Inilah 6 Makanan Penambah Kekebalan Tubuh!


By Cindy Wijaya

Kalau Anda sedang mencari akal untuk mencegah flu di musim pancaroba, langkah pertama yang harus dilakukan adalah mengunjungi pasar bahan makanan terdekat. Memberi tubuh asupan makanan yang tepat dapat membuatnya tetap kuat meski orang di sekitar banyak yang sakit. Masukkanlah 6 makanan penambah sistem kekebalan tubuh di bawah ini ke dalam menu masakan Anda.

Jeruk

Banyak orang baru mencari vitamin C setelah mereka terlanjur sakit. Tapi tahukah Anda bahwa makanan bervitamin C berada di posisi puncak sebagai makanan yang menjaga sistem imun Anda tetap bekerja 100 persen? Ya, vitamin C membantu meningkatkan produksi sel darah putih yang merupakan kunci dalam memerangi infeksi penyakit.

Tubuh tidak dapat memproduksi atau menyimpan vitamin C, karenanya Anda butuh asupan harian vitamin C yang memadai agar tetap sehat. Hampir setiap jenis buah jeruk memiliki kandungan vitamin C yang tinggi, jadi pilihlah yang paling Anda sukai.

Paprika Merah

Vitamin C bukan cuma menambah daya tahan tubuh, tapi juga membantu menjaga kesehatan kulit—yang merupakan garis pertahanan terdepan dalam perang melawan virus flu atau pilek. Sempat berpikir buah jeruk lah yang paling banyak mengandung vitamin C? Coba pikir lagi. Dalam hitungan satu ons, paprika merah memiliki dua kali lebih banyak vitamin C dibandingkan jeruk. Belum lagi, paprika juga kaya akan kandungan beta karoten.

Brokoli

Brokoli bisa diibaratkan sebagai gudang senjata—vitamin dan mineral—yang siap dimanfaatkan untuk pertempuran melawan kuman atau infeksi penyakit. Dilengkapi dengan vitamin A, C, dan E, juga berbagai antioksidan, menjadikan brokoli salah satu sayuran paling bernutrisi. Untuk menjaga nutrisinya tetap utuh, masaklah sesingkat mungkin atau, lebih baik, tidak dimasak sama sekali.

Bawang Putih

Dapat ditemukan di hampir setiap masakan di seluruh dunia, bawang putih tidak hanya memperkuat cita rasa, itu juga menambah kekebalan tubuh Anda. Di awal peradaban masyarakat mengenali nilai manfaatnya dalam memerangi infeksi, dan kini, ilmu pengetahuan modern telah membuktikan bahwa bawang putih membantu menurunkan kolesterol serta mencegah penyumbatan pembuluh darah.

Jahe

Jahe adalah bahan makanan lain yang banyak dicari orang di kala musim sakit. Serupa dengan vitamin C, jahe juga bisa membantu mencegah terserang penyakit. Jahe memiliki kandungan gingerol yang memberikan sensasi panas khas cabai. Selain menambah daya tahan tubuh, jahe dapat mengurangi nyeri kronis dan diyakini mengandung zat penurun kolesterol.

Bayam

Bukan hanya kaya akan vitamin C, bayam juga dilengkapi dengan sejumlah antioksidan dan beta-karoten. Kedua hal ini telah terbukti meningkatkan sel penyerang infeksi dalam fungsi sistem kekebalan tubuh Anda. Mirip dengan brokoli, jangan memasak bayam terlalu lama agar nutrisinya tetap terjaga.

Mengonsumsi makanan yang tepat adalah awal yang baik dalam pencegahan flu. Tapi masih ada banyak lagi yang dapat Anda lakukan untuk melindungi diri beserta keluarga dari gempuran kuman penyakit. Bacalah artikel “Jurus Ampuh untuk Pencegahan Flu” untuk mengetahui langkah selanjutnya.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}