Apa Itu Kanker Rahim?

724

Diedit:

Rahim merupakan bagian dari organ reproduksi wanita yang dapat menampung kehidupan, begitu luar biasa! Cobalah Anda bayangkan bagaimana sebuah embrio yang sangat kecil dapat bertumbuh menjadi janin dan menjadi bayi yang siap dilahirkan.

Bagi Anda yang telah menantikan kehadiran seorang sosok mungil sebagai pelengkap kehidupan Anda tentu menganggapnya sebagai sesuatu yang luar biasa. Namun, sayangnya beberapa wanita harus mengalami mimpi buruk yang menyakitkan, mana kala mereka mengalami kanker rahim yang memiliki risiko berbahaya bagi kehamilan.

Apa itu kanker rahim? Kanker rahim terjadi saat sel abnormal muncul pada area rahim. Beberapa lokasi kanker seperti pada leher rahim atau pun mulut rahim, sebenarnya masih satu jenis kanker, yaitu kanker rahim. Beberapa orang juga menyebutnya sebagai kanker serviks yang berasal dari istilah bahasa inggris yaitu ‘cervical cancer’.

Jadi, sewaktu Anda membaca sebuah artikel dengan istilah-istilah yang disebutkan diatas, ketahuilah bahwa itu masih bentuk kanker yang sama. Kanker rahim dapat menimpa wanita yang berusia 20 hingga 30 tahun dan membutuhkan proses yang progresif.

Sebuah data kesehatan menunjukkan adanya kasus baru yang berkaitan dengan kanker rahim sebanyak 12.360, dengan angka kematian hingga 4.020 orang. Ya, jumlah yang tidak sedikit – hal demikian terjadi karena sering kali sulit untuk mengetahuinya sejak awal.

Kanker rahim seringkali dikaitkan dengan kondisi kesehatan lainnya, sebagai contoh saat seorang wanita mengalami infeksi human papilloma virus (HPV). Rahim terletak di bagian dalam tubuh setelah leher rahim dan vagina. Pertumbuhan sel kanker rahim seringkali lambat, inilah alasan mengapa sulit melakukan diagnosanya.

Maka dari itu, dibutuhkan pemeriksaan rutin untuk mengetahui keadaan rahim Anda, hal ini dapat dilakukan dengan pemeriksaan pap smear setiap 6 bulan atau 1 tahun sekali. Pap smear ditemukan oleh Dr. George Papicolou, metode pemeriksaannya menggunakan alat bantu mikroskop untuk melihat terjadinya perubahan pada sel tertentu.

Tak perlu waktu yang lama untuk melakukan pemeriksaan pap smear. Anda hanya perlu berbaring telentang, lalu spekulum akan dimasukkan kedalam vagina dan berfungsi sebagai penahan dinding vagina, sehingga leher rahim dapat terlihat jelas.

Lalu, contoh jaringan sel di sekitar leher rahim akan diambil dengan bantuan spatula, lalu diperiksa lebih teliti. Namun, hasil pemeriksaan bisa jadi kurang tepat. Mengapa? Ada beberapa faktor, misalnya kurangnya cairan alami yang dihasilkan vagina, sehingga sel tidak tampak ataupun karena kesalahan pemeriksaan.

Pap smear biasanya dilakukan 1 atau 2 minggu setelah periode menstruasi. Apabila Anda sudah menopause, pap smear dapat dilakukan kapan pun Anda membutuhkannya. Apabila Anda pernah melakukan pengangkatan rahim, tentu Anda tak perlu melakukan pap smear. Karena, tidak ada lagi risiko kanker rahim. Hanya saja, Anda tak lagi punya kesempatan untuk memiliki keturunan.

Bagi Anda yang mencari informasi seputar obat kanker yang dapat secara efektif mengatasi dan menghambat perkembangan sel-sel kanker rahim, silakan kunjungi halaman artikel berikut: Obat Kanker Rahim.