Share:

Terakhir Diedit:

Didiagnosis kanker serviks? Tetaplah tenang, masih banyak jalan keluar yang bisa dilakukan. Artikel ini akan menjelaskan secara garis besar mengapa herbal Sarang Semut Papua adalah salah satu herbal terbaik untuk obat kanker serviks tradisional. Semoga ini dapat memberi harapan baru bagi Anda yang sedang berjuang mencari pengobatan kanker serviks.

Sarang Semut sendiri merupakan tanaman yang berasal dari pedalaman hutan Papua. Tanaman herbal ini secara tradisional digunakan oleh penduduk asli di sana untuk mengobati berbagai penyakit secara turun-temurun.

Bagi penduduk yang tinggal di pedalaman Papua mereka sangat kesulitan untuk mendapatkan pengobatan medis, namun mereka mempunyai cara yang sederhana untuk mendapatkan kesembuhan. Caranya mudah saja, kalau mereka sakit, walaupun tidak jelas sakitnya apa, mereka hanya merebus Sarang Semut dan meminumnya kemudian sembuh.

Saya yakin Sarang Semut adalah herbal yang sangat ampuh menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya.Hendro Saputro, Herbalis

Sekarang mari kita lihat bagaimana herbal ini dapat dikatakan kemungkinan sebagai herbal terbaik untuk membantu pengobatan kanker serviks, karena sejak diperkenalkan sebagai herbal baru di Indonesia sudah tidak terhitung banyaknya penderita berbagai jenis kanker yang terbantu dengan herbal ini.

Sarang Semut untuk Obat Kanker Serviks Tradisional

Hasil penelitian modern mendapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti flavonoid, tokoferol, polifenol, dan kaya akan berbagai mineral yang berguna sebagai anti-oksidan dan anti-kanker. Beragam kandungan itu terbukti efektif menumpas berbagai jenis tumor dan kanker baik jinak ataupun ganas.

Kemampuan Sarang Semut secara empiris sebagai obat kanker serviks tradisional diduga kuat berkaitan dengan kandungan flavonoidnya. Ada beberapa mekanisme kerja dari flavonoid dalam melawan tumor/kanker, diantaranya:

  • Inaktivasi karsinogen

    Menonaktifkan zat aktif yang menjadi penyebab kanker serviks.

  • Anti-proliferasi

    Menghambat proses perbanyakan sel abnormal pada kanker.

  • Penghambatan siklus sel

    Pada kanker, terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel. Dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.

  • Induksi apoptosis dan diferensiasi

    Merangsang proses bunuh diri sel kanker.

  • Inhibisi angiogenesis

    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Jika sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker akan mati.

  • Pembalikan resistensi multi-obat

    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat  kanker serviks kimiawi yang dikonsumsi.

Sarang Semut juga mengandung Alfa-tokoferol yang berguna sebagai anti-kanker serta menangkal serangan radikal bebas. Hasil pengujian ekstrak kasar Sarang Semut memiliki kandungan Alfa-tokoferol yang mampu meredam radikal bebas hingga mendekati 100%.

Dengan adanya bukti empiris ini, Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi.Dr. Ir. Muhammad Ahkam Subroto, Peneliti Senior LIPI

Walapun berbagai penelitian ilmiah sudah dilakukan, tapi masih tergolong sedikit. Tidak menutup kemungkinan nantinya akan ditemukan senyawa-senyawa baru yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan cara ‘hebat’ herbal ini dapat memunahkan kanker dengan lebih cepat dan tuntas.

Dr Muhammad Ahkam Subroto dari LIPI pernah mengungkapkan hal ini. Ia mengatakan; “Dengan adanya bukti empiris ini Sarang Semut merupakan sumber baru obat. Banyak senyawa baru yang belum diketahui (jenisnya) dengan aktivitas tinggi.”

Sarang Semut Cepat Tumpas Kanker Serviks!

Hendro Saputro seorang herbalis yang tinggal di Papua, yang pertama-tama telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan kesembuhan yang benar-benar tuntas.

Ia kemudian menambahkan; “Rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang dalam 3 hari sudah terlihat hasilnya”.

Faktor kecepatan inilah yang membuat mengapat Sarang Semut disebut sebagai herbal terbaik untuk membantu penyembuhan penderita kanker. Umumnya, gejala atau ciri-ciri kanker serviks sudah mulai teratasi dalam waktu 1-3 bulan pertama setelah mengonsumsi Sarang Semut.

