Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Ilustrasi Pengobatan Kanker Kulit Ilustrasi Pengobatan Kanker Kulit

Pengobatan Kanker Kulit

Apakah Anda sedang mencari pengobatan kanker kulit? Informasi dalam artikel ini dapat membantu dalam pertimbangan Anda untuk memutuskan pilihan pengobatan yang terbaik.

Kanker kulit sendiri merupakan tumor ganas yang terjadi di bagian terluar kulit. Kanker kulit banyak terjadi pada orang tua yang sudah memasuki usia senja, mayoritas dari usia 50 tahun ke atas.

Perbandingan penderita pria dan wanita yakni 2:1, dimana penderitanya paling banyak adalah orang-orang berkulit putih. Gejala kanker kulit yang mudah dikenali ialah adanya benjolan atau bintik-bintik pada kulit seperti luka kecil yang sangat mudah terkelupas dan berdarah. Langkah pemeriksaan kanker kulit ini bisa dilakukan dengan cara-cara sederhana seperti berikut ini.

  • Melakukan pemeriksaan pada bagian tangan mulai di antara jari tangan, lengan atas, lengan bawah, tempat persendian, menekuk siku, dan lainnya.
  • Memeriksa bagian tubuh yang paling depan mulai dari daerah perut, sekitar kemaluan, paha atas dan bawah, daerah dada, dan leher.
  • Melakukan pemeriksaan tubuh di bagian samping dengan cara mengangkat tangan. Cermati secara detail bagian tubuh Anda dalam keadaan tidak memakai baju.

Lantas, siapakah orang yang memiliki risiko tinggi terkena kanker kulit? Berikut merupakan orang-orang yang rentan terkena kanker kulit.

  • Orang yang kegiatannya banyak di luar ruangan/kantor.
  • Faktor genetik, dimana dalam keluarganya minimal ada dua orang yang terkena kanker.
  • Kulitnya sangat sensitif dan mudah sekali muncul bintik.
  • Rambutnya berwarna agak kemerahan.
  • Orang yang karena profesinya sering terjadi kontak dengan aspal, minyak mineral, dan tar.

Setelah dokter memastikan bahwa benjolan atau bintik merah tersebut merupakan kanker kulit, maka hasil diagnosa tersebut akan ditindaklanjuti dengan melakukan pengobatan.

Bila Anda divonis terkena kanker kulit, jangan takut, berikut beberapa pilihan terbaik pengobatan kanker kulit yang tersedia saat ini, secara medis maupun alternatif. Faktanya, dengan pengobatan dan perawatan yang benar harapan kesembuhan kanker kulit akan semakin besar.

Pengobatan Kanker Kulit Konvensional

Pengobatan kanker kulit yang biasa dilakukan terdiri dari beberapa jenis yakni operasi yang merupakan metode utama dan banyak dilakukan, terutama ketika kanker masih dalam stadium awal.

Kemudian, ada juga kemoterapi dan radioterapi yang biasanya digunakan untuk mengobati kanker kulit yang terjadi pada orang yang sudah berusia lanjut.

Selain ketiga metode pengobatan tersebut, yang terbaru ialah pengobatan minimal invasif. Pengobatan secara minimal invasif ini sifatnya melengkapi pengobatan konvensional lainnya.

Metode minimal invasif ini dapat secara efisien mencegah kekambuhan kanker di kemudian hari. Keunggulan dari metode minimal invasif ini ialah tidak perlunya melakukan pembedahan dan perdarahan yang bisa diminimalisir.

Apapun bentuk pengobatan kanker kulit yang Anda jalani, pastikan untuk meminimalisir paparan sinar matahari secara langsung karena radiasi langsung dapat memengaruhi efektivitas proses pengobatan.

Pengobatan Kanker Kulit Alternatif

Sarang Semut Papua merupakan herbal alami yang dapat digunakan untuk mengobati kanker kulit karena mengandung sejumlah senyawa aktif berupa flavonoid yang sangat baik untuk antioksidan dan anti-kanker di dalam tubuh.

Sebuah testimonial yang dikirimkan ke Deherba.com bercerita tentang Ibu Dewa Nyoman Sumada yang sembuh dari kanker kulit dengan cepat berkat Sarang Semut.

