Bahaya Merokok: Ketahui Sebelum Maut Menjemput


By Cindy Wijaya

Iklan layanan masyarakat pada sebuah bungkus rokok itu tidak main-main, bahaya merokok yang mengancam Anda jika Anda tetap membeli dan merokok akan datang. Memang terkadang beberapa orang karena pengaruh teman-teman, atau mungkin karena kebutuhan sosial–termasuk pekerjaan, akhirnya ikut merokok.

Di balik itu semua, manfaat positif yang akan Anda dapatkan itu sama sekali tidak ada, justru kondisi kesehatan dan organ tubuh bagian dalam Anda akan terkikis pelan-pelan. Berbagai macam penyakit akan mengundang malaikat maut untuk mengambil nyawa Anda sebelum waktunya.

Kandungan Berbahaya pada Sebatang Rokok

Rokok itu menjadi berbahaya karena kandungan yang terdapat di bahan-bahan pembuatannya. Sebatang rokok memiliki ratusan kandungan yang bersifat negatif untuk kesehatan pemakainya. Adapun kandungan-kandungan tersebut yakni:

Karbon monoksida

Gas yang tak berbau adalah ciri karbon monoksida. Zat tersebut diproduksi dari hasil pembakaran tak sempurna – Yang berasal dari keseluruhan unsur zat karbon. Apabila gas ini masuk dalam tubuh Anda, kemudian dibawa hemoglobin menuju bagian otot tubuh Anda.

Satu dari molekul hemoglobin bisa membawa hingga empat molekul oksigen, namun akan berbeda ceritanya apabila terdapat kandungan karbon monoksida pada hemoglobin tersebut. Apabila hemoglobin mengandung karbon monoksida, maka orang tersebut bisa mengalami kekurangan oksigen.

Nikotin

Alasan mengapa rokok membuat ketagihan penggunanya adalah zat nikotin. Nikotin merupakan cairan berminyak yang tak memiliki warna. Zat ini dapat menghambat rasa lapar, sehingga pencandunya sering merasa kenyang. Nikotin juga bisa mengakibatkan terjadinya pembekuan darah, mengeraskan dinding arteri, dan merusak jaringan otak seseorang.

Tar

Zat berikutnya yakni tar. Tar merupakan semacam cairan kental dengan warna coklat juga hitam. Tar adalah substansi hidrokarbon yang memiliki sifat lengket serta dapat menempel di organ paru-paru Anda. Pada rokok, kadar tar itu antara 0.5 mg hingga 35 mg per batangnya. Tar ini juga termasuk zat karsinogen yang bisa menyebabkan kanker di paru-paru dan jalan nafas Anda.

Selain itu masih banyak lagi zat-zat berbahaya lainnya dari sebatang rokok, mulai dari kadmium, amoniak, akrolein, asam format, metanol, metil klorida, piridin, hidrogen sulfida, fenol, formaldehyde, nitrous oxide, gas CO, dan masih banyak lagi yang lainnya.

Penyakit yang Diakibatkan Kebiasaan Merokok

Kebiasaan merokok menjadikan kerja jantung Anda lebih cepat, yang berarti juga meningkatkan tekanan darah, itu dikarenakan asap rokok memiliki kandungan nikotin (Lebih jelasnya, dapat Anda baca di atas). Kandungan karbon monoksida pada asap rokok juga dapat menjadikan organ jantung memompa darah yang lebih banyak dibandingkan kondisi normal. Dari sini semua, Anda sudah dapat menyimpulkan bahwa kondisi ini berisiko meningkatkan serangan jantung pada seseorang. Untuk sebagian besarnya, akan memiliki dampak ke penyakit diabetes mellitus dan penyakit jantung koroner.

Baca Juga:  Bahaya Rokok Shisha yang Wajib Anda Ketahui

Selain penyakit jantung, paru-paru juga akan merasakan dampak negatif dari kebiasaan merokok Anda. Anda berisiko terkena kanker paru-paru, bahkan impotensi.

Dampak buruk rokok bahkan akan tetap dirasakan meski sudah berhenti merokok. Namun, Anda dapat mengonsumsi makanan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi untuk mengurangi dampak buruk rokok. Antioksidan dapat membantu melindungi dan memperbaiki paru-paru Anda yang rusak akibat rokok. Beberapa contoh makanan yang memiliki kandungan antioksidan tinggi yakni apel, brokoli, dan beragam sayur-sayuran hijau.

Rokok terbukti memiliki berbagai kandungan berbahaya, dan bagi Anda yang kesulitan untuk berhenti, sebaiknya mencoba pelan-pelan. Sudah banyak orang yang sukses berhenti merokok. Jangan tunggu hingga terlambat baru Anda berhenti merokok, Anda harus kasihan kepada keluarga Anda – Jika Anda sakit, maka yang pertama kesusahan adalah keluarga Anda sendiri. Sekian artikel tentang bahaya merokok, semoga bermanfaat.

Tentang Penulis 

Cindy Wijaya

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Cindy Wijaya seorang editor dan penulis beragam artikel kesehatan. Ia senang meriset dan berbagi topik-topik kesehatan dan pemanfaatan herbal. Tinggal di “kota hujan” sehingga mencintai suasana hujan dan sering mendapat inspirasi ketika hujan.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}