6 Ciri-Ciri Kanker Kulit yang Mudah Dikenali Sebelum Terlambat


By Fery Irawan

Seiring dengan semakin menipisnya lapisan ozon di langit yang terus terjadi, maka kemungkinan kasus kanker kulit akan terus meningkat setiap tahunnya. Itu berarti kita semua, tidak soal warna kulit apapun, memiliki risiko mengembangkannya. Karena itulah Anda perlu memahami apa saja ciri-ciri kanker kulit yang mudah dikenali dari sejak awal kemunculannya agar bisa cepat ditangani.

Kanker kulit awalnya mungkin muncul serupa dengan benjolan, bintil, atau bercak yang tidak beraturan di permukaan kulit. Seraya kanker bertumbuh, ukuran atau bentuknya dapat berubah—mungkin menandakan bahwa kanker sudah menyebar ke bagian lapisan bawah kulit.

Apabila tidak ditangani, kanker kulit akan terus tumbuh ke dalam dermis dan jaringan dalam kulit. Jika sudah mencapai stadium lanjut, kanker kulit bisa menyebar ke dekat jaringan otot, tulang rawan, atau tulang.

Kalau sudah begini, maka kanker tinggal menyebar ke dalam darah atau kelenjar getah bening lalu menjangkau area-area vital lain, misalnya hati atau paru-paru—akibatnya bisa sangat fatal! Karena itu Anda mesti tahu caranya mengenali gejala-gejala kanker kulit sejak dini, agar bisa dilakukan tindakan penanganan sebelum terlambat.

6 Ciri-Ciri Kanker Kulit yang Mudah Dikenali

Sebagian besar kasus kanker kulit terjadi di area kulit yang gampang dilihat, karena itu Anda bisa dengan mudah melihat tanda-tanda kanker kulit. Umumnya kanker berkembang di area kulit yang terekspos sinar matahari, seperti kulit kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, tangan, atau kaki.

Tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa kanker juga bisa terjadi di area kulit yang tertutup, misalnya di telapak tangan, di bawah kuku tangan atau kaki, dan di area kemaluan. Berikut adalah beberapa ciri-ciri kanker yang mudah dikenali yang dapat Anda cermati saat memeriksa kulit secara menyeluruh:

Ciri-Ciri Kanker Kulit Karsinoma Sel Basal

  • Benjolan yang bentuknya bening (transparan) atau yang permukaannya mengkilap
  • Luka yang bentuknya datar, berwarna seperti daging atau kecoklatan

Ciri-Ciri Kanker Kulit Karsinoma Sel Skuamosa

  • Bintil yang bentuknya keras dan berwarna kemerahan
  • Luka yang bentuknya datar dan permukaannya bersisik atau berkerak

Ciri-Ciri Kanker Kulit Melanoma

  • Bercak besar di kulit berwarna kecoklatan dengan bintik-bintik gelap
  • Tahi lalat yang berubah warna, ukuran, atau permukannya, atau yang mengeluarkan darah
  • Luka kecil yang pinggirannya tidak beraturan dan ada bagian-bagiannya yang tampak merah, putih, biru, atau biru kehitaman
  • Luka berwarna gelap di telapak tangan, telapak kaki, jari tangan atau kaki, atau pada selaput mukus yang melapisi mulut, hidung, vagina, atau anus

Kanker Kulit Kaposi Sarkoma

Gejala-gejalanya berkembang di pembuluh darah kulit dan menimbulkan bercak merah atau ungu pada permukaan kulit.

Kanker Kulit Karsinoma Sel Merkel

Ciri-ciri kanker kulit ini ialah munculnya bintil keras dan mengkilap pada atau tepat di bawah kulit serta di folikel rambut.

Kanker Kulit Karsinoma Kelenjar Sebaceous

Ciri-ciri kanker kulit ini yaitu munculnya bintil keras dan tidak terasa sakit, seringkali di kelopak mata.

Agar bisa melihat kemunculan tanda-tanda kanker kulit, perlu dilakukan pemeriksaan kulit secara rutin untuk mengenali jika ada pertumbuhan kulit yang aneh, atau perubahan bentuk atau warna dari suatu bagian kulit—ini adalah kunci untuk mendeteksi dan mengatasi kanker kulit sejak dini.

Segera temui dokter yang Anda percayai bila mengalami tanda-tanda kanker kulit seperti dijelaskan di artikel ini—terutama jika benjolan, luka, atau perubahan warna tersebut tidak sembuh setelah 4 minggu. Meskipun itu mungkin bukan gejala kanker, namun lebih bijak jika dipastikan terlebih dulu dengan pemeriksaan medis.

Bagi Anda yang khawatir karena gejala-gejala kanker kulit yang dideskripsikan dalam artikel ini cocok dengan apa yang sedang Anda alami, maka sekaranglah saatnya untuk melakukan tindakan penanganan.

