Jus Jeruk Siam dan Kandungan Manfaatnya

304

Diedit:

Jeruk merupakan salah satu buah yang banyak mengandung vitamin C yang banyak bermanfaat bagi tubuh. Buah jeruk ini bisa dimakan dengan berbagai macam cara, bisa secara langsung ataupun dibuat menjadi jus.

Seiring dengan perkembangan zaman, orang yang ingin mengonsumsinya tak perlu susah payah lagi membuat jus sendiri karena sudah banyak di toko atau supermarket jus jeruk kemasan yang bisa dengan mudah dikonsumsi.

Kandungan Gizi Jus Jeruk Siam

Mengonsumsi jeruk memang dianjurkan karena banyak mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Adapun yang menjadi komponen utama jus jeruk ialah gula.

Jenis gula yang penting ialah fruktosa, sukrosa, dan juga glukosa dengan perbandingan 1:2:1. Dalam setiap 100 ml sari buah jeruk siam mengandung glukosa sebanyak 1-1,25 gram, fruktosa 1,50-1,60 gram, dan sukrosa 2-4,9 gram.

Jus jeruk siam banyak mengandung asam organik yakni asam malat dan asam sitrat. Dalam jus jeruk mengandung asam askorbat 20-60 mg per 100 ml. Vitamin lain yang tak kalah penting adalah vitamin A, tiamin, niasin, riboflavin, asam pantotenat, biotin, asam folat, inositol, dan tokoferol.

Kandungan vitamin A berkisar antara 250-420 IU, tiamin 70-120 µg, niasin 200-220 µg, riboflavin 30 µg, asam folat 1,2 µg, dan inositol 135 mg setiap 100 ml jus.

Selain sangat kaya vitamin dan gizi, jus jeruk juga memiliki kandungan limonin dan juga naringin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa limonin ini mengandung sifat bioaktif yang bisa membantu mengatasi berbagai penyakit berbahaya seperti kanker payudara dan juga kanker ovarium. Limonin juga sangat bermanfaat untuk menghambat berkembangnya virus HIV, anti-mikroba, dan juga menurunkan kolesterol.

Sementara naringin memiliki efek yang tak kalah canggihnya dengan limonin karena berdasarkan beberapa penelitian naringin ini mampu menghambat pertumbuhan sel tumor pada kolon, sebagai antioksidan, dan juga pengontrol gula darah.

Proses Pembuatan Jus Jeruk

Sebenarnya kita bisa saja menyantap buah jeruk yang masih segar. Namun menurut penelitian, kandungan naringin dan limonin dalam jeruk yang sudah diolah menjadi jus lebih besar sehingga manfaatnya juga tentunya lebih besar untuk kesehatan.

Proses pengolahan jeruk ternyata dapat meningkatkan kandungan naringin dan juga limonin masing-masing dari 233,66 mg dan 13,70 µg/l pada jeruk siam segar menjadi 545,97 mg/l untuk naringin dan 14,42 µg/l untuk limonin.

Jus jeruk dibuat dari buah jeruk matang. Alat yang digunakannya antara lain juicer, penyaring, termometer, dan alat pasteurisasi. Buah jeruk disortir lalu dicuci dan ditiriskan sampai permukaan kulitnya kering kemudian dikupas. Buah jeruk kupas lalu dimasukkan ke dalam juicer untuk memperoleh sari jeruk.

Kemudian, untuk membuat sari jeruk alami, sari jeruk dipanaskan sampai suhunya mencapai 80 derajat celsius selama lebih kurang 5 menit saja. Setelah itu, kemudian dikemas dalam keadaan panas dan didinginkan.

Sedangkan untuk membuat jus formula, sari jeruknya dicampur dengan air matang dengan perbandingan sangat relatif karena bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

Setelah itu kemudian ditambahkan gula penstabil CMC (carboxy methyl cellulase), asam sitrat, dan pengawet kalium sorbat. Campuran diaduk lalu dipasteurisasi dan dikemas. Jus sebaiknya disimpan pada suhu dingin agar daya tahannya lama.

Diharapkan, dengan adanya jus jeruk kemasan yang praktis, mampu menggugah kesadaran masyarakat untuk lebih menyukai jus jeruk asli. Jadi, sudah siapkah Anda membiasakan diri meminum jus jeruk?

Advertisement
Alinesia