ada banyak kemungkinan mengapa hal itu bisa terjadi. Berikut beberapa kemungkinan penyebabnya:

Berat badan yang bertambah: Selama kehamilan, seorang ibu umumnya bertambah berat antara 11 – 15 kg. Tulang belakang harus menopang beban itu. Itu bisa menyebabkan sakit pinggang saat hamil. Berat bayi dan rahim yang sedang tumbuh juga memberi tekanan pada pembuluh darah dan saraf di panggul dan punggung.

Postur tubuh yang berubah: Kehamilan menggeser pusat gravitasi Anda. Akibatnya, Anda mungkin secara perlahan (mungkin tanpa menyadarinya) mulai menyesuaikan postur dan cara Anda bergerak. Ini dapat menyebabkan ketegangan atau sakit pinggang saat hamil.

Perubahan hormon: Selama kehamilan tubuh Anda membuat hormon yang disebut relaxin. Hormon ini memungkinkan ligamen di area panggul untuk rileks dan persendian menjadi lebih longgar sebagai persiapan untuk proses kelahiran. Tapi relaxin juga bisa menyebabkan ligamen yang menopang tulang belakang mengendur, mengakibatkan ketidakstabilan dan rasa nyeri. Ini dapat menjadi penyebab sakit pinggang saat hamil muda.

Pemisahan otot: Seraya rahim mengembang, dua lembar otot paralel (otot abdominis rektal), yang membentang dari tulang rusuk ke tulang kemaluan, dapat terpisah di sepanjang lipatan tengah. Pemisahan otot ini bisa memperparah sakit pinggang atau sakit punggung.

Stres: Stres emosional bisa menyebabkan ketengangan di otot punggung, yang mungkin terasa seperti sakit punggung atau kejang punggung. Anda mungkin merasa bahwa rasa sakitnya meningkat di masa-masa yang emosional selama kehamilan. Ini dapat menjadi penyebab sakit pinggang saat hamil muda.

Cara Mengatasi Sakit Pinggang Saat Hamil

Ada beberapa cara yang bisa Anda upayakan untuk mencegah atau meringankan problem umum ibu hamil ini. Anda bisa mencoba tujuh tips berikut sebagai cara mengatasi sakit pinggang saat hamil.

Latihan Memperbaiki Postur

Seraya bayi Anda bertumbuh, pusat gravitasi Anda bergeser ke depan. Anda mungkin mencoba mengimbanginya dengan bersandar—yang justru dapat membebani otot di punggung bawah dan menyebabkan sakit pinggang. Sebaliknya cobalah tips-tips postur yang baik ini:

  • Berdiri dengan tegak
  • Tahan dada tinggi-tinggi
  • Jaga bahu ke belakang dan rileks
  • Jangan mengunci lutut

Saat berdiri, gunakan posisi berdiri lebar yang nyaman untuk mendapat dukungan terbaik. Jika harus berdiri lama, istirahatkan satu kaki di bangku kecil—dan luangkan waktu untuk sesekali istirahat.

Postur yang baik juga berarti duduk dengan hati-hati. Pilih kursi yang bisa menopang punggung Anda, atau taruh bantal kecil di belakang punggung bawah Anda.

Pakai Perlengkapan yang Tepat

Kenakan sepatu hak rendah (bukan yang benar-benar datar atau flat) yang punya penyangga lengkung yang baik. Hindari sepatu hak tinggi, yang bisa semakin menggeser keseimbangan Anda ke depan dan membuat Anda mudah terjatuh.

Anda juga bisa mempertimbangkan untuk memakai sabuk pendukung kehamilan (maternity support belt). Walaupun penelitian tentang sabuk tersebut masih terbatas, namun beberapa ibu hamil merasa bahwa dukungan tambahan seperti itu sangat membantu.

Angkat dengan Benar

Saat mengangkat benda kecil, gunakan posisi jongkok dan angkat dengan membebankan pada kaki Anda. Jangan membungkuk di pinggang atau mengangkat dengan membebankan pada punggung. Penting juga untuk mengetahui batasan Anda; minta bantuan jika memang membutuhkannya.

