6 Obat Alami Radang Sendi untuk Atasi Nyeri, Kaku, dan Bengkak


By Cindy Wijaya

Apakah selama ini Anda bergantung pada obat kimiawi untuk mengendalikan gejala-gejala radang sendi? Bisa jadi ada rasa khawatir karena obat kimiawi tidak lepas dari efek samping, terlebih jika terus digunakan dalam waktu lama. Ingin beralih ke obat alami radang sendi? Anda datang ke artikel yang tepat karena di sini akan dikupas 6 obat herbal radang sendi. Anda bisa pilih sendiri mana yang cocok.

Herbal yang dapat digunakan sebagai obat tradisional radang sendi perlu memiliki fungsi anti-inflamasi atau kemampuan untuk melawan peradangan, sehingga membantu mengatasi gejala nyeri, kaku, dan bengkak di persendian.

Meski dianggap sebagai alternatif yang lebih aman, namun tetap saja Anda perlu mengonsumsi dengan sewajarnya dan secara hati-hati. Sebab ada beberapa herbal yang dapat berinteraksi tidak baik dengan obat yang sedang Anda konsumsi, atau menimbulkan masalah pada penyakit lain yang Anda derita. Jadi jika mungkin sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter Anda.

Obat Alami Radang Sendi 1: Kunyit

Kunyit terkenal sebagai rempah yang menambah cita rasa dan warna khas pada berbagai hidangan. Kandungan utamanya, kurkumin (curcumin), mempunyai manfaat anti-inflamasi. Manfaatnya ini sudah sejak dahulu digunakan dalam pengobatan tradisional Cina dan Ayurveda (India).

Karena fungsi anti-inflamasinya, kunyit bukan hanya bagus sebagai rempah saja, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk obat alami adang sendi. Kunyit dapat membantu mengurangi peradangan pada persendian, sehingga meringankan gejala-gejala yang dialami.

Obat tradisional radang sendi ini bisa Anda konsumsi dalam berbagai bentuk:

  • Kunyit segar untuk diolah sesuai keinginan.
  • Teh kunyit.
  • Suplemen kunyit.

Namun masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut berkenaan dengan keamanan dan efektivitas kunyit. Kemungkinan kunyit aman untuk dikonsumsi kebanyakan orang dewasa, meski penggunaan yang berlebihan atau jangka panjang dapat menyebabkan gangguan pencernaan.

Obat Tradisional Radang Sendi 2: Jahe

Jahe juga adalah rempah yang biasa menjadi bumbu dapur sekaligus obat tradisional radang sendi. Kandungan dalam jahe yang memberikannya cita rasa yang kuat diketahui juga memiliki manfaat anti-inflamasi.

Sejumlah peneliti mengatakan bahwa suatu hari nanti jahe dapat menjadi alternatif alami dari obat anti-inflamasi non steroid (OAINS), yang juga sering diresepkan untuk penderita radang sendi.

Obat herbal radang sendi ini dapat membantu meringankan gejala-gejala dari berbagai jenis artritis, termasuk artritis rheumatoid, osteoartritis (pengapuran tulang), juga masalah nyeri sendi dan otot lainnya.

Penulis suatu artikel ilmiah tahun 2016 meyakini bahwa, di masa depan, kandungan dalam jahe dapat menjadi dasar pengobatan farmasi untuk artritis rheumatoid. Manfaatnya bukan hanya membantu mengendalikan gejala, tetapi juga membantu mencegah kerusakan tulang.

Anda bisa konsumsi obat alami radang sendi ini dalam beberapa cara:

  • Buat teh jahe dengan memasukkan jahe segar ke dalam air mendidih selama 5 menit.
  • Tambahkan jahe bubuk ke makanan yang dipanggang.
  • Tambahkan jahe bubuk atau jahe segar ke hidangan yang gurih.
  • Parut jahe segar ke tumisan.

Namun Anda disarankan untuk konsultasi dulu dengan dokter sebelum memperbanyak konsumsi jahe. Sebab diketahui bahwa jahe dapat mengganggu kerja beberapa jenis obat, seperti obat pengencer darah warfarin (Notisil-2, Notisil-5, Rheoxen, Simarc).

Obat Herbal Radang Sendi 3: Noni Juice

Noni juice adalah sari buah Noni (Mengkudu) yang disebut-sebut sebagai salah satu herbal terbaik untuk mengatasi peradangan. Diduga bahwa itu berkat kandungan flavonoid di dalamnya yang berfungsi sebagai anti-inflamasi kuat.

Seperti apa cara kerjanya sebagai obat alami radang sendi? Noni sanggup mengatasi peradangan pada lapisan persendian (sinovium) sehingga mampu mengendalikan gejala-gejala yang muncul.

Ada pengalaman dari seorang penderita artritis rheumatoid (rematik) yang mengonsumsi Noni juice selama kurang-lebih 1 bulan dengan dosis 30 ml diminum 2 kali sehari. Bahkan di hari ketiga sejak mulai minum Noni, ia sudah merasa cukup baik dan bisa mengurangi dosis obat celecoxib (jenis obat COX-2 inhibitor) yang biasa diminumnya.

Ia terus minum Noni dan melaporkan bahwa obat herbal radang sendi ini punya efek serupa obat tersebut, dimana gejala-gejala radang sendinya bisa dikendalikan meski dosis obat itu dikurangi. Sampai akhirnya ia hanya butuh obat itu waktu gejalanya sedang parah, itu pun cukup setengah dosis semula.

