Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

PROMO 12-12, DISKON 10% UNTUK SEMUA PAKET PRODUK, BERLAKU 12-15 DES 2017. HUBUNGI CS KAMI SEKARANG!
Mencegah Kanker Kulit Mencegah Kanker Kulit

10 Tips Simpel Untuk Mencegah Kanker Kulit

Salah satu jenis kanker yang paling dikenal di dunia adalah kanker kulit. Jenis satu ini kadang tidak terlalu mematikan, tetapi bukan berarti tanpa risiko. Jika diabaikan, kadang kanker bisa berkembang lebih masif, bermetastasis atau menyebar menyerang organ tubuh dalam yang akan menjadi lebih mematikan.

Ternyata faktor penyebab kanker kulit terbilang lebih mudah diidentifikasi dibandingkan jenis kanker lain. Itu sebabnya cara mencegah kanker kulit biasanya lebih mudah dilakukan dibandingkan mencegah jenis kanker lain.

Sebenarnya ada banyak penyebab kanker kulit, utamanya adalah efek paparan berlebihan dari sinar matahari dan efek paparan berlebihan dari toksin pada kulit. Dan mengingat kita berada di kawasan tropis dengan paparan sinar matahari yang selalu ada sepanjang tahun, Anda sebaiknya mengenali apa saja sebenarnya cara untuk mecegah kanker kulit.

Hindari Sinar Matahari antara Pukul 10 Pagi - 3 Sore

Salah satu penyebab utama dari kanker kulit adalah paparan sinar matahari. Efek merusak dari sinar ultra violet yang terkandung dalam sinar matahari pada jam-jam tersebut cenderung lebih kuat dan memberi efek yang lebih merusak terhadap kulit.

Menurut Cancer.ORG sebagian besar kasus kanker kulit disebabkan oleh efek dari paparan berlebihan dari sinar UV. Juga The International Agency for Research on Cancer (IARC) menggolongkan sinar UV sebagai karsinogen atau faktor penyebab kerusakan sel yang mengacu pada kanker. Jadi sebisa mungkin lakukan aktivitas di dalam ruangan pada waktu-waktu ini, atau tetaplah berlindung di tempat-tempat teduh.

Lindungi Kulit dari Paparan Sinar Matahari

Jika Anda terpaksa harus berada di area yang terkena paparan sinar matahari langsung, sebaiknya upayakan perlindungan optimal untuk kulit Anda. Ini setidaknya akan meminimalisir efek samping paparan UV terhadap kulit, termasuk menekan efek kerusakan kulit yang mungkin terjadi.

Anda sebaiknya melindungi kulit dengan sunscreen atau sunblock ber-SPF yang relatif tinggi. SPF yang tinggi akan efektif melindungi efek samping paparan UV dengan lebih baik dan lebih lama. Semakin panas paparan sinar matahari dan semakin lama Anda melakukan aktivitas di area terbuka, semakin tinggi kadar SPF sunblock yang disarankan.

Anda juga bisa melindungi kulit dengan mengenakan pakaian tertutup. Mereka yang terbiasa mengenakan pakaian tertutup akan lebih aman dari risiko kanker kulit dibandingkan dengan mereka yang terbiasa mengenakan pakaian terbuka.

Hindari Tanning (Mencoklatkan Kulit)

Dalam beberapa budaya, kulit kecoklatan dianggap lebih menarik dari kulit yang putih pucat. Bila proses mencoklatkan kulit ini dilakukan dengan tidak tepat, Anda akan mengalami peningkatan risiko kanker kulit yang lebih tinggi.

Apalagi bila proses pencoklatan kulit ini dilakukan dengan menggunakan perangkat khusus seperti tanning bed atau UV radiasi artifisial seperti lampu UV. Terapi-terapi macam ini justru semakin meningkatkan risiko kanker kulit.

Lakukan terapi tanning dengan cara yang aman untuk memastikan proses pembentukan pigmen tidak merusak kesehatan sel. Tetap kenakan sunblock yang memadai untuk memastikan kulit tidak rusak. Dan segera atasi jika terbentuk efek iritasi atau kulit terbakar.

Jangan Abaikan Sinar Matahari yang Tidak Panas

Ketika Anda melakukan perjalanan ke daerah bersuhu rendah seperti pegunungan atau ketika melakukan perjalanan di musim salju, kadang udara dingin membuat Anda lupa bahwa ada paparan sinar matahari yang tetap berisiko pada kulit Anda. Udara dingin menyamarkan efek sengatan sinar matahari dan akhirnya kulit terbakar bahkan sebelum Anda menyadarinya.

Tetap kenakan sunblock ketika Anda melakukan aktivitas luar ruangan di saat Anda berada di kawasan berudara dingin. Udara dingin memang akan menyamarkan efek sengatan, tetapi bukan berarti disana tidak ada ancaman sinar UV sama sekali.

Ulangi Oleskan Sunblock Setelah Terkena Air

Jangan hanya mengandalkan perlindungan dari selapis sunblock saat Anda sedang melakukan aktivitas luar ruangan. Apalagi bila aktivitas ini berkaitan dengan air, karena kebanyakan sunblock akan luntur akibat bersentuhan dengan air. Jadi lakukan pelapisan ulang pada kulit Anda untuk mengurangi kemungkinan sunblock luntur setelah berinteraksi dengan air.

Hindari Proses Pemutihan Kulit Berlebihan

Memutihkan kulit tak lebih baik dari proses mencoklatkan kulit. Karena pada kebanyakan kasus, dalam memutihkan kulit Anda melakukan terapi untuk menekan proses pembentukan pigmentasi. Padahal pigmentasi adalah sebuah mekanisme tubuh untuk mengatasi efek paparan UV.

