Daftar Lengkap Manfaat Kunyit Untuk Kesehatan Anda


By Cindy Wijaya

Siapa yang tidak mengenal kunyit? Anda juga pasti sudah cukup familiar dengan kunyit sebagai salah satu herbal yang banyak dimanfaatkan dalam sejumlah pengobatan tradisional. Mungkin ulasan ini sudah beberapa kali Anda jumpai dalam sumber lainnya. Namun kami akan mencoba mengupas mengenai manfaat kunyit dengan lebih mendalam.

Artikel ini mengupas manfaat kunyit dengan lebih lengkap sesuai dengan sejumlah riset terbaru yang dikembangkan terkait dengan manfaat kunyit. Apa saja sebenarnya manfaat kunyit bagi kesehatan Anda? Berikut ini daftar lengkapnya.

1. Sebagai anti inflamasi

Dalam WebMD, secara resmi diakui manfaat kunyit sebagai anti inflamasi. Ini berkat kandungan kurkumin dalam kunyit yang memang memiliki peran anti inflamasi. Ini dibuktikan dalam jurnal Thorne Research tahun 2009, Anti-inflammatory properties of kurkumin, a major constituent of Curcuma longa: a review of preclinical and clinical research.

Dikatakan bahwa kurkumin memiliki peran memblokade molekul NF-kB yang memiliki peran dalam proses pembentukan inflamasi pada tingkat sel. Ini membuat mengasup dan pengaplikasian kunyit secaral topikal pada luka membantu mengatasi peradangan, pembengkakan, dan penimbunan sel darah putih berlebihan.

Kunyit juga bekerja sebagai antiseptik. Sifatnya cukup aktif dalam melawan serangan bakteri dan anti kuman. Sehingga akan membantu mempercepat penyembuhan inflamasi secara tuntas. Sifatnya sebagai astringent juga berperan menenangkan dan meredam peradangan.

2. Membantu mengatasi keluhan pencernaan

Sejak lama kunyit sudah dimanfaatkan secara tradisional sebagai terapi tradisional dalam sejumlah keluhan pencernaan. Sebuah study yang diungkap dalam laman Whfoods membuktikan bahwa kunyit memiliki peran dalam membantu penyembuhan keluhan pencernaan seperti crohn Disease, peradangan pada lambung, kenaikan asam lambung, peradangan pada usus 12 jari dan jenis peradangan pencernaan lain.

Kinerja kunyit pada sistem pencernaan cukup kompleks. Selain kemampuannya sebagai anti inflamasi yang akan membantu meredakan peradangan dan iritasi pada pencernaan, kunyit juga membantu menstimulasi produksi enzim-enzim pencernaan, mengendalikan produksi asam lambung berlebih dan membantu menstimulasi proses regenerasi sel pada dinding usus yang rusak akibat peradangan.

3. Sebagai antioksidan

Kunyit adalah salah satu sumber antioksidan dengan kemampuan yang paling kuat. Bahkan sejumlah pakar menyarankan untuk tidak mengonsumsi kunyit dengan jenis obat medis kecuali dengan jarak setidaknya 1 jam karena kunyit akan menurunkan manfaat dari obat medis tadi.

Kemampuan kunyit dalam meningkatkan kadar antioksidan tubuh berasal dari tiga sumber. Dari kandungan anti oksidan di dalam kunyit itu sendiri dan dari kemampuannya untuk menstimulasi produksi enzim yang meningkatkan kinerja hati dalam menetralkan racun. Juga dari kemampuannya mendorong terbentuknya enzim anti oksidan alami.

Dalam sejumlah riset juga dibuktikan kinerja kurkumin dalam membantu proses netralisasi merkuri. Juga kemampuannya menekan produksi senyawa HCA, salah satu residu dari daging yang memicu sejumlah masalah kesehatan karena sifat karsinogennya. Kunyit juga membantu meningkatkan penyerapan anti oksidan lain seperti antosianin dan betakaroten.

4. Membantu mengendalikan kadar gula darah

Salah satu pemicu terjadinya peningkatan gula darah adalah produksi insulin yang tidak sesuai dengan jumlah asupan gula dalam tubuh. Atau justru akibat dari menurunnya produksi insulin. Dan kunyit rupanya megandung tumerone yang memiliki peran untuk menstimulasi produksi insulin.

