Apa Itu Kanker Lidah?

651

Tampaknya memang mengerikan, bagaimana mungkin hal ini tidak mengerikan? Kanker lidah bahkan mampu merengut nyawa penderitanya, sebagai contoh seorang pesinetron FTV di Indonesia yang bernama Cecil Buckend atau Cecillia Putty Vickend. Ia telah meninggal 2 tahun lalu, karena kanker lidah.

Rupanya kanker lidah yang dialami oleh Cecil sudah berlangsung sejak 4 tahun yang lalu. Ia juga menjadi salah satu aktivis kanker yang ikut merasakan bagaimana sulitnya menjalani kehidupan sebagai pengidap kanker, namun ia tetap berjuang dan semangat hingga akhir kehidupannya.

Tentu, masih banyak kisah serupa. Namun, kita ingin melihat apa sebenarnya kanker lidah ini? Kanker lidah merupakan salah satu jenis kanker mulut atau kanker rongga mulut. Kanker lidah termasuk salah satu kanker yang jarang dialami oleh banyak orang, maka tak heran jika tidak semua orang tahu tentang kanker lidah.

Namun, mengingat risiko yang diakibatkannya adalah kematian, tentu sudah saatnya kita membuka mata terhadap fakta yang berkaitan dengan kanker lidah. Kanker lidah seringkali menyerang lidah bagian pinggir, belakang dan pangkal lidah. Sifatnya merusak dan fatal!

Hampir setiap organ yang ada dalam tubuh manusia terdiri dari beberapa lapisan sel, begitu pula dengan lidah. Kanker lidah seringkali terjadi pada lapisan sel skuamosa yang berada pada lapisan permukaan lidah.

Sekalipun bahaya maut adalah akibat terakhir dari serangan kanker lidah, sebenarnya jenis kanker ini merupakan penyakit yang memiliki kemungkinan sembuh terbesar dibandingkan beberapa jenis kanker sejenisnya. Hanya saja beberapa orang salah tidak tanggap terhadap diagnosa awal serangan kanker lidah. Kanker lidah telah menjadi musuh setiap orang, terutama pria.

Adapula kisah seorang penderita kanker lidah yang selamat dari kematian, ini terjadi pada Matthew Plourde. Hampir belasan tahun ia berjuang menghadapi kanker lidah yang menimpanya sejak usia 23 tahun, usianya 35 tahun–saat kisahnya dicatat dalam sebuah situs American Cancer Society.

Bagaimana ia dapat mempertahankan kehidupannya? Ia mengatakan ‘kanker membawa sifat ulet tertentu, saat mengidap kanker Anda akan memiliki kemauan hidup dan keinginan yang kuat untuk menuntaskan sesuatu, sekalipun Anda tahu bahwa tidak selalu mungkin untuk tetap kuat.’

Keuletan yang dihasilkan selama mengidap kanker membuatnya semakin ahli sebagai seorang penulis, ia menambahkan komentar semula dengan mengatakan ‘saya tahu, jika saya ingin berbuat lebih banyak – saya harus bangun pagi dan menyelesaikan pekerjaan hingga larut malam’. Kanker lidah yang dialaminya merupakan jenis kanker lidah tahap 3 sebesar 4,5 sentimeter, padahal ia bukan seorang perokok atau peminum alkohol.

Di akhir ceritanya, setelah berhasil mengatasi kanker ia mengatakan ‘bertahan hidup dengan kanker memberikan saya kekuatan, dorongan, tekad untuk melakukan sesuatu dan menyadari bahwa ini akan menjadi sesuatu yang hebat, … saya suka diri saya saat ini!’

Bila Anda mencari informasi tentang obat kanker herbal yang dapat secara efektif mengatasi dan menghambat perkembangan sel-sel kanker lidah, silakan kunjungi halaman artikel berikut: Obat Kanker Lidah.