Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kami buka kembali tanggal 3 Juli 2017. Pembelian produk tetap bisa dilakukan melalui Lazada.co.id. atau Tokopedia.com. Terima kasih untuk pengertiannya.
Ilustrasi Kanker Payudara Ilustrasi Kanker Payudara

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Payudara

Kanker payudara merupakan salah satu jenis kanker yang paling mengancam wanita setelah kanker serviks, baik secara internasional maupun di Indonesia sendiri. Berdasarkan data dikatakan setidaknya terdapat 72 ribu kasus pengidap kanker payudara baru tiap tahunnya di Indonesia dan lebih dari 87 % terdeteksi pada wanita.

Fakta dari WHO malah mengatakan bahwa setidaknya 1 dari 9 wanita pernah mengalami kanker payudara dalam hidup mereka. Dan penyakit ini juga diketahui lebih mengancam mereka dengan usia manula di atas 60 tahun, meski dewasa ini semakin banyak saja kasus kanker payudara yang muncul pada wanita usia produktif bahkan usia muda.

Dan kabar buruknya kebanyakan kasus kanker payudara terdeteksi relatif terlambat sehingga cenderung tak teratasi. Padahal bila saja kanker payudara terdeteksi di stadium awal maka kemungkinan sembuhnya dengan penanganan yang tepat bisa cukup besar bahkan mencapai angka 90%.

Untuk mengenali keberadaan sel kanker pada payudara biasanya wanita usia produktif disarankan menjalankan tes sadari atau periksa dada sendiri. Pemeriksaan ini dengan cara meraba setiap detil dari payudara demi menemukan adanya benjolan tak wajar dan biasanya dengan disertai rasa nyeri yang bisa menjadi salah satu penanda adanya sel kanker atau tumor pada payudara.

Meski hanya sekitar 30% kasus pembengkakan atau benjolan pada payudara yang positif kanker dan tumor. Untuk itu, diperlukan tes lanjutan berupa mamografi untuk memastikan benjolan tersebut merupakan sel kanker atau tumor.

Sementara itu, beberapa jenis kanker payudara memang bersifat sulit terdeteksi terutama bila posisi kanker tersembunyi di dalam gumpalan sel-sel dalam payudara. Itulah sebabnya beberapa pakar mengelompokkan kanker payudara dalam 3 kategori berdasarkankan posisi kanker dan sifatnya. Berikut ini 3 kategori tersebut :

  • Kanker Payudara Lobular Invasif

    Kanker satu ini bermula dari sel-sel pembentuk kelenjar susu pada payudara. Kanker jenis ini adalah yang paling banyak muncul dari semua jenis kanker payudara. Kata invasive di sini menandakan sifat kanker yang sangat ganas sehingga memiliki kemampuan metastatis yang agresif.

  • Kanker Payudara Ductal Invasif

    Sejenis kanker payudara yang berawl dari kondisi inflamasi pada payudara yang menyebabkan munculnya jaringan parut yang terus muncul sampai akhirnya menyebabkan penyimpangan pertumbuhan sel dan akhirnya menjadi kanker. Sifat invasif di sini menandakan kanker bersifat sangat agresif dan memiliki karakter metastatis.

  • Kanker Payudara Ductal Non-Invasif

    Sel ductal adalah sel pembentuk payudara selain sel lobulus atau sel pembentuk kelenjar susu. Beberapa sel ductal berada di bagian dalam payudara sehingga relative tersembunyi dan tidak mudah terdeteksi dari luar. Karakternya kanker jenis ini tidak terlalu agresif dan mudah menyebar, meski sifat merusak sel sehatnya sama buruknya dengan sel invasif.

Penyebab Kanker Payudara

Penyebab kanker payudara menurut pandangan medis dipengaruhi oleh dua aspek. Pertama karena faktor genetik, karena sebagian besar kasus kanker payudara memiliki trah keluarga yang memiliki riwayat kanker payudara.

Sedang aspek kedua adalah faktor lingkungan dan pola makan. Pola makan, gaya hidup dan lingkungan memberi asupan toksin dan oksidan yang menciptakan kondisi tubuh yang sesuai untuk habitat pertumbuhan sel kanker atau kondisi karsinogen.

Dalam referensi lain dikatakan ada beberapa kondisi yang bisa menjadi penyebab kanker payudara, terutama terkait dengan keberadaan beberapa gen kanker khusus yang dibawa oleh seorang pasien yakni gen kanker payudara tipe 1 dan gen kanker payudara tipe 2. Kedua gen ini bersifat bawaan namun baru bisa aktif hanya ketika terpapar jenis toksin dan oksidan tertentu.

