10 Gejala Kanker Serviks: Deteksi Sebelum Terlambat

138
Nyeri Panggul, Salah Satu dari 10 Gejala Kanker Serviks
Credit Photo: Teeramet Thanomkiat / EyeEm

Bila selama ini banyak kali pihak medis terlambat mendeteksi keberadaan kanker serviks. Kini saatnya kita meningkatkan kewaspadaan dengan mengenali lebih baik 10 gejala kanker serviks yang paling sering muncul. Gejala dan tanda kanker serviks ini akan memudahkan Anda mengenali keberadaan kanker serviks lebih dini.

Gejala dan tanda kanker serviks acapkali sulit untuk dikenali. Ini karena pada awalnya, keluhan akan banyak menyerupai keluhan yang lazim dialami oleh pasien infeksi genital biasa. Beberapa orang kemudian menganggap remeh keluhan yang muncul. Hingga kondisi kanker terlanjur berkembang lebih jauh.

Mendeteksi Dini Kanker Serviks

Pada dasarnya, kanker serviks termasuk jenis kanker yang ketika ditemukan dalam stadium awal dapat dengan cepat diatasi dan tidak terlalu membahayakan. Kanker serviks dapat bersifat lokal dan tidak invasif di awal, sehingga tidak akan menyebabkan masalah serius bila dapat terdeteksi lebih dini.

Sebenarnya, secara medis sudah terdapat prosedur yang cukup efektif untuk mendeteksi kanker serviks atau setidaknya pra kanker di area serviks. Prosedur mendeteksi dini kanker serviks ini dikenal dengan nama paps smear.

Tindakan paps smear dilakukan dengan mengambil sampel jaringan dan cairan sekitar serviks untuk kemudian dilakukan uji laboratorium demi melihat kemungkinan adanya virus Human Papilloma yang merupakan salah satu penyebab utama terbentuknya kanker serviks.

Selain melihat keberadaan virus, prosedur ini juga efektif melihat kerusakan jaringan, jaringan pra kanker dan jaringan kanker yang terdapat pada area serviks. Sampai sejauh ini, prosedur ini masih dianggap sebagai prosedur standar yang disarankan untuk mendeteksi kanker serviks pada wanita usia produktif.

Tetapi yang menjadi masalah, wanita di Indonesia tidak sepenuhnya sadar untuk melakukan pemeriksaan paps smear dengan rutin. Inilah sebabnya banyak kasus kanker serviks baru terdeteksi pada stadium akhir.

Untuk itu, selain dengan menyarankan pasien melakukan paps smear secara berkala, perlu pula wanita usia produktif membekali diri untuk mengenal gejala dan tanda kanker serviks dengan lebih baik.

Pada dasarnya terdapat 10 gejala kanker serviks yang dapat menjadi acuan standar menjadi lebih waspada terhadap kanker serviks. Dan untuk mendeteksi kemungkinan kanker serviks pada seseorang.

Ilustrasi tes untuk mendeteksi kanker serviks
Ilustrasi Pap Smear (Credit Photo: Iryna Inshyna / Shutterstock)

Gejala dan Tanda Kanker Serviks

Yang perlu dicermati di sini, ketika kanker serviks masih berada pada stadium awal, perkembangan kanker masih bersifat lokal. Gejala dan tanda kanker serviks yang muncul memang acapkali sulit dikenali.

Bilapun pasien menunjukan adanya gejala, tidak akan secara jelas dapat diidentifikasi sebagai gejala dan tanda kanker serviks. Sejumlah gejala justru relatif samar dan menyerupai keluhan genital wanita lain seperti efek infeksi pada vagina.

Tetapi sejatinya, ada 10 gejala kanker serviks yang dapat Anda jadikan panduan untuk mengenali gejala dan tanda kanker serviks dan membedakannya dari jenis keluhan genital lain.

10 Gejala Kanker Serviks


Ada 10 gejala utama kanker serviks yang memudahkan pasien untuk mendeteksi keberadaan kanker serviks dalam tubuh mereka. Waspadai bila di saat bersamaan muncul setidaknya lebih dari 3 dari 10 gejala kanker serviks di bawah ini.

Masalahnya, gejala dan tanda kanker serviks cenderung menyerupai masalah genital dan reproduksi wanita lain. Anda perlu perhatikan dengan baik perkembangan gejala yang muncul untuk lebih cepat mendeteksi kanker serviks demi mendapatkan perawatan sedini mungkin.

Pada umumnya, gejala kanker serviks  yang muncul seputar perdarahan, baik itu dalam jumlah besar maupun sekedar spot darah kecil. semakin rutin perdarahan terjadi semakin disarankan Anda untuk memeriksakan diri.