Selain membantu mendorong produksi insulin, ternyata kunyit justru memperbaiki struktur dan kinerja sel sehingga memperbaiki daya serap sel akan gula serta memperbaiki masalah resistensi sel terhadap insulin.

Sifat anti inflamasi yang terkandung di dalam manfaat kunyit juga bekerja baik untuk mengatasi peradangan yang berkolerasi dengan diabetes. Sejumlah kasus diabetes mengarah pada peradangan berat dan gangren. Ada peran kunyit terhadap percepatan perbaikan sel dan kesembuhan peradangan sehingga mencegah luka berkembang menjadi gangren.

5. Membantu mencegah kanker

Sejumlah riset dikembangkan dan menemukan adanya peran kunyit untuk membantu mencegah pembentukan sel kanker. Dalam sejumlah riset dikatakan peran kunyit relatif sangat besar dalam mengatasi pembentukan sejumlah sel pra-kanker sebelum berkembang lebih jauh menjadi kanker.

Dalam laman authoritynutrition dijelaskan adanya kesinambungan antara kembang kol dengan kunyit yang akan sangat membantu pencegahan kanker prostat, Juga bekerja mencegah pembentukan kanker payudara, mencegah pembengkakan pada sel-sel kelenjar payudara. Juga mencegah pembentukan melanoma dan mendorong sel melanoma dalam ukuran kecil untuk mati dan mengering.

Dalam riset lain dikatakan kunyit memiliki peran dalam membantu mencegah terjadinya metastasis sel kanker pada tikus. Di tengarai kemampuan ini juga sama efektifnya pada pasien manusia.

Sejumlah senyawa dalam kunyit terbukti juga mencegah kerusakan sel darah, membantu menjaga sistem produksi sel darah yang akan mencegah terjadinya leukemia dan beberapa sindrom berkaitan dengan kerusakan sel darah lain.

Setidaknya terjadi penurunan resiko kanker mencapai lebih dari 15% pada mereka yang rutin mengonsumsi kunyit dengan rutin selama 6 bulan. Kemampuannya sebagai anti oksidan juga membantu kunyit mencegah oksidasi sel yang dapat mengacu pada pembentukan sel pra kanker. Kunyit diklaim juga berperan pada pembentukan kanker kolon, kanker oral, kanker serviks, dan jenis kanker lainnya.

6. Meredakan keluhan asam urat, reumatik, dan sakit tulang belakang

Kemampuan kunyit sebagai anti inflamasi memiliki peran besar dalam membantu mengatasi kerusakan dan peradangan sendi pada kasus asam urat, reumaik dan sakit tulang belakang. Kunyit mendorong pembentukan regenerasi sel sehingga membantu penyembuhan persendian dan otot.

Selain itu, kunyit mengandung kemampuan analgesik sehingga setidaknya dalam jangka pendek membantu meredakan keluhan nyeri sendi yang terjadi. Yang menarik, bila sebagian senyawa analgesik memberi beban berat pada sistem pencernaan, maka analgesik alami satu ini justru membantu kinerja pencernaan.

Kunyit sendiri membantu mengendalikan kelebihan asam urat pada persendian yang menjadi salah satu pemicu utama kerusakan pada sendi. Kunyit juga membantu memperbaiki fungsi hati dan ginjal dalam membuang lebih banyak purin dari dalam aliran darah. Sebagaimana diketahui purin adalah residu protein tertentu yang menjadi pemicu terjadinya produksi asam urat berlebihan pada sendi.

7. Menstimulasi daya tahan tubuh

Dalam kunyit ditemukan adanya senyawa Lipopolysaccharide yang bekerja mendorong pembentukan sistem daya tahan tubuh. Kandungan anti bakterial didalamnya meningkatkan daya lawan tubuh terhadap serangan infeksi karena bakteri.

Disempurnakan dengan kandungan vitamin C, B dan mangaan yang juga memiliki peran dalam menstimulasi imunitas tubuh, maka mengonsumsi kunyit bisa menjadi pilihan terbaik dalam membantu Anda terbebas dari sejumlah keluhan infeksi dan serangan penyakit menular.

Secara tradisional, mengonsumsi larutan atau rebusan kunyit akan mendorong peningkatan daya tahan tubuh sehingga membantu mencegah serangan flu dan pilek. Dalam temuan lain, terapi larutan kunyit juga baik untuk mengatasi serangan tipus pada skala ringan.