Ibu Dewa mengidap maag disertai nyeri tulang belakang, cepat lelah, rematik, dan juga tumor di dahi. Selama bertahun-tahun, obat-obatan sudah menjadi makanan pokoknya hampir setiap hari. Penderitaanya bertambah ketika benjolan tumor di dahinya makin melebar dan berwarna kehitaman.

Dari 2 hasil pemeriksaan, Ibu Dewa positif terkena kanker kulit ringan. Dokter mewajibkannya menjalani pembedahan, namun baginya itu adalah sesuatu yang menakutkan. Karenanya, ia mencoba alternatif lain. Hingga saatnya Ibu Dewa menemukan produk Sarang Semut di situs Deherba.com. Beliau langsung memesan produk Sarang Semut tersebut.

Setelah konsumsi 6 botol, benjolan di dahi istrinya mengering, mengelupas, dan tidak lagi membesar. Maagnya pun sembuh total dan tidak pernah kambuh lagi. Bahkan nyeri tulang punggungnya juga hampir tidak pernah kambuh lagi. Sekarang, staminanya sangat baik dan yang lebih penting, ia tidak lagi bergantung pada obat-obatan kimia.

Hal ini membuktikan bahwa herbal ini dapat dimanfaatkan sebagai obat kanker kulit. Kalau Anda ingin membaca testimonial lengkapnya bisa dibaca dalam artikel Sarang Semut Penumpas Kanker Kulit, Maag, dan Nyeri Tulang Punggung.

Kandungan yang diduga kuat sangat berperan dalam khasiatnya untuk obat kanker kulit adalah flavonoid. Berikut adalah sejumlah mekanisme kerja flavonoid dalam menumpas kanker.

  • Inaktivasi karsinogen
    Menonaktifkan zat-zat aktif yang menjadi penyebab kanker.
  • Anti-proliferasi
    Menghambat proses perbanyakan (duplikasi) sel-sel abnormal yang menjadi penyebab dari kanker.
  • Penghambatan siklus sel
    Kanker timbul karena terjadi kegagalan pengendalian dalam siklus pembelahan sel, dimana sel mengalami pembelahan secara cepat dan terus menerus. Flavonoid bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel yang abnormal (kanker) tersebut.
  • Induksi apoptosis dan diferensiasi
    Merangsang proses bunuh diri sel-sel kanker.
  • Inhibisi angiogenesis
    Menghambat pembentukan pembuluh darah baru pada sel kanker yang berperan dalam menyediakan makanan/nutrisi bagi perkembangan sel kanker. Apabila sel kanker tidak mendapatkan nutrisi yang cukup, sel kanker tersebut akan mati.
  • Pembalikkan resistensi multi-obat
    Flavonoid membantu tubuh terhindar dari resistensi/kebal terhadap obat-obat kanker kulit yang sedang dikonsumsi.

Selain flavonoid, Sarang Semut juga mengandung tokoferol yang berperan besar dalam manfaatnya sebagai obat kanker kulit. Penelitian memperlihatkan bahwa alfa-tokoferol sebesar 12 ppm saja sudah cukup meredam radikal bebas sebanyak 96%. Sedangkan dalam Sarang Semut terdapat kandungan tokoferol hingga 313 ppm!

Kemungkinan besar kemampuan Sarang Semut dalam meredam radikal bebas akan lebih tinggi dari 96%. Kemungkinan karena limpahnya kandungan tokoferol inilah yang membuat Sarang Semut bekerja lebih cepat dan efektif dibandingkan herbal obat kanker kulit lain. Rata-rata penggunanya mengaku sudah mulai merasakan tanda-tanda pemulihan dari kanker sejak 1-3 bulan pertama pemakaian.

Mengonsumsi Sarang Semut secara konsisten dapat membantu Anda memberantas sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel yang masih sehat sehingga pengobatan dapat berjalan efektif dan efisien. Dianjurkan supaya Anda juga mencoba menggunakan Sarang Semut ini untuk membantu pengobatan kanker kulit.

Bila Anda ingin mendapatkan penjelasan lebih jauh tentang khasiat Sarang Semut sebagai obat kanker dan mengapa herbal ini sangat membantu penyembuhan kanker, silakan baca informasi di artikel Sarang Semut Papua Mulai Hancurkan Kanker, Tumor, Benjolan Abnormal dalam Waktu 3 Bulan atau Kurang!

addfriends en 130
PENTING: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami.

Log In or Register