Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Deherbastore.com
Penyebab Kanker Mulut Penyebab Kanker Mulut

Penyebab, Gejala, dan Pengobatan Kanker Mulut

Kanker mulut merupakan jenis penyakit kanker yang berkembang di dalam rongga mulut. Serangan kanker akan muncul pada bagian-bagian yang terdapat dalam mulut mulai dari lidah, gusi, bibir, langit-langit mulut sampai sisi dinding dalam pipi juga tenggorokan dan kelenjar air ludah. Kanker mulut kebanyakan merupakan jenis kanker primer meski beberapa kasus kanker mulut bersifat sekunder dan tertular dari kanker pada kelenjar getah bening pada pangkal rahang.

Kanker mulut sebenarnya bukan jenis kanker yang populer. Dikatakan bahwa kanker ini hanya muncul dalam porsi 2% dari seluruh kasus kanker di dunia. Menurut organisasi dentalhealth, setidaknya ada 640 ribu pasien kanker mulut di tiap tahun.

Meski jumlah kasusnya tergolong rendah, tetapi dikatakan penyakit ini termasuk jenis kanker yang paling mematikan. Peringkat kematiannya berada di posisi ke 11 di dunia. Ini karena tingginya kasus kematian terhadap pasien kanker mulut di dunia.

Berdasar data lain juga dikatakan penyakit kanker mulut termasuk jenis kanker yang biasa menyerang kaum pria di usia menjelang manula, sekitar usia 40 sampai 50 tahun. Namun tak sedikit pula kasus kanker mulut di usia manula dan di beberapa negara dengan penggunaan tembakau tinggi, kasus kanker mulut pada usia muda relatif tinggi.

Kebanyakan kasus kanker mulut termasuk kategori kanker karsinoma sel skuamosa, setidaknya kasus ini mencapai angka 90% dari seluruh kasus yang ada. Serangan muncul pada permukaan dari dinding dalam mulut. Sedang sisanya merupakan jenis kanker mulut yang langka seperti jenis karsinoma melanosit dan adenokarsinoma yang focus menyerang sel-sel pada kelenjar air ludah.

Penyebab Kanker Mulut

Ada kaitan erat antara tingginya kadar toksin dalam mulut dengan resiko terhadap kanker. Itu sebabnya penyebab kanker mulut bisa berawal dari kebiasaan makan dan kebiasaan buruk dalam menjaga kebersihan mulut.

Mereka yang biasa mengkonsumsi rokok, alkohol dan menggunakan obat-obatan terlarang dengan cara merokok seperti ganja memilikir resiko sangat tinggi mengalami kanker. Terutama untuk mereka yang mengkonsumsi bahan-bahan aditif ini dalam porsi berlebihan sampai terjadi penumpukan toksin dan oksidan dalam mulut. Kondisi yang dikenal dengan situasi karsinogen ini akan membuat mulut menjadi habitat nyaman pertumbuhan sel kanker.

Kondisi toksinitas ini bisa menjadi semakin berat bila tidak terjadi keluhan terhadao keseimbangan hormonal dan semakin kotornya mulut karena kurnag pembersihan. Kotoran yang mengendap dalam mulut bisa saja memicu peradangan dan akhirnya menyebabkan sel kanker muncul.

Selain masalah toksinitas, penyebab lain adalah munculnya peradangan, inflamasi atau sariawan berat yang tidak diatasi dengan segera. Kerusakan sel yang terjadi menjadi terlalu berat sehingga tak lagi mampu diatasi degan antibiotik biasa. Kerusakan semacam ini bisa menyebabkan peradangan yang sulit diatasi dan pada akhirnya berkembang menjadi sel kanker.

Salah satu negara dengan kasus kanker mulut tertinggi adalah India. Beberapa riset dikembangkan untuk mengetahui bagaimana kasus ini menjadi demikian tinggi di India. Dan jawabannya adalah kebiasaan beberapa masyarakatnya untuk mengunyah tembakau. Perpaduan pinang dan tembakau membentuk efek toksin yang menjadi penyebab kanker mulut.

Mereka yang mengalami infeksi HIV juga mengalami kerentanan yang serius terhadap kanker mulut. Karena HIV akan menurunkan imunitas dan melemahkan kelanjar getah bening. Hasilnya, infeksi mudah menyerang dan senyawa antigen tak berhasil diproduksi sehingga mempercepat munculnya antigen dan taka da lagi perlawanan terhadap kanker yang terbentuk pada mulut.

Kondisi lain adalah ketika mulut mengalami infeksi HPV Sifat virus yang mendorong organ membentuk banyak polip dan kista ini juga akan mendorong mulut membentuk kista dan polip yang bersifat sebagai pra kanker. Bila tak segera diatasi peradanga ini akan mengarah pada pembentukan kanker mulut.