Artinya bila tidak membiarkan pigmentasi secara alami bekerja, Anda sebenarnya membuat tubuh kehilangan mekanisme perlindungan diri terhadap paparan UV. Artinya kulit Anda jauh lebih sensitif dari paparan sinar UV daripada sebelumnya.

Di sisi lain banyak senyawa yang lazim digunakan untuk terapi memutihkan kulit sebenarnya mengandung substansi toksin. Yang bila Anda paparkan pada kulit dalam jangka panjang sifatnya akan merusak sel kulit, serta tidak menutup kemungkinan memicu terbentuknya sel kanker.

Hindari Penggunaan Make-Up Kadaluarsa

Sadari dengan baik kapan masa pakai dari sebuah make-up. Setiap produk make-up sebenarnya memiliki masa pakai yang kerap kali tidak disadari oleh penggunanya. Make-up yang terlalu lama Anda simpan bisa jadi sudah mencapai masa kadaluarsanya dan sebaiknya tak boleh lagi dioleskan pada wajah.

Anda biasanya dapat mengenali masa kadaluarsa dari warna, tekstur, dan aromanya. Ketika muncul perubahan warna, tekstur yang mengental atau mengeras, juga dengan munculnya aroma aneh dan tak sedap, kemungkinan besar make-up sudah kadaluarsa.

Make-up kadaluarsa akan mengeluarkan senyawa-senyawa kimia yang tidak bisa ditoleransi tubuh dan paparannya pada kulit akan memicu kerusakan pada sel-sel kulit. Kondisi ini juga bisa menyebabkan kanker kulit.

Hindari Paparan Toksin pada Kulit

Mereka yang kerap beraktivitas pada area dengan kadar toksin yang tinggi memiliki kemungkinan mengalami peningkatan risiko kanker kulit. Ini karena toksin pada udara akan dengan sangat mudah terpapar pada kulit dan akhirnya mengkontaminasi kulit. Efek kontaminasi ini bisa memicu kerusakan kulit, anomali tidak normal pada sel kulit, dan memungkinkan terjadinya risiko kanker kulit.

Perbanyak Vitamin C, E, B3, dan D

Vitamin C, E, dan D ternyata memiliki manfaat sangat baik untuk mencegah kanker kulit. Vitamin C akan baik untuk membantu menjaga kesehatan kulit, demikian pula dengan vitamin E. Keduanya berperan dalam proses penjaga kekenyalan dan proses regenerasi sel kulit berjalan dalam mekanisme yang normal.

Sedangkan vitamin D dan vitamin B3 memberi manfaat bagi sistem perlindungan tubuh untuk mengatasi kerusakan pada sel kulit. Kemampuan vitamin D dalam kesehatan kulit dijelaskan dalam DoctorsHealthPress.COM dan terbukti dapat secara efektif membantu mencegah kanker kulit.

Pola Makan Sehat

Mereka yang rutin mengonsumsi sayuran, buah, dan serat biasanya kecil risikonya terkena kanker kulit. Karena kandungan vitamin, mineral dalam sayuran dan buah akan membantu menjaga kemampuan sel kulit dalam melakukan regenerasi dengan baik, membantu mempercepat proses penyembuhan iritasi pada kulit, membantu menjaga keseimbangan minyak pada wajah, juga mengatasi efek paparan toksin pada wajah.

Makanan yang padat serat juga akan membantu melancarkan pencernaan. Pencernaan yang sehat akan sangat baik untuk kesehatan kulit. Karena pencernaan yang sehat akan menyerap nutrisi dari dalam tubuh dengan lebih efisien dan optimal. Sehingga lebih efektif pula dalam menghantarkan nutrisi menuju kulit.

Pola makan yang padat sayuran dan buah juga baik untuk kesehatan kulit karena kandungan anti oksidan di dalamnya. Sebagaimana disinggung di awal, selain mengurangi paparan sinar matahari, untuk mencegah kanker kulit kita juga perlu mengatasi efek paparan toksin pada kulit. Toksin memiliki faktor karsinogen dan karenanya akan menyebabkan oksidasi sel kulit. Mengonsumsi anti oksidan akan membantu menekan efek oksidasi sel oleh toksin yang memapar kulit.

Adakalanya upaya mencegah kanker kulit juga berarti mencegah perkembangan kanker kulit dari sedini mungkin. Anda bisa melakukannya bila memahami apa saja ciri-ciri ketika kanker sudah mulai menyerang sel-sel kulit. Kanker kulit seringkali berkembang di bagian yang sering terekspos cahaya matahari, termasuk kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, tangan, dan kaki.

Tapi bukan berarti kanker ini tidak bisa menyerang area kulit yang tertutup, seperti telapak tangan, di antara jari-jari, serta di organ genital. Jadi perhatikanlah tanda-tanda kanker kulit di seluruh area kulit. Simak ulasan mengenai gejala-gejala kanker kulit di artikel: Kenali Gejala Kanker Kulit dan Pilihan Pengobatan Herbal Terbaiknya.

BACA JUGA ARTIKEL REKOMENDASI HERBAL BERIKUT:

Sarang Semut Papua Tumpas Kanker dan Tumor dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

sarang semut papua 3
Berkat herbal ini banyak penderita kanker, tumor dan benjolan abnormal bisa kembali menjalani hidup mereka seperti semula tanpa harus menghadapi biopsi, pembedahan, dan kemoterapi […] Baca Selengkapnya »

Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »
FOLLOW DEHERBA.COM:
instagram