Share:

Terakhir Diedit:

Vonis kanker memang mengejutkan namun apa yang harus dilakukan bukanlah berdiam diri dan dengan pasrah. Anda bisa berhasil dalam perjuangan melawan kanker! Artikel ini akan menjelaskan pilihan pengobatan kanker kulit tradisional yang terbaik dan mengapa herbal Sarang Semut Papua adalah pilihan obat kanker kulit tradisional yang tepat.

Tanaman herbal yang kini diminati banyak orang sebagai alternatif pengobatan kanker kulit ini tidak kalah efektif dengan obat kimiawi.

Alternatif Terbaik untuk Obat Kanker Kulit

Indonesia kaya akan berbagai tanaman yang dapat digunakan sebagai obat herbal, di antara banyak tanaman yang berfungsi sebagai obat kanker tradisional, ada satu yang menempati posisi ‘primadona’ untuk penyembuhan berbagai jenis kanker, termasuk kanker kulit.

Nama herbal ini adalah Sarang Semut (Myrmecodia pendans) yang berasal dari belantara hutan Papua. Sarang Semut telah terbukti secara empiris menyingkirkan berbagai penyakit berat termasuk kanker dan tumor.

Penelitian Mengungkapkan Kandungan Senyawa Aktif Bermanfaat

Mari kita menyingkap misteri di balik kesuksesannya. Dari berbagai penelitian sudah dilakukan untuk mengetahui kandungannya yang berperan penting dalam menumpas kanker dan tumor. Berikut ini beberapa hasilnya.

Senyawa aktif yang terkandung dalam Sarang Semut  meliput flavonoid, tanin, dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan dalam tubuh sehingga sangat tepat jika digunakan sebagai obat kanker.Dr M. Ahkam Subroto, Ahli Peneliti Utama LIPI

Sarang Semut mengandung senyawa aktif antioksidan – tokoferol dan fenolik. Tokoferol sifatnya mirip vitamin E yang berefek antioksidan efektif. Menurut Prof Dr Elin Yulinah Sukandar, Guru Besar Farmasi ITB, kandungan tokoferol dalam Sarang Semut cukup tinggi.

Tokoferol berfungsi sebagai antioksidan dan antikanker. Ia menangkal serangan radikal bebas dengan cara antidegeneratif. “Bila kita mengonsumsi banyak lemak dan radikal bebas, tokoferol akan mengatasinya”, ujar Ahmad Sulaeman, Doktor ahli nutrisi alumnus University of Nebraska Lincoln.

Peran vitamin E bagi kesehatan amat vital, dapat mencegah asam lemak tak jenuh, komponen sel membran dari oksidasi oleh radikal bebas. Hasil pengujian memperlihatkan bahwa ekstrak kasar Sarang Semut memiliki kandungan Alfa-tokoferol yang mampu meredam radikal bebas hingga mendekati 100%.

Baca juga  Kanker Kulit

Maka tidak heran herbal ini dikenal memiliki reaksi yang kuat dalam membantu menumpas kanker, tumor, dan berbagai bentuk benjolan yang bisa menjadi tumor atau kanker.

Uji Ilmiah Membuktikan Manfaat Sarang Semut

Dalam uji in vitro, terbukti bahwa Sarang Semut ampuh sebagai obat kanker. Yang membuktikan keampuhan itu adalah Qui Kim Tran dari University National of Hochiminch City dan koleganya Yasuhiro Tezuka, Yuko Harimaya, dan Arjun Hari Banskota. Ketiga rekan Qui itu bekerja di Toyama Medical and Pharmaceutical University.

Dalam penelitiannya, Qui Kim Tran menggunakan Sarang Semut yang berbobot 2-3 kg. Sarang Semut tersebut kemudian diekstrak dengan berbagai pelarut seperti air, methanol, dan campuran methanol-air.

Mereka lalu menumbuhkan 3 sel kanker yang amat metastasis yaitu mudah menyebar ke bagian tubuh lain seperti kanker serviks, kanker paru, dan kanker usus.

Masing-masing hasil ekstraksi itu kemudian diberikan kepada setiap sel kanker. Hasilnya sungguh luar biasa, Sarang Semut ternyata mempunyai aktivitas antiproliferasi yang kuat! Yaitu menghambat penyebaran sel-sel kanker yang bahkan penyebarannya cepat dan abnormal.

Sarang Semut juga mengandung flavonoid yang berguna sebagai antioksidan sehingga baik untuk mencegah dan membantu mengobati kanker, melindungi struktur sel, meningkatkan efektivitas vitamin C, anti-inflamasi, dan sebagai antibiotik.

Memang berbagai penelitian ilmiah sudah dilakukan, namun masih tergolong sedikit, sehingga tidak menutup kemungkinan ke depan nanti akan ditemukan senyawa-senyawa baru yang terkandung dalam Sarang Semut yang dapat lebih menjelaskan cara hebat herbal ini dapat memunahkan kanker dengan lebih cepat dan tuntas.

