Deherba.com | Situs Herbal No. 1 Indonesia
hubungi kami

Kadar Gula Darah Normal Kadar Gula Darah Normal rd.com

Apakah Kadar Gula Darah Saya Sudah Normal?

Jika Anda atau kerabat Anda didiagnosis menderita diabetes, pasti Anda sudah sering mendengar anjuran untuk menurunkan kadar gula darah sampai senormal mungkin. Tetapi untuk bisa melakukannya, Anda perlu tahu berapa sebenarnya kadar gula darah normal dan bagaimana cara memperolehnya?

Pertama-tama, mari kita pahami dulu apa perbedaan antara “gula” dengan “gula darah”? Karena sering kali orang-orang menghubungkan gula yang biasa kita asup sehari-hari dengan gula darah di dalam tubuh.

Perbedaan “Gula” dengan “Gula Darah”

Gula adalah sebutan umum untuk jenis karbohidrat manis yang dapat larut dalam air. “Karbohidrat” merujuk pada makanan yang hanya terdiri dari karbon, oksigen, dan hidrogen.

Ada beragam jenis gula. Salah satunya adalah “gula darah” atau “glukosa” yang sering digunakan dalam tubuh. Jenis gula lain yang kita makan, seperti fruktosa yang berasal dari buah atau laktosa dari susu, diubah menjadi glukosa oleh tubuh kita.

Kemudian kita menggunakan glukosa ini sebagai energi. Selain itu, tubuh kita juga memecah zat pati—gula yang saling menempel—menjadi glukosa. Jadi apabila Anda membaca atau mendengar dokter mengatakan “gula darah”, itu artinya “glukosa darah”. Kedua istilah itu punya makna yang sama.

Indonesia menggunakan sistem pengukuran gula darah yang sama dengan Amerika Serikat, yakni menggunakan ukuran miligram glukosa per desileter darah (mg/dl). Satu miligram sangat sedikit, sekitar 0.00018 takaran sendok teh. Satu desiliter sekitar 3 1/3 ons.

Kadar Gula Darah Normal yang Harus Dicapai

Jadi rupanya istilah “gula” cukup berbeda dengan “gula darah”, dimana gula darah atau glukosa hanyalah salah satu jenis gula. Dan bila kita mengasup jenis gula selain glukosa, maka tubuh kita secara otomatis akan mengubahnya menjadi glukosa. Sekarang mari kita cari tahu berapa kadar gula darah normal pada tubuh.

Sebenarnya tidak ada angka pas untuk menentukan kadar gula darah normal, karena mereka akan terus berubah-ubah sepanjang hari. Bagi seorang penderita diabetes, kadar gula darah puasa saat bangun tidur seharusnya di bawah 100 mg/dl. Kadar gula darah normal sebelum makan adalah 70 – 99 mg/dl. Dan kadar glukosa “postprandial” dua jam setelah makan harus kurang dari 140 mg/dl.

Angka-angka di atas adalah ukuran normal untuk penderita diabetes. Jadi, jika mengidap diabetes, Anda dianjurkan untuk menjaga kadar glukosa sebelum makan di bawah 80 – 130 mg/dl dan satu-dua jam setelah makan di bawah 180. Berikut adalah daftar angka-angka normal untuk kadar glukosa:

Puasa

  • Orang sehat: 70 – 99 mg/dl
  • Pasien diabetes: 80 – 130 mg/dl

2 Jam Setelah Makan

  • Orang sehat: kurang dari 140 mg/dl
  • Pasien diabetes: kurang dari 180 mg/dl

HbA1c

  • Orang sehat: kurang dari 5.7 persen
  • Pasien diabetes: 7.0 persen atau kurang

Selain gula darah tinggi, masalah gula darah rendah juga bisa dialami pasien diabetes. Ini khususnya jika Anda mengambil terapi insulin atau obat sulfonilurea atau meglitinide. Kadar gula darah rendah (hipoglikemia) dapat menimbulkan keluhan-keluhan seperti pusing, kebingungan, atau hilang kesadaran.

