Apa Gejala Anemia?

508
Shutterstock

Diedit:

Anemia merupakan suatu kondisi manakala jumlah sel darah merah dalam tubuh Anda mengalami penurunan yang tidak sewajarnya. Darah merupakan cairan kompleks yang sangat dibutuhkan oleh tubuh, mengapa? Karena darah merupakan salah satu ‘sarana transportasi’ bagi oksigen dan zat-zat bermanfaat yang didapat dari makanan ataupun suplemen tertentu – hal demikian merupakan salah satu tugas dari sel darah merah. Maka, saat seseorang terkena anemia fungsi tersebut tidak dapat berlangsung semestinya. Lalu, seperti apa gejala anemia? Mari kita perhatikan!

Seorang penderita anemia, biasanya mudah sekali mengalami kelelahan – hal tersebut disebabkan karena kurangnya asupan oksigen sehingga tubuh merasa lemas. Detak jantung semakin kuat ketika sedang berolahraga yang disertai dengan sakit kepala dan sesak napas. Penderita anemia juga mengalami pusing, kesulitan dalam berkonsentrasi, dan mengalami gangguan tidur. Gejala anemia lainnya ialah sering mengalami kram di kaki dan kulit terlihat pucat sekali.

Gejala Anemia Sel Sabit

Seorang penderita anemia sel sabit, biasanya mengalami kelelahan dan rentan terserang infeksi. Penderitanya juga mengalami nyeri pada sendi, perut, dan anggota tubuh lainnya. Anemia sel sabit menghambat pertumbuhan anak.

Gejala Anemia Defisiensi Besi

Seorang penderita anemia defisiensi besi, biasanya mengalami kondisi yang disebut dengan ‘pica’. Kondisi tersebut dapat membuat penderitanya merasa kelaparan akan zat-zat tidak bernutrisi seperti; kertas, es, debu atau kotoran. Penderitanya juga dapat mengalami koilonisias (koilonychias) – kondisi kuku yang melengkung ke atas. Selain hal itu, penderita anemia defisiensi besi juga merasakan nyeri pada mulutnya yang disertai dengan retak di setiap sudutnya.

Gejala Anemia Defisiensi Folat

Seorang penderita anemia defisiensi folat (vitamin B12), biasanya mengalami kesemutan baik di sekujur tangan atau kaki. Mereka juga mulai kehilangan fungsi peraba dan memiliki gaya berjalan yang tampang seperti orang mabuk. Hal lainnya ialah kehilangan ingatan (demensia), mengalami halusinasi, gangguan paranoia, serta gangguan skizofrenia.

Baca juga:  Mewaspadai Penyakit Anemia pada Perempuan

Gejala Anemia – Keracunan Timbal

Seorang penderita anemia karena keracunan timbal, biasanya mengalami sembelit, sakit perut, muntah dan muncul garis berwarna biru – hitam pada area sekitar garis gusi. Hal ini terjadi karena keracunan zat timbal yang berbahaya.

Gejala Anemia – Kerusakan Sel Darah Merah (Kronis)

Seorang penderita anemia karena kerusakan sel darah merah kronis, biasanya mengalami penyakit kuning yang ditandai dengan perubahan warna kulit dan mata yang terlihat kuning. Selain itu, urin yang dikeluarkan berwarna merah atau cokelat. Gejala lainnya ialah borok di kaki dan timbulnya gejala batu ginjal. Jika hal ini dialami oleh bayi, mereka dapat mengalami keadaan yang membuatnya sulit atau tidak bisa bertumbuh yang disebut ‘failure to thrive’.

Gejala Anemia – Kerusakan Sel Darah Merah (Tiba-tiba)

Seorang penderita anemia karena kerusakan sel darah merah secara tiba-tiba, biasanya mengalami nyeri perut, urin yang dikeluarkan berwarna merah atau cokelat, memar kecil yang terletak di bawah kulit, kejang, dan gagal ginjal.

Advertisement
Alinesia