Bagaimana Melakukan Deteksi Dini Kanker Ovarium?


By Fery Irawan

Saat ini, tidak ada metode skrining yang efektif untuk mendeteksi sedikitnya gejala dan tanda awal kanker ovarium sehingga akhirnya menyebabkan tiga perempat dari penderita datang dengan diagnosis kanker stadium lanjut.

Guna menarik penderita kanker ovarium digunakan skrining yang didefinisikan sebagai aplikasi sebuah tes untuk mengidentifikasi atau mengenali individu yang beresiko untuk penyakit spesifik yang akan mendapatkan keuntungan dari penyelidikan lebih lanjut atau tindakan pencegahan.

WHO membentuk kriteria untuk skrining medis yang efektif dan pelaksanaan yang benar untuk program skrining. Salah satu persyaratan untuk skrining medik adalah penyakit harus terdefinisi secara baik. Prevalensi dan insiden penyakit harus diketahui.

Juga, perjalanan penyakit harus diketahui. Salah satu tujuan skrining adalah untuk mengidentifikasi penyakit pada stadium yang lebih awal. Namun, deteksi dini saja bukan tujuan program skrining yang efektif. Skrining pada penyakit akan menjadi kurang efektif jika proses penyakit tidak menyebabkan penderitaan, kecacatan, atau kematian pada stadium akhir.

Dalam keadaan lain, bahkan jika penyakit menyebabkan kecacatan yang signifikan pada stadium akhir, keuntungan dari skrining akan kurang optimal jika terapi yang efektif juga tidak ada.

Deteksi dini untuk kanker ovarium memenuhi kriteria ini. Jika kanker ovarium dideteksi pada stadium akhir, maka akan menyebabkan penderitaan yang signifikan dan angka harapan hidupnya buruk.

Padahal jika dideteksi pada stadium yang lebih awal, tingkat harapan hidup akan menjadi jauh lebih baik. Ketika tes skrining diidentifikasi, persyaratan lain ditetapkan oleh WHO yakni tes harus sederhana dan aman. Jika resiko dari skrining melebihi dari keuntungan potensial, hal itu bukan merupakan metode skrining yang efektif.

Juga, skrining sebaiknya dilakukan dengan biaya efektif dan sebaiknya memiliki tingkat deteksi (sensitivitas) yang cukup dan tingkat positif palsu yang relatif rendah. Saat ini masih belum ada prosedur yang handal yang dapat digunakan untuk deteksi dini kanker ovarium.

Teknik skrining potensial yang tersedia meliputi pemeriksaan pelvis, pemeriksaan ultrasonografi ovarium melalui rute transvaginal, dan pemantauan penanda tumor dan CA-125 serta dikombinasikan dengan pendekatan ultrasonografi. Pada saat ini masih belum ada panduan yang direkomendasikan untuk skrining pada populasi umum.

Baca juga halaman Sekilas Sarang Semut untuk informasi tentang pengobatan kanker ovarium dengan herbal Sarang Semut.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}