Share:

Diedit:

Adanya bintik atau tahi lalat sering dianggap remeh, namun bagaimana jika tanda tersebut membesar dan melebar? Ini bisa jadi keberadaan kanker kulit, adakah obat kanker kulit tradisional yang bekerja alami sebagai alternatif herbal kanker? Bagaimana dengan konsumsi Sarang Semut herbal kanker kulit?

Mari kita perhatikan bersama-sama bagaimana kinerja Sarang Semut dalam membantu penderita kanker kulit untuk pulih kembali. Lalu, apa saja kandungan herbal tradisional untuk kanker kulit tersebut. Berikut ulasan informasi selengkapnya beserta laporan pengguna Sarang Semut yang berhasil mengatasi serangan kanker kulit.

Obat Kanker Kulit Alami


Kanker Kulit, merupakan jenis kanker yang mudah terdeteksi namun seringkali luput dari pemeriksaan. Di Indonesia beruntungnya kaya akan berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat herbal, di antara banyak tanaman yang berfungsi sebagai obat kanker tradisional. Ada satu yang menempati posisi ‘primadona’ untuk penyembuhan berbagai jenis kanker, termasuk kanker kulit.

Nama herbal ini adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang berasal dari belantara hutan Papua. Sarang Semut telah terbukti secara empiris menyingkirkan berbagai penyakit berat termasuk kanker dan tumor.

Sarang Semut dapat dimanfaatkan sebagai pencegahan kanker kulit karena mengandung sejumlah antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya radikal bebas sebagai penyebab kanker kulit.

Sarang Semut juga mengandung multi-mineral yang dapat menjaga stamina tubuh secara keseluruhan. Sistem imun tubuh yang kuat akan membantu tubuh terhindar dari berbagai serangan penyakit.

Sarang Semut: Obat Tradisional Kanker Kulit Alami


Hendro Saputro, seorang herbalis, yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan pemulihan yang benar-benar tuntas.

Dalam komentarnya di Majalah Natural, Hendro mengungkapkan bahwa rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya.

Hal yang sama juga dirasakan para penderita kanker termasuk pengguna obat kanker kulit yang menggunakan produk kapsul ekstrak Sarang Semut. Rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya dalam waktu 1-3 bulan saja!

Tanaman herbal yang kini diminati banyak orang sebagai alternatif pengobatan kanker kulit ini tidak kalah efektif dengan obat kimiawi. Bagaimana kinerjanya dalam tubuh Anda? Mari kita perhatikan ulasan selengkapnya dalam keterangan berikut!

Kandungan Herbal Sarang Semut Papua

Mari kita menyingkap misteri di balik kesuksesannya. Dari berbagai penelitian sudah dilakukan untuk mengetahui kandungannya yang berperan penting dalam menumpas kanker dan tumor. Berikut ini beberapa hasilnya.

Senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut  meliput flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh sehingga sangat tepat jika digunakan sebagai obat kanker.Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI

Sarang Semut mengandung senyawa aktif antioksidan – tokoferol dan fenolik. Tokoferol sifatnya mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dalam Sarang Semut cukup tinggi.

Sarang Semut Papua

Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker. Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. “Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya”, ujar Ahmad Sulaeman, Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln.

Peran vitamin E bagi kesehatan amat vital, dapat mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa ekstrak kasar Sarang Semut memiliki kandungan Alfa-tokoferol yang mampu meredam radikal bebas hingga mendekati 100%.

Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang kuat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.

Bahkan banyak pelanggan yang sudah menggunakan obat kanker kulit secara medis dengan obat-obat kimia juga memadukannya dengan kapsul ekstrak Sarang Semut. Mereka merasakan proses perbaikan kesehatan yang lebih cepat daripada sebelumnya.

Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat membaik daripada hanya menggunakan obat kimia.dr. Dewata Dermawan SpPD, Ahli Penyakit Dalam

Ada juga yang sudah mengombinasikan herbal anti kanker lainnya seperti Noni juice dan Keladi tikus dengan Sarang Semut dan merasakan hasil yang sama. Proses pemulihan mereka berangsur-angsur lebih cepat terasa!

Sarang Semut: Obat Alternatif Kanker Kulit Alami


Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker kulit. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga rekan Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Dalam penelitiannya, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg. Sarang Semut tersebut kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air. Mereka lalu menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis yaitu mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu kemudian diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya sungguh luar biasa, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yaitu menghambat penyebaran sel-sel kanker yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal.

Sarang Semut juga mengandung flavonoid yang berguna sebagai antioksidan sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti-inflamasi, dan sebagai antibiotik.

Memang berbagai penelitian ilmiah sudah dilakukan, namun masih tergolong sedikit, sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan nanti akan ditemukan senyawa-senyawa baru yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan cara hebat herbal ini dapat memunahkan kanker dengan lebih cepat dan tuntas.

Testimonial Herbal Sarang Semut Papua

Kemampuan Sarang Semut untuk obat kanker kulit dapat terlihat dari kesaksian Bapak Dewa Nyoman Sumada. Istri Pak Dewa mengidap maag disertai nyeri tulang belakang, cepat lelah, rematik, dan juga tumor di dahi. Selama bertahun-tahun, obat-obatan sudah menjadi makanan pokoknya hampir setiap hari. Penderitaanya bertambah ketika benjolan tumor di dahinya makin melebar dan berwarna kehitaman.

Testimonial Sarang Semut - Ibu Dewa Nyoman Sumada

Dari 2 hasil pemeriksaan, istri Pak Dewa positif terkena kanker kulit ringan. Dokter mewajibkannya menjalani pembedahan, namun bagi istrinya itu adalah sesuatu yang menakutkan. Karenanya, Pak Dewa mencoba alternatif lain. Hingga saatnya Pak Dewa menemukan produk Sarang Semut di situs Deherba.com. Beliau langsung memesan produk Sarang Semut tersebut.

Setelah konsumsi 6 botol, indikasi kanker kulit berupa benjolan di dahi istrinya mengering, mengelupas, dan tidak lagi membesar. Maagnya pun benar-benar pulih dan tidak pernah kambuh lagi. Bahkan nyeri tulang punggungnya juga hampir tidak pernah kambuh lagi.

Sekarang, staminanya sangat baik dan yang lebih penting, istri Pak Dewa tidak lagi bergantung pada obat-obatan kimia. Kisah ini membuktikan bahwa herbal ini dapat dimanfaatkan sebagai obat kanker kulit tradisional.

Ini memperlihatkan bahwa Sarang Semut tetap dapat bermanfaat bagi para penderita kanker stadium lanjut. Tetapi memang dalam beberapa kasus proses pemulihannya tidak bisa diharapkan secepat seperti pada stadium kanker kulit awal.

Sarang Semut ini bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker kulit tradisional. Bukan saja biayanya terjangkau, tapi juga dalam beberapa kasus pemulihan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses melelahkan dan menyakitkan seperti pembedahan atau kemoterapi. Dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat obat medis.

Daftar Pustaka:

Janti Sudiono, Ciptadhi Tri Oka, Pretty Trisfilha. The Scientific Base of Myrmecodia pendans as Herbal Remedies. Apr 27, 2015. British Journal of Medicine & Medical Research 8(3): 230-237, 2015, Article no.BJMMR.2015.443 ISSN: 2231-0614.
😡
☹️
😐
☺️
😍
5/5😍3