Cara Melindungi Telinga Yang Mudah Dilakukan


By Fery Irawan

Indera Pendengaran  Tahukah Anda berapa banyak orang yang mengalami kerusakan organ pendengaran? Menurut laporan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) ada lebih dari 120 juta penduduk dunia yang mengalami hal ini. Maka dari itu tentu Anda setuju jika pendengaran kita disebut sebagai karunia yang perlu di jaga. Bagaimana cara melindungi telinga yang benar?

Dalam artikel ini Anda akan memperoleh informasi sehubungan dengan cara melindungi telinga yang mudah dilakukan. Mari kita perhatikan cara apa yang bisa Anda lakukan agar telinga Anda berfungsi normal  – sumber: Central Institute For The Deaf  St.Louis, Missouri, AS.

Cara Melindungi Telinga

Memang kadang kala fungsi pendengaran dapat menurun karena usia tua, namun polusi suara yang marak dimana-mana mempercepat penurunan fungsi pendengaran Anda. Setidaknya ada 75 persen orang Amerika yang kehilangan pendengaran karena kegiatan sehari-hari yang mereka lakukan sepanjang hidup.

Kehilangan pendengaran bukan hanya dikarenakan oleh faktor keturunan saja, kecelakaan juga dapat menyebabkan Anda kehilangan fungsi pendengaran.

Waspadai Penggunaan Headphone

Langkah-langkah pencegahan yang dapat Anda lakukan untuk melindungi dan memperpanjang usia indera pendengaran adalah dengan mencari tahu beberapa hal yang beresiko atau bersifat merusak bagi pendengaran kita. Sering kali masalahnya terletak pada cara kita mendengar, bukan apa yang didengarkan.

Misalnya, beberapa remaja gemar mendengarkan lagu dengan suara keras sewaktu menggunakan headphone stereo. Hal ini justru berakibat buruk bagi pendengaran Anda. Jika ingin menggunakan headphone alangkah baiknya untuk menyetel volume dengan ukuran yang cukup rendah. Batas volume yang baik dapat dirasa jika suara di sekitar Anda masih dapat terdengar.

Lalu, apakah Anda menggunakan perangkat suara stereo di mobil atau rumah? Pastikanlah agar suara yang keluar dari perangkat audio tidak menutupi suara di sekitar Anda. Jika Anda tidak dapat mendengar percakapan bisa dipastikan bahwa suara dari perangkat stereo itu cukup keras untuk merusak pendengaran.

Suara Diukur Dengan Satuan Desibel

Ya, para ahli mengatakan bahwa suara yang didengar selama 2 atau 3 jam dengan ukuran 90 desibel dapat merusak telinga Anda.

Maka dari itu, mereka memberikan saran untuk selalu membawa penyumbat telinga atau alat pelindung pendengaran lainnya dan menggunakannya setiap kali Anda berada di lingkungan yang bising, contohnya di pabrik.

Bagaimana dengan anak-anak? Para orang tua hendaknya sadar bahwa anak-anak lebih rentan terhadap kerusakan pendengaran dibanding orang dewasa. Oleh sebab itu, Anda perlu berhati-hati sewaktu membelikan mainan yang mengeluarkan suara, karena beberapa jenis mainan anak dapat mengeluarkan suara hingga 110 desibel.

Tingkat Perkiraan Desibel yang Umum

Pernahkah Anda mendengarkan suara yang keluar saat bernapas? Suara yang ringan ini memiliki ukuran sebesar 10 desibel. Lalu, berapa ukuran suara saat Anda sedang berbisik? Ini sebesar 20 desibel. Lain halnya sewaktu Anda sedang mengobrol dengan bersemangat, suara yang keluar dapat mencapai 60 desibel.

Adapula jenis tingkatan suara yang mulai mengganggu seperti suara kendaraan di jalan raya yang padat (80 desibel), blender makanan (90 desibel), kereta api yang lewat (100 desibel), gergaji mesin (110 desibel), pesawat jet yang lewat (120 desibel), dan tembakan senapan (140 desibel).

Ingatlah bahwa telinga kita adalah bagian tubuh yang ringkih, kecil, dan berharga. Tanpanya Anda tidak dapat mendengar variasi suara yang indah. Jadi, apakah Anda menghargai karunia pendengaran yang berharga ini? Jika iya, lindungilah dari sekarang!

Seberapa besar cara mengatur volume suara yang nyaman bagi Anda? Nantikan informasi terkini seputar kesehatan dan herbal – hanya di deherba.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}