Gejala Kanker Mulut

Salah satu penyebab tingkat kematian dari kanker mulut demikian tinggi adalah karena sulitnya mengenali gejala kanker mulut. Kanker mulut kerap kali muncul dengan gejala samar. Sebagian gejala kanker mulut yang muncul sangat mirip dengan penyakit mulut dan tenggorokan yang ringan.

Itu sebabnya sangat penting untuk tetap waspada terutama untuk mereka yang memiliki kerentanan terhadap kanker mulut, karena gejala ringan yang kerap dipandang enteng bisa saja meerupakan satu tanda awal dari kemunculan kanker mulut. Karena meski penyakit ini bisa menjadi sangat mematikan, pada stadium awal kanker ini sangat mudah disembuhkan dengan tingkat keberhasilan relatif tinggi mencapai angka 90%.

Apa saja gejala kanker mulut yang penting untuk Anda kenali?

  • Gusi terus menampakan iritasi kemerahan yang tak kunjung sembuh meski sudah diatasi dengan beragam obat.
  • Muncul sariawan yang tak kunjung sembuh, tampak membengkak dan meluas meski sudah Anda obati. Kadang sariawan sampai Nampak membentuk massa kecil dalam warna putih seperti abses.
  • Muncul penebalan dan pembengkakan pada dinding dalam mulut.
  • Muncul rasa nyeri yang menusuk pada daerah mulut dengan disertai tanda iritasi kemerahan atau luka dengan warna putih (sariawan)
  • Terjadi kekakuan pada mulut, sampai kadang rahang terasa sulit digerakan dengan rasa sakit atau linu. Pasien juga mengeluhkan sulit untuk mengunyah.
  • Gigi goyang kadang sampai mudah lepas tanpa sebab
  • Rasa nyeri pada tenggorokan dan sulit untuk menelan karena terasa kaku di tenggorokan.
  • Rasa nyeri pada lidah, seperti lidah menjadi kaku dan sulit untuk digerakan.
  • Sulit bicara karena lidah dan mulut kerap terasa kaku dan nyeri.
  • Pembengkakan pada kelenjar getah bening.

Pada dasarnya keluhan tahap awal dari kanker mulut lebih menyerupai gejala infeksi. Namun bila setelah Anda jalankan terapi antibiotik dan peningkat imunitas untuk melawan serangan bakteri atau mikroba tetapi kondisi infeksi tak kunjung sembuh sampai 2 minggu, di saat itulah sebaiknya Anda segera menemui dokter untuk memastikan kondisi mulut Anda. Dokter akan melakukan langkah biopsi atau pengambilan contoh jaringan mulut untuk pemeriksaan terhadap keberadaan sel kanker.

Pengobatan Kanker Mulut

Pengobatan kanker mulut secara medis terdiri dari beberapa prosedur. Prosedur yang diterapkan untuk tiap pasien akan disesuaikan dengan kondisi penyakit dan kondisi kesehatan dari pasien itu sendiri. Semakin berat stadium pasien semakin diperlukan penanganan yang sifatnya mendalam. Namun pada stadium akhir justru penanganan akan difokuskan pada terapi untuk mengurangi efek samping dari penyebaran kanker yang sudah meluas.

Untuk lebih jelasnya, berikut ini adalah beberapa prosedur medis dari pengobatan kanker mulut yang umum dijalankan:

    • Prosedur Photodynamic Therapy (PDT)

      Prosedur ini berupa pembedahan pada area mulut yang mengalami serangan kanker, kemudian sel-sel kanker akan disuntikan senyawa khusus yang membuat sel menjadi rentan terhadap paparan cahaya. Kemudian akan dilakukan penyinaran langsung kea rah sel kanker menggunakan sinar laser. Pembedahan dilakukan karena sel harus benar-benar terpapar laser secara langsung tanpa tertutupi jaringan lain. Meski efek sampingnya terbilang minim, tetapi proses ini akan efektif hanya pada kasus ringan sebelum sel kanker menyebar.

    • Prosedur Pengangkatan

      Kadang ketika kondisi kanker sudah membentuk akar atau pembibitan sel, diperlukan tindakan operasi pengangkatan. Meski itu artinya bagian dari mulut akan dihilangkan, sehingga fungsi mulut akan menurun entah sebagai pusat indera pengecap, alat bicara atau bagian dari fungsi pencernaan. Biasanya akan dilakukan rekonstruksi ulang fungsi dan kesinambungan jaringan dalam mulut untuk meminimalisir efek samping dari operasi.

