Kanker serviks disebut sebagai penyakit pembunuh wanita nomor 1 di Indonesia. Sebutan tersebut menandakan betapa ganasnya kanker serviks terhadap perempuan-perempuan di Indonesia. Agar terhindar dari bahaya kanker serviks, sangat penting untuk mengetahui ciri-ciri kanker serviks.

Kanker serviks adalah kanker yang berkembang di leher rahim seorang wanita. Leher rahim ini memiliki fungsi sebagai pintu masuk dari vagina untuk menuju rahim. Semua wanita dari kalangan usia manapun memiliki risiko terkena kanker serviks, karena itu Anda perlu memahami caranya mengenali gejala-gejala kanker serviks.

5 Ciri-Ciri Utama Kanker Serviks

Seorang wanita yang baru saja mengembangkan kanker di serviks seringkali tidak merasakan gejala apa-apa. Tanda-tanda kanker serviks biasanya tidak akan muncul sampai kanker menjadi begitu menyebar dan bertumbuh ke jaringan-jaringan sekitarnya. Jika hal ini terjadi, maka ciri-ciri kanker serviks yang sering dialami adalah:

  • Perdarahan vagina yang abnormal. Misalnya perdarahan setelah melakukan hubungan seksual, perdarahan meski sudah selesai menopause, perdarahan dan keluar bercak darah di luar periode menstruasi, serta mengalami periode menstruasi yang lebih lama atau lebih banyak keluar darah daripada biasanya. Perdarahan setelah melakukan pemeriksaan pelvic juga merupakan gejala umum kanker serviks.
  • Keputihan yang tidak biasa dari vagina. Keputihan ini mungkin disertai dengan bercak darah serta dapat terjadi di luar periode menstruasi atau setelah menopause.
  • Rasa nyeri saat melakukan hubungan seksual.
  • Urin berdarah (hematuria).
  • Tidak sanggup mengendalikan kandung kemih (inkontinensia urin).

Tanda-tanda dan gejala kanker serviks ini memang dapat disebabkan oleh penyakit lain selain kanker. Misalnya, infeksi juga bisa menyebabkan rasa sakit atau perdarahan di vagina. Tetapi bila Anda mengalami masalah-masalah seperti diatas, Anda sebaiknya segera memeriksakannya ke dokter.

Baca juga  Penyebab Kanker Serviks

Ciri-Ciri Kanker Serviks Lainnya

Tanda-tanda kanker serviks selain dari 5 tanda utama diatas bisa juga dialami oleh mereka yang mengidap kanker. Namun ciri-ciri berikut ini mungkin baru akan Anda alami apabila kanker sudah menyebar keluar dari serviks menuju jaringan serta organ sekitarnya.

Jika Anda seorang wanita yang sudah berusia 21 tahun, para ahli menyarankan Anda untuk rutin melakukan pemeriksaan Pap smear. Pemeriksaan ini bertujuan untuk memeriksa apakah ada kehadiran sel-sel prakanker atau sel-sel kanker pada leher rahim (serviks). Pap smear dapat digunakan untuk mendeteksi dini tanda-tanda kanker serviks.
  • Sembelit
  • Nyeri tulang
  • Pembengkakan di salah satu kaki
  • Rasa sakit yang parah di sisi kanan/kiri atau belakang tubuh yang disebabkan oleh pembengkakan di ginjal, berkaitan dengan kondisi yang disebut hidronefrosis
  • Kehilangan selera makan
  • Perubahan kebiasaan berkemih dan pergerakan usus
  • Penurunan berat badan yang tidak jelas sebabnya
  • Kelelahan dan kekurangan energi

Jika Anda mengalami ciri-ciri kanker serviks yang disebutkan di artikel ini, terlebih bila dialami dalam waktu bersamaan, sebaiknya periksakanlah ke pusat layanan kesehatan yang terpercaya untuk memastikan penyebabnya dan agar bisa ditangani secepat mungkin.

Bagi Anda yang sudah benar-benar khawatir akan keberadaan kanker di serviks, maka sangat disarankan untuk secepatnya melakukan tindakan penanganan. Beberapa orang memilih menempuh jalan pengobatan alternatif sebagai langkah cepat untuk mencegah agar gejala-gejala kanker serviks tidak semakin parah.