Ada juga penelitian pada Phytotherapy Research tahun 2010 yang menunjukkan bahwa Noni efektif mengurangi rasa sakit dan kerusakan pada sendi yang diakibatkan oleh artritis. Penelitian itu juga menyebutkan bahwa manfaat pereda sakit (analgesik) dari Noni setera dengan obat tramadol, yang merupakan obat keras untuk meredakan rasa sakit tingkat sedang hingga berat.

Bagaimana cara konsumsi Noni juice untuk obat tradisional radang sendi? Seperti terlihat dari pengalaman di atas, Anda bisa mengonsumsi Noni juice 30 ml sebanyak 2 kali sehari, diminum 30 menit sebelum sarapan dan 30 menit sebelum makan malam.

Obat Alami Radang Sendi 4: Lidah Buaya

Khasiat pengobatan lidah buaya sangat terkenal dan tersedia dalam banyak bentuk, mulai dari lidah buaya segar, gel olahan, bahkan bubuk dan pil.

Meski populer untuk mengobati luka atau lecet di kulit, namun sebenarnya lidah buaya juga dapat membantu mengatasi nyeri radang sendi. Kemungkinan ini karena lidah buaya punya fungsi anti-inflamasi.

Nilai plusnya, obat alami radang sendi ini tidak punya efek buruk terhadap pencernaan yang biasa ditimbulkan OAINS. OAINS sering diresepkan untuk mengobati radang sendi.

Anda bisa menggunakan lidah buaya dengan dua cara:

  • Penggunaan luar, dengan mengoleskan gel lidah buaya langsung ke permukaan kulit dari area sendi yang sakit.
  • Penggunaan oral, dengan mengonsumsi lidah buaya melalui mulut untuk meredakan nyeri osteoartritis (pengapuran tulang).

Namun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan bahwa perawatan ini bermanfaat.

Kemungkinan penggunaan lidah buaya cukup aman, meski sebagian orang dapat mengalami efek samping saat mereka mengonsumsinya melalui mulut.

Penting juga diketahui bahwa konsumsi lidah buaya dapat menurunkan kadar glukosa dan dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat diabetes.

Obat Herbal Radang Sendi 5: Eucalyptus

Ekstrak daun Eucalyptus dapat digunakan sebagai pengobatan luar (topikal) untuk mengobati nyeri artritis.

Daun tanaman ini mengandung tanin, yang dapat membantu mengurangi pembengkakan dan rasa sakit terkait radang sendi. Dapat juga dilanjutkan pengobatannya dengan bantalan panas (heat pad) untuk memaksimalkan efeknya.

Aromaterapi Eucalyptus juga dapat membantu meringankan gejala-gejala artritis rheumatoid.

Jika Anda menggunakan minyak esensial Eucalyptus, penting untuk selalu mengencerkannya dengan minyak pelarut sebelum menggunakannya. Campurkan 15 tetes minyak Eucalyptus dengan 2 sendok makan minyak almond atau minyak pelarut yang netral lainnya.

Pastikan untuk mengetes diri untuk memastikan apakah ada reaksi alergi terhadap Eucalyptus. Caranya dengan mengoleskan sedikit saja ke kulit bagian lengan bawah. Tunggu 24 – 48 jam, kalau tidak ada reaksi apa-apa berarti Anda aman menggunakannya.

Obat Tradisional Radang Sendi 6: Teh Hijau

Minuman herbal yang banyak disukai orang ini ternyata juga dapat membantu melawan peradangan pada artritis rheumatoid atau osteoartritis.

Anda bisa mengonsumsi teh hijau dalam beberapa cara:

  • Teh hijau biasa.
  • Bubuk (matcha) untuk ditaburkan pada makanan atau sebagai topping jus atau
  • Suplemen teh hijau.

Para peneliti sudah mendapatkan bukti bahwa ekstrak atau kandungan spesifik dari teh hijau dapat bermanfaat untuk radang sendi. Namun masih belum jelas apakah jumlah kandungan aktif di dalam teh hijau cukup untuk membantu meredakan gejala-gejala radang sendi.

Meski begitu, teh hijau aman dikonsumsi kebanyakan orang. Jadi tidak ada salahnya Anda mencoba mengonsumsinya, sebagai pengganti yang jauh lebih sehat daripada soda, minuman manis, kopi, selama Anda tidak menambahkan gula.

Demikianlah artikel ini yang membahas mengenai 6 pilihan obat alami radang sendi untuk membantu mengatasi gejala-gejala artritis yang menyiksa. Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga ulasan-ulasan menarik lain seputar solusi kesehatan dan pemanfaatan herbal hanya di Deherba.com.

Sumber

Sumber Referensi:

Healhtline. 9 Herbs to Fight Arthritis Pain. URL: https://www.healthline.com/health/osteoarthritis/herbs-arthritis-pain

Yu, Haiqing & Li, Shiming & Huang, Mou-Tuan & Ho, Chi-Tang. (2008). Antiinflammatory Constituents in Noni ( Morinda citrifolia ) Fruits. DOI: 10.1021/bk-2008-0987.ch012

Basar, Simla, dkk. (2010). Analgesic and Antiinflammatory Activity of Morinda citrifolia L. (Noni) Fruit. Phytotherapy Research. 24(1): 38 – 42. DOI: 10.1002/ptr.2863

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}
>