Blog Herbal No. 1 Indonesia

Apa Penyebab Sakit Kepala Setiap Hari?


By Cindy Wijaya

Sesekali sakit kepala wajar, tapi bagaimana kalau terjadinya setiap hari? Jika itu yang Anda alami, kemungkinan Anda mengalami masalah sakit kepala kronis setiap hari (chronic daily headache, disingkat CDH). Masalah ini pasti sangat memengaruhi kehidupan sehari-hari Anda.

Apa penyebab sakit kepala setiap hari? Penyebab sakit kepala terus-menerus ini bisa bermacam-macam. Sebenarnya, sakit kepala kronis ini bisa dibagi menjadi lima tipe:

  • Sakit kepala migrain kronis
  • Sakit kepala tipe tegang kronis
  • Hemicrania continua
  • Sakit kepala persisten harian baru
  • Sakit kepala akibat kelebihan obat sakit kepala

Berikut adalah penjelasan dari masing-masing jenis penyebab sakit kepala setiap hari ini.

Sakit Kepala Migrain Kronis

Sakit kepala yang termasuk migrain kronis terjadi selama 15 hari atau lebih dalam satu bulan, selama minimal 3 bulan. Selama minimal 8 hari, sakit kepalanya memiliki ciri-ciri migrain. Sakitnya terjadi di satu atau kedua sisi kepala, ada sensasi berdenyut, dan rasa sakitnya sedang hingga berat.

Dan sakit kepala itu menyebabkan setidaknya salah satu dari dua gejala ini: mual dan/atau muntah, serta sensitif terhadap cahaya dan suara.

Sakit Kepala Tipe Tegang Kronis

Sakit kepala ini memiliki ciri-ciri sakit kepala tipe tegang. Itu terjadi selama 15 hari atau lebih dalam satu bulan, selama lebih dari 3 bulan. Ini bisa jadi penyebab sakit kepala terus-menerus atau bisa juga kambuh-kambuhan selama berjam-jam atau berhari-hari.

Jenis sakit kepala ini cenderung terjadi di kedua sisi kepala, menyebabkan nyeri ringan hingga sedang, dan rasa nyerinya terasa menekan atau menghimpit, bukan berdenyut.

Hemicrania Continua

Hemicrania continua adalah penyebab sakit kepala setiap hari dan sepanjang waktu yang terjadi di satu sisi kepala. Jenis sakit kepala ini setidaknya disertai dengan salah satu gejala berikut: keluarnya cairan dari hidung, berairnya atau merahnya mata di sisi yang sakit, kelopak mata terkulai atau penyempitan pupil, dan perasaan gelisah.

Sakit Kepala Persisten Harian Baru

Ini adalah penyebab sakit kepala setiap hari yang terjadi sepanjang waktu selama lebih dari 3 bulan. Umumnya punya kemiripan dengan jenis sakit kepala tipe tegang: terjadi di kedua sisi kepala dan menyebabkan nyeri menekan di sekitar kepala, bukan nyeri berdenyut.

Sakit Kepala Akibat Kelebihan Obat Sakit Kepala

Ini adalah jenis sakit kepala rebound, yang terjadi setelah terus mengonsumsi obat sakit kepala selama 3 bulan atau lebih, seperti obat OAINS untuk mengatasi sakit kepala tegang atau obat triptan untuk migrain.

Apa Penyebab Sakit Kepala Setiap Hari?

Para ahli masih terus menyelidiki apa penyebab sakit kepala terus-menerus yang dialami setiap hari. Bahkan sakit kepala kronis yang primer sebenarnya tidak memiliki satu penyebab yang bisa diidentifikasi.

Namun untuk sakit kepala kronis non-primer, ada beberapa kondisi yang dapat menjadi penyebabnya, antara lain:

  • Peradangan atau masalah lain pada pembuluh darah di dalam dan sekitar otak, termasuk stroke
  • Infeksi, seperti meningitis
  • Tekanan intrakranial yang terlalu tinggi atau terlalu rendah
  • Tumor otak
  • Cedera otak traumatis

Dan seperti sudah dijelaskan di atas, salah satu penyebab sakit kepala setiap hari adalah penggunaan obat sakit kepala yang berlebihan. Jika Anda mengonsumsi obat pereda nyeri lebih dari 2 hari dalam seminggu (atau 9 hari dalam sebulan), Anda berisiko mengalami sakit kepala rebound. (Sumber: artikel Chronic daily headaches oleh Mayo Clinic)

Siapa yang Lebih Berisiko?

Meski bukan penyebab sakit kepala terus-menerus, ada sejumlah faktor yang dapat membuat Anda lebih rentan untuk mengalaminya. Berikut beberapa faktor tersebut:

  • Seorang wanita
  • Mengalami kecemasan
  • Menderita depresi
  • Punya gangguan tidur
  • Obesitas atau kelebihan berat badan
  • Mendengkur saat tidur
  • Mengonsumsi kafein berlebihan
  • Menderita nyeri kronis lainnya

Mengingat faktor-faktor di atas, Anda bisa mengupayakan untuk mengurangi sakit kepala dengan beberapa perubahan gaya hidup. Misalnya Anda bisa mengurangi konsumsi kafein, lebih rajin olahraga, mengurangi stres, dan mengatasi gangguan tidur yang mungkin Anda alami.

Bagaimana Cara Mengatasi Sakit Kepala Setiap Hari?

Pengobatan harus disesuaikan dengan penyebab sakit kepala setiap hari itu. Jika tidak ditemukan penyebabnya, pengobatan akan difokuskan untuk mengatasi rasa sakitnya.

Tapi jika sakit kepala Anda disebabkan oleh konsumsi obat sakit kepala yang berlebihan, sebaiknya coba dulu hentikan konsumsinya.

Untuk jenis sakit kepala kronis lain, dokter mungkin akan merekomendasikan jenis-jenis obat berikut:

  • Antidepresan: Obat antidepresan tricyclic, seperti nortriptyline, bisa digunakan untuk mengobati sakit kepala kronis. Obat ini juga dapat membantu mengatasi depresi, kecemasan, dan gangguan tidur yang sering menyertai sakit kepala kronis setiap hari.
  • Beta blocker: Obat-obatan yang biasa untuk darah tinggi ini juga dapat mencegah sakit kepala migrain. Ini termasuk obat atenolol, metoprolol, dan propranolol.
  • Anti-kejang: Beberapa obat anti-kejang tampaknya mencegah migrain dan juga bisa untuk mencegah sakit kepala kronis harian. Contohnya termasuk obat topiramate, divalproex sodium, dan gabapentin.
  • OAINS: obat anti-inflamasi non steroid, seperti naproxen sodium, mungkin bisa membantu terutama jika Anda harus menghentikan konsumsi obat pereda nyeri lain. OAINS juga dapat dikonsumsi secara berkala saat sakit kepala lebih parah.

Penggunaan satu obat lebih diutamakan, namun jika satu obat tidak cukup efektif, dokter Anda mungkin mempertimbangan untuk menggabungkan beberapa jenis obat.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang penyebab sakit kepala setiap hari. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda. Temukan juga informasi-informasi menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}