Selain itu, pasien juga mungkin mengalami keluhan nyeri pada area sekitar pelviks, keputihan dan keluhan nyeri tidak wajar di area sekitar vagina dan serviks atau mulut rahim. Untuk lebih jelasnya, berikut adalah 10 gejala kanker serviks yang perlu Anda kenali

  • Perdarahan Setelah Hubungan Seksual

    Perdarahan setelah hubungan seksual memang kadang terjadi. biasanya ini akibat pemanasan atau intercourse yang kurang optimal, sehingga dinding vagina belum cukup terlumasi dan memudahkannya mengalami iritasi.

    Akan menjadi sinyal bahaya bila kondisi perdarahan setelah hubungan seksual ini cukup sering terjadi. Bilapun darah yang keluar relatif sedikit namun rutin terjadi, tetap dianggap sebagai sinyal bahaya.

    Meski dikatakan kondisi yang paling sering terjadi dari 10 gejala kanker serviks, nyatanya pemeriksaan intensif tetap perlu dilakukan untuk memastikan. Karena sejumlah kondisi infeksi juga dapat menunjukan gejala serupa.

  • Perdarahan di Saat Haid

    Bila Anda mengalami haid dengan jumlah darah yang berlebihan, bisa jadi ini juga merupakan tanda dari kanker serviks. Tentu perlu dipahami terlebih dulu, beberapa orang memang mengeluarkan darah haid lebih banyak dari orang lain secara rutin.

    Jadi yang menjadi perhatian adalah jumlah darah yang melebihi jumlah darah rutin saat haid. Haid yang berlebihan memang diasumsikan secara medis sebagai perdarahan. Apalagi bila darah yang keluar terlihat merupakan darah segar.

    Perdarahan saat haid ini merupakan bagian dari 10 gejala kanker serviks. Meski perdarahan semacam ini dapat pula disebabkan oleh gangguan pada rahim dan ovarium, termasuk endometriosis dan fibrosis rahim.

  • Perdarahan di Luar Waktu Haid

    Beberapa orang dengan kanker serviks memang tidak mengalami perdarahan hebat saat haid. Tetapi 10 gejala kanker serviks lain adalah keluarnya darah di luar masa haid. Termasuk bila pasien mengeluarkan darah dalam jumlah relatif kecil.

    Perhatikan bila muncul spot darah dalam warna segar atau terlihat berwarna merah cerah atau merah muda. Segera periksakan diri bila perdarahan terjadi beberapa kali, meski dalam jumlah kecil untuk mendeteksi apakah kanker serviks ada dalam tubuh Anda.

    Waspadai pula bila perdarahan serupa haid muncul pada Anda yang sudah mengalami menopause. Seharusnya, pada mereka yang sudah mengalami menopause, organ reproduksi tidak lagi beraktivitas, sehingga seharusnya tidak lagi mengeluarkan darah haid secara rutin . Sehingga bila ditemukan spot darah besar kemungkinan merupakan gejala dan tanda kanker serviks atau gangguan pada rahim.

    ciri-ciri kanker serviks
    Credit Photo: Saivann / Shutterstock
  • Nyeri di Area Pelviks

    Satu lagi bagian dari 10 gejala kanker serviks, munculnya rasa nyeri di area pelviks. Area pelviks adalah area sekitar selangkangan, antara area sekitar labium hingga perut bawah, panggul bawah dan pangkal paha.

    Rasa nyeri dapat muncul setelah Anda melakukan kegiatan seksual. Dapat pula muncul setelah pasien merasa kelelahan beraktivitas sehari-hari. Rasa nyeri dapat muncul dengan rasa nyeri yang ringan hingga cukup berat menekan. Kadang disertai efek seperti ditusuk di area sekitar perut bawah dan pangkal paha.

    Rasa nyeri juga dapat muncul dalam  waktu lama, atau  datang dan pergi. Dapat muncul dengan rasa nyeri yang meningkat atau dengan rasa yang konstan. Rasa nyeri juga dapat semakin buruk di masa-masa menjelang haid atau ketika pasien hendak Buang Air Besar.

  • Keputihan

    Keputihan sejatinya adalah kondisi alami yang normal. Semua wanita pernah mengalami keputihan dalam hidupnya, meski beberapa hanya mengalaminya sesekali dalam skala ringan. Jadi jangan terlalu khawatir dengan keputihan yang Anda alami selama tidak terjadi dengan berlebihan.

    Tetapi, keputihan juga dapat menjadi bagian dari 10 gejala kanker serviks. Dapat dikatakan sebagai gejala dan tanda kanker serviks ketika keputihan tampak tidak normal. Keputihan yang terjadi terus menerus, dengan jumlah keputihan yang banyak, tampak kental dengan bentuk tidak biasa dan beraroma tajam bisa menjadi salah satu cara awal deteksi dini.

    Untuk mendeteksi dini kanker serviks, Anda bisa mulai dengan mengenali cairan keputihan yang keluar dari vagina Anda. Pada umumnya, keputihan pada kasus kanker serviks berwarna coklat, baik itu coklat muda atau terlihat coklat kental. Ini karena terjadi inflamasi di area serviks yang menyebabkan cairan keputihan bercampur dengan darah.