Di samping menjalani pemeriksaan medis di pusat layanan kesehatan yang terpercaya, beberapa orang memutuskan untuk memanfaatkan obat tradisional atau herbal sebagai tindakan cepat untuk mencegah ciri-ciri kanker kulit tidak bertambah parah selagi menunggu hasil pemeriksaan.

Jika Anda juga tertarik untuk menggunakan herbal, sebaiknya pertimbangkan herbal yang benar-benar cocok dengan keadaan Anda dan memang dibuktikan mampu menangani perkembangan kanker yang cenderung agresif.

Pilihan Herbal Asli Indonesia Terbaik untuk Kanker Kulit

Bagi Anda yang mencari herbal yang berkhasiat sebagai anti kanker untuk membantu pengobatan kanker kulit, maka berikut akan dijelaskan 2 herbal pilihan yang bisa Anda pertimbangkan yaitu: Sarang Semut Papua dan Noni juice.

Sarang Semut Papua

Sarang Semut Papua (Myrmecodia pendans) adalah tumbuhan herbal epifit yang menempel pada pohon-pohon besar dan hanya bisa didapatkan dari pedalaman hutan Papua. Sampai saat ini diketahui bahwa herbal ini mengandung flavonoid, polifenol (asam fenolat), dan tokoferol yang bermanfaat untuk penyembuhan gejala-gejala kanker kulit.

Misalnya saja flavonoid yang memiliki mekanisme kerja memerangi kanker, seperti antiproliferasi—berguna dalam mendeteksi serta menghambat pertumbuhan sel kanker yang agresif. Mekanisme lainnya adalah induksi apoptosis yang memicu sel kanker untuk melakuka bunuh diri.

Kemudian asam fenolat berguna untuk menghilangkan radikal bebas dengan cara melindungi DNA yang berpotensi menjadi penyebab kanker kulit. Sedangkan tokoferol berperan dalam meredam radikal bebas pemicu kanker hingga mendekati keberhasilan 100%.

Noni Juice

Noni Juice adalah herbal yang terbuat dari sari buah Noni (Morinda citrifolia). Sejak ribuan tahu lalu, buah Noni dianggap sebagai buah suci dan dipuja oleh para tabib di banyak desa di Tahiti karena khasiatnya untuk mengobatai. Sampai sekarang pun Noni dikenal sebagai salah satu herbal yang multi-khasiat di Tahiti.

Salah satu khasiat dari Noni adalah untuk membantu mengatasi serta menyembuhkan dampak dari kanker. Herbal ini mengandung zat anti kanker yang disebut sebagai damnachantal yang sanggup menghambat pertumbuhan sel-sel kanker secara signifikan.

Menurut Dr. Judah Folkman dari Harvard University, Noni bekerja sinergis dengan mikronutrien lain dalam menghambat peredaran darah yang menuju sel-sel kanker. Noni Juice juga berguna untuk merangsang tubuh dalam memproduksi elemen-elemen yang melawan kanker seperti nitrit oksida, interleukin, interferon, faktor nekrosis tumor, lipopolisakarida, dan sel-sel pembunuh alami.

Kedua pilihan herbal diatas sama-sama memiliki bukti kemampuannya dalam membantu mengatasi kanker. Namun jika Anda mencari herbal yang lebih cepat menumpas kanker, maka pilihan yang lebih direkomendasikan adalah Sarang Semut.

Para pengguna herbal ini mengakui bahwa mereka umumnya sudah bisa merasakan perbaikan setelah 1-3 bulan konsumsi rutin. Bahkan beberapa dari mereka sudah merasa membaik dari gejala-gejala kanker yang dideritanya dalam jangka waktu tersebut.

Hal yang wajar apabila Anda merasa khawatir karena merasakan keberadaan ciri-ciri kanker kulit di tubuh Anda. Tetapi daripada terus-menerus cemas, beberapa orang memutuskan untuk mengupayakan langkah cepat dengan menggunakan herbal anti kanker untuk mencegah perkembangan gejala-gejalanya.

Bagaimana jika sudah memeriksakan ciri-ciri kanker kulit dan sudah didiagnosis kanker oleh dokter? Anda sebaiknya berusaha tenang dan yakinkan diri Anda untuk tidak menyerah dalam perjuangan mengalahkan kanker ini. Carilah pengobatan kanker kulit, secara konvensional maupun alternatif, yang paling sesuai dengan keadaan Anda.

Sumber

Sumber Referensi:

Mayo Clinic. Skin Cancer. URL: https://www.mayoclinic.org/diseases-conditions/skin-cancer/symptoms-causes/syc-20377605. Accessed: 2020-05-11

Wulan, Kholifah, dkk. (2017). Sarang Semut (Myrmecodia pendans) sebagai Antikanker. Medula. 7(5): 140-143

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}