Share:

Kanker paru-paru adalah jenis penyakit kanker yang berkembang pada organ paru-paru. Terbentuk dari sel paru-paru yang berkembang menjadi sel abnormal dan agresif. Ini akan membawa akibat kerusakan serius pada sel sel paru-paru, serta menurunkan fungsi organ ini.

Kanker paru-paru masih menjadi penyakit kanker dengan tingkat kematian tertinggi saat ini. 27% kasus kematian karena kanker di dunia disebabkan oleh penyakit kanker paru-paru. Dan terdapat sekitar 40 -50% kasus kematian ditemukan dari akibat kanker paru-paru.

Dugaan utama adalah karena efek penyakit paru-paru ini terhadap tubuh relatif lebih berat dibandingkan kerusakan akibat kanker lain. Organ paru-paru adalah salah satu organ paling vital bagi tubuh.

Dan itu sebabnya, kematian dari kanker paru-paru menjadi relatif tinggi. bukan hanya efek dari kerusakan sel dari kanker dalam organ atau efek dari metastasis, tetapi karena efek penyakit paru-paru , apapun itu jenisnya dapat menjadi sangat berat dan merusak fungsi organ lain.

Peran Organ Paru-Paru

Kita mengetahui dengan pasti peran utama dari organ paru-paru adalah mengatur sistem pernafasan. paru-paru menjadi motor dari sistem masuknya oksigen ke dalam tubuh manusia. Oksigen pula yang mengatur keluarnya gas karbondioksida keluar dari dalam tubuh.

Tetapi bukan hanya itu tugas utama dari organ paru-paru. Karena organ ini juga mengelola distribusi oksigen menuju seluruh sel tubuh. Darah mengikat oksigen dari paru-paru untuk dibawa menuju seluruh sel tubuh.

Meski memiliki tugas utama untuk memastikan suplai udara menuju tubuh dan memastikan udara residu keluar dengan baik dari dalam tubuh, efek dari fungsi ini menjadikan organ paru-paru memiliki peran sangat besar bagi tubuh.

Setidaknya terdapat beberapa peran dari organ paru-paru untuk keberlangsungan fungsi tubuh. beberapa peran tersebut antara lain adalah sebagai berikut.

Menjaga Fungsi Organ


Setiap bagian dari sel tubuh membutuhkan oksigen. Kekurangan oksigen akan berakibat fatal karena oksigen berperan sangat besar sebagai bahan bakar dalam proses pembakaran dan pembentukan energi.

Dengan peran oksigen memiliki peran sangat besar untuk menjaga keberlangsungan sel tubuh. Maka sudah tentu organ paru-paru juga menjadi salah satu organ vital dalam keberlangsungan fungsi tubuh

Keseimbangan pH


Karbondioksida adalah residu dari proses pemanfaatan oksigen dalam proses pembentukan energi. Darah memiliki kemampuan efektif untuk segera mengikat karbondioksida begitu gas ini dilepas oleh sel.

Semakin tinggi kadar karbondioksida dalam darah, semakin tinggi tingkat keasaman tubuh. Dan karena itulah peran paru-paru menjadi krusial. Karena organ paru-paru ini memiliki sistem reseptor yang membaca sinyal peningkatan kadar asam tubuh akibat efek karbondioksida.

Sinyal ini mendorong paru-paru meningkatkan pengeluaran karbondioksida dan menarik oksigen melalui pernafasan. Ini ditandai dengan dorongan paru-paru untuk bernafas lebih dalam dan cepat.

Sebagai Sistem Filter


Terkadang, karena efek dari tekanan udara atau sejumlah kondisi lain tubuh mengalami pembentukan gelembung udara kecil pada darah. Pada umumnya, gelembung ini terbentuk dari koloni kecil gas non oksigen dalam darah. Gelembung udara kecil ini dapat membentuk emboli yang mengganggu sirkulasi darah.

Di sinilah peran dari organ paru-paru, untuk membantu memfilter gelembung udara yang tidak diinginkan ini dari darah. Karena paru-paru dilengkapi dengan sistem pengikat yang segera menarik udara non oksigen dari darah sehingga segera menarik emboli yang terbentuk sebelum menimbulkan masalah.

Pelindung Tubuh


Paru-paru memiliki bentuk berongga yang selain bekerja sebagai ruang udara juga akan menjadi sistem peredam dari benturan. Bukan sekedar sebagai pelindung bagi organ paru-paru itu sendiri, tetapi juga melindungi organ lain di belakangnya, seperti jantung.

Sistem perindungan dari paru-paru bukan hanya akibat dari kinerja rongga organ. Tetapi juga elemen immunoglobulin A yang dihasilkan oleh membran yang terdapat dalam paru-paru.

