Apa Kaitan Minum Air Dengan Kesehatan Tubuh?


By Fery Irawan

Jika Anda sakit dan harus dirawat di rumah sakit, dokter akan menyarankan Anda untuk banyak minyak air, bukankah begitu? Mengapa minum air yang banyak sangat dibutuhkan tubuh? Selain mencegah terjadinya dehidrasi, minum air yang banyak dapat melancarkan aliran darah juga proses metabolisme tubuh. Juga dapat menyeimbangkan kondisi ekosistem yang ada dalam usus, mengaktifkan sebagian besar enzim tubuh yang bermanfaat bagi sistem pencernaan. Proses pembuangan toksin juga dapat terjadi karena bantuan air yang Anda minum. Apakah Anda dapat merasakannya?

Bagaimana prosesnya sampai air dapat membantu Anda tetap sehat? Ketahuilah bahwa saat air masuk kedalam daerah bronkus, mukosa lambung dan usus – secara otomatis tubuh akan mengirimkan sinyal untuk mengaktifkan sistem kekebalan tubuh, sehingga area yang telah mengalami kelembaban tak mudah mengalami infeksi bakteri maupun virus. Dan sebaliknya, jika Anda kurang minum air – membran mukus pada bronkus akan mengalami dehidrasi, sehingga dahak dapat melekat erat pada bronkus (saluran pernapasan), sehingga bakteri serta virus mudah berkembang biak.

Air tak hanya berguna bagi pembuluh darah saja, bagian penting lainnya seperti pembuluh getah bening juga butuh air untuk dapat beraktivitas guna menjaga kesehatan Anda. Pembuluh darah dan pembuluh getah bening dalam tubuh Anda serupa dengan saluran air, dimana pembuluh darah dapat diumpamakan seperti sungai dan pembuluh getah bening sebagai saluran pipa pembuangan. Tentu dalam saluran getah bening terdapat begitu banyak zat antibodi seperti; gamma globulin yang bekerja dalam sistem kekebalan tubuh beserta dengan enzim lisozim – zat antibakteri.

Sebagai saluran pipa pembuangan, pembuluh getah bening mampu melakukan berbagai tugas seperti; menjernihkan, menyaring dan mengangkut kelebihan air maupun protein, serta toksin yang ada melalui peredaran darah. Agar fungsi yang disebutkan dapat bekerja maksimal, dibutuhkan air untuk membilas saluran pembuangan tersebut. Proses ini akan berlangsung melewati beberapa organ lainnya hingga akhirnya kotoran dibuang dalam bentuk urin ataupun keringat. Tanpa air tak hanya pembuluh darah dan pembuluh getah bening saja yang terganggu, tapi juga seluruh tubuh Anda.

Setidaknya ada 60 triliun sel tubuh yang membutuhkan air untuk proses kerjanya. Hal ini dapat dimungkinkan karena fungsi mikro air yang mampu menghasilkan energi dan menguraikan radikal bebas dengan bantuan enzim. Air bekerja sebagai sarana transportasi beragam nutrisi mikro berupa vitamin dan mineral yang dibutuhkan tubuh. Maka tak heran jika bila dikumpulkan, hasil pengeluaran cairan tubuh seseorang dapat mencapai 10 gelas perhari. Tentu, agar seimbang Anda perlu mengisi ulang asupan cairan ini setidaknya 8 gelas air perhari.

Namun, sayang beberapa orang salah mengira bahwa cairan yang dibutuhkan adalah setiap minuman cair yang mereka minum. Padahal yang betul adalah air minum – air mineral yang bersih dan bebas dari kuman. Meminum beberapa produk minuman seperti kopi, teh, soda, bir dan minuman sejenisnya hanya akan menambah beban tubuh. Ini malah mempercepat proses dehidrasi serta proses pengentalan darah, maka tak heran jika beberapa orang yang memiliki kebiasaan tersebut lebih berpotensi mengalami kolesterol tinggi, darah tinggi, diabetes, serangan jantung dan stroke.

Tentang Penulis 

Fery Irawan

Artikel dibuat oleh tim penulisan deherba.com kemudian disunting dan di-review oleh Fery Irawan seorang editor sekaligus penulis yang antusias dan sadar untuk memberikan informasi kesehatan yang tidak berat sebelah. Aktif menulis beragam artikel kesehatan selama beberapa tahun terakhir. Ia selalu berupaya menyampaikan informasi yang aktual dan terpercaya, sesuai dengan ketentuan dan prinsip jurnalistik yang ada.

{"email":"Email address invalid","url":"Website address invalid","required":"Required field missing"}