Tidur Posisi Miring

Tidurlah dengan posisi miring, bukan berbaring dengan punggung. Tekuk satu atau kedua lutut. Pertimbangkan untuk memakai bantal kehamilan atau penyangga di antara lutut yang ditekuk, di bawah perut, dan di belakang punggung Anda.

Kompres atau Pijat

Memijat atau menggunakan kompres hangat atau kompres es di pinggang mungkin bisa membantu sebagai cara mengatasi sakit pinggang saat hamil. Meski begitu bukti yang mendukung keefektifan cara ini masih terbatas.

Tetap Aktif secara Fisik

Aktivitas fisik yang rutin dapat menjaga punggun tetap kuat dan bisa membantu meringankan sakit pinggang. Jika dokter Anda mengizinkan, Anda juga bisa melakukan olahraga ringan, seperti berjalan kaki atau olahraga air. Seorang terapis fisik juga bisa mengajarkan caranya melakukan peregangan dan latihan fisik yang bisa berguna.

Anda juga bisa melakukan peregangan punggung bawah. Istirahatkan tangan dan lutut dengan kepala sejajar dengan punggung. Tarik perut Anda, bulatkan punggung sedikit. Tahan selama beberapa detik, lalu rilekskan perut dan punggung; jaga agar punggung tetap rata. Secara bertahap lakukan hingga 10 kali pengulangan. Tanya juga ke dokter latihan peregangan lain yang bisa dilakukan.

Pertimbangkan Terapi Tambahan

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa akupuntur bisa dijadikan cara mengatasi sakit pinggang saat hamil. Perawatan chiropractic juga mungkin meredakan rasa sakit pada sebagian ibu hamil. Jika Anda sedang mempertimbangkan terapi tambahan, tanyakanlah kepada dokter Anda. Pastikan juga untuk memberi tahu terapis chiropractor atau akupuntur bahwa Anda sedang hamil.

Kapan Harus Periksa ke Dokter?

Bagaimana jika ketujuh cara mengatasi sakit pinggang saat hamil di atas tidak banyak membantu? Jika Anda mengalami sakit pinggang yang parah atau yang dialami lebih dari dua minggu, sebaiknya tanyakan pada dokter. Ia mungkin akan meresepkan obat seperti acetaminophen atau menyarankan perawatan lainnya.

Ketahui juga bahwa sakit pinggang selama kehamilan bisa jadi merupakan tanda persalinan yang prematur atau infeksi saluran kemih. Jadi jika Anda merasakan sakit pinggang atau punggung yang disertai pendarahan dari vagina, demam, atau rasa panas saat buang air kecil, segeralah periksakan diri ke dokter.

Sakit pinggang saat hamil boleh dibilang wajar dialami oleh kebanyakan ibu. Penyebab sakit pinggang saat hamil muda kemungkinan adalah perubahan hormon dan stres emosional. Seraya usia kehamilan bertambah, sakit pinggang mungkin disebabkan oleh bertambahnya berat badan, postur tubuh yang berubah, dan pemisahan otot.

Anda bisa mencoba meringankan rasa sakit dengan latihan memperbaiki postur, memakai perlengkapan yang tepat, mengangkat beban dengan benar, tidur posisi miring, melakukan kompres atau pijat, tetap aktif secara fisik, atau menjalani terapi tambahan.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang penyebab dan cara mengatasi sakit pinggang saat hamil muda maupun saat usia kehamilan sudah di atas 3 bulan. Semoga informasi ini bisa bermanfaat bagi ibu hamil yang mengalami problem ini. Nantikan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

WebMD. Back Pain in Pregnancy. URL: https://www.webmd.com/baby/guide/back-pain-in-pregnancy#1

Mayo Clinic. Back pain during pregnancy: 7 tips for relief. URL: https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/pregnancy-week-by-week/in-depth/pregnancy/art-20046080

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>