Efektifkah Dadap Serep untuk Pengobatan Demam


By Fery Irawan

Sakit panas atau demam seringkali dianggap enteng. Akibatnya, banyak masyarakat yang mengobatinya hanya dengan mengonsumsi obat warung. Sakit panas memang bukan penyakit berbahaya yang dapat dengan mendadak memicu kematian. Meski begitu, sakit panas tetap saja membuat tidak nyaman karena segala aktivitas pasti menjadi terbengkalai. Seberapa efektif penggunaan dadap serep untuk pengobatan demam?

Dalam artikel berikut, Anda akan menemukan efektifitas penggunaan dadap serep untuk pengobatan demam. Bagaimana Anda dapat mengolah dadap serep untuk pengobatan demam? Serta dampak yang dihasilkan dari pengobatan alternatif tersebut. Ayo cari tahu lebih banyak sehubungan dengan manfaat lain dari dadap serep dalam artikel berikut!

Dadap Serep untuk Pengobatan Demam

Lantas, apa sebenarnya yang menjadi penyebab sakit demam? Beberapa hal bisa disebutkan mulai dari terjadinya infeksi oleh virus dan bakteri, terjadinya peradangan, efek samping imunisasi atau obat, siklus menstruasi atau olahraga berat.

Gejala yang ditunjukkan ketika seseorang sedang mengalami demam, yakni tubuh menggigil (gemetar), sakit kepala, berkeringat, nyeri otot, dehidrasi, hilangnya nafsu makan, kebingungan, halusinasi, kejang-kejang, dan mudah marah.

Bila dokter melihat adanya peningkatan suhu tubuh di atas normal yang disertai dengan gejala-gejala khas orang yang sakit panas, maka akan langsung dilakukan pemeriksaan fisik.

Pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab sakit panas tersebut. Bahkan, bila diperlukan, dokter biasanya akan menganjurkan untuk melakukan pemeriksaan lanjutan seperti pemeriksaan darah guna membantu diagnosa dan pengobatan yang lebih maksimal.

Pengobatan Demam

Dadap serep ialah salah satu tanaman herbal yang sangat bermanfaat untuk mengobati berbagai macam penyakit, termasuk untuk meredakan sakit panas.

Pengobatan Demam
Sumber Gambar – Shutterstock

Tanaman ini biasanya mudah ditemukan di kawasan pantai atau di kawasan sekitarnya, terutama yang berdekatan dengan muara sungai.
Selain itu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan, antara lain sebagai berikut.

  • Ramuan Dadap serep dianjurkan untuk diberikan secara terus-menerus sampai panasnya reda. Namun, apabila lebih dari 3 hari panasnya belum juga reda, sebaiknya segera bawa ke puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
  • Kompres orang yang sedang sakit panas tersebut pada bagian kepala, ketiak, lipatan paha dan juga perut dengan menggunakan ramuan di atas.
  • Upaya mengompres tersebut bisa dikombinasikan dengan obat-obatan yang diberikan dokter untuk mempercepat kesembuhan pasien.

Pohon Dadap tersebar di berbagai wilayah di India, Afrika Timur, Asia Tenggara, dan Nusantara tentunya. Tanaman Dadap serep dapat ditemukan di dataran rendah dengan ketinggian sampai 1.500 meter di atas permukaan air laut.

Cara Menggunakan Dadap Serep

Cara membuat ramuan Dadap serep untuk penyembuhan sakit panas, antara lain sebagai berikut.

  • Siapkan daun Dadap serep, Jeruk nipis, dan air secukupnya.
  • Masukkan Daun Dadap serep ke dalam air yang sebelumnya sudah diberikan perasan air Jeruk nipis. Lalu, remas-remaslah daun Dadap serep dan tempelkan pada bagian kepala. Diamkan beberapa saat. Bila sudah kering, Anda bisa menggantinya dengan ramuan Dadap serep yang baru.

Itulah cara-cara yang bisa dilakukan ketika ada keluarga atau mungkin Anda sendiri yang menderita sakit panas. Anda bisa mencobanya sebelum mendatangi dokter. Jika sakit panas belum juga reda setelah 3 hari, pengobatan dapat diteruskan dengan mengunjungi dokter terdekat.

Demikianlah info lengkap sehubungan dengan dadap serep untuk pengobatan demam. Ingatlah bahwa pengobatan herbal merupakan alternatif pengobatan yang sifatnya membantu proses pemulihan dari serangan penyakit. Terkadan dibutuhkan kombinasi dari pengobatan medis untuk dapat sepenuhnya pulih dari demam. Lakukanlah pemeriksaan medis sebelum dan sesudah pengobatan terjadi.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}