  • Rasa Tidak Nyaman saat Hubungan Intim

    Gangguan pada serviks akan menyebabkan dinding vagina turut terpengaruh. Sehingga area vagina kurang efektif merespon stimulan yang diberikan. Elastisitas vagina terganggu dan kemampuan untuk mengeluarkan cairan vagina sebagai pelumas turut terganggu.

    Beberapa pasien mengeluhkan aktivitas seksual yang terasa lebih kering, terasa lebih menyakitkan dan tidak nyaman, seperti tidak lagi mudah menemukan posisi yang nyaman. Keluhan ini terjadi bahkan ketika proses intercourse sudah dilakukan dengan optimal.

  • Nyeri Punggung dan Panggul

    Ketika sel kanker pada area serviks mulai menyebar dan membentuk massa berukuran lebih besar. Keberadaan massa di area ini dapat menekan tulang di sekitar tulang belakang dan saraf di sekitarnya.

    Kondisi ini dapat menyebabkan pasien mengeluhkan rasa nyeri di area punggung hingga sekitar panggul. Biasanya pihak medis akan mendeteksi sebagai kanker serviks bila keluhan ini juga disertai dengan keluhan-keluhan utama lain seperti perdarahan, keputihan atau nyeri di area dalam vagina.

  • Rasa Tidak Nyaman Saat Buang Air Kecil

    Tekanan yang ditimbulkan dari inflamasi dan pembentukan massa kanker di sekitar serviks ini dapat menyebabkan efek tekanan pada kandung kemih dan saluran kencing. Tekanan ini dapat menyebabkan saluran kencing tersumbat. Pasien kerap merasakan efek anyang-anyangan karena masalah tersebut.

    Pada tahap lebih jauh, inflamasi yang terbentuk akibat persebaran kanker dapat menimbulkan rasa nyeri yang menyebar hingga saluran kencing. Seolah di area ini terdapat peradangan.  Rasa mengganjal atau nyeri juga mungkin dirasakan pasien ketika akan buang air kecil.

    Tentu saja, kebanyakan kasus gangguan BAK termasuk anyang-anyangan dan kesulitan urinasi lebih dapat dikaitkan dengan gejala gangguan pada  ginjal atau saluran kencing. Kecuali bila gejala ini disertai dengan gejala dan tanda kanker serviks lain.

  • Rasa Tidak Nyaman saat Buang Air Besar

    Pembentukan massa dan persebaran kanker dapat mengarah menuju area sekitar kandung kemih atau justru menyebar ke belakang dan memberi efek pada kolon dan anus. Kondisi ini dapat menyebabkan pasien merasa tidak nyaman untuk buang air besar.

    Mulai dari kesulitan untuk BAB, sembelit tanpa alasan juga menurunnya kinerja peristaltik dari area anus dan kolon. Beberapa pasien mengeluhkan rasa nyeri pada saat BAB karena tekanan dan kontraksi pada usus menyebabkan area sekitar serviks turut kontraksi dan nyeri.

    Keluhan pada umumnya akan dapat diidentifikasi sebagai gejala dan tanda kanker serviks bilamana kemunculannya bersamaan dengan sejumlah keluhan dari 10 gejala kanker serviks lain.

  • Kaki yang Terasa Lemah

    Kaki yang lemah juga acapkali menjadi bagian dari 10 gejala kanker serviks. Kaki  pasien kanker serviks dapat melemah karena efek tekanan dari massa kanker pada area serviks yang menyebabkan kinerja otot, tendon dan saraf di area pangkal paha terganggu.

    Akibatnya kaki melemah bahkan pada tingkatan tertentu menjadi sulit dikendalikan. Ini karena sirkulasi cairan dan darah menuju kaki juga mungkin terganggu. biasanya diperlukan pemeriksaan scan mendalam untuk mendeteksi kanker serviks dan melihat potensi penanganan keluhan ini.

Demikian tadi 10 gejala kanker serviks yang perlu Anda waspadai untuk lebih baik dalam mendeteksi dini kanker serviks secara mandiri. Segera periksakan diri Anda ke dokter bila Anda mengalami sejumlah gejala dan tanda kanker serviks sebagaimana telah dijelaskan di atas.


Referensi 10 Gejala Kanker Serviks:

Lisa Fayed. Verywellhealth. Updated: 2019-09-26. Symptoms of Cervical Cancer. https://www.verywellhealth.com/cervical-cancer-symptoms-p2-581928.

Lisa Fayed. Verywellhealth. Updated: 2019-09-20. An Overview of Cervical Cancer. https://www.verywellhealth.com/cervical-cancer-overview-513847.

Adam Felman. Medicalnewstoday. Updated: 2019-01-23. What you need to know about cervical cancer. https://www.medicalnewstoday.com/articles/159821.php.