Efektifkah Daun Encok untuk Pengobatan Rematik


By Fery Irawan

Tanaman daun encok tampaknya tidak begitu dikenali banyak orang. Beberapa orang bahkan menganggapnya sebagai tanamn liar tanpa mengetahui manfaatnya. Daun encok memiliki khasiat yang serupa dengan namanya. Ya, banyak orang menggunakan daun encok dalam pengobatan rematik. Namun, bagaimana daun encok untuk pengobatan rematik dapat dilakukan?

Dalam artikel ini Anda akan menemukan beragam manfaat daun encok untuk pengobatan rematik. namun apakah itu saja khasiat daun encok? Bagaimana cara menggunakan daun encok untuk pengobatan rematik? Ayo cari tahu lebih banyak dalam ulasan artikel berikut ini!

Daun Encok untuk Pengobatan Rematik

Jangan pernah anggap enteng serangan rematik. Tahukah Anda? Jika rematik dibiarkan terjadi berkepanjangan, tidak hanya kualitas hidup Anda yang rusak, resiko kecacatan permanen juga mengintai Anda. Meski memang tidak mudah disembuhkan, penyakit rematik dapat dikendalikan baik gejala dan keluhannya, misalnya dengan Daun encok (Plumbago zeylanica L.).

Tanaman asal Sri Lanka ini tersebar pertumbuhannya di wilayah beriklim tropis seperti kepulauan pasifik, termasuk Indonesia dan dapat dengan mudah tumbuh secara liar di ladang, tepian saluran air, atau di pekarangan, dimana masyarakat menanamnya sebagai tanaman pagar. Daun encok dapat bertahan hidup sampai pada wilayah dengan ketinggian kurang lebih 800 meter di atas permukaan laut (dpl).

Ketinggian tanaman ini berada pada kisaran 0,6-2 meter; batangnya berkayu, berbentuk bulat, memiliki alur, dan cabang; Daunnya berbentuk tunggal dan bertangkai, dengan panjang 1,5–2,5 cm dan bagian pangkal tangkai yang agak melebar.

Di sejumlah daerah di Indonesia, Daun encok dikenal dengan nama-nama berikut: Daun encok, ki encok (Sunda); Bama, Godong encok, Poksor (Jawa). Ceraka (Sumatera), Kareka (Madura); Bama (Bali), Oporie (Timor). Selain sebagai tanaman pagar, masyarakat seringkali memanfaatkan tanaman Daun encok ini guna meredakan peradangan akibat serangan rematik. Bagaimana cara tradisional membuat ramuan Daun encok untuk meredakan nyeri rematik?

Pengobatan Rematik

Umumnya pengobatan encok atau rematik dapat dilakukan dengan beragam cara, bergantung pendekatan apa yang Anda terapkan. Secara medis pengobatan rematik dilakukan dengan 3 cara, yaitu; penggunaan obat, terapi fisik, hingga operasi atau pembedahan. Tindakan medis ini dilakukan bergantung tingkat keparahan penyakit yang dialami oleh penderita rematik.

Pengobatan Rematik
Sumber Gambar – Bigstock

Terkadang efek samping dari obat medis dapat berisiko bagi kondisi kesehatan lainnya. Sehingga penggunaannya harus selalu dalam pengawasan dokter. Penggunaan yang berlebihan tentu dapat menimbulkan efek samping. Bagaimana dengan herbal, sebenarnya apapun yang berlebihan tentu dapat membahayakan tubuh. Namun, dosis penggunaan herbal cenderung aman dan masih terkendali.

Cara Menggunakan Daun Encok

Anda cukup menyiapkan segenggam Daun encok yang masih segar. Kemudian, cuci dan tumbuklah sampai halus. Lalu, tambahkan air hangat secukupnya dan aduklah sampai adonan terlihat seperti bubur. “Bubur” Daun encok tersebut bisa langsung Anda gunakan sebanyak 2 kali sehari untuk membalur bagian tubuh yang terkena serangan rematik.

Cara yang kedua, yakni dengan menyiapkan Daun encok segar sebanyak 15 gram. Cucilah Daun encok sampai bersih. Lalu, tambahkan 1 sendok makan kapur sirih dan tumbuklah sampai halus. Balurkan hasil tumbukan tersebut pada bagian tubuh yang diserang rematik.

Patut diingat bahwa zat plumbagin dalam Daun encok bersifat toksik untuk pemakaian lokal, dan dapat menyebabkan melepuhnya kulit jika baluran ramuan Daun encok didiamkan lebih dari 30 menit. Perempuan hamil dianjurkan untuk tidak menggunakan ramuan tanaman ini.

Demikianlah informasi mengenai daun encok untuk pengobatan rematik. Jika kondisi Anda cukup parah, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter. Apakah Anda membutuhkan obat medis yang bekerja cepat atau kombinasi keduanya. Pengobatan herbal merupakan tindakan pendukung medis guna membantu Anda pulih secara alami.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}