8. Meredam pengedapan kolesterol dalam tubuh

Kolesterol sendiri adalah senyawa yang akan mudah menjadi rusak bila terpapar oleh kunyit. Kandungan senyawa kurkumin dan zingiberon akan membantu memecah kolesterol dan memudahkannya untuk terlarut dalam proses pembuangan.

Dikatakan pula kurkumin dalam kunyit berperan dalam mencegah oksidasi LDL yang akan mengacu pada pembentukan plak pada pembuluh darah. Plak inilah yang memicu terjadinya tekanan darah tinggi, sumbatan pembuluh darah juga stroke.

Di sisi lain, kinerja kurkumin terhadap fungsi hati juga membantu memaksimalkan sistem metabolisme hati terhadai kolesterol. Kunyit menurunkan kadar kolesterol dan lemak dalam liver dan membantu mengoptimalkan pemecahan molekul kolesterol sehingga memudahkannya untuk keluar dari dalam tubuh.

9. Memperbaiki kerusakan liver

Menurut riset yang dikembangkan dalam The Medical University Graz di Austria ditemukan adanya kemampuan kunyit dengan sejumlah senyawanya dalam membantu mengatasi kerusakan sel pada hati. Liver juga berperan untuk membantu memecah lapisan lemak yang terendap di sekitar perut. Lapisan lemak ini menyebabkan terbentuknya lemak hati yang berbahaya untuk kesehatan hati.

Kurkumin juga mengatasi kerusakan sel yang dapat mengacu pada sirosis. Sementara sirosis sendiri adalah kerusakan kronis pada hati dimana sel-sel dalam hati mengalami kematian dan pengerasan.

Kemampuan kunyit dalam menstimulasi sejumlah produksi enzim anti oksidan alami dalam liver juga berperan menetralkan sejumlah toksin dan residu dalam tubuh yang kerap kali menyebabkan hati bekerja menjadi berlebihan dan mengalami kerusakan sel lebih cepat dari seharusnya.

Dikatakan pula bahwa kunyit memiliki khasiat yang baik pula untuk membantu memperbaiki kerusakan ginjal dalam skala ringan hingga menengah. Kunyit membantu meredakan inflamasi pada ginjal dan membantu mempercepat proses regenerasi sel pada ginjal. Namun di sisi lain, kunyit bisa memberatkan bilamana dikonsumsi oleh pasien dengan kondisi ginjal yang sudah sangat rusak atau mengalami gagal ginjal.

10. Membantu menjaga kesehatan otak

Tak banyak yang mengetahui adanya kinerja kunyit dalam membantu menjaga kesehatan otak. Bahkan juga kemampuannya dalam mencegah terjadinya demensia dan alzheimer disease. Terbukti bahwa kandungan dalam kunyit membantu menjaga sel-sel neuron dalam otak yang membantu menjaga ketahanan sel dalam bekerja.

Kunyit bekerja dengan menstimulasi produksi hormon Brain Derived Neurotrophic Factor yang berperan mendorong sel neuron bekerja dengan umur lebih panjang, lebih tahan terhadap tekanan, juga membantu mendorong tubuh membentuk sel neuron baru, membentuk koneksi baru dan meregenerasi sel neuron otak.

Sangat menarik menemukan fakta ini, bahwa kunyit membantu otak beradaptasi dengan sebuah perkembangan yang menuntut seseorang mengembangkan kemampuan dengan membentuk sel neuron baru sesuai dengan perkembangan daya pikir otak.

Sementara pada kondisi normal otak justru akan mengalami stress karena tekanan-tekanan dari proses adaptasi ini, kunyit justru akan bekerja membantu sistem otak beradaptasi dengan lebih efektif.

Sementara itu, dalam Top10homeremedies dikatakan bahwa mengasup kunyit dengan rutin akan mencegah pembentukan plak kelabu yang menjadi pemicu terjadinya kerusakan sel otak permanen semacam alzheimer dan demensia. Juga membantu meningkatkan sirkulasi oksigen menuju otak.

11. Menjaga kesehatan kulit

Dalam sejumlah terapi tradisional, kunyit sudah lazim dimanfaatkan sebagai terapi untuk mengatasi kulit yang terbakar sinar matahari, jerawat dan mengatasi keluhan kulit yang sensitif dan mengalami kerusakan akibat paparan make up dan polusi.

