• Home
  • Blog
  • Teh
  • 7 Manfaat Teh Kombucha untuk Kesehatan: Untuk Diet Hingga Kesehatan Jantung

7 Manfaat Teh Kombucha untuk Kesehatan: Untuk Diet Hingga Kesehatan Jantung


By Cindy Wijaya

Belakangan ini teh kombucha semakin populer, padahal sejarah menunjukkan bahwa teh ini sudah ada lebih dari 2000 tahun lalu! Kenapa semakin populer? Banyak orang mengklaim ada banyak manfaat teh kombucha untuk kesehatan, misalnya mencegah kanker dan mengatasi berbagai masalah kesehatan (dari hipertensi hingga kanker).

Tapi apakah klaim-klaim tersebut benar? Atau hanya sekadar strategi pemasaran? Memang saat ini penelitian ilmiah tentang manfaat teh kombucha masih terbatas, tapi ada bukti-bukti yang memperlihatkan bahwa teh fermentasi ini memang benar-benar punya manfaat kesehatan.

Manfaat Teh Kombucha untuk Kesehatan

Kombucha memiliki probiotik yang dapat memberikan banyak manfaat bagi tubuh kita. Banyak manfaat kombucha yang disebut-sebut mirip dengan makanan fermentasi lainnya, seperti kimchi, kefir, yogurt, dan acar.

Tapi penelitian tentang apa yang benar-benar menjadi manfaat kombucha untuk kesehatan tidak begitu banyak. Namun ada senyawa-senyawa dalam kombucha yang telah dikaitkan dengan manfaat-manfaat kesehatan. Mari kita tinjau beberapa klaim tentang kombucha dan apa yang sebenarnya bisa dipercaya. (Sumber: Is Kombucha Good for You? – Cleveland Clinic)

Penurunan Berat Badan

Mengganti minuman manis yang biasa diminum dengan teh kombucha adalah langkah bagus untuk program diet. Tapi perlu hati-hati juga karena ada beberapa jenis kombucha yang mengandung lebih banyak kalori karena kadar gulanya lebih banyak.

Teh kombucha juga mengandung sedikit kafein yang membantu tingkatkan metabolisme tubuh untuk membakar lebih banyak kalori. Penelitian sudah menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan pengurangan berat badan dan lemak tubuh.

Membatasi Peradangan

Kombucha kaya antioksidan dan polifenol yang bekerja untuk melindungi tubuh dari kerusakan. Ini dapat membantu membatasi peradangan kronis yang dapat menyebabkan masalah kesehatan seperti penyakit jantung, kanker, dan radang sendi.

Polifenol diketahui bertindak sebagai antioksidan kuat dalam tubuh dan mengurangi peradangan, yang merupakan akar penyebab banyak penyakit dan gangguan kesehatan.

Tapi teh kombucha tidak boleh dianggap sebagai solusi ajaib untuk masalah peradangan. Minum kombucha saja tidak akan menekan peradangan seluruh tubuh, melainkan harus dibarengi dengan pola makan yang terdiri dari makanan-makanan anti-peradangan (contohnya diet Mediterania).

Tingkatkan Kesehatan Usus

Tidak semua bakteri itu jahat. Cobalah perhatikan usus kita. Bakteri “baik” sangat penting bagi mikrobioma usus kita untuk berkembang—dan makanan fermentasi seperti kombucha mengandung probiotik untuk membantu menjaganya.

Karena itu ada manfaat teh kombucha untuk kesehatan usus karena membantu memberi makan dan meningkatkan bakteri usus yang baik dan sehat, serta membantu mengurangi bakteri jahat. Mempertahankan keseimbangan itu akan berdampak positif pada sistem pencernaan dan kesehatan kita secara keseluruhan.

Memperkuat Imunitas

Manfaat teh kombucha untuk kesehatan juga termasuk mengandung vitamin B dalam jumlah besar, yang adalah kunci untuk menjaga sistem kekebalan tubuh.

Teh fermentasi ini juga mengandung asam asetat, asam glukuronat, dan asam D-Sakarat yang tinggi. Asam-asam organik ini bisa menjadi anti-mikroba, menjadikannya benteng pertahanan dalam perang melawan pertumbuhan bakteri jahat.

Polifenol juga perlu disebutkan di sini, karena dapat membantu mengatur sistem kekebalan di samping fungsinya untuk meredakan peradangan.

Melawan Kanker

Sejumlah penelitian memperlihatkan bahwa antioksidan yang terkandung dalam teh kombucha dapat memberi perlindungan terhadap kanker.

Antioksidan bermanfaat untuk melindungi sel-sel sehat dalam tubuh kita. Semakin sedikit kerusakan yang terjadi pada sel-sel kita, semakin berkurang juga risiko kita untuk mengembangkan kanker. Ini karena kerusakan sel dapat menyebabkan kanker dan penyakit lainnya.

Detoksifikasi

Enzim dan asam dalam kombucha dapat membantu hati kita dalam membuang zat-zat tak diinginkan dalam tubuh. Sejumlah penelitian bahkan menunjukkan bahwa kombucha mungkin berpotensi sebagai suplemen untuk memerangi penyakit hati berlemak.

Kesehatan Jantung

Ada bukti yang menunjukkan manfaat teh kombucha untuk kesehatan jantung. Penelitian memperlihatkan bahwa kombucha bisa meningkatkan kolesterol “baik” HDL dan mengurangi kolesterol “jahat” LDL.

Kombucha juga diperlihatkan dapat membatasi penumpukan plak di pembuluh arteri, yang merupakan cara efektif untuk mencegah berbagai penyakit jantung.

Bagaimana Aturan Minum Teh Kombucha?

Rekomendasi untuk aturan minum teh kombucha adalah tidak lebih dari 240 ml dalam sehari. Itu kira-kira setara dengan 1 gelas belimbing hampir penuh. (Sumber: How Much Kombucha Tea Should You Drink per Day? – Healthline).

Jika Anda mengalami masalah pencernaan jika mengonsumsi karbonasi berlebih, aturan minum teh kombucha mungkin lebih baik dibatas 1 gelas kecil saja setiap hari. Ini supaya Anda tetap mendapat manfaat teh kombucha untuk kesehatan tanpa merasa tidak nyaman karena kembung. (Sumber: What Are The Side Effects of Drinking Too Much Kombucha? – Everyday Health).

Beberapa produk kombucha yang dijual di pasaran mengandung banyak kalori dan gula, jadi lebih baik tidak terlalu banyak mengonsumsinya.

Jika memungkinkan, pilihlah produk yang berkualitas tinggi, rendah kalori, dan rendah gula yang dikemas dalam botol kaca gelap. Kemasan gelap ini lebih melindungi probiotik dari kerusakan sinar matahari.

Pilihlah teh kombucha yang per sajiannya tidak lebih dari 50 kalori untuk menjaga asupan kalori harian Anda tetap terkendali.

Jadi, kunci dalam aturan minum teh kombucha adalah minum dalam batas yang wajar, pilih yang tidak mengandung banyak gula dan kalori.

Demikianlah artikel ini yang membahas tentang manfaat teh kombucha untuk kesehatan. Semoga informasi ini dapat bermanfaat bagi Anda dan keluarga. Temukan juga artikel-artikel menarik lain seputar kesehatan hanya di Deherba.com.

Tentang Penulis

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di Bogor “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan. Silakan klik di sini untuk kontak penulis via WhatsApp.

Anda mendapat manfaat dari artikel-artikel kami? Mohon berikan ulasan untuk terus menyemangati kami menulis > Google Review

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}