Membran yang dapat melakukan sekresi immunoglobulin A ini akan bekerja mencegah bakteri, virus dan fungi masuk ke dalam sirkulasi darah dan menularkan infeksi ke dalam tubuh. membran akan menahan mikroba yang masuk bersama dengan udara untuk tidak masuk ke dalam tubuh lebih jauh.

Lapisan dinding silia atau bulu halus pada area muka dari paru-paru juga berfungsi sebagai sistem proteksi tubuh dari masuknya partikel halus menuju tubuh. silia akan mendorong patikel halus ini keluar dari dalam rongga paru-paru untuk dibatukan keluar atau tertelan dan dihancur oleh pencernaan.

Baca juga  7 Tanda-Tanda Kanker Paru-Paru Stadium Awal

Akibat Kanker Paru-Paru pada Tubuh

Sebagaimana telah dijelaskan sebelumnya bahwa tingkat kematian dari kanker paru-paru menjadi paling tinggi dibandingkan jenis penyakit kanker lain. Tingkat bertahan hidup 5 tahunan untuk pasien kanker paru-paru hanya sekitar 17%. Ini jelas angka yang sangat kecil dibandingkan pasien kanker lain.

Sebenarnya kebanyakan kasus kanker paru-paru memang terdeteksi relatif terlambat. Bilamana kanker paru-paru berhasil terdiagnosa di awal, penyembuhan masih memiliki harapan sekitar 80%.

Tetapi bukan hanya itu masalahnya. Bahkan pada stadium awal, kanker paru-paru hanya memiliki tingkat keberhasilan sekitar 80%, jauh dibawah kanker lain yang bisa mencapai kisaran 90% lebih.

akibat kanker paru-paru - kanker paru-paru - efek penyakit paru-paru - organ paru-paru

Akibat Kanker Paru-Paru (sumber: akyudesign.com)

Ini karena efek penyakit paru-paru, termasuk kanker terhadap tubuh cukup serius dan vital. Peran vital dari paru-paru menyebabkan kerusakan pada organ ini dapat menyebabkan kerusakan serius pada tubuh.

Akibat kanker paru-paru yang terberat adalah cepatnya pasien mengalami penurunan kondisi. Ini menyulitkan pasien untuk menjalankan terapi dengan baik .

Efek penyakit paru-paru akan memudahkan pasien mengalami masalah kesehatan sekunder. Kondisi-kondisi inilah yang kemudian meningkatkan kemungkinan kematian pada pasien.

Apa saja akibat kanker paru-paru yang kemudian perlu untuk diwaspadai?

Masalah pada Fungsi Pernafasan


Gangguan awal yang tentu saja akan dirasakan oleh penderita penyakit ini adalah masalah pada pernafasan atau respirasi. Bagaimanapun paru-paru adalah bagian utama, bahkan motor dari sistem respirasi.

Karena sistem kerja paru-paru terganggu, maka kemampuan kerja otot dan saraf pada paru-paru juga rentan untuk mengalami gangguan. Situasi ini akan menyebabkan pasien mudah mengalami efek sesak nafas.

Pada beberapa orang terbentuknya massa pada paru-paru menyebabkan daya tampung paru-paru terhadap udara menurun. Seharusnya paru-paru dapat menyediakan ruang maksimal sekitar 8 liter untuk menampung udara.

Kesulitan bernafas jelas akan sangat mengganggu aktivitas harian pasien. Efek penyakit paru-paru ini akan mempengaruhi ketahanan dan kemampuan pasien untuk beraktivitas sehari hari.

Gangguan pada Suplai Oksigen


Oksigen adalah elemen penting bagi tubuh manusia. Menurut informasi dalam Researchgate, setidaknya tubuh orang normal membutuhkan sekitar 550 liter oksigen perharinya.

Dan untuk mendapatkan suplai oksigen yang mencukupi tubuh hanya dapat mengandalkan satu sumber yakni dari sirkulasi udara yang masuk dan keluar pada paru-paru. Untuk itu, fungsi paru-paru untuk menyediakan suplai oksigen ini menjadi sangat vital.

Karena oksigen memiliki peran besar untuk memastikan setiap sel mendapatkan cukup energi. Tanpa cukup suplai oksigen, tubuh akan mengalami gangguan fungsional yang serius.

Sejumlah sel akan mengalami penurunan fungsi bahkan kerusakan dengan lebih cepat, sementara proses regenerasi sel akan gagal dilakukan. Itulah yang kemudian menyebabkan akibat kanker paru-paru yang paling sering terjadi, pasien dengan cepat mengalami penurunan kondisi yang drastis.

Sementara, oksigen adalah komponen penting untuk menjaga kadar pH tubuh. apabila kadar oksigen dalam darah berkurang, kadar asam akan meningkat dan kondisi pH rendah ini merupakan kondisi yang sangat nyaman bagi sel kanker tumbuh dan berkembang.

