Penyebab Haid Tidak Teratur


By Cindy Wijaya

Jika Anda seorang wanita, Anda pasti sudah terbiasa dengan haid setiap bulannya. Banyak wanita yang menganggapnya sebagai musuh, biasanya karena nyeri atau perasaan tidak enak yang ditimbulkannya. Namun jika haid tidak segera datang padahal sudah waktunya, seorang wanita pasti merasa panik! Selain jadi pertanda kehamilan, haid yang tak kunjung datang juga bisa menjadi awal haid tidak teratur.

Haid tidak teratur berarti Anda tidak mengalami haid atau periodenya selalu berubah setiap bulan. Normalnya, periode haid berlangsung selama 2-8 hari setiap bulan. Jika lebih dari 8 hari, haid sudah dianggap tidak teratur. Sama halnya jika haid tidak datang setiap bulan atau 36 hari setelah periode haid sebelumnya.

Apa penyebabnya? Haid tidak teratur disebabkan oleh berbagai faktor, dan beberapa yang paling umum adalah:

Kehamilan dan masa menyusui. Terlambat datang bulan bisa jadi tanda awal kehamilan. Sedangkan menyusui menyebabkan penundaan kembalinya haid setelah masa kehamilan.

Kelainan perilaku makan. Kelainan seperti anorexia atau bulimia yang memengaruhi perilaku makan akhirnya memicu penurunan atau kenaikan berat badan yang ekstrim. Kedua hal inilah yang bisa membuat haid tidak teratur.

Olahraga berlebihan. Banyak atlit wanita yang mengalami ketidakteraturan haid atau bahkan tidak haid sama sekali.

Sindrom ovarium polikistik. Sindrom ini bisa menyebabkan tumbuhnya kista kecil pada rahim dan membuat haid tidak teratur.

Kegagalan ovarium prematur. Kelainan ini mengacu kepada hilangnya fungsi normal ovarium sebelum usia 40 tahun. Wanita yang mengalami kelainan ini akan merasakan gejala yang mirip dengan gejala menopause seperti haid tidak teratur atau tidak datang setiap bulan selama bertahun-tahun.

Penyakit radang pelvis. Jenis penyakit ini menyerang organ reproduksi dan mengakibatkan pendarahan menstruasi yang tidak teratur.

Mioma uteri—tumor jinak pada dinding rahim. Tumor ini mengakibatkan perdarahan berlebih pada haid dan perdarahan di luar periode haid.

Beberapa wanita mungkin merasakan perubahan setelah minum pil KB, mereka akhirnya bisa memperbaiki siklus menstruasinya–penggunaan pil KB harus sesuai dengan petunjuk dokter. Namun bagi yang lainnya, haid tidak teratur tidak bisa diatasi hanya dengan pil KB. Mungkin pemeriksaan medis perlu dilakukan untuk memastikan apa yang sebenarnya jadi penyebab haid tidak teratur.

Segera Periksa ke Dokter Jika…

  • Periode haid tidak terjadi selama lebih dari 3 bulan—dan Anda tidak sedang hamil.
  • Periode haid tiba-tiba jadi tidak teratur setelah sempat teratur.
  • Terjadi perdarahan yang lebih dari biasanya atau sampai harus mengganti pembalut setiap 1-2 jam sekali.
  • Terjadi perdarahan di luar periode menstruasi.
  • Rasa nyeri yang hebat selama periode haid
  • Anda tiba-tiba mengalami demam dan merasa sakit setelah memakai pembalut.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.