Seorang penderita kanker sudah mendapat tanda-tanda pemulihan, tidak sedikit juga yang sudah merasa membaik dalam tiga bulan pertama tersebut. Bahkan dalam beberapa kasus, pemulihan total dari kanker serviks stadium lanjut dapat diperoleh lebih cepat dengan tambahan Sarang Semut.

Seperti itulah yang dialami oleh ibu mertua dari Ibu Novyanti di Pamulang, yang testimonialnya dikirimkan kepada Deherba.com.

Tumpas Kanker Serviks Stadium Lanjut dengan Sarang Semut

Ibu mertua Novyanti didiagnosis kanker serviks stadium lanjut dan diwajibkan operasi. Meskipun sudah menjalani operasi, ternyata sel-sel kanker sudah sulit diberantas sehingga masih tersisa sel-sel kanker yang bisa kembali berkembang.

Kala itu, Novyanti mengetahui manfaat Sarang Semut (herbal anti-kanker asal Papua) melalui internet dan memberikan produk herbal Sarang Semut kepada ibu mertuanya. Beliau mengonsumsinya selama 2 bulan sebelum operasi dan dilanjutkan 2 bulan setelah operasi.

Setelah 2 bulan rutin konsumsi Sarang Semut yang dilakukan mertuanya, pasca operasi kanker serviks, dokter menyatakan bahwa kankernya telah sembuh total!

Pengalaman dari testimonial ini adalah hal yang luar biasa, mengingat proses pemulihannya bisa berlangsung cepat. Dalam kasus lainnya, sering kali kanker dapat tumbuh kembali pasca operasi. Tetapi herbal ini dapat membantu mencegah kekambuhan.

Setelah mendengar kabar tentang Sarang Semut sebagai herbal anti-kanker, banyak juga mereka yang sudah menjalani pengobatan medis, akhirnya memadukannya dengan kapsul ekstrak Sarang Semut. Rupanya mereka merasakan proses pemulihan yang lebih cepat daripada sebelumnya.

Hal ini selaras dengan komentar dr. Dewata Dermawan SpPD, Ahli Penyakit Dalam. Beliau mengatakan, “Pasien yang memadukan antioksidan dengan obat kimia dari dokter lebih cepat pulih daripada pasien yang hanya menggunakan obat kimia.”

Ada juga yang sudah menggunakan herbal anti-kanker lainnya seperti Noni juice, daun sirsak, kulit manggis, dan keladi tikus. Kemudian mereka kombinasikan dengan Sarang Semut dan merasakan hasil yang sama, dimana proses penyembuhan berangsur-angsur lebih cepat terasa. Bahkan banyak juga yang langsung beralih ke Sarang Semut karena mendengar tentang kehebatan herbal ini dalam menumpas kanker.

Bisakah Sarang Semut untuk Obat Kanker Serviks Stadium Lanjut?

Dari banyaknya pengakuan pengguna Sarang Semut, beberapa di antara mereka sudah mengalami kanker stadium lanjut, dan ini memperlihatkan bahwa Sarang Semut tetap dapat bermanfaat bagi para penderita kanker stadium lanjut.

Tetapi memang dalam beberapa kasus proses pemulihannya tidak bisa diharapkan secepat seperti pada kanker serviks stadium awal.

Bacalah artikel-artikel berikut yang membahas mengenai masing-masing stadium dan tips untuk mendukung pengobatannya:

Bisakah Menggunakan Sarang Semut Hanya untuk Pencegahan?

Sarang Semut dapat digunakan sebagai cara mencegah kanker serviks karena mengandung sejumlah antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya radikal bebas sebagai penyebab timbulnya kanker.

Sarang Semut juga mengandung multi-mineral yang dapat menjaga stamina tubuh secara keseluruhan. Sistem imun tubuh yang kuat akan membantu tubuh terhindari dari berbagai serangan penyakit.

Banyak laporan positif dari para pengguna Sarang Semut yang telah membuktikan sendiri khasiatnya dalam mengobati berbagai penyakit memautkan seperti kanker dan tumor. Karena itu bila Anda sedang mencari solusi yang tepat dan terjangkau untuk pengobatan kanker, Sarang Semut adalah salah satu pilihan obat kanker serviks yang harus dipertimbangkan.

Bukan hanya karena faktor biaya yang pasti jauh lebih murah. Memanfaatkan obat kanker serviks tradisional juga membantu pemulihan tanpa selalu harus melalui proses yang melelahkan dan menyakitkan, seperti pembedahan dan kemoterapi, belum lagi berbagai efek samping negatif yang ditimbulkannya.

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.