Mudahnya Darah Terkontaminasi Sel Kanker


Salah satu akibat kanker paru-paru yang juga sangat mengancam pasien adalah demikian mudahnya sel kanker yang lepas dan bermetastasis turut larut dalam darah dan terbawa dalam sirkulasi darah menuju sel-sel dan organ lain dalam tubuh.

Ini karena paru-paru adalah salah satu terminal utama dimana terjadi pusaran sirkulasi darah. Di sini darah datang dan pergi untuk membawa oksigen menuju seluruh tubuh dan menghantarkan karbondioksida untuk dihantarkan keluar melalui pernafasan.

Menurut American Hearts Association Journal tahun 2018 dijelaskan bahwa setidaknya untuk satu kali sirkulasi akan tertampung sekitar 30% – 35% darah di dalam paru-paru dan jantung. Dan dalam sehari ada lebih dari 1500 sirkulasi darah terjadi. Bisa dibayangkan berapa banyak darah yang berlalu lalang pada organ paru-paru ini.

Ini artinya setiap tetes darah, setiap sel darah yang berlalu lalang melalui paru-paru memiliki resiko terkontaminasi sel kanker. Dan seluruh sel darah ini akan ditugaskan untuk menghantarkan nutrisi dan oksigen ke seluruh tubuh. Yang artinya juga berpeluang menghantarkan sel kanker ini ke seluruh tubuh.

Terkontaminasinya Jantung


Jantung dan organ paru-paru berada pada lokasi yang demikian dekat, dan ini menjadi alasan mendasar bagaimana jantung demikian mudah pula untuk mengalami efek kanker sekunder dari organ paru-paru.

Baca juga  Penyebab Kanker Paru-Paru yang Harus Anda Ketahui

Ini karena darah yang bersirkulasi melalui paru-paru juga akan melalui jantung, sehingga apabila darah sudah terkontaminasi oleh sel kanker yang bermetastasis, maka jantung akan menjadi organ pertama yang mendapat ancaman. Cukup besar potensi sel kanker melepaskan diri dari sel darah dan melekat pada sel-sel dalam jantung.

Di sisi lain, lokasi kedua organ relatif sangat dekat dan dinding dari kedua organ ini juga berlekatan. Ini memungkinkan penularan sel kanker apabila kanker pada paru-paru sudah mulai menyebar hingga sisi dinding luar.

Tidak sedikit kasus kanker paru-paru yang berakhir dengan metastasis kanker menuju jantung. Serangan kanker pada jantung semacam ini jelas menjadi alasan kematian yang sangat kuat.

Menurunnya Fungsi Daya Tahan Tubuh


Salah satu peran penting lain dari paru-paru selain fungsinya sebagai penyedia suplai udara dan oksigen bagi tubuh adalah sistem garda utamanya yang mengawal tubuh dengan sejumlah lapisan sistem pertahanan diri.

Ini membantu mencegah sejumlah partikel dan mikroba asing masuk ke dalam tubuh. Akan tetapi akibat kanker paru-paru yang berkembang pada tubuh, sejumlah cairan mukus atau lendir terbentuk dan memblokir kinerja sistem pertahanan tubuh ini.

Silia yang seharusnya cukup peka membaca keberadaan partikel asing akan terlapisi oleh lendir dan kehilangan sensitivitasnya. Sedang kebanyakan kasus, membran dalam paru-paru juga rusak sehingga gagal membentuk immunogobulin A yang penting sebagai filter mikroba sebelum memasuki tubuh.

Efek penyakit paru-paru ini menyebabkan tubuh rentan mengalami infeksi dan gangguan peradangan karena iritasi abrasi partikel asing. Beberapa kasus kematian paru-paru justru disebabkan oleh penyakit sekunder semacam ini.

Di sisi lain fungsi imunitas sendiri membutuhkan oksigen untuk bekerja dengan efektif. Menurunnya kadar oksigen dalam tubuh menurunkan daya tahan tubuh. Kebutuhan sistem imun terhadap oksigen dijelaskan dalam Frontier of Immunoology tahun 2017.

Pada level tertentu, imunitas akan mengalami kemampuan adaptasi terhadap turunnya level oksigen. Kondisi tersebut dalam jangka pendek akan berakibat meningkatkan daya tahan tubuh.

Tetapi apabila level oksigen dalam tubuh tetap rendah atau malah menurun dalam jangka panjang, sistem imun akan turut mengalami penurunan fungsi. Dan meningkatkan resiko infeksi yang cukup serius.

Kerusakan pada Sistem Saraf


Bagian lain dari tubuh yang akan sangat terimbas oleh penurunan level oksigen dalam darah adalah sistem saraf. Ini menjadi salah satu efek penyakit paru-paru yang sangat perlu diwaspadai.

