Cardio Pulmonary Resuscitation (CPR): Teknik Penyelamat Hidup

571

Diedit:

Bayangkan situasi ini – Ada seseorang yang tiba-tiba tidak sadarkan diri atau pingsan disamping Anda. Apa yang akan Anda lakukan? Secara reflek, Anda tentu akan segera mencari bantuan. Namun kadang kala perasaan cemas, takut, dan khawatir menjadi hambatan bagi seseorang untuk berbuat baik. Bukankah, lebih baik jika Anda dapat membantu dari pada tidak melakukan apapun? Oleh karena itu, penting sekali untuk memahami apa itu CPR yang seringkali diperlukan pada kondisi darurat, terutama saat seseorang kelihatannya tidak bernapas secara tiba-tiba.

CPR merupakan teknik penyelamatan hidup yang berguna dalam banyak keadaan darurat, termasuk serangan jantung atau saat seseorang hampir tenggelam, di mana pernapasan seseorang atau detak jantungnya telah berhenti. CPR sangat dianjurkan oleh The American Heart Association agar setiap orang, baik pengamat terlatih dan tenaga medis turut mempelajarinya. Memiliki pengetahuan ini jauh lebih bermanfaat daripada tidak melakukan tindakan apapun.

Pengingat Sebelum Melakukan CPR!

Sebelum memulai CPR, periksalah apakah orang tersebut sadar atau tidak sadar? Jika pasien tidak sadar, segera tepuk atau guncang bahu-nya dan tanya dengan keras, “Apakah Anda baik-baik saja?”. Jika orang tersebut tidak merespon dan dilokasi kejadian ada orang lain selain Anda, mintalah mereka untuk segera melakukan panggilan medis dan carilah orang yang bisa melakukan CPR selama 1 menit.

Jika Anda sendirian dan dapat melakukukan panggilan medis, segera telepon sebelum melakukan CPR – kecuali pasien tampak tidak bereaksi, CPR menjadi prioritas utama selama 1 menit, setelah itu barulah lakukan panggilan medis. Jika peralatan AED tersedia, segera berikan satu kejutan sesuai petunjuk perangkat, kemudian mulai lakukan CPR.

Apa yang Harus Anda lakukan?

Jika Anda tidak terlatih untuk melakukan CPR, Anda tak perlu memaksakan diri untuk melakukan CPR melalui mulut. Anda hanya perlu menekan dada pasien 100 kali selama 1 menit sambil menunggu kedatangan bantuan para medis atau tenaga medis yang profesional.

Baca juga:  Info Kesehatan, Temukan Sekarang!

Jika Anda terlatih untuk melakukan CPR dan cukup percaya diri dengan kemampuan Anda, mulailah dengan menekan dada pasien sebanyak 30 kali sebelum memeriksa saluran pernapasan dan memberikan napas buatan.

Jika Anda pernah mengikuti latihan CPR tapi tidak percaya diri dengan kemampuan Anda, lakukanlah penekanan dada seolah-olah memompa sebanyak 100 kali per menit.

Hal ini hanya berlaku untuk orang dewasa, anak-anak dan bayi yang membutuhkan CPR, bukan bayi yang baru lahir.

Manfaat CPR dan Proses Kerjanya

CPR dapat menjaga agar darah tetap mengalirkan oksigen ke otak dan organ vital lainnya sampai penanganan medis lebih lanjut dapat mengembalikan detak jantung normal. Ketika jantung berhenti, kurangnya oksigen darah dapat menyebabkan kerusakan otak, sekalipun itu hanya dalam beberapa menit. Seseorang mungkin meninggal dalam waktu delapan sampai 10 menit, karena tak cukup asupan oksigen yang dibutuhkan oleh seluruh organ tubuhnya.

Untuk mempelajari CPR benar, Anda dapat mengambil kursus pelatihan pertolongan pertama yang terakreditasi, termasuk CPR dan bagaimana cara menggunakan defibrillator eksternal otomatis (AED). Jika Anda tidak terlatih dan memiliki akses panggilan telepon, segera lakukan panggilan darurat medis di area lokal Anda sebelum memulai CPR. Petugas dapat menginstruksikan Anda sehubungan dengan prosedur yang tepat sampai bantuan tiba.