Pemasangan Behel Gigi: Tepat Menggunakan Kawat Gigi


By Fery Irawan

Pemasangan behel gigi — Mengapa bagi Anda yang memiliki struktur gigi tidak rapi harus mempertimbangkan pemasangan behel atau kawat gigi? Itu demi kesehatan Anda sendiri, jadi bukan hanya demi kecantikan atau wajah yang sempurna saja.

Struktur gigi yang tidak rapi akan membuat Anda kesulitan dalam membersihkan sisa makanan yang terselip di gigi sesudah makan. Berikut info selengkapnya!

Tips Pemasangan Behel atau Kawat Gigi

Struktur gigi yang kurang baik akan mempengaruhi mekanisme mengunyah Anda, pengucapan ketika berbicara juga akan ikut terpengaruh. Dan sisanya pola gigi yang buruk akan membuat Anda menjadi kurang percaya diri, khususnya ketika bertemu dan berbicara dengan orang lain, begitu pula dengan rekanan bisnis.

Untuk memasang behel gigi sendiri memang ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Contohnya saja seperti kebersihan mulut, gigi, dan masih banyak lagi yang lainnya. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang kawat gigi:

  • Yang pertama adalah pemasangan behel perlu disesuaikan dengan kebutuhan, jika memang dirasa gigi Anda kurang rapi maka bisa memakai behel. Namun jika memang gigi Anda sudah sehat dan tidak bermasalah, maka sebaiknya jangan menggunakan behel terlebih lagi hanya untuk mengikuti trend gaya saja. Karena ada beberapa efek negatif yang akan Anda dapatkan seperti bau mulut dan kesulitan membersihkan gigi sehingga kesehatan mulu bisa terganggu.
  • Yang kedua adalah alangkah baiknya jika Anda mempercayakan pemasangan behel kepada dokter gigi. Akan lebih baik lagi jika menggunakan jasa dari dokter spesialis orthodonti, dengan demikian tentu saja nantinya hasil yang didapatkan akan lebih maksimal.
  • Selain itu tentukan pula jenis behel, usahakan pilih yang berkualitas bagus karena jenis behel sendiri ada beberapa jenis mulai dari yang terbuat dari composite, plastic, porselin, karet dan juga metal. Untuk warnanya sendiri juga bisa disesuaikan dengan keinginan, namun disarankan menggunakan warna transparan jika memang tujuannya untuk memperbaiki gigi.
  • Kemudian juga perhatikan efek dari penggunaan behel, karena memang selama pemakaian behel ada efek samping yang sulit dihindari. Tidak hanya masalah bau mulut dan juga kebersihan gigi, melainkan juga dampaknya pada jaringan lunak, terutama pada gusi, pipi dan juga bibir. Orang yang memakai kawat gigi memiliki resiko mudah terkena sariawan atau radang gusi.

Sebelum memasang behel tentu saja akan lebih baik jika Anda memperhatikan beberapa hal tersebut agar penggunaannya tepat dan memberikan hasil yang lebih maksimal. Oleh karena itu pada kesempatan kali ini dibahas mengenai apa saja yang perlu diperhatikan sebelum memasang kawat gigi.

Biaya Pemasangan Behel atau Kawat Gigi

Biaya pemasangan kawat gigi memang cukup mahal. Biasanya berkisar dari 5 juta hingga puluhan juta rupiah. Pada umumnya ini termasuk biaya foto panoramik, jasa konsultasi dokter, cetak rahang atas dan bawah, serta biaya-biaya perawatan gigi lainnya—termasuk perawatan behel gigi.

Penggunaan

Waktu yang dibutuhkan sampai gigi jadi rapih bervariasi, ini bergantung pada tingkat keparahan, kesehatan gigi, gusi, tulang gigi, serta seberapa patuh pasien mengikuti instruksi dari dokter. Rata-rata waktu yang dibutuhkan biasanya antara 1 sampai 3 tahun. Setelah kawat gigi dilepas, sebagian besar pasien akan perlu memakai sebuah alat bernama retainer selama 6 bulan.

Anda juga harus melakukan pemeriksaan rutin ke ortodontis atau dokter gigi setiap bulan untuk memastikan kawat gigi tetap berada pada tempatnya. Mungkin dokter akan memberikan tekanan tambahan pada gigi dengan menyetel posisi kawat, spring, dan karet gelang pada kawat gigi.

Dalam beberapa kasus, kawat gigi saja tidak cukup untuk meluruskan gigi atau menggeser rahang. Dibutuhkan sebuah alat eksternal, misalnya headgear, yang dipakai di dalam rumah setiap malam.

Itulah beberapa informasi penting berkaitan dengan pemasangan behel atau kawat gigi. Jika Anda sedang mempertimbangkannya, segera lakukan konsultasi dengan dokter terlebih dahulu guna memeriksa kondisi gigi Anda secara menyeluruh.

Sumber

Radhika Wadhwa, Dentist. How do orthodontists put braces on? Apr 21, 2016. URL: https://www.quora.com/How-do-orthodontists-put-braces-on.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}