Banyak dokter menganjurkan pasien diabetes untuk membidik kadar glukosa yang ingin dicapai sedekat mungkin dengan yang dimiliki orang-orang sehat, karena dengan begitu risiko komplikasi bisa ditekan lebih rendah.

Namun menurunkan gula darah sampai mendekati kadar yang dimiliki orang sehat membutuhkan upaya ekstra—rencana dan pelaksanaan diet yang cermat serta pemantauan glukosa yang lebih sering untuk mencegah gula darah turun terlalu rendah.

Tes untuk Mengecek Kadar Gula Darah Anda

Anda bisa selalu mengecek kadar gula darah menggunakan alat tes darah tusuk jari (fingerstick). Dengan alat ini Anda bisa mendapat angka yang cukup akurat. Tetapi jika Anda tidak ingin melakukan tes yang sakit, atau ingin mendapat informasi lebih akurat, Anda bisa menggunakan alat monitoring glukosa kontinu (CGM).

Alat CGM mengukur melalui sensor yang dimasukkan ke bawah kulit, sering kali di bagian perut. Tetapi biasanya alat ini harus dikalibrasi kira-kira dua kali sehari dengan alat monitoring glukosa konvensional.

Jika Anda mengambil terapi insulin kerja-cepat atau kerja-menengah, maka perlu lebih sering mengecek kadar gula darahnya. Anda perlu memantau agar gula darah tetap dalam kadar yang pas dan tidak terlalu rendah.

Bagi penderita diabetes tipe 2 yang tidak mengambil terapi insulin, seberapa sering tes gula darah dilakukan bisa disesuaikan. Jika ingin melakukan kontrol ketat pada gula darah, Anda bisa melakukan tes setiap habis makan jenis makanan yang berbeda dan setelah melakukan aktivitas berbeda untuk melihat bagaimana efeknya terhadap glukosa. Buatlah catatan hasil tes yang cermat dan catatan mengenai apa yang dimakan atau dilakukan sebelum tes.

Lakukanlah tes-tes gula darah pada waktu yang tepat; ketika Anda mengubah sesuatu misalnya dosis obat atau herbal baru, kemudian lakukan tes selama beberapa hari untuk melihat bagaimana pengaruhnya terhadap kadar gula darah Anda.

Ada suatu jenis tes glukosa jangka panjang bernama “hemoglobin A1c, HbA1c”, atau disingkat “A1C”. Tes ini memberi Anda angka rata-rata selama 2-3 bulan terakhir. HbA1c menunjukkan persentase, dimana bagi orang sehat angkanya di bawah 5.7 persen. Bagi penderita diabetes target persentase yang dianjurkan adalah 7.0 persen atau kurang.

Bila kadar gula darah menjadi lebih tinggi daripada ambang batas, mereka mulai menimbulkan inflamasi pada pembuluh darah dan saraf. Hal ini kemudian bisa memicu berbagai komplikasi. Jadi Anda sebaiknya selalu menjaga kadar gula darah tetap senormal mungkin.

Pada orang-orang sehat, tubuhnya sanggup mempertahankan kadar gula darah normal. Akan tetapi jika Anda mengidap diabetes, tubuh tidak lagi mampu melakukan fungsi itu sendiri, sehingga Anda harus membantunya menyeimbangkan kadar gula darah melalui diet, olahraga, obat-obatan, herbal, dan mengurangi stres.

Kami menganjurkan Anda untuk membaca artikel berikut yang akan sangat membantu untuk lebih memahami mengenai penyakit diabetes: Diabetes Melitus adalah Penyakit yang Sangat Bisa Dikendalikan.

addfriends en 130
Penting: Form komentar di bawah ini hanya digunakan untuk berbagi informasi antar pengunjung situs web ini. Apabila Anda ingin menghubungi kami silakan kunjungi halaman hotline kami »

Log In or Register