Testimonial Pengguna Sarang Semut sebagai Obat Kanker Kulit

Kemampuan Sarang Semut untuk membantu pengobatan kanker kulit dapat terlihat dari kesaksian Bapak Dewa Nyoman Sumada. Istri beliau pernah menderita komplikasi dari beberapa penyakit berat. Simak pengalamannya berikut ini.

Sarang Semut Penumpas Kanker Kulit, Maag, dan Nyeri Tulang Punggung

Istri Pak Dewa mengidap maag disertai nyeri tulang belakang, cepat lelah, rematik, dan juga tumor di dahi. Selama bertahun-tahun, obat-obatan sudah menjadi makanan pokoknya hampir setiap hari. Penderitaanya bertambah ketika benjolan tumor di dahinya makin melebar dan berwarna kehitaman.

Dari 2 hasil pemeriksaan, istri Pak Dewa positif terkena kanker kulit ringan. Dokter mewajibkannya menjalani pembedahan, namun bagi istrinya itu adalah sesuatu yang menakutkan. Karenanya, Pak Dewa mencoba alternatif lain. Hingga saatnya Pak Dewa menemukan produk Sarang Semut di situs Deherba.com. Beliau langsung memesan produk Sarang Semut tersebut.

Setelah konsumsi 6 botol, ciri-ciri kanker kulit berupa benjolan di dahi istrinya mengering, mengelupas, dan tidak lagi membesar. Maagnya pun benar-benar pulih dan tidak pernah kambuh lagi. Bahkan nyeri tulang punggungnya juga hampir tidak pernah kambuh lagi.

Sekarang, staminanya sangat baik dan yang lebih penting, istri Pak Dewa tidak lagi bergantung pada obat-obatan kimia. Kisah ini membuktikan bahwa herbal ini dapat dimanfaatkan sebagai obat kanker kulit tradisional.

Pembuktian Manfaat Sarang Semut Lebih Lanjut

Testimonial pengalaman Bapak Dewa selaras dengan respon positif dari para pengguna Sarang Semut lainnya. Contohnya Hendro Saputro, seorang herbalis, yang telah memperkenalkan Sarang Semut sebagai tanaman obat.

Baca juga  Penyebab Kanker Kulit

Ia mengungkapkan bahwa mereka yang mengonsumsi herbal ini banyak yang mendapatkan pemulihan yang benar-benar tuntas.

Dalam komentarnya di Majalah Natural, Hendro mengungkapkan bahwa rata-rata yang meminum rebusan Sarang Semut dan mendapatkan hasil setelah seminggu bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya.

Hal yang sama juga dirasakan para penderita kanker yang menggunakan produk kapsul ekstrak Sarang Semut. Rata-rata melaporkan sudah mulai merasakan khasiat hanya dalam waktu 1-3 bulan saja!

Bahkan banyak pelanggan yang sudah menjalani pengobatan kanker kulit secara medis dengan obat-obat kimia juga memadukannya dengan kapsul ekstrak Sarang Semut. Mereka merasakan proses perbaikan kesehatan yang lebih cepat daripada sebelumnya.

Pasien yang memadukan antioksidan dan obat kimia dokter lebih cepat membaik daripada hanya menggunakan obat kimia.dr. Dewata Dermawan SpPD, Ahli Penyakit Dalam

Ada juga yang sudah mengombinasikan herbal anti kanker lainnya seperti Noni juice dan Keladi tikus dengan Sarang Semut dan merasakan hasil yang sama. Proses pemulihan mereka berangsur-angsur lebih cepat terasa!

Bisakah Menggunakan Sarang Semut Hanya untuk Pencegahan?

Sarang Semut dapat dimanfaatkan sebagai cara mencegah kanker kulit karena mengandung sejumlah antioksidan yang bermanfaat untuk mencegah timbulnya radikal bebas sebagai penyebab kanker kulit.

Sarang Semut juga mengandung multi-mineral yang dapat menjaga stamina tubuh secara keseluruhan. Sistem imun tubuh yang kuat akan membantu tubuh terhindar dari berbagai serangan penyakit.

Bisakah Sarang Semut untuk Obat Kanker Kulit Stadium Lanjut?

Dari banyaknya pengakuan pengguna Sarang Semut, beberapa di antara mereka sudah mengalami kanker stadium lanjut.

Ini memperlihatkan bahwa Sarang Semut tetap dapat bermanfaat bagi para penderita kanker stadium lanjut. Tetapi memang dalam beberapa kasus proses pemulihannya tidak bisa diharapkan secepat seperti pada stadium kanker kulit awal.

Sarang Semut ini bisa dijadikan salah satu pilihan terbaik sebagai obat kanker kulit tradisional. Bukan saja biayanya terjangkau, tapi juga dalam beberapa kasus pemulihan dapat diperoleh tanpa harus melalui proses melelahkan dan menyakitkan seperti pembedahan atau kemoterapi. Dan tanpa harus mengalami berbagai efek samping negatif lainnya akibat pengobatan medis.

Fery Irawan

Editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.


Artikel di-posting oleh Fery Irawan dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.