    • Radioterapi

      Prosedur ini dilakukan sebagai bagian dari terapi pasca operasi atau sebagai terapi sebelum diputuskan operasi. Disini kita memanfaatkan radiasi gelombang radio yang memang dikenal memiliki sifat merusak sel. Gelombang radio akan difokuskan dari menuju area yang terserang kanker. Berhubung posisi mulut relatif terbuka dan mudah dijangkau, terapi ini cenderung lebih efektif karena mudah memfokuskan gelombang pada sel kanker dan dengan mudah membantu Anda menghindari gelombang yang terpapar pada sel-sel sehat.

    • Kemoterapi

      Organ mulut memang bukan jenis yang besar, sehingga bilapun terjadi penyebaran sel kanker dalam mulut seharusnya dengan mudah Anda temukan pula penyebarannya dan tetap memungkinkan diterapi dengan radioterapi. Namun ketika perkembangan kanker sudah demikian luas, cara terefektif adalah dengan menjalankan kemoterapi. Kemoterapi adalah terapi kimiawi yang mampu menekan pertumbuhan sel bahkan mematikan sel kanker.

    • Terapi Cetuximab

      Terapi Cetuximab merupakan jenis terapi dengan bahan obat khusus untuk membantu menyerang protein pada permukaan sel kanker dan mematikan kecenderungan sel kanker untuk tumbuh dan beregenerasi.

Sesuai dijelaskan pada setiap jenis prosedur, bahwa terdapat beberapa efek samping dan resiko yang mungkin dihadapi pasien setelah menjalankan terapi medis pengobatan kanker mulut. Karenanya kadang beberapa pasien memilih menunda menjalankan pengobatan karena belum siap menghadapi efek samping yang mengancam.

Untuk mereka, langkah diam dan membiarkan sel kanker tumbuh tanpa penanganan sama sekali jelas tidak bijak. Karena sel kanker yang didiamkan jelas akan terus tumbuh dan meluas sampai akhirnya tak dapat lagi ditanggulangi. Salah satu langkah bijak adalah menjalankan terapi tradisional setidaknya untuk menekan pertumbuhan, sehingga ketika waktunya siap untuk menjalankan terapi medis kondisi kanker tidak beranjak pada stadium yang terlalu berat.

Itulah kebanyakan orang memandang solusi tradisional dalam mengatasi kanker. Padahal sebenarnya beberapa jenis obat herbal memiliki kemampuan lebih dari sekedar menahan pertumbuhan, tetapi juga mengatasi kanker sejak pra kanker sampai stadium yang lanjut. Bahkan tak hanya itu, beberapa herbal juga bisa membantu metode medis dalam meningkatkan kemampuan dan kecepatan pengobatan kanker mulut. Dan beberapa herbal tersebut antara lain :

    • Sarang Semut

      Sarang semut adalah sejenis herbal unik yang khas dari kawasan tropis. Merupakan herbal yang berasal dari umbi sebuah tanaman epifit, sejenis tanaman yang hidup pada tanaman induk. Umbi tanaman ini sangat khas berbentuk rongga dengan labirin pada sisi dalamnya. Di alam liar labirin ini kerap kali menjadi rumah bagi semut hutan.

      Sarang semut sendiri memiliki beragam jenis, namun untuk kualitas terbaik dalam mengatasi kanker dipercaya merupakan jenis Myrmecodia pendans yang merupakan jenis sarang semut endemik pedalamam hutan Papua.

      Di dalam sarang semut ini terdapat khasiat perpaduan dari flavonoid, tokoferol, polifenol dan tannin yang menjadikan herbal ini sangat berkhasiat dalam mengatasi kanker. Bahkan dikatakan bahwa flavonoid dalam sarang semut berada dalam komposisi terlengkap dengan frekuensi yang padat.

      Flavonoid ini memiliki khasiat anti karsinogen, yakni kemampuan menurunkan kadar toksin dan residu dalam tubuh termasuk pada mulut sehingga menurunkan kecenderungan mutasi gen. Juga kemampuan untuk mencegah pembelahan diri dan regenerasi sel kanker yang disebut dengan antiproliferasi. Juga terdapat kemampuan inhibisi angiogenesis, sebuah kemampuan untuk menghambat aliran darah menuju sel kanker.

      Tak hanya itu, dipercaya terdapat komposisi senyawa unik yang belum teridentifikasi, hasil perpaduan dari senyawa yang dilepas semut hutan dengan senyawa alami sarang semut. Senyawa-senyawa unik ini memiliki kemampuan fitonutrien yang akan membantu tubuh memproduksi antigen untuk membentuk imunitas terhadap sel kanker.