Jenis gen ini pada awalnya hanya akan menimbulkan benjolan jinak pada payudara dan kerap kali tanpa ditandai oleh rasa sakit. Kondisi tubuh dengan kadar hormon estrogen yang tinggi dalam jangka yang panjang juga bisa meningkatkan kemungkinan aktifnya kedua gen bawaan tersebut.

Itu sebabnya pada beberapa kasus dimana pasien menjalani terapi penggantian hormonal kerap kali mengalami kerentanan tinggi terhadap kanker payudara. Terbukti terdapat peningkatan sekitar 2 % untuk mereka yang menjalankan terapi pengantian hormonal terhadap serangan kanker payudara.

Risiko kanker payudara juga meningkat untuk mereka yang menjalankan hidup tak sehat seperti aktif meminum minuman beralkohol, pengguna narkoba atau kerap mengkonsumsi makanan dengan bahan aditif tinggi juga memiliki risiko besar mengalami kanker payudara.

Beberapa kondisi yang bisa menjadi faktor penyebab kanker payudara adalah faktor obesitas. Ini karena kebanyakan wanita dengan masalah berat badan cenderung juga mengalami masalah denga keseimbangan hormonal.

Di sisi lain, risiko kanker payudara bisa pula meningkat karena terapi radiasi yan pernah dijalankan pasien dalam riwayat kesehatan mereka, seperti dalam proses penanganan kanker jenis lain atau karena efek dari rontgen dan CT scan yang berlebihan.

Gejala Kanker Payudara

Gejala kanker payudara biasanya dikenali dari munculnya benjolan pada area payudara. Meski berdasarkan fakta setidaknya hanya 10% kasus pembengkakan dan benjolan pada payudara merupakan bentuk dari massa sel kanker.

Benjolan pada permukaan kulit payudara sendiri bentuknya bisa cukup beragam, mulai dari benjolan yang bisa bergerak ketika ditekan, penebalan kulit, sampai kesan efek pembengkakan yang menyerupai lebam dalam.

Benjolan atau penebalan ini semakin patut Anda curigai sebagai pembentukan massa sel kanker ketika di saat bersamaan keluar cairan dari putting, baik itu cairan bening kental,cairan putih seperti susu atau malah nanah sampai cairan darah.

Pada kasus lain, muncul rasa gatal pada permukaan kulit payudara dengan disertai efek ruam dan penebalan kulit seolah muncul kerak pada permukaan kulit. Sedang beberapa gejala kanker payudara lain yang khas adalah munculnya rasa nyeri pada area pembengkakan, bentuk payudara yang tak simetris, kadang justru payudara terkesan cekung, permukaan kulit tampak berkerut putting yang masu kedalam atau menceruk ke dalam seolah terdapat lesung pipit.

Kadang pembengkakan tidak muncul di permukaan. LOkasinya memang relatf tersembunyi, tetapi Anda bisa mengenalinya dengan rasa berat dan keras dari payudara yang terserang kanker. Itu pula sebabnya kebanyakan pasien dengan ukuran payudara kecil cenderung lebih mudah terdeteksi untuk segera menjalankan terapi kanker payudara.

Kebanyakan pasien kanker payudara tak menyadari keberadaan kanker ini dalam tubuh mereka sampai sudah berada dalam stadium akhir. Ini karena kebanyakan pasien tak mengenal dengan baik beberapa ciri dari kanker payudara. Padahal cukup dengan menyadari beberapa gejala di atas dan Anda segera melakukan tes mamografi, Anda bisa menemukan kanker payudara lebih awal dan membantu Anda mengatasi kanker lebih awal dengan kemungkinan sembuh lebih tinggi.

Pengobatan Kanker Payudara

Pengobatan kanker payudara biasanya diterapkan berdasarkan asal muasal kanker dan perkembangan kanker itu sendiri. Biasanya pengobatan kanker payudara jenis primer bersifat lebih tuntas dibandingkan dengan jenis kanker sekunder, dimana fungsi pemgobatan hanya difokuskan untuk menekan efek kerusakan dan memperlambat efek samping saja. Sifat yang sama juga berlaku pada kasus kanker payudara stadium awal dan stadium akhir.

