Cara Kerja Telinga Sebagai Indra Pendengaran

817
Cara Kerja Telinga

Diedit:

Indra Pendengaran Sewaktu Anda mendengarkan lagu yang indah atau suara yang menenangkan, pernahkah Anda bertanya bagaimana sebenarnya cara kerja telinga Anda? Bagaimana Anda dapat melindungi fungsi pendengaran yang berharga ini?

Dalam artikel ini Anda akan memperoleh informasi mengenai cara kerja telinga yang Anda miliki. Mari kita perhatikan keajaiban apa saja yang bisa dilakukan oleh telinga Anda dalam artikel berikut – sumber: hearinglink.

Cara Kerja Telinga

Ini berawal dari telinga Anda, coba perhatikan bentuk daun telinga yang disebut aurikel (Pinna). Bentuk tersebut berfungsi untuk mengumpulkan gelombang suara dan menyalurkannya melalui saluran telinga hingga berujung pada gendang telinga.

Gelombang suara ini akan menggetarkan gendang telinga dan tiga tulang pada telinga bagian tengah. Lalu, getaran itu dihantarkan menuju telinga bagian dalam yang seperti kantong cairan balutan tulang.

Tak sampai disini,  getaran suara melanjutkan perjalanannya melewati cairan di koklea yang bentuknya seperti rumah siput dan berisi sel-sel rambut. Cairan koklea memicu bagian atas sel-sel rambut untuk menghasilkan rangsangan saraf yang bisa dibaca dan disampaikan ke otak.

Telinga Mampu Membedakan Jenis Suara Yang Berbeda 

Berkat sistem limbik, otak dapat menentukan suara mana yang perlu diperhatikan dan mana yang bisa diabaikan. Contohnya, seorang ibu akan bereaksi cepat sewaktu mendengar anaknya menjerit ketakutan dan seringkali mengabaikan suara anak yang sedang bermain.

Walaupun telinga kita ada dua dan seringkali bermanfaat saat mencari asal suara, kita tidak selalu mendengarkan dengan kedua telinga.

Buku The Senses menjelaskan bahwa sewaktu Anda mendengarkan percakapan di telepon, mustahil untuk dapat mendengar perbincangan orang di sebelah Anda. Apa yang menyebabkan hal tersebut? Sewaktu mendengarkan suara ujaran atau percakapan, otak hanya dapat mengerti satu informasi dalam satu waktu yang sama.

Baca juga:  Cara Mengatur Volume Suara Yang Nyaman

Karena kedua telinga cenderung digunakan untuk mendengar suara stereo, tentu Anda harus berhati-hati sewaktu mendengarkan suara keras yang dapat merusak pendengaran Anda.

Suara Keras Mampu Merusak Indra Pendengaran

Untuk mengetahui bagaimana cara kerja suara keras dalam merusak pendengaran, cobalah untuk membayangkan situasi berikut. Membran rambut pada telinga dapat disamakan dengan padi di sawah dan suara yang masuk ke telinga seperti angin.

Terpaan angin lembut akan menggoyangkan ujung tangkai padi tanpa merusaknya. Namun, semakin kencang anginnya, semakin besar juga tekanan pada tangkai padi.

Tiupan angin yang sangat kuat dan datang secara tiba-tiba tentu akan merusak tangkai padi, bahkan menyebabkan padi mati. Begitu pula dengan terpaan angin yang lebih lemah namun secara terus-menerus dalam waktu lama.

Gambaran ini menunjukan cara kerja sel-sel rambut yang sangat kecil dan ringkih pada telinga dalam, sewaktu mendengar suara. Jika Anda gemar bergurau dengan meneriakan suara ke telinga orang lain ada baiknya untuk menghentikan itu.  Suara keras yang tiba-tiba dapat merobek jaringan telinga dalam, bahkan meninggalkan bekas luka sehingga pendengaran dapat hilang secara permanen.

Sama halnya sewaktu Anda berada di lokasi bising dalam waktu yang cukup lama. Perlu Anda ketahui bahwa sekali sel-sel itu rusak, ini tidak dapat pulih kembali. Akibat selanjutnya dapat berupa tinnitus (bunyi mendengung, gemerincing, atau raungan di dalam telinga atau kepala).

Adakah cara melindungi telinga yang bisa Anda lakukan? Nantikan informasi terkini seputar kesehatan dan herbal – hanya di deherba.