Menghadapi Kanker: Sebagai Advokat, Bagaimana agar Tetap Terorganisir?

397
Shutterstock

Diedit:

Tumpukan dokumen yang akan membanjiri seorang penderita kanker sangat banyak dan seringkali, sama sekali tidak terbayangkan sebelumnya. Akan ada tumpukan formulir yang harus diisi, riwayat medis untuk diriset, laporan keuangan, daftar pengobatan, dan salinan dokumen untuk setiap penyedia layanan kesehatan yang baru yang memerlukannya sebagai arsip mereka.

Ya, mengurus dokumen-dokumen tersebut memang tampak seperti pekerjaan sepenuh waktu. Dan, sebagai advokat atau wakil pasien, efisiensi tentu dibutuhkan mengingat pasien sedang bertarung melawan waktu.

Nah, untuk melakukannya, perhatikan tips-tips berguna berikut, khususnya jika ini menyangkut dengan biaya-biaya yang akan dikeluarkan. 

Jika Anda sedang mempertimbangkan asuransi, maka Anda perlu bekerja sama dengan para dokter dan praktisi medis lainnya yang bersangkutan dan departemen penagihan asuransi mereka.

Sebagai Advokat, jika Anda mampu menyajikan dokumen spesifik, ini bisa membantu membuat perbedaan besar, antara menutupi biaya pengobatan dengan asuransi dibandingkan dengan mengeluarkan uang dari kantong sendiri.

Sayangnya, beberapa perusahaan asuransi terkenal bisa jadi mempersulit klaim asuransi. Karena itu, sangat penting bagi Anda yang adalah advokat pasien untuk tetap terorganisir. Lalu, bagaimana cara untuk melakukannya?

Langkah-Langkah yang Dapat Anda Lakukan

Pertama, Anda perlu mengumpulkan informasi dari para dokter mengenai situasi apapun yang bersangkutan dengan pengobatan yang akan dijalani, dimulai ketika diagnosis diberikan, juga rekomendasi pengobatan maupun rujukan tertentu dari dokter, mintalah semua informasi tersebut dalam bentuk tertulis.

Sebagai contoh, untuk mendapatkan klaim Asuransi, Anda bisa langsung menunjukkan surat rekomendasi dari dokter yang sudah ada di tangan Anda ke perusahaan asuransi.

Karena surat tersebut sudah di tangan, Anda juga bisa mengirimkannya melalui fax langsung ke perusahaan asuransi untuk ditinjau, Bayangkan, berapa banyak waktu yang bisa Anda hemat hanya dengan mempunyai dokumen-dokumen penting yang siap mendukung Anda!

Baca juga:  Hari Kanker Sedunia 2019 di Indonesia

Langkah kedua, atur setiap tagihan seperti tanda terima, dan setiap surat berdasarkan tanggal, tipe dokumen, dan berdasarkan dokter yang bersangkutan. Hal ini akan membantu Anda guna mengurus prosedur-prosedur dari perusahaan asuransi yang mencoba mengelak dari pembayaran.

Dengan langkah-langkah di atas, proses asuransi mungkin dapat benar-benar mudah untuk dilalui. Meski begitu, jangan bergantung sepenuhnya pada hal ini. Bersiap-siaplah untuk sesuatu yang tidak terduga.

Perusahaan asuransi cenderung menolak klaim dan memang begitulah cara mereka, maka bersiaplah bekerja untuk mencari sumber pembiayaan lain untuk pengobatan.

Sementara menghadapi kanker, akan menjadi lebih mudah untuk tetap terorganisir seiring dengan berjalannya waktu. Beberapa hal yang harus Anda pastikan untuk dimiliki setiap saat berupa:

  • Identifikasi pasien.
  • Kartu asuransi.
  • Gelang tanda medis.

Bisa jadi, diperlukan juga bukti rujukan ketika Anda menemui dokter baru atau memperoleh prosedur baru. Sekali lagi, pastikan Anda memiliki surat rujukan dari dokter sebelumnya bila Anda hendak menemui dokter baru.

Seraya Anda mendukung penderita kanker dengan membantunya mengurus segala keperluan pengobatannya, ingatlah untuk tetap menguatkan fisik Anda.

Bagaimanapun, Anda tetap harus memerhatikan kondisi tubuh Anda. Bukan hanya baik untuk diri Anda sendiri, orang yang Anda kasihi—penderita kanker—juga akan dengan senang hati menerima bantuan Anda tanpa perlu merasa terbebani.

Advertisement
Alinesia