Sebenarnya secara medis kanker payudara sangat mungkin diatasi terutama untuk jenis kanker payudara primer yang terdiagnosa dalam stadium awal. Beberapa prosedur pengobatan kanker payudara sudah tersedia untuk diterapkan sesuai denga kondisi perkasus. Adapun beberapa prosedur pengobatan kanker payudara tersebut antara lain:

  • Operasi Pengangkatan

    Meja bedah memang salah satu prosedur paling populer dipilih dalam mengatasi kanker payudara. Cara ini dinilai sebagai prosedur yang paling efektif sejauh ini. Operasi pengangkatan sel kanker pada payudara sendiri memiliki beberapa jenis prosedur, yakni:

    • Quadrantektomi

      Langkah ini merupakan prosedur pengangkatan sel kanker pada payudara dengan sekaligus mengangkat sebagian sel sehat payudara yang berada di sekitar sel kanker. Di sini diupayakan payudara masih tersisa setidaknya ¾ bagian supaya bentuk payudara asli masih bisa dipertahankan. Langkah ini hanya sesuai untuk kondisi kanker pada stadium awal.

    • Masektomi

      Masektomi adalah prosedur pengangkatan seluruh bagian dari payudara termasuk bagian puting. Di sini seluruh sel pembentuk payudara diangkat karena dinilai sudah sepenuhnya rentan terhadap pertumbuhan kanker. Kadang prosedur ini hanya diterapkan pada satu bagian payudara namun juga bisa diterapkan untuk kedua bagian payudara. Masektomi ini juga bisa disertai dengan pengangkatan kelenjar getah bening bila sekiranya diperlukan.

  • Radioterapi

    Pada tahap awal pertumbuhan sel kanker pada payudara, biasanya pasien akan menjalani terapi dengan menggunakan gelombang radio atau radiasi ringan. Gelombang radio ini memiliki kemampuan merusak sel dan bila ditembakan kea rah sel kanker maka akan mematikan sel kanker. Biasanya penembakan gelombang dilakukan dari luar sehingga menyisakan kerusakan pada setiap sel sehat yang dilalui gelombang. Radioterapi ini bisa diterapkan sebagai terapi awal atau sebagai terapi pasca operasi.

  • Terapi Hormon

    Pada kondisi tahap awal, pasien bisa menjalankan terapi hormonal untuk menekan kelebihan estrogen sehingga menyebabkan tubuh tak lagi sesuai dengan kebutuhan pertumbuhan sel kanker pada payudara. Terapi hormon membantu menetralisir kelebihan estrogen sekaligus mencegah estrogen mengikat diri pada bibit kanker.

  • Kemoterapi

    Prosedur ini relative lebih populer karena lebih ringan meski efek sampingnya juga lebih tinggi. Di sini pasien akan mendapatkan suntikan senyawa kimiawi buatan yang bersifat antigen dan membunuh sel kanker. Hanya saja kerap kali beberapa bagian sel sehat turut mengalami kematian dan menyebabkan kerusakan seperti masalah dengan indera perasa dan penciuman, kerusakan kulit dan sebagai. Terapi ini lebih cocok untuk jenis kanker yang sudah lebih menyebar atau untuk jenis kanker sekunder dimana sel kanker sudah menyebar lebih luas dalam tubuh pasien. Terapi macam ini juga tak bebas efek samping seperti efek mual dan perubahan dalam tubuh efek dari perubahan hormonal termasuk merubah siklus haid.

  • Ablasi

    Prosedur ini berupa teknik mematikan fungsi kelenjar penghasil hormon estrogen pada ovarium. Metode ini akan mematikan kesuburan karena pasien akan mengalami menopause dini. Beberapa gejala pra menopause macam emosi labil, tubuh lebih mudah lelah dan sebagainya bisa saja muncul sebagai efek samping dari prosedur ini.

  • Terapi Trastuzumab

    Terapi ini tergolong unik dengan memanfaatkan antigen artifisial yang berfungsi menekan Gen kanker yang ada pada tubuh Anda. Terapi ini memiliki efek fatal bila diterapkan pada pasien dengan kasus hipertensi dan jantung.

Kanker payudara memang dipastikan masih mungkin untuk diatasi secara medis meski dalam pelaksanaanya terdapat sederet efek samping yang menyebabkan banyak orang berharap menemukan solusi alternatif yang bisa membantu mereka melakukan pengobatan kanker payudara tanpa efek samping yang berarti.

Dan salah satu solusi alternatif yang terbukti ampuh sebagai pengobatan kanker payudara secara tradisional adalah dengan memanfaatkan obat herbal kanker payudara yang sudah teruji klinis dan empiris berikut ini. Dan obat herbal kanker payudara tersebut antara lain:

  • Sarang Semut

    Sampai saat ini sudah dilakukan berbagai penelitian untuk mengidentifikasi kandungan Sarang Semut dan khasiatnya bagi pengobatan beragam penyakit, termasuk penyakit kanker. Memang masih diperlukan lebih banyak penelitian untuk mengidentifikasi semua kandungan tersebut, namun dari penelitian yang sudah ada Sarang Semut terbukti memiliki senyawa-senyawa yang sangat berkhasiat. Salah satunya adalah flavonoid.

    Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker payudara tersebut diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor dan kanker, diantaranya:

    • Inaktivasi karsinogen
      Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
    • Anti-proliferasi
      Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.
    • Penghambatan siklus sel
      Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
    • Induksi apoptosis dan diferensiasi
      Merangsang proses bunuh diri sel kanker.
    • Inhibisi angiogenesis
      Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.
    • Pembalikan resistensi multi-obat
      Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat yang dikonsumsi.

    Selain flavonoid, Sarang Semut juga mengandung tokoferol. Tokoferol sifatnya mirip dengan vitamin E yang berefek antioksidan dan anti-kanker dalam tubuh. Zat ini menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. "Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya", ujar dokter ahli nutrisi, Ahmad Sulaeman PhD.

    Untuk keterangan lebih lengkap mengenai Sarang Semut dan khasiatnya dalam membantu pengobatan kanker payudara, silakan lihat dalam halaman artikel "Obat Kanker Payudara".

  • Noni Juice

    Juice dari buah noni atau biasa pula Anda kenal dengan nama mengkudu (atau pace) ini merupakan salah satu tanaman dari jenis kopi-kopian dengan buah unik berbentuk gumpalan dengan banyak mata di permukaannya. Salah satu ciri khas dari buah noni adalah aroma tajamnya yang kurang disukai.

    Sejak jaman dulu tanaman ini dikenal sebagai tanaman obat dan salah satunya sebagai obat herbal kanker payudara. Malah di kawasan Haiti, tanaman ini menjadi salah satu tanaman obat serba gunakan.

    Kandungan flavonoid-nya yang berpadu dengan senyawa lain menjadikannya sebuah paket lengkap mengatasi kanker payudara. Flavonoid memang memiliki sederet khasiat untuk mengatasi inflamasi, infeksi dan kanker tentu saja.

    Kemampuan maksimal noni juice ini merupakan hasil perpaduan antara flavonoid dan beberapa senyawa unik lain yang secara aktif melawan kanker. Dipercaya noni juice akan mendorong tubuh memproduksi sejumlah senyawa alami antigen seperti nitrit oksida, interferon dan interleukin.

    Dalam buah noni terdapat kandungan xeronine, sejenis protein yang membantu proses regenerasi sel tetap dalam sistem normalnya. Tak hanya itu, dalam buah noni terdapat senyawa terpenoid yang juga berperan besar dalam menjaga keberlangsungan regenerasi sel secara normal dan mencegah mutasi gen, yakni menjaga mekanisme regenerasi sel dan mencegah mutasi gen.

    Selain itu, dalam kanker payudara tersebut terdapat kandungan senyawa scolopetin yang meningkatkan produksi antigen alami sebagai senjata tubuh melawan sel kanker. Terdapat pula damnachantal, sejenis senyawa unik melawan kerusakan sel akibat serangan sel kanker.

    Sebuah riset sempat dikembangkan oleh seorang pakar herbal dunia Dr. Neil Solomon terhadap sekitar 2100 orang pasien pengidap kanker dan terbukti bahwa noni juice memiliki efek positif dalam pengobatan kanker payudara mencapai angka 69%.

Kedua jenis herbal ini memang termasuk jenis herbal pengobatan kanker payudara yang banyak direkomendasikan oleh pakar kesehatan herbal. Pasalnya, tak hanya karena keduanya memiliki khasiat ampuh mengatasi pertumbuhan sel abnormal, tetapi juga terbukti tidak memiliki sifat mereduksi kandungan dan khasiat dari obat medis dan terapi kanker yang dijalankan.

Anda juga bisa memadukan kedua jenis herbal dengan mengatur jarak konsumsi sekitar 1 jam untuk mendapat khasiat optimal tanpa ada efek reduksi. Lakukan terapi teratur dan Anda bisa menemukan efek positif dari pengobatan kanker payudara dengan metode alternatif ini.

Menurut data dari Departemen Kesehatan, kanker payudara termasuk salah satu mesin pembunuh wanita terbesar dalam sejarah. Keberadaan peran estrogen dalam proses pembentukan sel kanker memang menjadi pemicu kanker ini renta muncul pada wanita, selain kebanyakan wanita abai soal benjolan atau pembengkakan yang muncul.

Namun, ketika Anda berhasil mediagnosa lebih awal sekaligus menerapkan beberapa terapi secar rutin bersama dengan pengobatan dengan solusi alternatif ini. Bukan mustahil Anda berhasil mengenyahkan kanker payudara dari dada Anda.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register