8 Makanan Penyebab Migrain

519

Diedit:

Selama ini kebanyakan orang menganggap stress, tekanan kerja, lelah berlebihan, sampai beberapa masalah pada otak merupakan penyebab utama dari migrain. Padahal sebenarnya migrain bisa juga berasal dari kesalahan sederhana, yakin mengonsumsi makanan yang memicunya.

Ada pendapat salah seorang pakar Noah Rosen, MD, direktur dari The Headache Institute di North Shore-LIJ Health System, Long Island, New York. Menurutnya, beberapa jenis makanan secara umum memiliki pengaruh terhadap kondisi aliran darah dan sistem saraf otak sehingga mampu memengaruhi serangan migrain. Beberapa bersifat memicu migrain dan beberapa yang lain dapat meningkatkan rasa sakit karena migrain.

Jenis Makanan Penyebab Migrain

Apa saja makanan yang dapat menjadi penyebab migrain dan memperburuk kondisi migrain?

  • Pemanis Buatan Aspartam

    Dalam beberapa riset dibuktikan bahwa pemanis buatan aspartam memberi efek negatif terhadap kondisi saaraf. Mereka yang sensitif terhadap jenis pemanis buatan cenderung akan menderita migrain beberapa jam setelah mengonsumsi pemanis buatan.

  • Keju

    Dalam keju terdapat sejenis senyawa bernama tiramin yang dapat menyebabkan pembuluh darah mengerut dan kondisi ini dapat menular ke beberapa bagian pembuluh darah, termasuk pembuluh darah menuju otak. Dan kadang kondisi ini bisa memicu munculnya migrain.

  • Alkohol

    Sebagian orang memiliki masalah dengan migrain saat mereka mengonsumsi alkohol berlebihan. Efek mabuk kerap bersinergi dengan terjadinya migrain. Kadang migrain muncul seketika ketika alkohol Anda konsumsi dan kadang migrain justru terjadi setelah efek alkohol mulai hilang. Alkohol dapat meningkatkan aliran darah menuju otak secara mendadak sehingga menyebabkan saraf terstimulasi secara tidak wajar. Ini seringkali menyebabkan dehidrasi yang menjadi salah satu penyebab migrain.

  • MSG

    Beberapa fakta menunjukan MSG sering menyebabkan darah mengental dan mengganggu kelancaran aliran darah. Selain itu MSG juga rentan mengganggu kondisi saraf sehingga bisa berperan pada munculnya rasa sakit kepala, termasuk migrain.

  • Buah Kering

    Ditemukan sejumlah senyawa juga termasuk tiramin yang dianggap menjadi musuh para penderita migrain. Karena tiramin kerap menjadi pemicu kemunculan migrain terutama pada mereka dan kerap meningkatkan sensitivitas seseorang terhadap pemicu migrain.

  • Cokelat

    Beberapa pakar menganggap cokelat dapat meredakan migrain karena efek pembentukan hormon endorfin yang dibentuk dari konsumsi cokelat. Tetapi pada kasus migrain akibat kurang olahraga dan migrain akibat efek aliran darah yang tidak lancar, bisa jadi cokelat malah memperburuk kondisi karena endorfin semakin menurunkan intensitas aliran darah dan memberi stimulan pada saraf yang dapat meningkatkan rasa sakit.

  • Kopi

    Kopi diyakini bisa meningkatkan detak jantung dan membantu meningkatkan aliran darah menuju otak sehingga meredakan migrain. Tetapi apabila Anda berlebihan minum kopi, daya toleransi tubuh terhadap kafein mulai meningkat ke ambang batas. Hal ini justru membuat Anda rentan mengalami migrain sebagai dampaknya. Beberapa pecandu kopi justru bisa mengalami migrain bila mengurangi minum kopi.

  • Pisang

    Lagi-lagi biang keroknya kandungan tiramin yang tinggi dalam pisang. Tiramin dapat memicu pengerutan pembuluh darah dan menyebabkan penyumbatan pembuluh darah menuju otak sehingga memicu migrain.

  • Makanan Beku

    Beberapa jenis makanan beku yang terbuat dari bahan baku daging dipercaya mengandung banyak nitrat dan nitrit. Dua kandungan ini terbukti memengaruhi susunan darah dan pembuluh darah sehingga menggangu kelancaran aliran darah. Saraf otak yang tidak tersuplai darah dan oksigen dengan baik rentan menjadi penyebab migrain. Nitrat dan nitrit juga menyebabkan ketegangan pada sistem saraf dan otot pada sekitar leher dan otak.

Baca juga:  Bagaimana Migrain Terjadi? Penyebab Migrain yang Sebenarnya

Demikian tadi beberapa jenis makanan yang terbukti dapat menganggu kondisi aliran darah menuju otak, menyebabkan stimulasi terhadap saraf yang tidak wajar, mendorong terjadinya masalah pada sistem otak dan bisa menjadi penyebab migrain.

Advertisement
Alinesia