      Kemampuan detoksifikasi dari sarang semut semakin optimal berkat kandungan polifenol dan tokoferol sebagai antioksidan yang memiliki kemampuan hingga lebih dari 90%. Kedua anti oksidan ini mampu mengatasi endapan pada pembuluh darah, membantu memperbaiki kerusakan sel dan menjaga sel melakukan regenerasi secara normal serta menjaga sel tidak melakukan mutasi DNA.

      Sarang semut terbukti mampu menunjukan khasiatnya dalam tempo singkat, bahkan hanya dalam waktu 1-3 bulan konsumsi rutin banyak penggunanya sudah merasakan tanda-tanda kesembuhan. Meski riset yang dikembangkan untuk herbal ini belum optimal, namun para peneliti ilmiah, seperti Dr Ahkam Subroto dari LIPI, meyakini akan banyak senyawa baru yang unik dan berkhasiat tinggi akan ditemukan dalam sarang semut dan lebih menjelaskan alasan kenapa herbal ini memiliki kemampuan cepat dan tuntas mengatasi kanker.

      Keterangan lebih lengkap berkenaan Sarang Semut dan bukti keampuhannya dalam membantu pengobatan kanker mulut dapat dilihat dalam halaman artikel "Obat Kanker Mulut".

      Noni Juice

      Herbal lain yang juga mendapat banyak rekomendasi sebagai obat herbal kanker mulut adalah noni juice. Herbal yang berasal dari buah noni, sejenis buah yang juga dikenal sebagai buah pace atau mengkudu di Indonesia ini merupakan jenis tanaman khas tropis dan kawasan pasifik yang dikenal sebagai salah satu tanaman dewa karena kemampuannya sebagai penyembuh yang manjur untuk beragam jenis penyakit.

      Sebagai anti kanker berikut ini adalah sederet alasan noni juice layak menjadi pilihan Anda.

      • Mengandung Flavonoid

        Flavonoid dalam noni membuat sari buahnya berkhasiat sebagai anti karsinogen dan anti proliferasi yang efektif. Kadar flavonoidnya memang tidak setinggi sarang semut, tetapi ada beberapa herbal lain yang menggantikan khasiat flavonoid sehingga khasiat noni tak kalah tingginya.

      • Mengandung Scolopetin

        Mengaktifkan sistem imunitas termasuk merangsang produksi limfosit yang baik sebagai salah satu antigen kuat atau senyawa perlawanan terhadap sel kanker.

      • Mengandung terpenoid

        Ada begitu banyak jenis terpenoid yang terkandung dalam noni juice. Kemampuan terpenoid untuk merangsang regenerasi sel sehat sekaligus menghambat proses pembentukan sel abnormal sekaligus menekan sel-sel abnormal sampai sel tersebut mengkerut dan mati.

      • Mengandung polisakarida

        Mencegah melekatnya sel rusak atau sel abnormal macam sel kanker melekat pada sel sehat sehingga menghindari efek metastasis.

      • Damnachantal

        Sejenis senyawa anthraquinon yang terbukti mampu menekan efek samping dari kerusakan sel, termasuk kecenderungan munculnya sel abnormal dan menekan seminimal mungkin supaya mutasi gen tidak terjadi pada sel.

      • Xeronine dan Pro-Xeronine

        Xeronine merupakan salah satu senyawa protein yang dibutuhkan untuk proses regenerasi sel. Tak hanya xeronine, tetapi proxeronine yang merupakan jenis pembentuk alami xeronine. Fungsinya sangat penting untuk menjaga regenerasi sel tetap normal dan terhindari dari mutasi gen.

      • Asam Kaprat dan Asam Kaproat

        Jenis asam yang menjadi sumber dari aroma tajam yang khas dari buah noni ini sebenarnya adalah bentuk anti bakteri aktif sekaligus anti viral yang efektif mengatasi infeksi dan peradangan, termasuk pada area mulut. Sesuai penjelasan di atas, infeksi yang berat bisa menjadi pemicu kanker sehingga dengan terapi anti bakteri ini Anda bisa mengendalikan infeksi sebelum berkembang menjadi kanker.

Itulah dua jenis herbal sebagai solusi alternative pengobatan kanker mulut. Keduanya terbukti empiris memiliki khasiat mengatasi kanker dengan efek samping yang minimal dan terbukti pula efektif untuk membantu meningkatkan manfaat pengobatan medis kanker yang Anda jalankan.

Tak hanya itu, karena keduanya terbukti juga bisa Anda konsumsi sebagai pengobatan pasca operasi pengangkatan kanker mulut untuk mempercepat penyembuhan pasca operasi dan membantu menuntaskan penyingkiran sel-sel kanker tersisa pada tubuh Anda.

Log In or Register