Anda Punya 7 Gejala Rematik Artritis Ini?


By Cindy Wijaya

Rematik merupakan salah satu penyakit yang banyak diderita oleh penduduk Indonesia. Penyakit rematik menyerang persendian dan jaringan di sektiar persendian. Apa sajakah gejala rematik yang muncul? Simak jawabannya di dalam artikel ini.

Gejala-gejala rematik cukup beraneka ragam, dan beberapa diantaranya bisa menyerupai gejala penyakit lain. Maka untuk memastikannya perlu dilakukan diagnosis oleh dokter yang kompeten.

  • Cedera yang Susah Sembuh

    Sangat mungkin untuk berpikir, misalnya, pergelangan kaki yang terkilir tampaknya hanyalah cedera yang tak kunjung sembuh. Padahal mungkin saja itu dikarenakan adanya penyakit rematik. Gejala ini lebih sering dialami oleh anak muda.

  • Mati Rasa atau Kesemutan di Tangan

    Salah satu gejala rematik adalah sindrom lorong karpal, yang ditandai dengan kesemutan di tangan dan pergelangan tangan. Pembengkakan yang terjadi di lengan menekan saraf masuk ke tangan. Sensasi kesemutan tersebut seringkali memburuk di malam hari.

  • Gangguan di Kaki

    Salah satu bagian tubuh dimana orang sering mengalami sakit atau peradangan rematik di bagian kaki depan. Jika Anda seorang wanita dan merasakan gejala ini, sebaiknya berhentik mengenakan sepatu high heels dan memeriksakanna ke dokter.

    Beberapa orang yang memiliki rematik juga mengalami nyeri di bagian tumit karena plantar fasciitis, penyakit yang disebabkan oleh pembengkakan jaringan di bawah kaki dekat tumit.

  • Gangguan Mata

    Penderita rematik juga berisiko mengalami sindrom Sjogrens—gangguan autoimun yang dapat menyebabkan kekeringan pada mata, mulut, tenggorokan, atau kulit akibat peradangan yang menghentikan kelenjar untuk menciptakan kelembapan. Ini bisa terjadi pada tahap awal rematik, tetapi tidak mungkin menjadi satu-satunya gejala rematik artritis.

  • Nyeri di Persendian

    Salah satu gejala rematik paling terlihat ialah nyeri sendi. Orang sering berpikir bahwa rasa sakit ini akibat kelelahan atau akibat usia tua. Rasa nyeri ini juga merupakan salah satu gejala fibromialgia atau sindrom kelelahan kronis. Yang membedakan ialah nyeri sendi rematik tidak cepat menghilang, biasanya lebih dari seminggu.

    Nyeri rematik juga terjadi secara simetris, artinya kedua tangan, kaki, lutut, atau kedua pergelangan kaki akan mengalami nyeri di waktu yang bersamaan.

  • Pegal dan Nyeri di Pagi Hari

    Gejala ini juga umum dialami oleh penderita osteoartritis. Perbedaannya ialah kalau nyeri osteoartritis biasanya akan menghilang dalam waktu setengah jam. Sedangkan nyeri rematik biasanya berlangsung lebih lama, bahkan mungkin seharian penuh.

  • Sendi Sulit Digerakkan

    Penderita rematik kadang-kadang mengalami kondisi sendi seperti terkunci (sulit/tidak bisa digerakkan), terutama di bagian lutut dan siku. Hal ini terjadi karena ada begitu banyak pembengkakan tendo di sekitar sendi sehingga sendi tidak dapat menekuk. Ini bisa menyebabkan kista di belakang lutut yang dapat menghambat pergerakan.

Gejala rematik artritis bisa dialami oleh siapa saja, tidak soal ia masih muda atau sudah tua. Jika gejala-gejala yang dirasakan dibiarkan terlalu lama, rematik akan bertambah parah dan semakin membuat Anda menderita. Jadi sebaiknya Anda segera memeriksakan diri ke dokter dan mengobati penyakit rematik.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}