Dipercaya kunyit mengandung anti inflamasi dan astringent alami yang mampu meredakan peradangan dan kerusakan kulit akibat efek terbakar sinar matahari, efek infeksi jerawat dan efek iritasi akibat paparan polutan.

Kunyit juga dikenal sebagai anti oksidan yang efektif mengenyahkan jerawat dari wajah dengan cepat. Sehingga baik untuk mencegah kematian sel kulit yang terlalu cepat akibat paparan polutan. Manfaat kunyit dalam membantu meningkatkan umur sel maka dengan sendirinya kunyit akan bekerja dalam membantu mencegah penuaan dini.

12. Membantu mengurangi gejala depresi

Ketika seseorang mengalami depresi ada sejumlah senyawa, hormonal dan enzim dalam tubuh yang bekerja mempengaruhi sejumlah kondisi dalam tubuh yang mengacu pada gejala depresi. Salah satunya adalah peran monoamine oxidase enzyme (MAO).

MAO ini akan bekerja mendorong rasa cemas dan rasa gelisah pada tubuh seorang yang tengah mengalami stimulan depresi. Keberadaan MAO ini mendorong munculnya sejumlah efek samping seperti ketegangan pada otot, rasa lesu dan efek jantung yang berdetak dengan tidak beraturan.

Kurkumin bekerja menghambat aliran MAO dalam tubuh, sehingga menurunkan sejumlah gejala depresi. Juga memberi manfaat terhadap neurotransmitter dalam otak untuk menjaga kesinambungan kinerja sel-sel saraf pada otak. Selain itu dalam kandungan kunyit juga ditemukan kemampuan menstimulasi sejumlah hormon yang memberi efek relaks dan semangat seperti serotonin dan dopamin.

13. Membantu merawat kesehatan kewanitaan

Kunyit juga sudah lama dimanfaatkan dalam pengobatan tradisional untuk kesehatan wanita. Lazim dikonsumsi kala menjelang haid untuk membantu melancarkan haid dan membantu mencegah munculnya rasa nyeri haid. Termasuk rasa pegal dan kram pada perut dan nyeri pada punggung dan pinggang.

Kemampuan anti spasmodik di dalam kunyit bekerja mengurangi efek kram dan ketegangan otot pada area perut saat terjadi haid. Kunyit membantu melemaskan otot, membantu kontraksi berjalan dengan lebih lembut dan membantu memudahkan aliran darah keluar saat haid.

Dalam kinerjanya dalam melancarkan haid, kunyit bekerja sebagai emmenagogue. Kinerja ini akan membantu meluruhkan endapan darah yang melekat pada dinding rahim dan dinding vagina, menstimulasi darah mengalir dengan lebih lancar sehingga menggiring endapan darah yang tersisa dari haid sebelumnya.

Kemampuannya dalam membersihkan rahim dan vagina, sekaligus fungsinya sebagai anti inflamasi dan anti bakterial membantu sekali dalam mengatasi sejumlah keluhan pada area kewanitaan, termasuk fibrosis, endometriosis, abrasi serviks dan sejumlah keluhan infeksi bakteri dan jamur pada area vagina.

Bukan hanya itu, salah satu kandungan kunyit bisa bekerja sebagai fitoestrogen, Fitoestrogen bukan hanya membantu meningkatkan kadar estrogen dalam tubuh, tetapi juga membantu menstimulasi produksi progesteron. Ini adalah pilihan yang lebih baik ketimbang estrogen buatan untuk membantu menormalkan kembali keseimbangan hormonal.

Rupanya memang ada demikian banyak manfaat kunyit yang perlu kita semua ketahui. Memang manfaat kunyit belum dipastikan sepenuhnya, akan tetapi dari berbagai penelitian yang menguatkan bukti manfaat kunyit, tidak ada salahnya Anda mencoba mengonsumsi herbal populer ini. Namun sebaiknya Anda konsultasikan dulu dengan dokter sebelum mulai mencoba.

Pastikan juga Anda mengonsumsi kunyit dengan cara yang benar, yaitu dengan merebus 3 jari kunyit bersama dengan air 250 ml hingga menjadi 150 ml dan mengonsumsinya setiap 2 hari cenderung aman dan rendah efek samping. Tetapi jika dosis berlebihan seseorang bisa mengalami masalah pencernaan. Sebaiknya juga kunyit tidak dikonsumsi oleh mereka yang sedang hamil dan mengidap gagal jantung.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}