Ciri-Ciri Darah Rendah serta Cara Mengatasinya

467

Diedit:

Darah rendah memiliki ciri-ciri tersendiri, dan ada cara mengatasinya, namun harus dilakukan dengan benar. Darah rendah ini termasuk jenis penyakit juga, dan Anda tidak boleh menganggap remeh penyakit darah rendah, apalagi jika biarkan begitu saja.

Jika terkena penyakit darah rendah, pengobatan secepatnya harus dilakukan, jangan Anda biarkan hingga berlarut-larut, sebab dapat mengakibatkan penyakit lain muncul. Mari baca selengkapnya.

Mengetahui Lebih Jauh tentang Tekanan Darah

Tekanan darah ini merupakan kekuatan, di mana kekuatan tersebut digunakan darah yang melakukan sirkulasi di dinding pembuluh darah, serta termasuk satu dari banyak tanda-tanda vital utama dari kehidupan seseorang, itu termasuk kecepatan pernafasan, detak jantung, serta temperatur tubuh juga. Tekanan darah yang diproduksi jantung akan memompa darah menuju dalam arteri serta diatur respon oleh arteri yang ada pada aliran darah tersebut.

Sistolik dan Diastolik

Tekanan darah seseorang itu disebutkan dalam 2 macam, yakni tekanan darah sistolik atau tekanan darah diastolik. Tekanan darah sistolik itu mewakili tekanan pada arteri saat otot jantung berkontraksi lalu memompa darah menuju bagian dalamnya, sementara tekanan darah diastolik itu mewakili tekanan darah pada arteri saat otot jantung relax atau mengendur, sesudah berkontraksi. Untuk diketahui bahwa tekanan darah itu senantiasa lebih tinggi saat jantung memompa dibandingkan saat jantung relax atau mengendur.

Lebih Jauh tentang Tekanan Darah Sistolik

Tekanan darah sistolik yang ada pada orang dewasa pada umumnya yang sehat itu memiliki batas antara 90 – 120 mm Hg, sementara tekanan darah diastolik pada kondisi normal memiliki batas antara 60 – 80 mm Hg. Sekarang Anda dapat melihat petunjuk yang ada mengenai tekanan darah normal yang lebih rendah dari angka 120/80, sementara tekanan darah tinggi itu lebih dari angka 130/80.

Baca juga:  Tekanan Darah Rendah: Apa Penyebabnya?

Tekanan Darah Rendah

Hypotension atau tekanan darah rendah merupakan tekanan yang sangat rendah yang kemudian akan mengakibatkan tanda-tanda yang dikarenakan aliran darah rendah dari vena-vena dan arteri-arteri pada tubuh. Saat aliran darah seseorang terlalu rendah dalam menyerahkan nutrisi dan oksigen yang cukup untuk organ vital contohnya jantung, ginjal dan otak, maka organ-organ pun tak akan dapat berfungsi dengan normal, bahkan memiliki resiko rusak permanen.

Ciri Tekanan Darah Rendah

Sementara itu, untuk gejala atau ciri-ciri dari tekanan darah rendah yaitu:

Rasa sakit kepala

Rasa sakit kepala dan pusing merupakan tanda dari tekanan darah terlalu rendah. Itu disebabkan otak tak memperoleh suplai oksigen yang cukup. Sehingga keluhan pusing di kepala pun akan terjadi. Kelapa seseorang yang tekanan darahnya terlalu rendah akan terasa berkunang-kunang, disebut juga dengan pusing tujuh keliling. Apabila sudah cukup parah, bahkan seseorang dapat pingsan karenanya. Sakit kepala yang disebabkan oleh tekanan darah tak stabil disebut dengan ortostatik.

Mengantuk

Tanda berikutnya dari tekanan darah rendah yaitu mudah mengantuk. Masih karena alasan yang sama seperti sebelumnya, Anda akan merasa mengantuk karena suplai oksigen kurang. Darah itu berisi oksigen serta nutrisi, apabila terlalu lemah untuk dialirkan menuju otak karena tekanan darah rendah, otomatis masalah mudah mengantuk pun akan terjadi dan deretan tanda-tanda yang lainnya.

  • Kepala dan badan terasa dingin
  • Lemas
  • Kebingungan
  • Perut mual-mual

Mual-mual umumnya akan terjadi dengan tiba-tiba bahkan berulang. Selain itu tubuh akan menjadi tak bertenaga, letih dan lemas, tak hanya itu bahkan hanya untuk menopang ke 2 kaki serta membawa ke 2 tangan pun mungkin akan terasa melelahkan.

Nafas dangkal dan cepat

Kondisi ini terjadi karena reaksi paru-paru dalam mengimbangi ketidakmampuan dari darah mengikat oksigen yang diedarkan pada seluruh tubuh. Saat tekanan darah menuju organ jantung melemah otomatis otot jantung serta otot intra-tulang dada pun akan terganggu juga, dan karena itulah sesak nafas terjadi. Efek yang muncul selain sesak nafas, juga nyeri di bagian dada. Terkadang pasien juga merasakan denyut jantung yang aritmia dan terganggu.

Baca juga:  7 Gejala Darah Rendah: Waspadai Keluhan Pusing, Kelelahan, Kurang Konsentrasi, dll

Otak tak bisa bekerja maksimal

Ciri lain dari tekanan darah rendah adalah otak tak bisa bekerja maksimal, seseorang yang mengalami darah rendah akan mengalami kesulitan untuk berkonsentrasi. Penderita pun tak akan bisa berpikir dengan jernih. Kondisi ini dapat membuat seseorang mengalami yang namanya kebingungan, itu karena suplai oksigen menuju otak kurang, sama seperti penyebab tanda-tanda yang lain.

Jika sedang bekerja ataupun sekolah, Anda tak bisa berpikir cepat atau tak bisa mengerjakan tugas dengan baik, kemungkinan besar terkena gangguan darah rendah. Pada kasus lain juga dapat menyebabkan terjadinya depresi.

Berkunang-kunang

Daya penglihatan juga dapat berubah, ini termasuk tanda-tanda tekanan darah rendah juga. Penglihatan penderita akan kabur untuk beberapa saat, bisa berulang terjadinya. Kondisi ini dapat Anda bedakan dengan pandangan kabur karena gangguan mata minus atau gangguan mata yang lainnya.

Sebab mata minus sifatnya permanen, sedangkan pandangan kabur karena tekanan darah rendah sifatnya tak permanen namun berulang. Itulah yang membedakan. Kondisi ini juga dapat terjadi jika Anda duduk terlalu lama, selanjutnya tiba-tiba berdiri.

Herbal untuk Menyembuhkan Tekanan Darah Rendah

Penyakit tekanan darah rendah dapat diatasi dengan menggunakan beberapa bahan herbal. Bahan-bahan herbal tersebut antara lain dengan sayur kemangi. Kemangi memiliki kegunaan dalam menyembuhkan tekanan darah rendah, sebab memiliki kandungan vitamin C tinggi, kalium, magnesium, serta asam pantotenat. Kemangi pun bisa mengurangi stress dan menyeimbangkan pikiran. Sekian artikel tentang ciri-ciri darah rendah serta cara mengatasinya, semoga bermanfaat.

Advertisement
Alinesia