Pilihan Herbal Asli Indonesia Terbaik untuk Kanker Serviks

Apabila Anda mencari alternatif herbal yang efektif untuk menumpas pertumbuhan kanker serviks, berikut disediakan informasi mengenai 3 pilihan herbal anti kanker yang dapat Anda pertimbangkan, yaitu Sarang Semut, Noni Juice, dan Temu Putih.

  • Sarang Semut

    Herbal ini telah banyak dikenal khasiat anti kanker yang dipunyainya. Kunci Sarang Semut dalam mengatasi kanker kemungkinan besar terletak pada kandungan-kandungan senyawa aktif yang dimilikinya. Salah satunya ialah senyawa flavonoid yang mempunyai sejumlah mekanisme kerja yang boleh dibilang ‘jurus ampuh’ untuk memberantas perkembangan sel-sel kanker.

    Contohnya adalah mekanisme inhibisi angiogenesi yang bekerja bersama mekanisme penghambatan siklus sel kanker. Inhibisi angiogenesis adalah mekanisme kerja untuk menghambat pembentukan pembuluh darah yang mengirimkan makanan/nutrisi menuju sel-sel kanker.

    Bila sel-sel kanker tidak mendapat kiriman makanan, lama-kelamaan mereka akan mati. Dan mekanisme penghambatan siklus sel kanker bekerja dengan menghambat siklus pembelahan sel-sel kanker supaya perkembangannya bisa ditekan semaksimal mungkin.

  • Noni Juice

    Noni Juice sanggup bekerja sama dengan mikonutrien lain dalam tubuh untuk menghambat aliran darah yang membawakan makanan/nutrisi ke sel-sel kanker sehingga mencegah mereka mendapatkan makanan dan akhirnya mati sendiri. Noni juga memiliki kandungan damnachantal yang mampu menghambat reproduksi sel-sel kanker secara signifikan.

    Penelitian juga membuktikan bahwa herbal ini bisa mendorong kemampuan tubuh untuk memproduksi elemen-elemen di dalam tubuh untuk melawan kanker, seperti nitrit oksida, interleukin, interferon, lipopolisakarida, faktor nekrosis tumor, dan sel-sel penumpas kanker lainnya.

  • Temu Putih

    Herbal ini di beberapa daerah juga dikenal dengan nama Kunyit Putih. Herbal ini didapati mengandung zat Ribosome Inactivating Protein (RIP) yang bermanfaat untuk menonaktifkan sel kaner, merontokkan sel kanker tanpa merusak jaringan sekitarnya, dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

    Selain memiliki zat RIP, Temu Putih juga mengandung zat antioksidan yang berguna untuk mencegah kerusakan gen yang diakibatkan kanker serta mengandung zat anti curcumin yang bertugas sebagai pencegah atau menghentikan peradangan akibat dampak penyakit.

Walaupun ketiga pilihan herbal di atas sama-sama memiliki khasiat anti kanker, tetapi jika ditilik dari segi empiris (pengalaman pengguna), yang diketahui lebih efektif untuk pemulihan ciri-ciri kanker serviks adalah herbal Sarang Semut.

Bukan hanya efektif, Sarang Semut juga patut dicoba karena lebih cepat menumpas kanker bila dibandingkan dengan obat kanker serviks alami lainnya. Seringkali dalam waktu 1-3 bula konsumsi rutin, seorang penderita kanker sudah dapat merasakan tanda-tanda perbaikan, bahkan ada yang merasa sembuh hanya dalam waktu 3 bulan tersebut.

Jika Anda sedang khawatir karena merasa sudah mengalami tanda-tanda kanker serviks, atau mungkin Anda memang sudah diagnosis kanker serviks oleh dokter, wajar apabila Anda merasa takut menghadapinya. Tetapi ingatlah bahwa diagnosis kanker bukanlah akhir, melainkan adalah awal dari perjuangan mengalahkan kanker!

Karena itu Anda sebaiknya berupaya tenangkan diri dan jangan menyerah. Carilah pengobatan kanker serviks yang paling sesuai dengan keadaan Anda. Bagi Anda yang belum sampai didiagnosis dan masih baru mengalami ciri-ciri kanker serviks, jauh lebih besar kemungkinannya untuk terbebas dari ancaman kanker jika ditangani secepat mungkin, misalnya dengan mengonsumsi herbal anti kanker.

😡
☹️
😐
☺️
😍
5/5😍2