Untuk bekerja optimal, setiap sel saraf membutuhkan oksigen. Lebih dari sekedar untuk menjadi bahan bakar pembentukan energi, tetapi membantu sistem transmitter berjalan dengan baik. Tanpa cukup oksigen fungsi transmitter akan mengalami gangguan.

Tanda awal biasanya terlihat dari seringnya pasien mengalami keluhan kebas, kesemutan, mati rasa hingga kram. Beberapa kasus serius juga kerap muncul seperti keluhan otot atau sendi yang melemah, juga gangguan memori.

Otak sendiri, sebagai pusat fungsi saraf membutuhkan oksigen dalam jumlah besar. 20% dari total oksigen yang dbutuhkan tubuh diisuplai menuju otak setiap harinya. Di sini ada lebih banyak simpul saraf dan neurotransmitter yang membutuhkan lebih banyak saraf untuk menghantarkan sinyal.

Penurunan fungsi otak sebagai akibat kanker paru-paru akan menyebabkan pasien kehilangan kesadaran, mengalami gangguan memori, halusinasi, gangguan emosi berat, depresi hingga gangguan fungsi hormonal.

Kerusakan Fungsi Otot

Otot juga salah satu bagian penting tubuh yang membutuhkan suplai oksigen. Gangguan penurunan level oksigen dalam darah akan menyebabkan efek kram otot hingga melemahnya otot.

Efek penyakit paru-paru ini dapat menyebabkan pasien bahkan sulit berjalan, sulit menjalankan gerakan motorik halus, sulit menelan, sulit mengunyah dan sulit bicara. Secara medis kondisi ini disebut dengan Lambert-Eaton syndrome.

Lambert-Eaton syndrome adalah kondisi autoimun yang menyebabkan melemahnya otot dan penyangga tubuh. Pasien bahkan bisa kesulitan untuk bisa berdiri dan duduk dengan tegak. Kondisi ini sebenarnya kondisi langka, dan beberapa kasusnya dapat dikaitkan sebagai penyakit akibat kanker paru-paru.

Manfaat Noni untuk Kanker Paru-Paru

Tingginya tingkat kematian dari kanker paru-paru dan rendahnya kemungkinan hidup dari penyakit paru-paru ini, memang perlu kita cermati. Bagaimanapun tentu sebisa mungkin pasien dapat bertahan hidup lebih baik dengan kondisi tersebut.

Untuk itu tidak ada salahnya bagi pasien untuk mencoba metode lain yang terbukti dapat membantu meningkatkan keberhasilan dari terapi kanker paru-paru konvensional. Juga dapat membantu menurunkan resiko munculnya efek dan akibat kanker paru-paru yang memicu kondisi sekunder sebagaimana dijelaskan di atas.

akibat kanker paru-paru - kanker paru-paru - efek penyakit paru-paru - organ paru-paru

Sari Buah Noni (sumber: bikemaui.com)

Tetapi menemukan solusi untuk kanker paru-paru jelas tidak bisa sembarangan. Pastikan memilih solusi alternatif yang sudah terbukti secara empiris memang bermanfaat. Seperti manfaat noni sebagaimana dijelaskan dalam Molecular and Cellular Biochemistry tahun 2016.

Dijelaskan bahwa noni dapat membantu menurunkan kemampuan proliferasi dan metastasis dari sel kaner. Proliferasi adalah kemampuan membelah diri secara agresif dan metastasis adalah kemampuan melepaskan diri sel kanker dari koloninya.

Ini adalah salah satu bagian terberat dari efek penyakit paru-paru ini. karena mudahnya sel metastasis ini larut dalam darah dan terbawa ke seluruh tubuh.

Mencegah sel untuk bermetastasis akan sangat berperan menurunkan resiko penularan kanker ke organ lain, yang mana menjadi salah satu resiko akibat kanker paru-paru paling tinggi.

Organ paru-paru, sebuah organ vital dengan peran utama. Tugasnya adalah memenuhi kebutuhan oksigen seluruh tubuh. meski terlihat sederhana, teryata peran ini demikian krusial bagi pertahanan hidup seseorang.

Itulah sebabnya akibat kanker paru-paru bisa menjadi sangat serius. Karena tubuh akan kekurangan oksigen dan menyebabkan sejumlah kerusakan fatal. Efek penyakit paru-paru inilah yang kemudian memicu tingginya tingkat kematian pada pasien.

Nurul Kuntarti

Menggeluti dunia penulisan, namun menemukan hasratnya dalam bidang kesehatan sejak memiliki putri pertamanya. Keinginan untuk terus memahami dunia kesehatan dilanjutkan dengan mengabdikan diri dalam dunia tulis-menulis di bidang kesehatan, untuk terus menghasilkan artikel-artikel kesehatan yang akurat, kredibel, dan bermanfaat.


Artikel di-posting oleh Nurul Kurtanti dan di-review oleh tim penulisan deherba.com.